INDAH LAMINATINGRUM

INDAH LAMINATINGRUM
BAB 122 (APA YANG SEBENARNYA MEREKA LAKUKAN )


__ADS_3

"Teriakan Indah kerasa sekali, telingaku sampek berdengung c*k, apa mereka akan dengar teriakan Indah mas Eko" aku merasa ketakutan, karena teriakan Indah bisa saja mengakibatkan perubahan yang ada disana


"Tenang saja Mas, itu cuma proyeksi saja, tetapi ingat apa yang saya katakan, yang namanya Ghaib itu yang mustahil bisa saja menjadi kenyataan"


Tapi sialnya mereka yang di teras itu ada yang mendengar teriakan Indah, tetapi mereka tidak tau siapa yang teriak, tetapi  ada satu orang yang sedikit tersenyum setelah Indah teriak. Dia adalah Ali.


"Kok satu orang itu bisa tersenyum seolah olah dia tau mas Eko?" tanya Indah


"Dia mempunyai Frekwensi yang sama dengan mbak Indah, mbak Indah tadi teriak itu melontarkan frekwensi kepada mereka, kalau frekwensi yang mbak Indah teriakan itu terbaca oleh frekwensi mereka, maka mereka akan merasakan kehadiran sesuatu atau mendengar sesuatu"


"Mereka bisa saja mendengar, tetapi hanya mendengar suara pelan seperti suara bisikan saja, tidak sekeras teriakan tadi yang sempat membuat telinga saya juga sedikit budek mbak heheheh"


 "Tetapi satu hal, mereka semua tidak akan bisa melihat kita, karena membutuhkan energy yang sangat besar agar Frekwesi yang dikirim oleh tubuh kita bisa terbaca oleh frekwensi mereka yang berada di lintas waktu ini"


"Tapi itu kan hanya gambaran atau proyeksi dari suatu kejadian mas, apa mungkin mereka bisa dengar dengan teriakan saya?" tanya Indah yang keliatanya masih ndak mudeng


"Ya tadi itu mbak Indah, kita kalau berdebat dengan masalah ghaib tidak akan ada habisnya, otak kita terbatas daya pikirnya, tetapi kelakuan alam dan ghaib itu tak terbatas heheheh"


"Tapi dia tidak bisa melihat kamu mbak Indah, dia hanya bisa membaca frekwensi yang dilontarkan mbah Indah, dan anak itu mempunyai kelebihan dari pada yang lain"


"Jadi sesuai dengan penjelasan saya tadi, kejadian terjeleknya kita akan telihat seperti hantu bagi mereka. Dan ingat sekali lagi, tidak ada yang tidak mungkin bagi ghaib hehehe"


"Kadang saya dan abah Fuad sempat punya pikiran, kalau ada orang yang bisa menebak angka togel ,atau orang itu bisa meramal sesuatu, atau orang itu bisa tau masa lalu dan masa depan orang, bisa saja mereka mempunyai teman seperti ini"


"Mereka sudah bisa menyatukan antar Frekwensinya, sehingga mereka bisa bercakap-cakap seperti manusia normal biasa hehehe" kata Eko dengan ketawa gilanya


Setelah kejadian tadi, ternyata mereka yang ada diteras semua pada masuk ke dalam, teras vila menjadi sepi  dan akhirnya proyeksi itu tidak nampak lagi.


"Mereka sudah hilang, tapi kenapa keadaan disini tetap gelap mas?" tanya Glewo

__ADS_1


"Yah itu saya tidak tau mas, semoga tidak ada yang aneh-aneh lagi didepan sana mas, pokoknya kita jalan sesuai dengan area dan tidak menyimpang, inshaalah tidak akan terjadi apa-apa lagi"


Kami meneruskan jalan ke bagian samping vila dan menuju ke arah belakang dimana panggung musik  acara  sutopo ditingalkan begitu saja dengan peralatan musik yang masih tergeletak disana.


"Eh mas Eko, disini kapan hari itu kami tiba-tiba melihat kabut abu-abu pekat yang kemudian di dalamnya juga ada proyeksi beberapa teman kami yang sedang naik sebuah dokar, dan keliatan dari pakaian mereka, mereka ada di jaman dahulu" kata Glewo


"Iya mas, itu ndak papa, pokoknya jangan sampai proyeksi itu berubah karena suatu hal, karena proyeksi itu merupakan keadaan mereka sebenarnya, atau sesuatu yang sedang terjadi dengan mereka mas" jawab Eko


Suasana yang gelap sudah mulai berubah menjadi temaram lagi, dan sekarang kami sudah ada di belakang vila, di depan panggung yang ditinggalkan dengan keadaan yang apa adanya.


"Wuiik Gel, alat musiknya gak diringkesi rek, ayo kita ringkesi Gel, lumayan oleh drum dan gitar rek" kata Blewah yang mbedunduk bicara.


"Hmmm disini pernah terjadi sesuatu mas, tetapi sebagian besar mereka pergi menyelamatkan diri, coba kalian rasakan menggunakan indera kalian, pasti kalian tidak akan menemukan teman-teman kalian. Tapi...tapi saya bisa merasakan ada 10 orang yang masih terkurung disini"


Aku coba apa yang disuruh oleh mas Eko, dan memang benar aku bisa merasakan kesunyian disini, tidak ada satupun demit atau hantu atau ghaib yang ada disini, tetapi aku bisa merasakan  9 atau 10 energi orang yang


masih ada disekitar sini.


"Susah, benar kata abah Fuad, mereka ada disini tapi tidak ada disini. Jadi kesimpulan saya, mereka itu ada di sebuah masa dimana mereka sedang melakukan sebuah aksi, sehingga mereka sampai sekarang masih hidup"


"Kalau mereka


tidak melakukan sebuah aksi, pasti mereka akan mati. Tidak mudah berada di


sebuah masa dalam keadaan hidup tanpa melakukan apa-apa dan atau tidak ada yang


membantu mereka"


"Lebih baik kita tunggu lagi hingga ada  proyeksi tambahan atau lebih baik lagi apabila ada kabut yang seperti kalian biacarakan itu" jawab Eko

__ADS_1


Ngeri Eko ini, dia benar-benar serius untuk menemukan teman kami, padahal apa yang dia katakan tentang keberadaan teman kami itu jelas tidak masuk akal.


"Eh mas, apa mungkin mereka dalam perjalanan waktu ke sebuah jaman?" tanya Glewo


"Lhaaa itu maksud saya, mereka sedang ada di sebuah jaman. Eh kalau saya urutkan dari apa yang kalian ceritakan dari penampakan atau proyeksi itu, ditambah dengan yang barusan kita lihat. Teman kalian ada di suatu jaman yang benar-benar berbeda dengan dengan jaman  kita"


"Mereka ada dijaman dahulu, kemungkinan itu merupakan sebuah hukuman atas apa yang mereka lakukan di vila ini mas Wo, tadi kita lihat kan salah satu dari mereka kesurupan dan sedang berusaha menggoyang teman satunya hehehe"


"Saya yakin mas, kemungkian seperti itu, mereka mendapat hukuman dengan melakukan sutu hal di masa lalu akibat dari tindakan yang dia lakukan disini, nah apa yang mereka lakukan itu yang kita tidak tau mas, dan hukuman apa yang dia dapatkan itu juga kita tidak tau" kata Eko lagi


"Ayo kita lanjutkan dengan masuk ke dalam vila" ajak Eko kemudian


Suasana temaran yang tadi menyelimuti area ini mendadak berubah terang benderang normal kembali seperti waktu tadi kami dataang kesini.


"Sebenarnya apa yang sudah terjadi disini mas Eko, dan apakah yang hilang itu hanya 10 teman kami saja atau juga ada lainya?" tanya Glewo


"Disini sudah tidak ada nyawa yang hidup sama sekali, berarti mereka sudah tidak ada disini selain yang 8 orang lagi , eh tidak ada 9 orang dan satu orang tua, jadi yagn laki-laki remaja ada 8, kemudian perempuan dan satu lagi laki-laki tua" kta Eko sambil memejamkan mata


"Kamu bisa perkirakan siapa saja yang terperangkap disini apa ndak Wo?"


"Aku ndak tau Gel, pokoke yang jelas waktu kita dilihatkan proyeksi itu ada Broni, Ukik, Tifano, sedangkan yang tadi itu ketambahan Ali, Dani, Gilank, yang kesurupan Wildan dan yang pingsang Ibor, ada juga Koala. Pokoke yang sudah dilihatkan ke kita ya itu saja.


"Oh kita kan sempat nemu kalung yang ada inisial N nya, lha itu siapa lagi rek, mosok ada perempuannya disini? Atau jangan-jangan mereka ndatangkan perempuan pemuas napsu hihihihi, akbatnya penghuni vila ini marah? Apa gitu ya ceritanya rek?


"Lha lalu siapa lagi orang tua itu, mosok mereka juga ajak bapak-bapak kesini rek, atau jangan-jangan bapak-bapak itu adalah germo yang datangkan perempuan pemuas bagi mereka rek hehehe?" Kata Blewah


“Ngawur ae omonganmu Wah, bisa jadi orang tua itu yang membantu mereka di masa iku, tau bisa jadi orang tua itu adalah sound man yang ngatur spiker waktu mereka konser disini” jawab Glewo


“Lha terus tadi ada kodew rek  heheheh siapa kodew iku? Tanya Blewah lagi

__ADS_1


“Mungkin mereka sewa banci Wah, banci gak sengaja mereka temukan di Gebang heheheheh” jawab Glewo tambah ngawur


__ADS_2