Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 42


__ADS_3

Riko kembali melajukan perjalanan. Selama perjalanan tangan kiri Riko terus menggenggam erat tangan kanan Imelda.


Setelah 20 menit akhirnya mobil Riko memasuki kawasan Mall yang dimiliki oleh keluarga Yunanda.


Riko memarkirkan mobilnya, setelah mobil berhenti Riko turun dahulu kemudian membukakan pintu untuk Imelda.


"Silahkan turun tuan putriku" Ucap Riko dengan senyuman sehingga membuat Imelda tersipu malu.


Mereka berjalan memasuki Mall dengan bergandengan tangan. Banyak yang menundukkan kepalanya hormat saat melihat kedatangan Riko.


"Selamat datang tuan, Ada yang bisa saya bantu?" Tanya seseorang pria paruh baya yang bernama pak Robert selaku tangan kanan Riko di Mall tersebut.


"Antarkan kami ke pusat smartphone terbaik di sini" Ucap Riko dingin dengan tangan kanan yang masuk kedalam saku celana nya.


"Mari ikuti saya tuan" Ucap Pak Robert dan Riko hanya berdehem.


"Apa kakak akan membeli smartphone baru?" Tanya Imelda sambil berjalan mengikuti Pak Robert


"Tidak aku, tapi kamu" Jawab Riko


"Aku? Tidak perlu kak, aku bisa membelinya sendiri" Tolak Imelda halus


"Apakah kau lupa jika calon suami mu ini tidak pernah menerima penolakan?" Tanya Riko sedikit menekan nada bicaranya.


Imelda hanya pasrah, percuma dia berdebat dengan Riko yang pasti tidak akan menang.


Mereka sudah berada di lantai 5 di Mall tersebut. Mereka menyusuri tiap toko dan berhenti di sebuah stand smartphone yang luas juga banyak smartphone yang berjejer di lemari kaca.


"Ini Tuan Riko Yunanda, Berikan pelayanan terbaik" Bisik pak Robert pada salah satu karyawati yang diangguki oleh karyawati tersebut.

__ADS_1


"Ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanya sang karyawati ramah dengan senyuman yang dibuat semanis mungkin.


"Berikan saya smartphone terbaik disini" Ucap Riko dingin


"Sebentar saya ambilkan tuan" Ucap karyawati yang tidak dijawab oleh Riko.


Tidak ada 5 menit, karyawati tersebut sudah kembali dengan smartphone yang masih terbungkus rapi dikotaknya.


"Ini tuan" Ucap karyawati seraya memberikan smartphone ke tangan Riko.



Imelda membelalakkan matanya saat kotak tersebut dibuka oleh Riko.


"Apa kau suka sayang?" Tanya Riko lembut pada Imelda


"Aku tidak pernah mempermasalahkan harga" Ucap Riko sedikit kesal


"Em baiklah" Jawab Imelda pasrah


"Bungkus ini" Titah Riko pada karyawati yang sedari tadi terpesona akan ketulusan Riko.


"Ba baik tuan" Ucap karyawati sedikit gugup.


"Berikan saya satu smartphone lagi tapi berbeda dengan yang tadi" Ucap Riko pada karyawati


"Baik tuan" Jawab karyawati sambil mengambil ponsel di etalase kaca.


__ADS_1


"Bungkus juga" Titah Riko


"Baik tuan" Jawab karyawati.


"Total 500 juta tuan" Ucap karyawati tersebut dan lagi-lagi membuat Imelda membelalakkan matanya tidak percaya.


"Untuk siapa ponsel itu?" Tanya Imelda menyelidik sambil menunjuk ponsel yang satu nya.


"Untuk Cleo, tadi sore aku membanting ponselnya" jawab Riko.


"Kenapa kau membanting ponselnya?" Tanya Imelda lagi.


"Tidak ada. Ayo pulang" Ajak Riko berusaha mengalihkan pembicaraan.


Setelah membayar mereka bergegas pulang ke rumah karena hari sudah mulai gelap. Bagaimana pun Riko sudah berjanji untuk membawa Imelda pulang sebelum terlalu malam jadi Riko harus menepati janjinya.


Sepanjang perjalanan Imelda terus menggerutu tanpa suara dan juga mencebikkan bibirnya karena kesal dengan


Riko yang terlalu menghamburkan uang menurut Imelda.


"Sayang udah dong jangan marah kan aku juga ingin membuat kamu bahagia" Ucap Riko membujuk Imelda.


"Tapi itu terlalu berlebihan" Balas Imelda kesal.


"Apanya yang berlebihan?" Tanya Riko polos hingga membuat Imelda semakin kesal.


"Kau membeli ponsel dengan harga yang sangat fantastis, lebih baik disumbangin ke yang membutuhkan dari pada di buat beli ponsel" Gerutu Imelda yang malah membuat Riko tersenyum bangga dengan kekasihnya itu.


"Aku semakin bangga denganmu, kau bahkan tidak seperti wanita lainnya yang selalu menghamburkan uang,Aku benar-benar tepat menjadikanmu sebagai pilihanku" Ucap Riko didalam hati.

__ADS_1


__ADS_2