Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 126


__ADS_3

Potongan kedua, Vira memberikannya untuk Heru dan Sandra. Sama hal nya dengan Riko, Heru juga melarang Vira untuk memberikan potongan kue untuk Heru dan Sandra tapi Vira tetap menolaknya. Karena Vira sadar, keluarga Gunawan lah yang menemani nya selama ia sakit bukan orang tua nya.


"Terima kasih ma pa" ucap Vira seraya memeluk Heru dan Sandra bergantian.


Potongan berikutnya, Vira serahkan pada Deny. Sosok yang selama ini selalu mendukungnya meskipun dengan tingkahnya yang menyebalkan.


"Terima kasih kak, Vira sayang kakak" ucap Vira dan langsung memeluk erat Deny.


"Sama-sama. Karena sudah tugas kakak untuk menjaga adik kakak" jawab Deny seraya mengelus pipi Vira yang ada air mata. Sama halnya dengan Vira, Deny juga kecewa dengan orang tuanya. Berkali-kali Deny menghubungi orang tua nya agar menjenguk Vira tapi Orang tuanya selalu beralasan.


Potongan kelima, Vira menyerahkannya pada Dian dan Tomi.


"Terima kasih om tante" ucap Vjra seraya memeluk mereka berdua.


Potongan kelima, baru Vira menyerahkannya pada orang tuanya. Vira mencoba menahan tangisnya. Ia tidak mau jika sampai orang tua nya menganggapnya cengeng.

__ADS_1


"Terima kasih ma pa. Maaf jika selama ini Vira selalu menyusahkan kalian" ucap Vira tanpa memeluk kedua orang tuanya. Ibu nya Vira pun langsung menangis. Tidak menyangka bahwa putri nya yang manja berubah dingin karena dirinya yang sibuk dengan dunia nya sendiri tanpa memperhatikan kondisi Vira. Jangan tanyakan bagaimana reaksi Papa Vira, dia hanya diam menatap putrinya dengan datar tanpa mengucapkan sepatah kata apapun.


Potongan terakhir, Vira menatap kue itu lama sebelum menyerahkannya pada orang yang membantu nya sembuh. Dengan langkah ragu, Vira berjalan mendekati Bimo dengan menundukkan kepalanya.


"Terima kasih untuk semuanya, karena kakak Vira bisa sembuh dari trauma Vira" ucap Vira tanpa menatap Bimo. Bimo pun tersenyum kemudian mengambil kue yang dipegang Vira dan meletakkannya di meja kecil yang ada disampingnya.


Bimo jongkok seraya memegang buket ditangannya.


"Sekali lagi selamat ulang tahun putri kecil. Tidak kusangka putri kecil yang selalu bawel padaku ternyata sudah berumur 19 tahun. Aku tidak tahu sejak kapan perasaan ini muncul. Aku mungkin tidak bisa berkata manis seperti orang lain. Yang jelas aku mencintaimu lebih dari apapun" ucap Bimo dengan senyum mengembang dibibirnya.


Vira pun mengangguk. Dan Bimo langsung bangkit dan memeluk Vira. Dan lagi-lagi tepuk tangan riuh meramaikan rumah Riko. Suasana yang sempat haru pun menjadi tawa karena Deny.


"Semua sudah punya pasangan tinggal aku yang jomblo" ucap Deny dan langsung mengundang tawa semua orang.


Karena jam sudah waktu makan malam, mereka semua menuju ruang makan. Suasana di ruang makan pun terlihag harmonis. Tapi tidak dengan orang tua Vira yang sedari tadi hanya memperhatikan kedua anak nya sedang berbahagia tanpa memperdulikan mereka.

__ADS_1


"Maaf semuanya, kami harus pamit terlebih dahulu" ucap papa Vira yang sudah tidak sanggup melihat putra dan putrinya mengacuhkannya.


"Kenapa buru-buru?" Tanya Heru berusaha mencegah.


"Kami ada urusan tuan" jawab Papa Vira dan langsung menarik mama Vira yang sudah menangis karena Vira dan Deny sama sekali tidak mencegahnya untuk pergi.


🌼🌼


Hai readerss🎊🎊


Author up 2 dulu ya untuk malam ini🤗Besok author janji bakal crazy up😚Soalnya author kurang enak badan jadi maaf banget gak bisa up banyak😭


Oh iya mampir ke karya author yang lain yuk


KEBUN TEH

__ADS_1


selamat membaca😚😚


__ADS_2