
Setelah keluar dari rumahnya, Riko langsung melajukan mobilnya menuju rumah Imelda. Ya, Riko memang tidak tau jika mulai hari ini Imelda sudah kembali bekerja.
Setelah menyusuri jalanan yang macet di pagi hari, akhirnya Riko sampai di rumah keluarga Gunawan. Riko memasuki gerbang yang menjulang tinggi tersebut.
Saat turun dari mobil, Riko mendapati Sandra sedang menyiram tanaman hias nya.
"Ma" Panggil Riko seraya berjalan menghampiri Sandra.
Sandra menoleh saat mendengar namanya dipanggil.
"Eh nak Riko. Cari Melda ya?" Tanya Sandra yang diangguki oleh Riko.
"Iya ma, Melda ada?" Ucap Riko sopan
"Melda sudah kembali bekerja nak, Mama sudah melarangnya tapi dia tetap kekeh untuk kerja" Jawab Sandra.
"Oo iya ma terima kasih. kalau begitu Riko pamit dulu" Ucap Riko sambil mengecup tangan Sandra.
"Iya nak, hati-hati" Jawab sandra sambil tersenyum.
Setelah berpamitan Riko langsung ke perusahaan nya, Riko berniat menemui Imelda nanti saat jam makan siang.
💦💦💦
Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang. Riko bergegas keluar perusahaan, Riko sudah tidak sabar untuk menemui kekasihnya yang baru resmi kemarin itu.
Saat Riko sampai di loby , suara Cleo menghentikan langkah Riko.
"Boss" Teriak Cleo seraya berjalan menghampiri Riko.
__ADS_1
"Ada apa?" Riko hanya menjawab datar.
"Anda mau kemana? Apa tidak ingin mengajakku?" Tanya Cleo.
"Aku mau menemui kekasihku dan aku tidak mau mengajakmu kau hanya akan mengganggu" Jawab Riko
"Cih, mentang-mentang sudah punya kekasih" Cibir Cleo.
Tanpa menjawab ucapan Cleo, Riko langsung melanjutkan langkahnya untuk mengambil mobilnya di parkiran.
🍃🍃
Riko sudah sampai di rumah sakit tempat Imelda bekerja. Riko bertanya pada resepsionist karena memang Riko belum tahu dimana ruangan Imelda.
"Ada yang bisa saya bantu tuan?" Ucap resepsionist ramah
"Dimana ruangan Imelda?" Tanya Riko dingin.
"Hemm" Riko hanya menjawab singkat
"Apa anda sudah mempunyai janji untuk konsultasi tuan?" Tanya resspsionist tersebut.
"Apa perlu sakit terlebih dahulu jika mau menemui calon istriku sendiri?" Tanya Riko dengan menatap tajam resepsionist hingga membuat resepsionist tersebut menelan ludahnya kasar.
"Em ma maafkan saya tu tuan, ruangan dokter Imelda di lantai 2. A anda bi bisa lewat lift sebelah sa sana" Jelas resepsionist gugup.
Riko langsung menaiki lift untuk sampai di ruangan Imelda. Bahkan selama perjalanan, langkah Riko tak luput dari pandangan para perawat wanita tentunya.
Setelah menyusuri lorong lantai 2, akhirnya Riko langsung masuk kedalam ruangan Imelda tanpa mengetuk pintu.
__ADS_1
"Sayang" Ucap Riko hingga membuat Imelda yang sibuk dengan kertas dan bolpoin dibuat terkejut.
"Ada apa? Kenapa menemui ku disini?" Tanya Imelda yang masih sibuk dengan bolpoin nya.
"Tidak ada, aku hanya merindukan kekasihku, Ini sudah jam makan siang apa kau tidak mau makan?" Tanya Riko yang sudah duduk di sofa yang ada di ruangan Imelda.
"Nanti saja" Jawab Imelda tanpa menoleh kearah Riko dan membuat Riko kesal.
Riko langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri Imelda lalu merampas bolpoin nya dan menutup kertas yang dikerjakan Imelda.
"Ayo kita makan, aku tidak mau jika kau sampai sakit. Tidak ada penolakan" Ucap Riko tegas sambil menarik tangan Imelda.
Imelda hanya pasrah tanpa menolak, karena sedari tadi perutnya memang sudah minta asupan tapi tuntutan pekerjaan yang membuat Imelda harus menunda makannya.
Mereka berjalan beriringan dengan tangan yang masih bertautan. Mereka masuk kedalam lift bersamaan juga dengan dokter Daffa. Imelda menyapa dokter Daffa dengan senyuman nya hingga membuat Riko kesal. Riko langsung menarik pinggang Imelda, Imelda pun terkejut. Imelda berusaha melepaskan tapi tenaganya kalah jauh dengan Riko.
Setelah lift terbuka Riko langsung menarik Imelda keluar. Dokter Daffa yang melihat respon Riko pun tersenyum kecut.
"Semoga kau benar-benar bahagia dengannya, Aku tidak akan memaksakan kehendakku. Bagaimana pun kau juga mempunyai keputusan tentang siapa yang berhak menemanimu seumur hidupmu" Ucap Dokter Daffa didalam hati seraya melihat Imelda dan Riko yang sudah berjalan menjauh bahkan sudah tak terlihat.
Kini Riko dan Imelda sudah berada di restoran yang tidak jauh dari rumah sakit.
Setelah mencari tempat duduk yang nyaman, mereka langsung memesan makanan. Tidak lama pesanan mereka sampai.
Mereka langsung menyantap makanannya begitu romantis hingga membuat seorang wanita sexy yang disamping meja mereka tersulut emosi karena melihat kedekatan mereka.
Wanita tersebut langsung mendekati meja Riko dan Imelda kemudian.
Byurrr
__ADS_1
Wanita tersebut menyiram Imelda dengan satu gelas jus jeruk kepunyaan Imelda.