
Setelah menempuh perjalanan yang cukup membuat Alvian pegal, Akhirnya sampai juga dirumah. Alvian kangsung turun tanpa menunggu pak Udin membukakan pintu mobil, tangannya sudah sangat kebas karena baby Gibran yang tidur dipangkuannya.
Sandra langsung mengambil alih baby Gibran. Baby Gibran yang merasa berpindah tangan langsung menangis mencari Alvian.
"Apa lagi?" tanya Alvian saat melihat baby Gibran menatapnya dan mencoba menggapainya.
"Sama grandma ya anak ganteng, kasian tuh uncle tangannya sakit" bukannya berhenti, baby Gibran masih saja menangis.
"Alvian" Sandra pasrah, baby Gibran sudah sama keras kepala nya dengan sang daddy.
"Baiklah baiklah. Tapi ayo kekamar uncle capek jika harus menggendongmu lebih lama lagi" Alvian langsung mengambil alih baby Gibran dan membawanya keatas. Benar saja, baby Gibran langsung diam saat berada digendongan Alvian.
Sesampainya dikamar, Alvian meletakkan baby Gibran diatas tempat tidur dan memberinya mainan agar baby Gibran tixak kemana-mana.
__ADS_1
"Kamu disini dulu jangan kemana-mana uncle mau mandi dulu" ucap Alvian pada baby Gibran yang dijawab celotehan baby Gibran.
Setelah 20 menit bergulat dikamar mandi, Algian keluar langsung menuju Walk in closet untuk mengambil fan mengganti bajunya. Dia berharap saat masuk kedalam kamarnya nanti baby Gibran sudah tertidur pulas agar Alvian juga bisa ikut istirahat. Tapi harapannya sirna saat melihat baby Gibran sedang bermain tengkurap dan tersenyum kearahnya.
"Kenapa kau belum tidur hemm?" Alvian yang gemas langsung melayangkan ciuman bertubi-tubi di pipi gembul baby Gibran. Baby Gibran semakin tertawa saat Alvian menciuminya tanpa henti.
Baby Gibran terus bermain sampai tidak terasa baby Gibran juga ikut tertidur dengan botol susu yang masih menempel dibibirnya. Hingga sore hari, sampai pukul 4 sore dua makhluk itu masih setia tidur dengan nyenyaknya.
Imelda yang sudah pulang dari rumah sakit langsung menuju kamar Alvian setelah Sandra tadi memberitahunya jika baby Gibran tidur bersama Alvian. Dilihatnya posisi tidur mereka tak beraturan tapi sangat lucu. Untung saja baby Gibran tidak tertendang oleh Alvian.
Tepat saat Imelda mau mendekar, baby Gibran terbangun dan langsung duduk. Baby Gibran memang tidak seperti bayi yang lain jika bangun tidur menangis, baby Gibran hanya akan menangis jika tidak ada orang disampinya.
__ADS_1
"aaa aa" celoteh baby Gibran saat melihat Imelda.
Baby Gibran menepuk-nepuk punggung Alvian, berusaha untuk membangunkan. Imelda hanya memandangi dari arah pintu melihat apa yang akan dilakukan baby Gibran jika Alvian tidak kunjung bangun. Baby Gibran yang kesal hendak memukul kepala Alvian tapi langsung dihentikan oleh Imelda.
"Gibran no! nggak boleh mukul-mukul lagi oke" seakan mengerti apa yang diucapkan Imelda, baby Gibran tidak jadi memukul kepala Alvian melainkan mengelusnya.
"Ayo mandi" Imelda langsung mengangkat tubuh Baby Gibran dan membawanya keluar dari kamar Alvian.
"Aaa aaa" baby Gibran sangat senang saat berada digendongan Imelda, sepertinya baby Gibran sudah sangat rindu dengan mommy nya. Imelda pun tak henti-henti nya mencium pipi gembul itu.
"Halo anak daddy" sapa Riko saat baby Gibran sudah dibawa masuk kedalam kamar.
Melihat Riko, baby Gibran langsung merentangkan kedua tangannya minta digendong. Imelda hanya menggelengkan kepalanya melihat baby Gibran yang sangat manja dengan Riko.
__ADS_1