
"Wahh apa ini cucu menantu grandma?" Sandra yang baru saja akan masuk kedapur tersenyum saat melihat sang cucu tengah menatap seorang gadis yang sibuk mengunyah makanan.
"Iya" jawaban Gibran sedikit kikuk mampu membuat Sandra terswnyum lebar.
"Nyonya" Jasmine langsung meletakkan sendoknya, baru saja akan berdiri Sandra sudah melarangnya "Lanjutkan makanmu sayang, oh ya panggil grandma saja seperti yang lainnya." Sandra tersenyum dan mencuci tangannya di wastafel.
"Sayang" Jasmine memegang tangan Gibran, menfoba mencari perlindungan.
"Tenanglah, grandma baik kok" ucapan Gibran membuat Jasmine mendengus kesal.
"Lanjutkan makanmu sayang kau harus mempunyai banyak tenaga untuk nanti malam" pipi Jasmine bersemu merah saat mendengar ucapan Gibran, entah kenapa dirinya masih belum terbiasa membahas hal vulgar seperti itu.
.
.
Semua orang berkumpul di ruang keluarga, canda tawa menggema diruang penuh kehangatan itu. Sedikit terpikir di benak Jasmine tentang kabar orang tuanya, meskipun itu bukan ayah kandungnya, tapi Jasmine tetap merindukan sosok yang sudah mendampinginya sejak kecil meskipun ayahnya selalu menekannya.
"Apa yang kau pikirkan?" lamunan Jasmine tertangkap oleh Heru, dengan nada tegas dan berwibawanya, Heru bertanya pada Jasmine yang terlihat memikirkan sesuatu.
"Em Tidak ada tuan eh Grandpa" Jasmine menunduk, tidak ingin memperlihatkan kesedihannya kepada semua orang, bisa masuk dan mengenal orang baik seperti keluarga ini merupakan suatu keberuntungan bagi Jasmine.
__ADS_1
"Sekarang kau bagian dari keluarga kami, jadi jika ada masalah katakan kita akan membantumu" Jasmine terharu, keluarga ini snagat baik pikirnya. Sangat bertolak belakang dengan rumor yang beredar tentang kekejaman keluarga ini terhadap musuhnya. Entah rumor murahan dari mana, keluarga Gunawan tidak pernah kejam kepada siapapun.
Gibran mengelus rambut Jasmine dan tersenyum kemudian mengangguk menyetujui ucapan sang Grandpa tadi.
"Sudah sudah, bagaimana jika malam ini kita mengadakan pesta barbeque sekalian dengan syukuran pernikahan kak Gibran" Chayra berusaha mencairkan suasana dan itu berhasil karena usulnya langsung disetujui oleh semua orang.
"Aku dan Marcell akan belanja, iya kan sayang?" Marcell mengangguk menerima ajakan calon istrinya.
"Baiklah baiklah, biar mommy dan yang lainnya yang menyiapkan bumbu dan alatnya"
"Alesha, Elard, ajak orang tuamu kesini" ucapan Heru diangguki langsung oleh dua pemuda itu. "Baik grandpa"
.
.
Menyusuri pusat perbelanjaan dengan tangan yang saling bertautan, mereka berdua sukses membuat pandangan semua orang tertuju pada mereka. Bagaimana tidak, jika penampilan mereka sederhana tapi sangat terlihat jika pakaian yang digunakan mereka tergolong mahal.
Masuk kedalam pusat daging, mata Chayra tidak sengaja menangkap sosok yang dia kenal sedang bergelayut manja di lengan seorang om om.
"Kak coba lihat itu" Chayra menunjuk dengan tangannya, Marcell menoleh kemudian menyipitkan matanya. "Alena" lirih Marcell seraya mengepalkan tangannya, dirinya rela meninggalkan Chayra disini demi menemani Alena berobat. Tapi apa ini? Alena malah bersenang-senang disini.
__ADS_1
"Sayang" Chayra mengelus lengan Marcell, menetralisir emosi yang meluap.
"Biarkan saja ayo kembali belanja" Marcell memeluk tubuh Chayra dan mengajaknya berbalik, tapi baru saja satu langkah, mereka kembali membalikkaan badannya saat mendengar suara jeritan.
"Aaa tolong lepaskan akuu, tolongg" Semua pengunjung sudah berkerumun, menyaksikan seorang gadis yang dijambak oleh seorang wanita dengan satu anak disampingnya.
"Sayang, Alena" Chayra mendongakkan kepalanya, menatap Marcell yang masih tak bergeming dari tempatnya.
"Dasar ya, amit amit semoga suamiku dijauhkan dari gadis tidak tahu diri seperti itu"
"Iya, masih kecil tapi sudah berani menggoda suami orang, kukira tadi itu adalah bapaknya ternyata kekasihnya"
Bisik-bisik para pengunjung membuat Marcell semakin malas membantu Alena, masih menatap perkelahian yang terjadi antara dua wanita bahkan sang pria tidak mampu untuk memisahkan mereka.
"Sayang, apa tidak sebaiknya kita membantu Alena?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
AUTHOR LAGI UTS JADI UP NYA MASIH BOLONG-BOLONG, DOAIN AUTHOR BIAR UTS NYA LANCAR DAN DAPAT NILAI IPK TINGGI BIAR BISA BUAT PAMER KE KALIAN, EH ENGGAK🤣
JANGAN LUPA JEMPOLNYA DIBUAT NGELIKE SAMA KOMEN YA🥰
__ADS_1