INDAH LAMINATINGRUM

INDAH LAMINATINGRUM
BAB 180 (TOTOK ADA DI SINI)


__ADS_3

Pagi hingga sore hari tidak ada apapun yang terjadi disini, semua berjalan dengan normal tanpa ada sesuatu pun yang terjadi.


“Malam ini semoga ndak ada apa-apa lagi. Kalaupun ada juga semoga tidak sampai membuat kami takut pak” kata Chandra


“Iya Chandra, aku waktu diajak Totok ke hotel Waji itu takut sekali, seolah olah aku merasa sudah mati waktu itu, padahal Totok tidak membentak aku, tapi di dalam kamar itu yang mengerikan, karena banyak mayat dan hantunya” kata Chinta


“Semoga disini tidak ada apa-apa lagi nak, karena rumah mbah Dogel ini jauh lebih aman dari pada di vila nak, saya bisa bilang begitu karena berdasarkan cerita nak Dogel tadi itu nak”


“Iya pak, semoga memang Totok tidak bisa melakukan apapun, apalagi dia sekarang mungkin sedang pusing mencari kalian bertiga, dan bagaimana cara menculik kalian bertiga hehehe” kata Dogel


Kucing hitam mbak Bashi sedang bermain dengan Blewah di kamar belakang bersama Ngot dan Indah. Ndak tau kenapa mereka kok pada suka ada di kamar belakang, mungkin karena disana lembab


“Gel, kamar belakang itu sebelumnya kamar siapa sih. Kenapa mereka kok suka ada di kamar belakang sana?”


“Dulu itu kamar Indah Tro, Indah disuruh mbahku untuk  tinggal dikamar belakang sana, tapi kan kita ndak tau kenapa mereka suka disana, nanti ae kita tanya kenapa kok mereka suka ada disana” jawab Dogel


Adzan maghrib berkumandang, aku, Dogel, pak Tembol, dan Blewah yang sudah nampak bersih dan rapi kemudian berangkat ke masjid yang hanya sekitar 15 langkah dari  rumah mbah putrinya Dogel.


Makan malam hasil masakan ketiga teman perempuan kami ini lumayan juga, memagn lebih baik begini, dari pada makan mie Instan terus kayak di vila kemarin itu.


“Masakan kalian bertiga ndak ada bedanya dengan ketika kalian dan anak-anak Sutopo ada di rumah kontrakan kalian nak heheheh” kata pak Tembol


“Kan orangnya sama pak, ya gak akan beda lah rasanya hehehe, kecuali masakan mbok Nah yang luar biasa itu ya pak heheheh” jawab Winna


“Iy bener nak, saya kok kangen masakan mbok Nah ya, apakah di masa ini Mbok Nah masih ada ya hehehe” kata pak Tembol


“Gini aja pak, gimana kalau besok kita ke desa BS, siapa tau mbok Nah masih jualan dan kita bisa makan siang disana sekalian nostalgia pak heheheh” tambah Chandra


“Boleh nak, sekalian tanya-tanya sama dia tentang Totok nak, dia pasti tau bagaimana sepak terjang Totok disana nak, karena ketika kalian selesai KKN  totok kan masih ada disana nak” kata pak Tembol


Pukul 22.00 ketiganya masuk ke kamar depan, mereka memang keliatanya tidak biasa untuk tidur hingga larut malam , beda dengan kita yang biasa begadang hingga pagi.


Kami masih ada di ruang tamu dengan perasaan campur aduk, kami tidak tau bagaimana dan apa yang terjadi berikutnya hingga Indah dan mbak bashi keluar dari kamar belakang diikuti Ngot.


“Kalian siap-siap mas, malam ini ada yang akan datang ke sini, Indah merasakan sesuatu yang akan datang itu kekuatanya lumayan dari pada yang ada di vila Chandra mas” kata Indah dengan cemas


“Lha kamu tau dari mana Ndah kalau ada yang akan datang kesini malam ini?” tanya Dogel

__ADS_1


“Indah punya teman disini mas, teman Indah itu pernah ada di Waji sana, dia bilang akan ada yang akan datang malam ini dengan kekuatan yang lumayan mas”


“Ya sudah lah, kita hadapi dengan senyuman saja lah anak-anak. Kita hanya bisa berusaha dan berdoa sebaik mungkin dengan apa yang kita punyai disini nak Indah” kata pak Tembol setengah putus asa


Kucing mbak Bashi hanya diam duduk di meja tamu dengan mata yang bulat dan telinga yang tegak berdiri, sepertinya dia sedang menunggu sesuatu yang akan datang.


Sudah satu jam lebih dari Indah yang melaporkan kalau akan ada yang datang malam ini, tapi hingga kini belum ada apapun yang datang, apa mungkin Totok kesasar ya, kok sampai sekarang belum ada yang menampakan wujudnya.


Seperti malam sebelumnya, di depan rumah mbah putri Dogel ini tidak ada seorangpun yang  lewat, tapi memang seperti ini kebiasaan penduduk sini yang mengira rumah mbah Dogel ini memang mengerikan, sehingga mereka tidak berani lewat sini lebih dari jam 22.00.


“Anak-anak, kenapa dari tadi kalian kok diam saja, ayo kita ngobrol-ngobrol, jangan anggap hal ini adalah akhir dari kalian semua” kata pak Tembol


“Tegang dan tentu saja takut pak, wong waktu kita di vila Chandra aja ngeri kok pak, lha ini kata Indah lebih ngeri dari pada waktu di vila Chandra pak  heheheh” Jawab ku


“Sudah santai saja nak Petro, saya dulu lebih mengerikan dari ini nak, tapi setelah dijalani ya akhirnya  semua bisa diselesaikan kok nak” jawab pak Tembol


Pukul 24.00 belum ada juga yang terjadi disini, kami semua tetap diam, hening, dan berusaha mendengarkan suara apapun di sekitar sini.


Pukul 01.00 ada suara desisan di luar, atau di depan rumah. Mbak Bashi tetap diam, dia belum bereaksi sama sekali.


“Keliatanya ini maca perang dingin rek, mereka mengetes sejauh mana kita bisa menunggu mereka datang hehehe” kata Blewah yang dari tadi sedang asik ngobrol bersama Mirah


“Bagaimana nak indah, apakah dia akan datang sebentar lagi atau bagaimana?”  tanya pak Tembol mungkin sudah tidak sabar dengan keadaan ini


“Harusnya sudah ada di depan pagar rumah ini, karena Indah sudah bisa merasakan adanya energi yang dimiliki Totok. Bahkan Mbak Bashipun dari tadi sudah siaga pak, tapi belum muncul juga dia pak” jawab Indah


Aku ini dasarnya bukan orang yang sabaran, jadi aku iseng berdiri dari tempatku duduk tadi dan menuju ke jendela rumah untuk melihat bagaimana keadaan di depan rumah kalau jam segini.


Ketika kusibakan gorden yang menutupi jendela, pemandangan yang benar-benar asing terlihat ada di depan pagar rumah. Di depan rumah harusnya ada rumah bu Puji dan tetangga lainnya, tetapi yang nampak di depan bukan rumah bu Puji dan tetangga lainya.


“Eh rek, coba kalian lihat sini, mungkin kita memang sudah masuk di dalam permainan Totok”


Pak Tembol, Dogel, Blewah melihat ke luar jendela. Dan memang benar, diluar sudah tidak nampak rumah bu Puji lagi, yang nampak di depan pagar rumah ini sekarang hanya bayangan putih semacam kabut yang mengambang.


Dan yang mengerikan bukan hanya kabutnya, karena ketika kabut itu kadang sedang menipis yang diluar itu adalah kegelapan dan kadang terlihat hutan dan area pemakaman tua, pemakaman tua yang tidak terawat sama sekali.


Sedangkan di antara barisan batu nisan yang acak dan besar-besar dan pecah itu kadang terlihat semacam asap putih yang keluar dari sela-sela batu nisan. Asap itu manyembur ke atas dan kemudian hilang bersama kabut tipis yang masih menyelimuti area di depan pagar rumah.

__ADS_1


"Apalagi yang sedang dilakukan Totok ini, kenapa dia ajak kita ke perkuburan kuno di tengah hutan dan apa maskud dari semua ini” gumam pak Tembol


“Tetapi asap dan kabut itu tidak bisa masuk ke pekarangan atau halaman rumah ini pak, kabut tipis itu hanya ada di luar pagar rumah, tapi apa yang kita lihat itu pak, kenapa ada visualisasi kuburan tua dan hutan ya pak?” tanya Dogel


“Mungkin Totok atau Rochman ingin melihatkan kepada kita keadaan disini pada jaman dulu adalah perkuburan tua nak, tapi ndak mungkin ah, wong kawasan ini setahu saya dulu adalah perkampungan kok” kata pak Tembol


“Kecuali di vila putih, disana jaman dulu adalah makam tua, kawasan makam milik Soebroto” lanjut pak Tembol


“Nak Indah, keadaan luar rumah ini bagian belakang dan samping bagaimana, apakah masih aman seperti di dalam sini?” tanya pak Tembol


“Aman pak, pertahanan rumah ini mamang luar biasa pak, mbak Bhasi saja dari tadi hanya duduk dan pandanganya ke luar terus pak, seolah-olah tidak akan terjadi apa-apa dengan rumah ini pak” jawab Indah


“Tapi apa yang ingin disampaikan oleh Totok dengan visualisasi kuburan kuno itu ya, dan asap yang luar dari kuburan itu kalau tidak salah kan arwah  yang keluar ya nak Indah?” tanya pak Tembol


“Iya pak, dan sebentar lagi asap yang keluar itu akan menjadi sesuatu yang menyeramkan pak, asap-asap itu akan terus keluar hingga akan berubah wujud menjadi poci dan sejenisnya pak” jawab Indah


Ketika kami sedang memperhatikan yang ada di luar tiba-tiba di luar paggar ada seseorang yang datang, orang itu berwajah  hitam legam, tetapi kayaknya pak Tembol mengenali wajah itu.


“Itu Rochman, dia datang dengan wujud aslinya ketika dia kami bakar dan musnahkan di masa lalu. Saya ada rencana untuk keluar ke sana nak, akan saya tanyakan apa maunya dia. Kalian tolong lindungi saya ya” kata pak Tembol yang nekat akan menemui Totok atau Rochman


“Jangan pak, apa tidak bahaya kalau bapak keluar ke sana pak” cegah Dogel


“Tidak nak, saya hanya di teras rumah saja nak, saya harus bicara sama dia untuk menanyakan apa maksud dari dia untuk mengambil nyawa tiga teman perempuan kita nak” jawab pak Tembol


“Saya yakin dengan pertahanan rumah ini nak, saya yakin totok dan suruhanya tidak akan bissa menembus pertahanan rumah ini nak” kata pak Tembol lagi


“Oh iya, tolong tengokkan dulu yang ada di dalam kamar ketiga teman kita itu, apakah mereka masih tidur atau  bagaimana” suruh pak Tembol


“Apa ndak di bangunkan saja pak, biar mereka juga dengar apa yang dikatakan Totok pak” kata Dogel


“Iya sudah nak, tolong dibangunkan juga saja nak, biar mereka juga dengar apa yang dimaui oleh Totok” jawab pak Tembol


Indah masuk ke dalam kamar ketiga perempuan  yang sedang tidur itu, ndak tau bagaimana cara Indah untuk membangunkan ketiganya, pokoknya sekarang ketiganya sudah ada di ruang tamu untuk mendengarkan apa yang akan dibicarakan antar pak Tembol dan Totok.


“Kalian bertiga diam dan dengarkan apa yang akan saya dan Totok bicarakan anak-anak, dan nak Dogel, nak Blewah tolong backup saya kalau nanti ada serangan dari suruhan Totok itu ya nak” kata pak Tembol


Kemudian pak Tembol berjalan menuju ke pintu yang menghubungkan ruang tamu dan teras rumah, dia sangat berani dengan mengajak bicara setan yang sedang menuggu di depan pagar rumah ini.  Dia berani mungkin dia sudah terbiasa menghadapi hal seperti ini dengan anak-anak Sutopo Kingdom yang sampai

__ADS_1


sekarang belum ditemukan.


__ADS_2