Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 55


__ADS_3

Setelah dirasa cukup tenang, mereka langsung ke ruang keluarga tanpa melanjutkan makan mereka yang sempat tertunda tadi.


Dian dan Tomi duduk berdampingan begitu juga Imelda dan Riko.


"Maafkan kekacauan tadi ya sayang" Ucap Dian membuka obrolan


"Tidak apa ma" jawab Imelda seraya tersenyum


"Apa kau sudah kenal lama dengan Caryn nak?" Tanya Dian karena tadi Dian sempat terkejut karena melihat interaksi Caryn dan Imelda yang sudah seperti lama mengenal.


"Iya ma, Dia teman sekolah Melda waktu SMA" Jawab Imelda tapi tidak memberitahukan perilaku Caryn karena menurut Imelda itu hal yang tidak perlu dibahas.


"Apa Caryn baik semasa waktu SMA dulu nak?" Tanya Dian


"Em iy-" Belum sempat menyelesaikan ucapannya sudah dipotong oleh Riko.


"Tidak ma. Wanita itu selalu mencari gara-gara dengan teman satu sekolahnya jika ada yang menyaingi dia termasuk Imelda juga pernah menjadi korban bullyan wanita itu" Jelas Riko yang membuat Dian dan Tomi terkejut. Mereka tidak menyangka bahwa wanita yang sempat akan menjadi menantunya dulu sekeji itu. Mereka sangat bersyukur karena dijauhkan dari orang jahat seperti Caryn.


"Sudah tidak ada yang perlu dibahas" Ucap Tomi berusaha mengalihkan pembicaraan dan semua pun mengangguk.


"Jadi kapan kalian akan menikah?" Tanya Tomi


"Em sece-" Baru saja Riko akan menjawab lagi-lagi Imelda memotongnya.

__ADS_1


"Kami belum memikirkannya pa" Jawab Imelda ramah sedangkan Riko hanya mendengus kesal.


Mereka terus berbincang dan sesekali tertawa kecil. Hari sudah larut, Imelda sudah pulang dengan diantar Riko.


💦💦💦


Hari pun berganti minggu. Sudah 2 minggu sejak konflik tersebut hubungan Imelda dan Riko semakin dekat. Selama itu juga mereka sering pergi jalan-jalan untuk melepas rindu mereka.


Besok adalah ulang tahun Melda. Semua orang sudah berencana untuk memberikan Melda kejutan.


Kini pukul 12.00 semua berkumpul di restoran mewah milik keluarga Yunanda untuk membahas rencana mereka. Dian, Tomi dan keluarga Gunawan juga ikut disana untuk membantu nya. Termasuk juga selly yang ikut terlibat. Tapi pertemuan ini sama sekali tidak diketahui oleh Imelda.


"Jadi apa yang harus kita lakukan?" Tanya Heru setelah semua sudah berkumpul


"Apa itu tidak berlebihan?" Tanya Andra yang diangguki oleh semua orang


"Kurasa tidak kak" Jawab Riko


"Aku tidak akan memaafkanmu jika sampai adikku kenapa-kenapa" Ancam Alvian


"Aku akan memastikan jika Melda baik-baik saja" Ucap Riko tegas.


"Lalu kapan kita akan memulai rencananya?" Tanya Tomi

__ADS_1


"Besok pagi pa" Jawab Riko


"Mama dan papa akan mengurus acara nya kemudian mas Heru dan mbak Sandra juga akan membantu kita" Ucap Dian yang disetujui oleh semua orang.


"Lalu apa yang harus saya lakukan?" Tanya Selly yang sedari tadi hanya menyimak


"Kau hanya menuruti perintahku tanpa banyak tanya" Jawab Riko tegas


"Baik pak" Patuh Selly


"Saya yang akan menjadi teman Melda saat kalian menjalankan rencana kalian. Saya tidak mau jika dia tidak mempunyai teman dan langsung kabur dari rumah dan rencana kita akan berantakan" Ucap Alvian tegas


"Itu akan lebih baik" Balas Heru


"Baiklah" Jawab Riko tegas.


Setelah membicarakan rentetan rencana mereka, mereka langsung membubarkan diri dan kembali untuk melakukan aktifitasnya masing-masing.


Saat Riko sudah berada dikantor, Riko langsung mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Imelda.


Aku tidak bisa menjemputmu. Kau pulang naik taksi. Aku akan pergi keluar negeri untuk beberapa hari.


Begitulah kira-kira pesan Riko.

__ADS_1


__ADS_2