
"Kalau berdasar penelusuran saya, di tiap petak tanah yang ada di dalam sana itu mempunyai hawa yang berbeda. Jadi nanti kita pelan-pelan masuk kesana dimulai dari taman vila itu dulu saja" Kata Eko yang masih dengan keadaan melihat ke dalam taman vila
"Maksudnya gimana mas, karena ketika kami kesini, kami tidak melihat apapun disini kecuali kabut pekat abu-abu yang datang tiba-tiba mas"
"Kabut itu letaknya ada disamping sana itu, pasti kalian waktu itu ada disana ya?" tunjuk Eko ke arah samping vila
"Hmm iya mas, disana kami kedatangan kabut abu-abu mas" jawab Glewo
"Jadi gimana sekarang mas, apa yang akan kita lakukan?" aku penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Eko, karena kata dia disana ada beberapa area yang berbeda hawa dan auranya
"Susah untuk dijelaskan, karena di taman itu saja sudah ada beberapa wilayah yang berbeda-beda, dengan hawa dan aura yang berbeda pula, saya ndak tau apa namanya ini, karena baru kali ini saya lihat sesuatu yang seaneh ini"
"Kita mulai dari taman dulu saja, karena di depan kita itu yang hawanya paling bersahabat dari pada yang ada di samping dan belakang sana itu" kata Eko sambil melongok-melongok ke arah samping dan belakang vila"
"Begini saja hehehe , kalian bertiga kan sudah dibuka mata ketiga kalian, sekarang kalian tinggal mengasah apa yang diberikan abah Fuad, nanti di dalam sana kalian bisa rasakan apa yang sekarang saya rasakan, karena di dalam sana itu mirip labirin, kalau kita masuknya salah , maka akan terus salah"
"Mungkin teman kalian itu begitu, mereka kan tidak tau apa-apa disini, mereka asal saja masuk ke sana, akibatnya mereka akan salah selamanya dan mereka akan dihadapkan oleh sebuah masalah yang harus mereka selesaikan untuk bisa keluar dari sana" kata Eko lagi.
"Ayo kita masuk ke dalam sekarang juga yuk, kita mulai dengan yang ada di depan kita dulu. Eh sebentar... sebentar, di dekat pohon itu ada bayangan hotel Waji, apakah itu jalan masuk ke dalam hotel kah?, tapi janganlah...jangan dulu, tunggu instruksi dari abah dulu saja" kata Eko ngomong sendiri
"Maksudnya jalan masuk itu apa mas" tanya Glewo
"Mungkin saja itu yang diakatakan abah, vila dan hotel yang ada di pct itu kan saling berhubungan, nah mungkin saja itu adalah jalan masuk ke sana mas" jawab Eko
"Mas Eko, tolong kita fokus pada apa yang di katakan abah dulu saja mas, menolong teman yang ada disana. Karena Indah kok merasa aneh ada di depan pagar vila ini. Kok kayaknya berbeda dengan waktu kita malam-malam kesini ya?" kata Indah
"Mosok se Ndah, perasaan podo ae lho Ndah sama waktu kita datang malam-malam kesini, hanya saja sekarang mungkin siang hari kan, tapi tenang ae Ndah kan ada Dogel yang kata abah Fuad bisa lindungi kita Ndah hihihihi"
Aku merasa punya tanggung jawab yang lebih besar dengan melindungi mereka, memang aku punya pemberian mbah Putri, hanya saja aku kurang yakin apa yang ada di dalam tubuh ku ini, meskipun sudah ada beberapa bukti kuat kalau memang aku bisa melawan mereka.
__ADS_1
"Hmm ada lagi yang asik di dalam sana mas, ada banyak ribuan lorong dan rungan yang mengerikan, ribuan lorong itu berbahaya bagi manusia dan ghaib, karena lorong dan ruangan itu bisa berubah-ubah kelihatannya" lanjut Eko
Ternyata kita tidak salah mengenal yang namanya mas EKo ini hehehe, dia ternyata bisa melihat apa saja yang ada di dalam sana, meskipun dia memang sedikit ndak waras!. Tenyata Ghaib itu lebih rumit dari yang kupikirkan.
"Jadi gini mas gampangnya, mulai kita masuk ke vila ini, kita sudah disambut dengan beberapa area yang mengarahkan kita menuju ke beberapa area ghaib mas. kalau kita salah masuk maka kedalamnya akan menuju ke yang lebih mengerikan lagi mas"
"Namanya juga ghaib, apa saja bisa terjadi dengan yang namanya ghaib. Apa mungkin alasan dibangunnya ribuan lorong dan ruangan yang ada di dalam itu karena ini ya?" gumam Eko
"Sekarang gimana mas Eko, kita masuk ke dalam atau gimana mas" tanyaku yang mulai agak bimbang dengan keadaan Eko yang mungkin kurang sehat jiwanya
"Ayo kita masuk mas, kita lewat pinggir kanan taman saja mas, dan jangan lupa pusatkan pikiran dan rasakan menggunakan mata ketiga kalian"
Kemudian Eko mengajak kami masuk ke dalam. Dia membuka pintu pagar vila, kami ada di posisi belakang dia, pokonya aku akan mengikuti apa yang dia suruh.
"Assalamualaikum....." kata Eko dengan suara yang pelan, sebelum dia masuk ke dalam tidak lupa untuk mengucapkan salam dulu.
Ketika aku mulai menginjakkan kakiku sesuai dengan langkah Eko, apa yang aku rasakan benar-benar berbeda. Maksudku dulu kami kesini dengan biasa saja hingga kami disambut oleh kabut, tetapi saat ini kami kesini dengan bekal yang diberikan oleh abah Fuad, sehingga apa yang kami rasakan itu beda.
"Kita masuk ke wilayah yang lebih tenang mas, sebelum kalian dibuka oleh abah, kalian tidak akan melihat dan merasakan keadaan disini. Tetapi karena kalian sudah dibekali oleh abah, apa yang kalian lihat dan rasakan ini adalah alam ghaib yang kalian masuki, yang ada di halaman rumah ini mas"
"Eh mas Eko, apa ndak bisa diganti dengan mode biasa saja mas, apa kita ndak bisa masuk ke sini dengan biasa tanpa melihat suasana temaram kayak gini?" tanya Blewah yang dari tadi hanya diam
"Bisa saja, tapi tujuan kalian kesini kan untuk mencari teman kalian, kalau kalian menggunakan apa tadi yang mas Blewah bilang dengan mode biasa, jelas kalian tidak akan bisa melihat dan menelusuri apa yang terjadi disini"
"Ingat kata abah Fuad, teman kalian itu ada disini tetapi tidak ada atau tidak nampak. Memang mereka ada di alam yang berbeda dengan kita mas, sehingga kalau kalian cari di alam yang biasa jelas tidak akan ketemu" lanjut Eko
"Sekarang yang akan kita rasakan adalah sedikit pengulangan mas, makanya kadang ada film barat tentang dunia ghaib yang bisa melihat masa lalu, atau kalau kalian kadang merasakan pernah ada di suatu tempat yang kalian tidak ingat tapi pernah merasakan ada disana"
"Hal itu kalau dilihat dari segi ghaib ya karena adanya pengulanan mas. Dan harap diingat yang namanya Ghaib itu bisa melakukan hal yang tidak masuk di akal manusia"
__ADS_1
"Pikiran dan akal kita ada batasnya, tapi bagi ghaib tidak ada yang tidak masuk akal, dan tidak terbatas mas heheheh"
Kami berjalan di temaramnya cahaya taman vila, suasanya yang tadinya panas sekarang sudah mulai dingin, ndak tau karena cahaya matahari yang tidak tembus ke sini atau bagaimana.
Semakin lama cahaya temaram ini berubah menjadi gelap seperti malam hari.
Di teras vila pelan-paln muncul bayangan beberapa orang laki-laki yang aku belum jelas wajahnya, tetapi lambat laun wajah itu mulai jelas, dan ternyata itu adalah Wildan, Ukik, TIfano, Dani dan Ibor.
"Apa yang sedang terjadi ini mas, kenapa disana ada teman-taman kami yang hilang?"
"Cukup perhatikan saja mas Dogel, dan lebih baik kita sembunyi di semak-semak sana saja mas, ini seperti proyeksi mas, kita bisa lihat pertunjukan layaknya kita lihat film hehehe" lagi-lagi EKo menjawab dengan dikhiri dengan tertawa, memang gak beres orang ini
"Lho mas, buat apa kita sembunyi kalau kita tidak kelihatan oleh mereka mas?"
"Jaga-jaga mas, kita memang tidak terlihat oleh mereka, tetapi takutnya ada salah satu dari kita yang frekwensinya sama dengan mereka , akhirnya mereka bisa melihat kita sebagai hantu mas" penjelasan Eko.
Lama-lama yang terjadi adalah adegan WIldan yang ingin memperkosa Ibor! Aneh juga, kenapa mereka sampai berbuat asusila sesama jenis, sesama teman malahan. Tapi teman-taman lainnya pada berlarian, Tifano masuk ke dalam , Ukik terlempar, dan Dani sama saja.
Wildan nampaknya kerasukan, dia melempar teman-temanya , tatapi sayangnya kami belum bisa mendengar dengan jelas apa yang mereka ucapkan.
"Mas Agus, keliatanya mereka telah membuat marah penghuni vila ini, kalian harus cegah mas dari pada nanti akan tambah parah keadaanya" pekik Indah seketika
Keadaan disana semakin mengerikan, WIldan sudah ada di atas tubuh Ibor yang sudah lemas dan keliatanya Pingsan. Kini aku bissa mendengar suara Wildan teriak-teriak dan menggeram, dia sempat berkata bahwa mereka yang ada disini akan mati menjadi tumbal.
"Mas Ekoooo apakah kita hanya diam saja melihat mereka seperti itu?" kata Indah lagi
"Diam mbak, cukup amati dan nikmati saja yang ada disana hehehee" jawab Eko yang makin gendeng, mosok ada adegan gitu disuruh nikmati!
Tidak lama kemudian ada Koala, Gilank dan ALi keluar dari dalam vila, mereka berusaha memisahkan WIldan dari atas Ibor.
__ADS_1
"Mas Agus, Indah sudah tidak tahan, Indah harus memperingati mereka mas, ini sudah jelas ada campur tangan penghuni ini karena mungkin salah satu dari mereka telah berbuat yang tidak baik disini mas"
"APA YANG KALIAN LAKUKAN TADI HINGGA PENUNGGU VILA MARAH!??...KALIAN TIDAK AKAN TAU YANG AKAN TERJADI APABILA PENGHUNI VILA INI MARAH!!!" teriak Indah seketika!