
Beberapa anak muda bertampang preman itu semakin dekat dengan kami yang ada di parkiran toko kalau aku hitung mereka ada sekitar lima orang.
Mereka berjalan sambil ngobrol, jarak kami dengan mereka hanya beberapa meter saja , kemudian salah satu dari mereka yang lengannya penuh tato melihat ke arah kami.
Dia berbicara dengan teman lainya, kemudian mereka menghampiri kami yang sedang santai tanpa ada beban, kalaupun preman itu akan memalak kami ya monggo, karena kami tidak mempunyai uang hahahh.
“Eh ini mas Glewo dan mas Dogel” tanya laki-laki yang lenganya penuh tato”
“Iya benar mas, sampeyan siapa mas, kok ngerti dogel dan Glewo “ tanya Glewo kepada yang lengannya penuh tato
“Aku Broni mas, Broni Jombang. Kita kan anggota Sutopo kindom mas hahahah” kata Broni dengan wajah gembira sambil merangkul dan menyalami kami
“Sutopo fest pertama Jombang , kedua Jogja. Di Jombang kalian full team datang mas, sampeyan lali ta mas” tanya yang bernama Kris
“Ohhh iyo inget inget mas hahaha, hampir lupa aku mas” jawab Glewo
“Iku Ukik, sebelah Ukik Tifano anak malang, yang satunya itu haris Jombang mas” kata Broni
“Lha sampeyan ada di Mjkt ngapain mas heheh pakek kaos pink sisan heheheh” tanya Tifano
“Aku sama Glewo kerja nang kene rek, jaga toko, timbang gak ada kerjaan. Lha kalian ngapain malam-malam sobo Mjkt?”
“Kris kan orang sini mas, kami dolan ke tempat Kris, mau bahas acara Sutopo fest ke 3 yang rencananya diadakan di vila daerah Prigen mas”
“Ayo mas Bluekhutuq Ikut mas, koyok fest pertama dan kedua heheheh” kata Ukik
“Aku iki bolak balik hubungi hp sampeyan , mau tak ajak bikin acara Sutopo fest ke tiga ini, tapi hp sampeyan ndak bisa dihubungi mas” kata Broni
“Oh iyo ..aku ganti nomer rek, eeh iki kalian mau kemana? Nek gak ada tujuane mending melok aku moleh nang Mb1, gimana?” tanyaku
“Soale ada yang mau kita bicarakan sama kalian rek, rodok penting iki, yekopo gelem gak setelah ini ke rumahku?”
“Yo wis mas, ayo wis kita dolan sekalian mas, soale juga kita ini ndak ada tujuan, Cuma pingin cari angin tok, lha wong di ruman Kris yo gak enak, soale ada anaknya yang sik cilik mas” kata Ukik
“Sik ya tunggu bosku teko sik, bar iki deke datang kok, nanti kita sama-sama ke rumahku, tapi aku bawa becak lho rek, hehehh” kata Glewo
“Dirumah ada Blewah kok, kita bertiga ada di sini heheheh”
__ADS_1
“Wah asik iki ,bisa ngobrol-ngobrol nek gitu, yang gak ada mas Petro sama Ngot ya mas?” tanya Ukik
“Iya petro ada di kota S, dan Ngot eh sudah meninggal kemarin. Terus terang kita butuh bantuan kalian rek”
Belum selesai ngomong, tiba-tiba ada sinar lampu mobil, ternyata itu Totok dan bejo, mereka turun dari mobil dengan pandangan curiga melihat ada beberapa anak punk yang sedang ada di parkiran toko mereka.
“Mas Agus, mas Glewo sini sebentar” panggil Totok
Kami hampiri kedua bos kami yang berjarak sekitar sepuluh meter dari mereka, keliatanya Totok takut lihat ada lima anak punk yang sedang ada disini.
“Ada apa mas Totok” tanya ku dengan senyum
“ituuuu... siapa mereka mas, kok ada disini . Apa mereka minta uang kepada kalian berdua” tanya Totok yang tetap melihat ke arah lima teman kami
“Ohhh itu mereka teman kalian berdua, tapi gak papakan mas, gak bikin onarkan, akunya takut kalau mereka nanti malak disini mas” kata Totok
“Nggak mas Tok, mereka itu seniman, pemusik, dan pemrakarsa aksi-aksi sosial, mereka bukan anak punk yang suka ngegembel di pinggir jalan sambil nggandol truk, mabok gak karuan, dan ngamen” jawabku
“Ya udah mas Tok, hasil rekapan ada di atas meja ruangan, kami mau balik dulu mas, soalnya besok pagi kami akan mbecak mas”
“Ough makasi ya mas Aguskuu, seandainyaaa mas Agus bisa akunya peyuk hhmmpp” kata totok dengan endelnya
Kami sudah ada di halaman rumah mbahku, karena kita sekarang bertujuh akhirnya kami duduk dan klesetan di ruang tamu.
“Kalau ada yang butuh kopi, sana bikino sendiri rek. Kalau bisa bikin satu ceret sekalian rek” kata Dogel
“Mas Blewah rek, aku kangen heheheh, sampeyan Idolaku mas, terakhir ketemu kita di Jogja mas, waktu itu sampeyan mabuk berat dan tidur di emper jalan mas hahahha” kata Tifano
Setelah berbasa basi mengingat acara musik yang diadakan setahun lalu yang cukup heboh, akhirnya Dogel menjelaskan kenapa kita ada disini.
Semua orang terdiam, setelah Dogel bercerita tentang masalah lagu kami , kematian Ngot dan kelicikan Petro.
“Jadi sepurane rek, jangan ada yang aplod di sosial media kalau kalian bertemu kami diisini, karena kami disini dalam rangka mencari penyebab kenapa lagu kami menyebabkan kematian”
“aku ya pernah dengar masalah ada orang yang mati karena lagu dari band sampeyan mas, tapi tak pikir itu hanya Hox aja mas, tenyata betulan terjadi ya mas” kata Ukik
“Iya terjadi, sekarang kami dikejar kejar orang suruhan mereka dan akhirnya kami ada disini, alhamdulillah mereka belum bisa menemukan kami disini, kecuali Pertro kalau mulai buka suara hehehe”
__ADS_1
“Susah juga mas, karena hal ini menyangkut hal-hal ghaib, kecuali tidak menyangkut hal gahib mungkin kita bisa menolong sampean mas” kata Kris
“lha kami mencari uang disini dengan cara narik bentor dari pagi hingga sore hari, itu si Blewah yang narik, sedangkan kalau malam saya dan Glewo jadi penjaga toko yang tadi itu.” Jawab Glewo
“Yang mengerikan adalah teman kami Ngot meninggal dengan aneh, disebabkan karena tabrak lari yang sampai sampai saat ini belum ketemu siapa yang telah menabrak teman kami itu”
“Terus rencananya mas Dogel ini apa mas, maksud saya apa yang akan mas Dogel lakukan untuk menemukan mereka yang sudah membuat lagu ngerap ini menjadi mengerikan mas” tanya Kris
“Kita sekarang sembunyi dulu nunggu agar keadaan kondusif dulu, baru kemudian kita cari ndak tau gimana caranya lah, pokoknya semua harus selesai dengan tuntas” jawabku
“Hmmm mas, aku punya paklik disini, dia orang pintar, istilahnya dukun gitu mas heheh, biasanya orang-orang desa minta bantuan ke pakLik ku ini mas” kata Kris yang tubuhnya penuh tato itu
“Hehehe masalahe itu kita ndak ada dana untuk membayarnya mas, kalau untuk makan, ngopi dan rokokan sik ada ,tapi nek buat bayar orang pinter ya maaf mas , belum ada dananya” jawab Blewah
“Jajal mas, nanti aku tak tanya Lik ku, apa dia bisa bantu dengan gratisan heheheh” kata kris
“Ayo wis , sekarang kita bahas acara band-band rek” kataku agar suasana tidak menjadi kaku
“Rencana ada Sutopo Fest ke tiga mas, kita sewa vila selama tiga hari mas heheheh” cerita Ukik
“Lha sing bayar vila sopo rek, vila kan gak murah lho , sehari yang dua kamar ae bisa satu jutaaan , belum sewa alat musiknya rek” kata ku
“Vilanya itu milik sodaranya Broni mas, jadi gratisan heheheh, lha nek sewa alatnya nanti kita bisa patungan mas, gimana Bluekuthuq bisa ikut main ndak mas” tanya Kris
“Kita kepingin ikut mas, tetapi nanti kalau nanti vila itu diserbu anak buah jutawan kaya Wan Samer yang ingin nyawa kami, gimana mas?” jawab Glewo
“Itu acara kalian nanti malah rusuh mas, apalagi sekarang kami sedang krisis personil , Ngot sudah meninggal, Petro mulai berpindah hati kepada musuh kita”
“Kapan sih acara kalian itu nanti rek” tanya Blewah
“Mungkin minggu depan mas, Wildan sudah woro-woro di grup. Gilank siap tato separuh harga separuh tato , full harga full tato hahahaahh “jawab Kris
“Ibor juga datang dari bali nanti mas, dia kataya ndak ngajak Istrinya, dia mau datang sendirian”
Ali dan rombongan dari jakarta juga akan hadir mas, kayak biasanya dia datang naik mobil rame-rame, trus Dani juga datang. Pokoke yang akan hadir sekitar tiga puluh orangan mas”
Broni menceritakan siapa saja yang akan datang ke acara musik yang akan diadakan di sebuah vila dikaki gunung, pastinya disana dinding lah heheheh.
__ADS_1
Malam in kami ndka tidur blas, Indah sedang lihatin aku dari kamar belakang, keliatanya ada sesuatu yang ingin dia katakan ke aku.