
"Maafkan kelalaian pegawai kami tuan" Ucap wanita tersebut menunduk.
"Ma maafkan keteledoran saya tuan" Ucap Pelayan tersebut sangat ketakutan.
Riko hanya menatap datar tanpa ekspresi. Wanita tersebut sedikit takut saat melihat lawan bicaranya. Meskipun dia sudah mengenal Riko, tapi dia tidak pernah melihat Riko semarah ini. Dia juga bahkan sedikit kesal dengan pegawai nya yang sangat teledor.
Sedangkan Imelda yang sudah selesai mengoleskan salep pada lukanya langsung kembali kedalam untuk menenangkan Riko. Beruntungnya luka Imelda tidak terlalu parah karena Imelda menggunakan baju berlengan panjang.
Riko yang hendak membuka suara terhenti saat mendengar suara lembut Imelda.
"Sayang ini murni ketidaksengajaan. Jangan diperpanjang ya" Ucap Imelda lembut seraya mengusap pelan lengan Riko.
Seketika amarah Riko pun mereda saat mendengar ucapan manis Imelda. Sedangkan sang atasan tersebut terkejut saat mendengar panggilan sayang yang berasal dari Imelda.
"Sayang bagaimana dengan lukamu?" Tanya Riko tersadar karena sudah melupakan luka Imelda.
"Sudah tidak papa. Aku sudah mengobatinya" Jawab Imelda lembut.
__ADS_1
"Maafkan aku. Lagi-lagi aku membuatmu terluka" Ucap Riko sendu.
Para pengunjung yang sedari tadi melihat adegan tersebut pun terkejut saat melihat perubahan sikap Riko.
"Maafkan keteledoran kami nona" Ucap sang atasan restoran.
"Tidak apa. Ini hanya kecelakaan kecil. Nama saya Imelda" Ucap Imelda mengulurkan tangannya pada sang atasan tersebut.
"Nama saya Rista nona" Ucap sang atasan tersebut yang ternyata bernama Rista seraya membalas uluran tangan Imelda.
"Jangan panggil saya nona, panggil nama saya saja. Lagi pula umur kita hanya terpaut beberapa taun" Ucap Imelda ramah.
"Baiklah kalau begitu kita pamit" Ucap Imelda
"Hati-hati. Sekali lagi maafkan kami" Ucap Rista yang diangguki Imelda juga senyuman.
"Sayang, aku belum memberikan pelajaran pada mereka yang sudah berani membuat tuan putriku terluka" Ucap Riko manja.
__ADS_1
"Tidak perlu. Ayo pulang" Ucap Imelda dan langsung menarik tangan Riko untuk pulang.
Setelah kepergian mereka, Caryn yang ternyata sedari tadi disana pun langsung menghampiri Rista ke ruang kerja Rista.
"Kak kenapa kakak baik sekali dengan wanita miskin itu. Bahkan kakak berkenalan dengannya. Apa kakak tidak mau membantuku untuk merebut Riko kembali. Kenapa kakak malah akrab dengannya?" Tanya Caryn kesal yang sekarang sudah duduk dikursi yang berhadapan dengan meja kerja Rista.
"Caryn. Kakak sudah muak dengan sikapmu. Selama ini kakak terus membelamu dan menuruti semua keinginanmu. Tapi tidak untuk kali ini, kakak tidak akan menyakiti wanita sebaik Melda. Sudah cukup kakak memanjakanmu selama ini" Ucap Rista tegas
"Jadi kakak malah membelanya? Dia hanya wanita miskin kak" Ucap Caryn semakin kesal
"Kakak tidak perduli dengan derajat mereka. Selama mereka baik kakak juga akan lebih baik terhadapnya." Jawab Rista acuh.
"Aku akan mengadukan Kakak pada papa" Ancam Caryn
"Terserah kau saja. Aku tidak takut dengan papamu itu" Jawab Rista tenang tapi membuat Caryn terkejut. Pasalnya, Rista akan menuruti kemauannya saat Caryn mengancam akan mengadukannya pada Tuan Hutomo. Tapi kini berbanding terbalik, Rista tidak takut lagi dengan ultimatum tersebut.
"Kenapa kakak bisa bersikap seperti itu padaku? Apa kakak lupa jika papa dan mama yang merawat kakak selama om dan tante tidak dirumah?" Tanya Caryn emosi
__ADS_1
"Kau dan orang tuamu sama saja. Selalu saja menggunakan itu untuk memperalat ku. Aku tidak akan pernah lupa jasa orang tuamu. Aku hanya tidak suka dengan sikap mereka terhadap orang bawah dan kini menurun kepadamu." Jawab Rista mulai kesal.
(Rista adalah sepupu Caryn, Rista anak dari adik Tuan Hutomo. Waktu kecil, Rista sering dititipkan di rumah keluarga Hutomo saat orang tuanya pergi keluar negeri untuk bekerja. Meskipun Rista tumbuh di keluarga tersebut, Rista mempunyai kepribadian seperti ibu nya yang lembut dan juga penyayang dan Rista juga menuruni sifat Ayahnya yang tegas. Karena Caryn dan Rista sudah bersama sejak kecil, Caryn selalu manja pada Rista karena Rista lebih tua 3 tahun darinya.)