
"Lanjutkan bro, aku kedalam dulu" teriak Elard dan menarik Sareen kedalam. Begitu juga Dareen yang mengajak Agatha masuk. Kini tinggallah Leo dan Alesha yang masih menyelami air dan menetralkan jantung mereka.
Leo menarik tengkuk Alesha, membelit meskipun tidak ada balasan.
"Ahh" Leo tersenyum saat Alesha membuka mulutnya, inilah kesempatan ia semakin menyelami.
Leo menuntun tangan Alesha untuk dikalungkan kelehernya. Mereka berdua sudah terbuai, Alesha merasakan sensasi yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
"Emhh" lenguh Alesha saat Leo menyentuh dua gunungnya, ingin menampik tapi tidak bisa karna Leo sudah mengunci tubuhnya.
"Maaf, menikahlah denganku. Aku sudah tidak bisa menahannya" ucap Leo melepaskan tangannya kemudian memeluk Alesha erat.
"Kau menikahiku hanya karna nafsu? Lalu apa bedanya kau dengan pelacur" ucap Alesha mendorong tubuh Leo.
"Aku mencintaimu, sejak saat itu. Aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri ketika berdekatan denganmu. Aku mohon menikahlah denganku, aku akan menuntunmu agar kau mencintaiku" tidak mendengarkan ucapan Leo, Alesha langsung naik ke atas tapi gagal karena Leo lebih dulu menarik kakinya hingga ia kembali terjatuh kedalam pelukan Leo.
"Aku akan bilang dengan keluargamu, dan menikahlah denganku minggu depan. Lagipula beberapa minggu lagi kau wisuda kan?" ucap Leo seolah tidak ada beban.
"Kau gila, hari ini adalah jari minggu dan kinggu depan tinggal esok. Kau benar-benar tidak waras, apa kau pikir mempersiapkan pernikahan segampang menjetikkan jari. Lagipula aku belum menyelesaikan skripsiku" bentak Alesha membuat Leo tersenyum.
"Maksutku 3 hari kedepan, em apakah kau memang ingin kita menikah besok, untuk skripsi aku bisa membantumu." ucap Leo menggoda.
"Mana bisa" gerutu Alesha.
"Bisaa, meskipun seperti ini aku sudah bergelar magister" sombong Leo membuat Alesha membelalakkan matanya.
__ADS_1
"Kau kan teman kak Elard" masih tidak percaya.
"Apa berteman harus seumuran? Asal kau tahu ya cantik, aku ini sebenarnya lebih tua satu tahun dari Gibran" ucap Leo dengan bangganya.
"Jadi, menikahlah denganku dan aku akan membantu skripsi mu" sambung Leo.
Alesha mendengus, memukul dada bidang Leo yang tak terhalang apapun. Leo terkekeh geli, merengkuh kembali tubuh Alesha, mengangkatnya dan mendudukkannya dipinggiran kolam.
"Em a-ayo naik, aku sudah kedinginan" ucap Alesha berusaha mengalihkan perhatian Leo yang terus tertuju padanya.
Leo mengangguk, naik keatas lalu mengambil handuk untuknya dan Alesha.
.
.
Kembali fokus dengan buku yang ada ditangannya saat melihat dua manusia dibawah sana sudah pergi.
Membalik lembar demi lembar, membaca setiap kalimat yang tertera disana, bukan hanya membaca tapi juga memahami. Gibran ingin benar-benar memanfaatkan kesempatannya.
"Apa aku harus menunggu beberapa bulan lagi?" Tanya Gibran pada dirinya sendiri saat membaca poin dimana boleh berhubungan badan dengan ibu hamil harus menunggu setidaknya janin sudah benar-benar kuat.
.
.
__ADS_1
Sore harinya, beberapa orang sudah pulang. Hanya tersisa keluarga inti saja dirumah utama ini. Dan Gibran sedang menyambut ayah kandung Jasmine bersama para orang tuanya tentunya.
Berbeda dengan para orang tua yang sibuk dibawah, Alesha sibuk dikamar mengejar skripsinya. Bahkan ia sampai tidak menggubris beberapa panggilan masuk diponselnya.
"Ahh" rengek Alesha merebahkan kepalanya dimeja belajar karena otaknya sudah bekerja maksimal.
Merampas ponselnya yang ada didekatnya, membuka dokumen yang dikirim oleh Leo melalui e-mail.
"Hah?" Alesha melongo, bagaimana bisa Leo mengerjakan skripsi dengan waktu sesingkat itu.
"Plagiat ya?" ucap Alesha pada Leo saat dirinya berhasil menghubungi Leo.
"Mana ada, itu beberapa skripsi ku sendiri yang tidak jadi ku kumpulkan saat itu. Semua informasi dan sumber disitu akurat kok. Jangan khawatir, coba ajukan itu saja nanti jika ada yang kurang bilang padaku" balas Leo dengan cepat.
"Tidak, aku harus bekerja keras sendiri" tolak Alesha.
"Oh ayolah sayang, aku ingin cepat menikah. Kau tahu sendiri kan tadi ayahmu bilang setidaknya aku bisa menikahimu jika kau sudah menyelesaikan skripsi" bujuk Leo.
"Kubilang tidak, aku sudah mengajukan judul dan di acc. Kau hanya perlu membantuku beberapa saja. Ini judul paling cocok di aku" tolak Alesha.
"Baikalh-baiklah, mana yang harus kubantu?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
HAII, JANGAN LUPA SUBSCRIBE yt : HAI ZA
__ADS_1
LINK ADA DI BIO ig : riza_aristina