Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 51


__ADS_3

"Ya tuhan tolong aku, Jangan biarkan Papa Heru mencabut restunya" ucap Riko didalam hati.


"Kapan kau akan menikahi anakku?" Tanya Heru Hingga membuat Riko terkejut.


"Huftt, ku kira papa akan mencabut restunya" Gumam Riko pelan tapi tetap didengar oleh semua orang.


"Tadinya kami berpikir akan memisahkan kalian, tapi saat kami melihat pembelaanmu pada Melda kami mengurungkan niat kami dan tidak ingin membahasnya. Tapi semua berubah saat melihat wajah tegang mu kami malah ingin mengerjaimu" Jelas Andra panjang lebar.


Semua orang tertawa karena ucapan Andra. Tapi tidak dengan Riko dan Imelda yang membelalakkan matanya.


"Jadi kapan kau akan menikahi anakku?" Tanya Heru lagi


"Em secepatnya pa" Jawab Riko mantap tapi malah membuat Imelda membelalakkan matanya lagi. Pasalnya, Imelda belum berpikir tentang pernikahan.


"Bolehkah saya membawa Imelda ke rumah untuk saya perkenalkan kepada kedua orang tua saya?" Tanya Riko pada semua orang tapi Imelda lagi-lagi dibuat terkejut.


"Apa tuan dan nyonya Yunanda akan merestui hubungan kalian?" Tanya Heru


"Iya nak, apakah mereka akan merestui hubungan kalian?" Tanya Sandra menyetujui pertanyaan Heru.


"Tentu ma pa, Tadinya mereka tidak merestui nya tapi setelah saya jelaskan mereka akhirnya merestui" Jelas Riko


"Apa alasan mereka tidak menyetujui nya?" Tanya Heru

__ADS_1


"Karena mereka belum mengetahui Imelda di keluarga ini jadi mereka berpikir aku akan menikah dengan Kak Andra atau Kak Alvian" Jawab Riko hingga membuat semua orang terkejut.


Semua orang terkikik karena membayangkan reaksi orang tua Riko yang mengira Riko memiliki kelainan. Sedangkan Riko hanya menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal itu.


"Kapan kau akan memperkenalkan Melda nak?" Tanya Sandra lembut


"Nanti malam ma jika kalian mengizinkan" Jawab Riko sopan


"Tentu kami akan mengizinkan nak Riko. Agar kalian bisa lebih dekat" Ucap Heru


"Apa tidak terlalu cepat ma, pa" Tanya Imelda


"Tidak sayang, ini awal yang baik untuk kamu" Jelas Sandra dan Imelda pun hanya bisa pasrah.


"Hati-hati nak" Ucap Sandra dan Heru.


💦💦💦


Semua melanjutkan obrolan mereka. Tidak terasa hari sudah menunjukkan pukul 16.00. Riko yang baru menyelesaikan pekerjaan nya langsung menjemput Imelda di rumah keluarga Gunawan.


Sedangkan Imelda masih mencari baju yang cocok untuk digunakannya.


Sandra yang sedari tadi mengawasi gerak-gerik Imelda pun terkikik geli.

__ADS_1


"Kenapa sayang?" Pertanyaan Sandra berhasil mengejutkan Imelda.


"Astaga hampir saja jantungku copot" Ucap Imelda sambil mengelus dadanya.


"Sayang kenapa tidak menjawab pertanyaan mama?" Tanya Sandra lagi.


"Em i itu ma em a anu.." Jawab Imelda gugup


"Apa putri mama yang cantik ini sedang kebingungan mencari baju yang cocok?" Tanya Sandra yang diangguki malu oleh Imelda.


Sandra pun tersenyum saat melihat wajah merona Imelda.


"Sebentar" Ucap Sandra seraya berlalu pergi dari kamar Imelda hingga membuat Imelda kebingungan.


Imelda duduk ditepi ranjang sambil menunggu Sandra. Tidak lama, Sandra kembali dengan membawa tentengan paper bag.


"Pakai ini sayang" Ucap Sandra sambil menyerahkan paper bag ke Imelda.


"Apa ini ma?" Tanya Imelda.


"Itu dress sayang, kemarin mama membelinya di butik teman mama untuk kamu tapi mama belum sempat memberikannya untukmu" Jawab Sandra.


"Terima kasih ma" Ucap Imelda sambil memeluk Sandra.

__ADS_1


__ADS_2