
Saat ditengah makan, ada seorang wanita sexy yang menyerobot masuk dan langsung duduk di samping Riko tanpa memperdulikan keberadaan Dian, Tomi, dan juga Imelda.
"Maaf tuan, nyonya, Saya sudah melarangnya masuk tapi nona itu langsung menyerobot" Ucap bi Wati ketakutan.
"Tidak apa bi, bibi bisa kembali melanjutkan pekerjaan bibi" Ucap Tomi berusaha meredamkan amarahnya.
"Hay baby" Sapa wanita tersebut seraya mencium pipi Riko dan membuat Imelda yang makan pun tersedak.
"Uhukk uhuk"
"Hati-Hati sayang" Ucap Dian sambil mengelus punggung Imelda lembut dan menyodorkan segelas air
"Tidak apa ma" Jawab Imelda
Saat Wanita tersebut mendengar panggilan yang diberikan oleh Imelda untuk Dian, wanita tersebut langsung emosi dan menatap Imelda sinis. Tapi Dia nencoba meredam emosinya.
"Apa yang kau lakukan hah?" Bentak Riko pada wanita tersebut yang tak lain adalah Caryn.
"Em baby mengapa kau membentakku?" Tanya Caryn dengan memasang wajah sedih
Tanpa memperdulikan ucapan Caryn, Riko langsung berdiri dari duduknya dan berlari menuju wastafel dapur.
Dian dan Tomi pun sudah menduga jika Riko akan membasuh wajahnya akibat dicium Caryn.
"Sayang kamu tenangkan Riko ya" Ucap Dian pada Imelda.
__ADS_1
"Riko kenapa ma?" Tanya Imelda bingung
"Kamu akan tahu sendiri nanti. sekarang kamu samperin Riko" Ucap Dian dan langsung diangguki oleh Imelda seraya berdiri dari duduknya menuju ke dapur.
Saat Caryn melihat Imelda berdiri, Caryn langsung ikut berdiri untuk mengikuti Imelda tapi suara lantang Tomi menghentikan langkahnya.
"Mau kemana kau?" Tanya Tomi
"Em i itu om" Jawab Caryn gugup.
"Duduk" Titah Tomi tegas.
Sesampainya di dapur, Imelda terkejut saat melihat Riko menggosok pipinya begitu kuat.
"Hei apa yang kau lakukan?" Tanya Imelda seraya menghentikan aksi Riko.
"Kau kenapa?" Tanya Imelda
Tidak menjawab ucapan Imelda, Riko langsung memeluk Imelda sangat erat.
"Ada apa?" Tanya Imelda lembut seraya membalas pelukan Riko.
"Biarkan seperti ini" Ucap Riko dipelukan Imelda yang diangguki oleh Imelda.
Sedangkan di ruang makan
__ADS_1
"Mau apa kau kesini" Tanya Dian ketus
"Saya hanya ingin bertemu Riko tante" Jawab Caryn dibuat seramah mungkin.
"Dengan tidak tahu malu nya kau kembali menemui kami saat kami sudah memiliki segalanya. Kemana saja kau saat Riko butuh dukungan kamu hah? Kau dan keluargamu bahkan dengan terang-terangan menghina kami" Tanya Dian yang sudah tersulut emosi
"Lebih baik kau keluar" Titah Tomi
Belum sampai Caryn keluar, Riko dan Imelda sudah kembali ke ruang makan.
"Apakah jal*ng miskin ini yang membuat kalian tidak mau menerima ku lagi?" Tanya Caryn tanpa rasa takut
Plakk
Dian pun menampar wajah Caryn.
"Jaga ucapanmu" Geram Dian
"Cih, apa kalian tidak berpikir bahwa jika Riko menikahi gadis miskin seperti dia kalian akan menjadi perbincangan publik?" Ucap Caryn seraya mengusap pipinya karena tamparan Dian.
"Apa kau tidak tahu bahwa dia adalah putri keluarga..." Ucap Dian belum menyelesaikan ucapannya tapi sudah dipotong oleh Imelda.
"Aku memang miskin harta tapi aku tidak miskin harga diri seperti anda nona Hutomo yang terhormat" Ucap Imelda tegas
"Kau pergi" Bentak Riko pada Caryn hingga membuat Caryn ketakutan dan langsung pergi keluar.
__ADS_1
Riko langsung memeluk Imelda begitu juga Tomi yang langsung memeluk Dian. Mereka sama-sama memberi ketenangan pada wanita mereka masing-masing.