Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 67


__ADS_3

"Kakak..." Ucap Alvian menggantung.


"Kenapa kak?" tanya Imelda


"Maafkan kakak sayang. Kakak juga harus pulang ke apartement malam ini. Besok kakak akan mengecek sorum dan akan memerlukan waktu lama jika kakak harus pulang ke rumah utama" Ucap Alvian


Imelda pun akhirnya pasrah. Sebelum pulang, Alvian mengecup kening Imelda lembut yang hanya dibalas senyuman oleh Imelda.


Semua telah pulang dengan mobil mereka masing-masing. Kini tinggal Imelda dan Riko yang masih berdiri diparkiran.


"Sayang, ayo pulang" Ajak Riko yang diangguki oleh Imelda


Riko membukakan pintu untuk Imelda setelah itu dia memutari mobil kemudian masuk kedalam mobil dan duduk dikursi kemudi.


Selama perjalanan, Imelda terus diam dan menatap lurus kedepan.


"Sayang" Panggil Riko


Imelda menoleh saat namanya dipanggil.

__ADS_1


"Apa aku melakukan kesalahan?" Tanya Riko


"Kenapa kau bertanya seperti itu" Tanya Imelda bingung


"Sedari tadi kau hanya diam. Maafkan aku jika aku membuat kesalahan. Tapi jangan diamkan aku" Ucap Riko sendu


Imelda menoleh kearah Riko, Sejenak tatapan mereka bertemu. Imelda bisa melihat tatapan tulus dari seorang Riko.


Perlahan Imelda meraih telapak tangan Riko dan menggenggamnya hingga membuat Riko terkejut dan langsung memberhentikan mobilnya ditepi jalan yang memang sedikit lenggang itu.


"Mengapa berhenti?" Tanya Imelda heran


"Tidak apa sayang. Aku hanya terkejut saat kau menggenggam tanganku. Aku sangat bahagia" Jawab Riko langsung memeluk Imelda erat


Riko yang mendengar kata "calon suami" dari mulut Imelda pun sangat bahagia.


"Kau boleh melakukan apapun sayang, tapi jangan pernah tinggalkan aku. Aku sangat mencintaimu" Ucap Riko langsung melepaskan pelukannya dan menatap manik mata yang bisa membuat Riko jatuh cinta dalam sekejap itu.


Beberapa menit tatapan mereka bertemu. Tatapan yang selalu memancarkan kasih sayang untuk mereka berdua. Tatapan yang selalu bisa membuat mereka merindukan satu sama lain.

__ADS_1


Riko mendekatkan wajahnya kewajah Imelda. Perlahan Imelda mundur hingga tidak bisa mundur lagi karena sudah terbentur jendela mobil.


Riko mengecup lembut bibir merah muda itu. Perlahan tapi pasti, Riko memberi lum*tan dan menarik tengkuk Imelda untuk memperdalam ciumanya.


Imelda mengalungkan tangannya dileher Riko. Imelda juga sudah membuka mulutnya membiarkan Riko untuk menguasai isi mulutnya. Riko menyunggingkan senyumnya saat melihat respon Imelda.


Setelah beberapa menit berpagutan, Imelda langsung melepaskan ciumannya dan memalingkan wajahnya yang sudah memerah itu.


Riko tersenyum dan menarik dagu Imelda untuk dihadapkan dengan nya. Perlahan ibu jari Riko mengusap bibir itu.


"Aku sudah tidak sabar ingin menikahimu sayang" Ucap Riko dan mengecup bibir Imelda sekilas.


Lagi-lagi Imelda memalingkan wajahnya, Imelda merasa malu jika mengingat dia sudah memberi respon saat Riko menyiumnya tadi. Bahkan dia juga mengalungkan tangannya, itu benar-benar membuat Imelda tidak habis pikir dengan dirinya.


"Apa yang baru saja aku lakukan? Aku bahkan sudah membalas ciumannya. Aahh aku benar-benar ingin bersembunyi dirumah siput jika seperti ini" Gumam Imelda didalam hati seraya menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


Riko yang sedari tadi memperhatikan Imelda pun terkikik. Calon istrinya sangat polos, Riko memikirkan itu pun merasa dirinya adalah pria yang sangat beruntung bisa memiliki perempuan istimewa seperti Imelda.


"Kau sangat menggemaskan sayang. Aku bahkan ingin segera memakanmu. Nanti setelah kita menikah aku tidak akan melepaskanmu di malam pertama kita sayang" Ucap Riko hingga membuat Imelda lagi-lagi memerah karena ucapan Riko terdengar sangat vulgar kali ini.

__ADS_1


Riko kembali melajukan mobilnya. Sepanjang perjalanan senyuman tak pernah pudar dibibir nya.


Kini mobil Riko sudah sampai di kediaman keluarga Gunawan. Setelah mengantar Imelda pulang, Riko langsung melajukan mobilnya untuk pulang kerumahnya.


__ADS_2