
“Dia bilang sedang dalam bahaya, dan kita diminta datang, tapi ndak bilang dimana posisinya nak. Lalu kita harus bagaimana nak?” tanya pak Tembol
“Sebentar saya telponya dia pak”
Aku coba beberapa kali menghubungi Novi tetapi telepon yang anda tuju tidak aktif, jadi lebih baik aku sms saja dia.
“Pak Teleponnya Novi tidak aktif, tapi tadi sudah saya kirim Sms pak, sekarang tinggal tunggu jawaban dari dia saja pak. Mungkin dia sedang ada di daerah yang sinyalnya dalam kondisi jelek pak”
“Ya sudah nak, kita tunggu saja dia. Sementara menunggu jawaban dari Novi, apa yang bisa kita perbuat nak. Saya sampai saat ini masih kepikiran tentang nak Blewah ini, dia sampai sekarang masih belum bangun juga”
“Atau bagaimana kalau saya cari yang namanya Bawok pak, dia kan teman dekat dari Mirah pak. Coba sekarang saya carinya bawok pak, siapa tau dia bisa bantu kita untuk cari Mirah dan Blewah pak, dan Sinank nang juga pak”
“Dimana nak Ngot akan cari yang namanya nggilani itu nak hehehe. Bagi saya Bawok itu artinya ndak bagus nak, saru nak!. Tapi kalau memang namanya dia itu, ya sudah nak, apa boleh buat nak heheheh. Oh iya dimana nanti nak Ngot akan cari yang namanya Kowab atau Bawok itu nak?” tanya pak Tembol
“Akan saya tanya-tanya dengan demit yang ada di sekitar sini pak, siapa tau dia ngerti dimana Bawok berada” kata Ngot
“Eh gak usah Ngot heheheh kita kan punya penjaga rumah ini yang juga berasal dari hotel waji, dia dulu anak buah Totok yang berhasil kukalahkan waktu aku masih sakti heheheh. Namanya Asyuu!. Syiluman asyuuu hahahah” sela Dogel tiba-tiba
“Dia dulu kusuruh tinggal disebelah, tapi lama ndak tak urusi dia Ngot, ndak tau apa dia masih ada disebelah atau tidak. Soale dia itu siluman asu yang berbahaya” kata Dogel
“Lheee anjeng hitam itu peli haraanmu ta Gel?” tanya Ngot dengan heran
“Iya Ngot, kenapa?”
“Tadi aku hampir aja dicokot, aku diusir sama dia, dipikir aku golongane yang akan bikin kamu susah Gel. Dia memang ada disebelah situ, dan selalu mondar mandir di rumah sebelah. Kalau dia memang punyakmu, kenapa dia ndak mau bantu ketika Totok nyerang kita Gel?” tanya Ngot
“Wah hahahah aku yo gak tau Ngot, mungkin dia ndak ada disana waktu itu. Kita kan waktu itu ada di masa lalu, belum ada asyu syiluman kan heheheh” jawab Dogel
“Coba aku panggil dia dulu sih rek, siapa tau dia masih ingat sama aku” kata Dogel yang sekarang menuju ke teras rumah. Kemudian Dogel memanggil nama ASYU SYILUMAN… nama yang ngawur pol notok njedog pokoke
“Lhe Gel, siapa yang mau kamu panggil itu?”
“Ada siluman anjeng yang dulu ada hubunganya dengan kematian mbah Joyo Tro, setelah dia sadar, kemudian dia ikut kita dan sekarang aku suruh dia tinggal di rumah sebelah iku Tro.” Jawab Dogel
SYUUUU…ASYUUUU KAMU DIMANA SYUUUU….!!!” Teriak Dogel ke arah sebelah rumah yang harusnya ada penghuninya itu
__ADS_1
Ndak lama kemudian aku bisa lihat sebuah bayangan hitam yang sangat besar, bayangn yang berbentuk anjeng yang berasal dari rumah sebelah. Bayangan anjeng hitam itu kemudian diam di depan Dogel yang ada teras rumah.
“Cak…. Kok lama ndak keliatan sih Cak, kemana saja, tak pikir sampeyan sudah ndak disini lagi” kata bayangan besar dengan suara yang nyaris terdengar seperti menggonggong itu
“Aku muter-muter Syu! Gara-gara Totok itu aku masuk ke masa lalu, tapi untungnya aku bisa balik ke masa ini lagi” jawab Dogel
“Oh iya Syu, selama kutinggal ke masa lalu, rumah ini gimana, apa ada yang berusaha masuk dan menerobos rumah ini lagi?” tanya Dogel pada Asyu. Bukan Asyumirah lho ya. Kalau ini memang benar-bener asyu alias anjeng
“Ndak ada apa-apa, sepi malahan cak, saya sampai bosan karena tidak ada yang bisa saya kerjakan cak. Gimana cak apakah ada tugas untuk anjeng tua macam saya ini cak?” tanya asyuuu syiluman
“Gini Syu, temanku Blewah sekarang arwahnya ndak tau dimana, dia hilang setelah melawan Totok di masa lalu, dia bersama dengan yang bernama Sinank nang” kata Dogel
“Nah, sekarang saya bingung, bagaimana caranya mencari teman saya yang bernama Blewah itu syu, eh apa kamu bisa bantu untuk mencari teman kami itu Syu?”” kata Dogel lagi
“Atau gini aja Syu, Teman kami Blewah itu kan selalu bersama Mirah, apa kamu bisa panggilkan Bawok yang ada di Waji, agar dia yang mencari Mirah dan teman kami Blewah syu?” tanya Dogel
“Hmm Bawok sudah tidak ada di Waji cak, dia sekarang sedang mengikuti mereka yang pernah menghancurkan bayi bakal Totok di Waji cak, Bawok sekarang ada di sekitar vila putih sana. Hmm saya coba telusuri saja lah cak dari pada nganggur disini, siapa tau temanmu terjebak disekitar dimensi waktu antara sekarang dan masa lalu” jawab Asyu
“Kok kamu bisa bilang dia sedang terjebak di dimensi waktu?” tanya Dogel dengan wajah serius
“Setahu saya untuk kembali dari dimensi waktu harus ada yang mengajaknya. Tapi saya perlu waktu untuk mencari mereka cak” kata Asyu lagi
“Wis terserah kamu Syu, karena yang bisa masuk ke alam ghaib dan punya kekuatan kan kamu Syu, sedangkan teman saya yang tadi sempat kamu usir kan hanya hantu biasa, jadi dia gak berani cari teman kami Syu” kata Dogel
“Hehehehe, tadi saya tidak tau cak, saya pikir dia juga orang-orang yang suka mengacau itu, tapi itu di dalam sepertinya saya lihat orang yang pernah bikin masalah dengan rumah ini, apakah dia sudah menyadari kesalahanya cak?” tanya Asyu
“Iya dia sudah sadar Syu, sekarang dia ada di pihak kita Syu. Ya asudahlah, tolong bantu kami untuk mencari teman kami yang hilang itu ya Syu” kata Dogel
“Apa gini saja cak, bagaimana kalau temanmu yang hantu itu ikut dengan saya, bantu untuk menarik temanmu yang hilang itu apabila sudah saya dapatkan posisinya cak?” tanya Asyu
“Atau begini sajalah, biar saya dulu saja yang pergi mencari temanmu, apabila saya sudah menemukanya, saya butuh bantuan teman hantumu untuk menarik temanmu yang terjebak di dimensi itu” kata Asyu yang kemudian pergi meninggalan rumah ini tanpa pamit
“Ohhh dasar Asyu ya tetap asu! Minggat kok gak ngomong ngomong” omel Dogel
Kami kembali lagi ke dalam rumah setelah Asyu minggat dari teras rumah ini, hari sudah menjelang sore, tapi kami bingung harus apa dengan keadaan yang tidak jelas ini.
__ADS_1
“Nak Petro, apa tidak ada pesan dari Novi lagi nak?” tanya pak Tembol
“Oh iya pak, saya lupa lihat ponsel, kebetulan ponsel saya sedang saya matikan, karena sedang charges di dalam kamar, bentar pak saya lihatnya dulu”
Ketika kunyalakan ponselku ternyata ada pesan Sms lagi yang masuk dari Novi, kemudian kuberikan ponsel ini kepada pak Tembol agar dia tau apa yang ditulis Novi.
“Hmm ternyata mereka saat ini tidak jauh dari Mjkt nak, mereka ada di sekitar 20 km an dari sini, dan sedang bersama dengan pak Handoko dan juru kunci makam. Sebenarnya apa yang sedang mereka kerjakan, kenapa mereka ada disekitar sini?” gumam pak Tembol
“Ehmm nak Petro, apa bisa hubungi Novi nak, saya ingin bicara dengan dia, karena kelihatanya mereka sedang ada masalah disana nak” kata pak Tembol
Kucoba untuk hubungi Novi beberapa kali, dan ternyata tersambung. Kemudian kuberikan ponsel ini kepada pak Tembol
“Sudah tersambung pak, semoga Novi bisa ngobrol dengan bapak”
Nada panggil yang ada di ponsel ini terus-menerus memanggil, tetapi Novi belum menjawab panggilan telepon ini juga sampai nada panggil itu terputus.
“Yah mungkin mereka sedang sibuk dengan masalah mereka sendiri nak, biarkan dulu saja nak, atau begini saja nak, tolong smskan alamat rumah ini kepada Novi, dan bilang apabila masalah dia sudah selesai dan apabila mereka tidak keberatan, kita bisa ketemuan disini saja nak”
“Lho bukanya pak Tembol curiga dengan yang bernama Handoko itu, lha kenapa kok bapak mengundang mereka semua kesini pak?”
“Saya rasa sekarang yang bernama Handoko itu tidak berbahaya lagi nak, ndak tau bagaimana saya tidak bisa menjelaskanya kalau dia sudah tidak bebahaya lagi. Pada intinya dia sudah tidak mencurigakan lagi” kata pak Tembol
“Pak Tembol, apakah masalah kami ini sudah selesai pak?” tanya Chandra tiba-tiba
“Huufff begini nak penjelasanya. Kalian bermasalah dengan Totok itu kan di masa lalu nak, dan Inshallah di masa lalu itu kalian sudah tidak ada masalah lagi, karena kemungkinan besar Totok sudah bisa dikalahkan oleh nak Nang dan nak Blewah”
“Saya bisa bilang kalian sudah aman di masa lalu, indikasinya kalian sekarang bersama kami di masa depan kan, tetapi di masa ini kita tidak tau apa yang sedang terjadi lagi, karena dimasa ini Totok sedang bermasalah dengan anak-anak Sutopo”
“Apabila Totok sudah dibunuh di masa lalu, harusnya di masa ini keadaan sudah tenang kan, nah itu yang saya ragu nak, apakah sudah tenang atau tidak. Karena kita tau Totok atau Rochman pada jaman penjajahan dulu kan sudah kami binasakan, ternyata dia hidup lagi di masa kalian KKN kan” jelas pak Tembol
“Kuncinya adalah nak Blewah dan nak Sinank nang, mereka yang bisa jelaskan bagaimana kondisi Totok saat ini, karena mereka berdua yang berinteraksi dengan Totok kan nak. Jadi paling baik itu kita tunggu kabar dari Asyu saja nak” kata pak Tembol lagi
Ketika kami sedang ngobrol, tiba-tiba telepon ku berdering, tapi ini bukan nomor Novi, atau jangan-jangan nomor anak-anak sutopo lainya mungkin, jadi lebih baik kujawab saja panggilan telepon ini.
“Selamat siaaang bapak, saya Nindi dari bank Pertama ingin memberikan penawaran kredit tanpa agunan kepada bapak, kalau boleh Nindi minta waktunya sebentar bapak”
__ADS_1
YEMBOOOT!