Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 225-S2


__ADS_3

"Minumlah" Chayra mendongak saat ada seseorang yang menyodorkan botol kearahnya.


"Kenapa kau menyuruhku kesini?" Tanya Chayra ketus.


"Minumlah dulu, setelah itu aku akan menjelaskannya" Chayra langsung menerima botol yang disodorkan oleh seseorang tersebut yang tak lain adalah Marcell.


Marcell tersenyum kemudian menyenderkan tubuhnya dikursi samping Chayra. Chayra menoleh, menatap wajah tampan yang sedang menyenderkan kepalanya dan terlihat menanggung beban.


"Sebelumnya aku minta maaf" Marcell menghela nafasnya sejenak kemudian melanjutkan ucapannya "Aku tidak bisa menjagamu lagi, aku harus pergi keluar negeri untuk menyambut cita-citaku"


Bagai dihantam batu besar, hati Chayra meringis saat Marcell tiba-tiba beroamitan dengannya. Dirinya baru saja menemukan sosok yang hampir sama dengan kakaknya tapi kini tuhan seolah tidak memberinya waktu untuk mengenal lebih lama karena pria yang dimaksut ingin meraih cita-citanya di negeri orang yang jauh dari jangkauannya.

__ADS_1


Marcell menegakkan tubuhnya, menatap Chayra yang terlihat sedang kecewa padanya "Mungkin ini terlalu cepat tapi aku harus mengatakannya jika aku mencintaimu, aku menyayangimu lebih dari sahabat. Mungkin ini juga tidak pantas untukku yang hanya anak dari pengusaha biasa mencintai cucu dan anak dari raja bisnis. Tapi sebelum pergi aku harus mengungkapkan perasaanku agar aku emrasa lega meskipun kau tidak memiliki perasaan yang sama denganku. Mungkin ini sangat aneh karena kita belum mengenal lama tapi aku sudah menaruh rasa. Tapi bukankah cinta itu datang tiba-tiba kepada siapa dan kapan saja" pernyataan cinta Marcell membuat Chayra membeku seketika.


"A-aku.." sstttt, baru saja Chayra ingin berbicara, mulutnya sudah dihalangi oleh jari telunjuk pria tampan didepannya.


Mata Chayra membulat saat Marcell mengeluarkan sepasang cincin dari sakunya dan langsung memakaikan salah satu cinccin tersebut dijari manis Chayra.


"Ini tanda cintaku, mungkin ini juga terlalu berlebihan atau lebay tapi aku tidak peduli. Aku hanya ingin kau menungguku dan cincin ini masih melekat dijari indah ini, tapi jika kau menolakku aku juga tidak bisa berbuat apa-apa aku akan mengikhlaskan mu dengan pria yang benar-benar mencintaimu" ucap Marcell seraya mengusap pipi Chayra.


2 menit, 5 menit, sampai 10 menit Chayra masih mencerna setiap ucapan yang keluar dari bibir Marcell. Ditatapnya cincin yang ada dijari manisnya, tanpa sadar dirinya tersenyum. "Aku harus mengejarnya" neraih tas dan berlari secepat kilat. Chayra memasuki mobil dan langsung menancap gasnya untuk menuju bandara mengucapkan sampai jumpa pada Marcell.


Setelah menempuh 30 menit, akhirnya Chayra sampai di bandara dengan kecepatan diatas rata-rata. Bodohnya, Chayra tidak bertanya kemana negara yang akan dituju oleh Marcell. Ini sangat mendadak baginya.

__ADS_1


Berkali-kali dirinya salah orang, berkali-kaki juga dirinya meminta maaf atas keteledorannya sampai menabrak para penumpang yang akan berangkat.


Mata Chayra menangkap sosok yang sedang berdiri diantrian, tersenyum sumringah Chayra langsung berlari dan menarik lengan Marcell dan memeluknya.


"Hati-hati, jaga dirimu disana" baru kali ini Marcell mendapat pelukan dari seorang wanita yang sudah lama dia cintai. Bahkan Marcell sampai tidak bisa berkata apapun "Kenapa kau bisa disini?" Marcell melepaskan pelukannya dan menangkup wajah cantik yang sudah dibanjiri dengan air mata itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


UDAH DUA AJA YA JANGAN BANYAK-BANYAK NANTI KECANDUAN BAHAYA🤣


JANGAN LUPA BERI AUTHOR HADIAH MAWAR DAN KOPI👍

__ADS_1


JANGAN LUPA JUGA BUAT JEMPOLNYA KETIKIN SESUATU BUAT AUTHOR BIAR SEMANGAT NULISNYA😘


__ADS_2