Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 112


__ADS_3

"Halo kakk. Apa kakak tau dimana kak Deny? Aku didepan apartement tapi aku tidak bisa masuk karena kak Deny tidak memberitahukan kodenya. Aku juga sudah menghubunginya tapi nomornya tidak aktif" Kesal gadis di seberang telepon yang tak lain adalah Vira.


Riko langsung menatap tajam Deny dan memperkeras tarikan telinganya hingga membuat Deny merintih.


"Kamu datang saja kerumah kakak iparmu. Kakak bodohmu itu sedang berada disini." ucap Riko dan langsung mematikan sambungan teleponnya.


"Kenapa kau sangat sulit dibilangi? Adikmu itu baru disini kenapa kau tidak mau menjaganya hemm?" Tanya Riko seraya menarik telinga Deny hingga membuat semua orang kembali terkikik karena sepertinya Deny sangat takut pada Riko.


"Emm maaf kak. Tapi lepasin dulu" ucap Deny dan Riko langsung melepaskan tangan nya dan menatap Deny dengan tatapan tajam.


"Emm Vira sering keluar kak jadi Deny mengganti pin apartement karena Deny sempat menghukum Vira saat pulang lewat jam 10 malam" jelas Deny seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Apa dia sering pulang tengah malam?" Tanya Riko terkejut.


"Tidak kak. Hanya satu kali karena aku mengancamnya akan mengadukan pada kakak dan dia langsung memutuskan kekasihnya saat itu juga" jelas Deny dan lagi-lagi Riko dibuat terkejut.


"Bocah tengil itu sudah mempunyai kekasih?" Tanya Riko terkejut.

__ADS_1


"Iya kak. Apa kakak tidak tau? Ku kira anak buah kakak sudah melaporkannya pada kakak" jawab Deny dengan santainya.


"Aku tidak pernah memerintahkan anak buahku lagi untuk mengawasi bocah itu." jawab Riko acuh.


Berhubung hari sudah akan gelap, semua masuk ke dalam rumah untuk membersihkan diri mereka masing-masing.


Tidak terasa kini sudah mulai memasuki jam makan malam. Semua orang sudah berkumpul di meja makan termasuk Deny yang akan menginap karena paksaan dari Sandra.


Setelah selesai dengan makan malam, mereka berkumpul di ruang tengah untuk sekedar mengobrol. Riko terlihat gelisah karena sampai sekarang Vira belum juga sampai sedangkan Deny hanya santai sambil bermain game di ponsel bersama dengan Alvian. Meskipun baru kenal, mereka langsung akrab karena sikap Alvian dan Deny yang hampir sama yaitu gampang bergaul.


"Ada apa nak?" Tanya Heru yang sudah tidak bisa membendung rasa penasaran nya.


"Aku memikirkan Vira. Kenapa sampai sekarang bocah itu belum juga sampai" jawab Riko dengan menatap Imelda dan Heru bergantian.


"Apakah sudah mencoba kamu telvon?" Tanya Heru.


"Sudah pa. Tapi tidak ada jawaban" jawab Riko.

__ADS_1


"Coba lacak dimana lokasi nya" usul Andra yang langsung diangguki oleh Riko.


Setelah mengotak-ngatik ponselnya, Riko akhirnya menemukan dimana posisi Vira dan Riko pun terkejut saat melihat dimana posisi Vira sekarang.


"Apa sudah ketemu?" Tanya Heru saat melihat Riko mematikan ponselnya.


"Sudah pa. Dia di kampus tapi apa yang dia lakukan malam-malam seperti ini dikampus?" Tanya Riko heran dan Deny yang sibuk dengan game nya pun langsung menghentikan game nya dan bangkit.


"Vira dalam bahaya kak. Pasti disana dia menemui kekasih nya itu karena kekasih nya selalu menyuruhnya disana jika mereka akan pergi" ucap Deny panik.


"Kenapa kau bisa seyakin itu? Bukan kah kata mu Vira sudah memutuskan nya?" Tanya Riko bingung.


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


...VOTE ...


VOTE

__ADS_1


VOTE


Gimana author semangat nulisnya kalau kalian ndak kasih Vote untuk autho๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜ฉ


__ADS_2