
"Ini putra pertama saya bernama Andra Gunawan. Kalian pasti sudah banyak mengenalnya" Ucap Heru sambil menunjuk Andra yang berdiri disamping kanannya.
"Ini putra kedua saya bernama Alvian Gunawan. Mungkin diantara kalian masih banyak yang belum mengenalnya karena memang dia tidak begitu suka diliput publik" Ucap Heru seraya menatap Alvian yang berada disamping kirinya.
"Dan kini yang kalian tunggu-tunggu. Dia Imelda Farasya Gunawan. Putri kandung saya sekaligus istri dari Riko Eka Yunanda" Ucap Heru seraya memberi ruang untuk Imelda maju kedepan.
Imelda pun tersenyum kearah tamu dan para tamu pun sangat antusias karena Imelda adalah pribadi yang ramah.
"Dia sangat ramah"
"Dia juga sangat cantik sama seperti nyonya Sandra"
Begitulah kira-kira omongan para tamu lainnya. Sedangkan Caryn mengepalkan tangannya saat melihat putri keluarga Gunawan yang ternyata adalah Imelda.
"Kenapa yang menjadi putri mereka adalah kau. Aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang setelah ini" Gumam Caryn didalam hati.
"Bukankah dia yang kau ganggu saat direstoran sayang?" tanya Nyonya Hutomo tak kalah terkejutnya.
"Iya ma" Jawab Caryn singkat.
Kini waktunya sesi tanya jawab. Sesi yang ditunggu-tunggu oleh semua orang.
__ADS_1
"Baiklah sekarang waktunya sesi tanya jawab. Wartawan sudah diperbolehkan bertanya dan akan dijawab langsung oleh Tuan Heru" Ucap sang MC.
Salah satu wartawan mengangkat tangannya untuk mengajukan pertanyaan.
"Nona muda apakah sudah bekerja?" Tanya salah satu wartawan.
"Ya. Dia adalah dokter bedah terbaik di rumah sakit pusat" Jawab Heru tegas.
"Apakah anda yakin jika nona ini adalah putri anda?" Tanya wartawan lainnya
"Tentu. Karena banyak persamaan diantara kami dan kami juga sudah melakukan serangkaian tes DNA"
"Baiklah jika sudah tidak ada pertanyaan lagi. Sesi tanya jawab cukup sampai disini. Dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan acara resepsi." Ucap Sang MC
"Ma Caryn akan pulang sekarang" pamit Caryn
"Tidak. Aku membawamu kesini untuk mencoba merayu putra mereka dan kau belum berhasil melakukannya. Jadi kau tidak boleh pulang" Ucap Tuan Hutomo mencekal pergelangan tangan Caryn sangat erat hingga membuat Caryn kesakitan.
"Aww lepaskan pa" Rintih Caryn kesakitan.
Kini Imelda dan Riko sudah berada diatas pelaminan. Bahkan Imelda tak henti-hentinya bersyukur.
__ADS_1
🍃🍃
Jam sudah menunjukkan pukul 15.00. Saat ini adalah acara lempar bunga.
Semua orang ikut dalam acara itu untuk memperebutkan bunganya.
"Satu dua tiga"
Grep
Bunga berhasil ditangkap oleh Andra tapi bukan dengan Nesya. Melainkan dengan wanita yang belum lama menjadi sahabat baru Imelda. Ya, Itu adalah Rista sepupu Caryn yang memang diundang Imelda untuk menghadiri pesta pernikahan mereka.
"Wahh ternyata sepasang kekasih yang mendapatkannya. Semoga kalian cepat menyusul ya" ucap sang MC hinggs membuat Andra dan Rista tersadar dari pandangan mereka. Semua orang juga menatap Andra dan Rista yang memegang bucket bunga itu.
Sedangkan Nesya tersenyum bahagia karena melihat Andra menangkap bucket dengan wanita selain dirinya. Imelda yang melihat bahwa Nesya tersenyum pun menjadi sedih. Sejujurnya, Imelda sudah tau akan alasan Nesya tersenyum bukan bersedih.
"Maaf tuan" Ucap Rista gugup sambil melepaskan tangannya dari bucket tersebut.
"Bolehkah saya memberikan ini pada kekasih saya atau anda yang akan memberikan ini pada kekasih anda nona?" Tanya Andra datar
"Tidak. Untuk kekasih anda saja" jawab Rista sambil tersenyum ramah.
__ADS_1
Tanpa menjawab perkataan Rista, Andra langsung menghampiri sang kekasih yang berdiri tidak jauh dari mereka. Sedangkan Rista pun hanya tersenyum simpul karena Andra tidak memberikan buket tersebut untuk Rista. Aneh memang. Tapi itulah kenyataannya, Rista hanya ingin mencium bunga yang ditangkapnya tadi. Tapi Rista sangat bahagia karena Rista bisa melihat Andra yang sangat setia. Meskipun baru hari ini melihat Andra secara langsung, Tapi Rista sangat kagum dengan kesetiaan pria tersebut.