Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 201-S2


__ADS_3

Byurrr


Chayra mendongak saat ponselnya sedikit terkena percikan air, dirinya terkejut, lebih tepatnya bukan hanya dirinya yang terkejut semua mahasiswa didalam kelas terkejut saat melihat mahasiswa bernama Marcell Pietro, seperti namanya Pietro yang berarti batu, Marcell terkenal dengan sebutan batu berjalan karena sikap diam dan dinginnya pada semua orang.


Semua tercengang, bagaimana bisa seorang Marcell yang biasanya hanya duduk diam dipojokan kelas menjadi peduli pada seseorang dan itu mahasiswa baru. Tanpa mengatakan apapun, Marcell langsung pergi keluar kelas dengan tubuh bagian atas basah karena tersiram air saat menghalangi perbuatan salah satu mahasiswa yang ingin menyiram air pada tubuh Chayra karena merasa iri.


Dareen mengepalkan tangannya, menatap pada Agatha yang tersenyum sinis memandang Chayra. Dareen tersadar, entah kenapa dirinya tidak suka melihat seseorang yang hendak melukai Chayra, segera menampik perasaan tersebut dan mengalihkan pandangannya.


"Lo kenapa bro?" tanya Tino yang melihat sikap aneh Dareen.


"Nothing" jawab Dareen seraya mengangkat tangan kanannya.


Chayra menatap tajam pada Agatha yang bersedekap dada "Apa saya punya urusan dengan anda?" tanya Chayra dengan elegan dan melipat tangannya dan bersender pada kursi.

__ADS_1


"Dasarr ******. Lo sengaja kan kuliah disini buar bisa menarik perhatian para lelaki?" Inilah cobaan Chayra saat dirinya harus berjuang tanpa menggunakan nama keluarganya. Dirinya mencoba untuk tenang padahal didalam hatinya sudah memaki gadis yang ada didepannya saat ini.


"Ini kaca, lihat penampilan anda sebelum menghakimi orang lain. Siapa yang lebih pantas disebut ja**ng" tersenyum sinis seraya melempar kaca dihadapan Agatha, tindakan Chayra sukses membuat yang lain tercengang. Bahkan Dareen ikut tersenyum tipis. Pakaian sedikit terbuka dan make up berlebihan membuat Agatha tidak seperti anak kuliahan.


"Berani-beraninya kau" umpat Agatha seraya ingin menampar pipi Chayra tapi tindakannya terhenti saat lagi-lagi Marcell melindungi Chayra dan mencekal tangan Agatha.


"Aww lepasinn" Agatha meringis saat tangannya dicekal sangat kuat oleh Marcell bahkan sampai membekas. Chayra terkejut, dirinya sama sekali belum pernah bertemu laki-laki didepannya ini tapi laki-laki tersebut sudah dua kali melindunginya.


Setelah menghempas Agatha hingga jatuh tersungkur, Marcell langsung kembali duduk dikursi nya dan melewati Chayra begitu saja. Baru saja Chayra akan berdiri, ternyata dosen sudah masuk kedalam kelas dan perkuliahan hari ini dimulai.


"Kemana sih anak itu" Nafas Chayra terengah saat dirinya berlari mencoba mengejar langkah kaki Marcell. Mengingat jika Marcell tidak suka banyak bicara dan tidak suka keramaian, Chayra tahu pasti Marcell berada ditaman belakang kampus yang berdekatan dengan perpustakaan dan itu tidak terlalu ramai.


Benar saja, Chayra menemukan Marcell duduk di sebuah Gazebo seorang diri dengan air mineral didepannya dan setumpuk buku yang siap dibaca. Mendekati Gazebo perlahan, tindakan Chayra membuat Marcell sedikit memicingkan matanya tapi Marcell hanya diam tanpa berniat menoleh.

__ADS_1


"Haii" sapa Chayra dan langsung duduk dipinggir Gazebo.


"Terima kasih" ucap Chayra seraya memandang Marcell yang sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari buku yang dipegangnya. Bahkan Marcell seolah tidak menganggap dirinya ada disana.


"Oh ya kenalkan namaku Chayra, namamu siapa?" Chayra mengulurkan tangan kanannya dan Marcell membalas. "Marcell" jawab Marcell dengan wajah datarnya tanpa ekspresi apapun.


"Araa" panggil seseorang tepat dibelakang Chayra hingga membyat Chayra langsung membalikkan badannya dan menatap pada tubuh tegap dan kokoh didepannya.


"Kak Elard" lirih Chayra, bagaimana bisa Elard menemukannya bahkan tadi saja dirinya lupa mengabari.


"Ayo pulang" Elard langsung menarik tangan Chayra dan menyuruhnya berdiri.


"Marcell aku pergi dulu yaa sampai ketemu besok" Chayra melambaikan tangannya pada Marcell, Marcell hanya tersenyum tipis bahkan nyaris tak terlihat.

__ADS_1


Pletakk


Baru saja masuk kedalam mobil, Chayra mendapat sentilan dahi dari Elard "Apa sih kak" gerutu Chayra seraya mengusap keningnya dan mengerucutkan bibirnya.


__ADS_2