INDAH LAMINATINGRUM

INDAH LAMINATINGRUM
BAB 9, MENCARI TEMPAT AMAN DULU


__ADS_3

“Indah mati dicekik mas , kemudian setelah mati , tubuh indah dibuang ke ilalang yang ada pinggir sungai besar


 “Posisi tubuh Indah nanti akan Indah kasih tau mas” kata Indah yang mulai bisa akrab dengan kami


“Pokoknya kalau jasad Indah udah kalian temukan, Indah akan bantu mas mas ini , pokoknya Indah akan bantu selesaikan masalah mas  semua ini”


“Lho yak ndak gitu Ndah , cari jasadmu itu ndak semudah itu, kita harus telusuri juga ke pihak-pihak yang bertanggung


jawab, apalagi udah berbulan bulan Ndah” kata Glewo


“Kita saling bantu lah, kami cari jasadmu, kamu bantu kami untuk mencari pokok masalah dari lagu lagu kami"


"Tapi jangan sampai keempat pemuda itu mati gara-gara kamu takut takuti tiap hari”


“Demi Allah mas, bukan Indah yang bikin mereka mati mas, pokoknya setelah Indah datang kepada mereka, kemudian ada memedi yang datang"


"Setelah itu pandangan Indah kabur, tau-tau orang yang Indah datangi sudah dalam keadaan mati”


“Sik bentar Ndah, apa kamu ndak ada dendam sama yang mbunuh kamu ini ta Ndah, kok keliatanya kamu cuma pingin ditemukan jasad kamu aja sih” tanya Blewah


“Dendam sih ada mas, tetapi Indah sudah merelakan mas, ini juga karena kesalahan Indah juga mas, Indah mau aja diajak uklik uklik ihik ihik sama pacar Indah”


“Uklik-uklik ihik ihik itu opo Ndah hihihi, bahasa opo iku “ tanya Glewo


“Pokoknya gitu lah mas, masak Indah harus jelaskan detail mas”


“Hehehe, kan kita ndak tau apa itu uklik uklik ihik ihik Ndah, jelasin secara detil dong Indah” kata Blewah


“Lhooo ntik kita bantu juga ya Indah Gel,


kita bantu indah untuk ketemu pacar diya, setuju ta Gel, iyoaaaa setuju yoooo” lanjut Blewah alias Nanta


“Hihihi kalian ini lucu mas, Indah baru ini bisa ketawa liat mas-mas ini, apalagi mas


Blewah yang cocok jadi setan, benar-benar bahagia Indah mas hihihi”


“Eh kita belum kenalan lho mas, masnya ini siapa aja namanya, nama lengkap Indah adalah INDAH  LANINA NINGRUM” katanya dengan tersenyum


“lhoooo kok ngunu rek, kok mirip sama lagu kita rek, lagu kita yang bikin orang pada bunuh diri itu ada kata kata INDAH LAMINATINGRUM” kata Glewo


Bedanya hanya kalau di lagu di kami namanya laminatingrum, kalau kamu kan laninaningrum.


“Lha mangkanya mas, tiap ada yang nyanyi lagu itu kan nyebut nama Indah, Indah akan datang ke dia mas, kayak mas Agus yang Indah datangi juga”


“Kayaknya kita ini cocok Ndah, yekopo Ndah kamu bisa hidup lagi ndak Ndah?, nantik pacaran sama aku ndah” kata


Blewah yang wajahnya lebih mirip gendruwo dari pada manusia.


“Seandainya bisa hidup lagi mas…Indah ndak mau pacaran sama mas Blewah hihihih, Indah maunya sama mas Agus aja , heheheh"


“Ayo mas cepetan” kata Indah kepada


kami


“Cepetan mau ngapain sih Ndah, udah ndak kuat tah kamu, kan biasanya kalok perempuan itu mintanya yang lama Ndah hehehe” kata Glewo

__ADS_1


“Cepetan mas, karena sebelum subuh preman suruhan akan datang lagi ke rumah ini lagi, ayo cepetan kalian pergi dari sininyaaaa”


“Iki wis jam 03.00 rek , bentar lagi subuh, ayo kita langsung ke terminal ae” kataku


Setelah kami mandi, dan blewah beres beres keperluanya, kami kemudian segera pergi dari kota ini menuju ke terminal bus paling besar di jawa timur.


“Sik…, sik, kita ini mau kemana sakjane rek. Kita mau tinggal dimana, kita mau sembunyi di mana, ojok asal minggat ae dari sini rek, harus ada tujuanya” kata Glewo


"Aku ndak mau mbambung koyok anjal yang ngakune sebagai anak punk itu rek, pokoke jangan sampai kita mirip geladangan rek"


“Kita ke kota Mjkt ae, disana ada rumah kosong, rumah mbahku yang sudah lama meninggal , kita bisa tinggal disana sementara ini”


“Apa kalian mau ke kota Mjkt, waaah plissss temukan jasadku mas, jasadku ada di bawah jembatan lama kota itu mas plissss” kata Indah yang sudah akrab dengan kami


Keliatanya Indah ini adalah perempuan yang supel, dia cantik dan pandai bergaul, bahkan sudah matipun dia masih enak dalam bergaul dengan kami.


“Iya Ndah , nanti akan kami cari jasadmu , pokoknya kamu bantu masalah kami , atau kamu kalau mau bersama aku ya ndak papa Ndah hehehe” kataku


“Lho he lho he, maksudmu opo Gel, kok ada kata-kata bersama aku hee? Sing bener ya bersama kita c*k” sahut Blewah


“Lho Wah, kamu kan banyak teman dari kalangan memedi tooo, ngapain juga kamu minta Indah lagi, aku kan gak ada teman kalangan memedi c*k” jawabku


“Masalahe memedi sing tak kenal itu gak karuan wajahe , ajur jur  ambyaaaar pokoke Gel, lha kalau mbak Indah ini kan cantek sekaleee  wahahaha”


“Ashyuuu opo Wah, wajahmu itu koyok garpu ndak usah cari yang kinclong c*k” jawab Glewo


Ndak terasa angkot yang kami tumpangi sudah sampai di terminal bus antar kota antar provinsi, kemudian kami mencari bus yang jurusan manapun pokoknya melewati kota Mjkt.


Nanti apabila sampai terminal Mjkt kami akan turun dan menuju ke rumah mbahku yang kosong dan kebetulan kunci rumah dititipkan di tetangga depan.


Alamat rumah mbahku kalau ndak salah di sebuah gang yang posisinya di belakang stasiun kereta api kota Mjkt.


Saat ini sudah pukul 04.15 kami dalam perjalanan menuju ke arah kota yang akan kami datangi, terus terang aku bingung apa yang harus aku lakukan di rumah mbahku.


Dan sampai berapa lama kami harus ada di rumah mbahku ini, dan apakah aku harus memberitahu orang tuaku kalau aku ada di kota ini?


Tapi tidaklah, aku ndak mau merepotkan mereka, aku juga ndak mau tau apa yang sedang terjadi dengan orang yang sedang mencariku.


Saat ini yang terpenting adalah kami bertiga plus mbak Indah harus bisa menyelesaikan masalah misteri lagu yang aneh.


Karena nampak nya lagu kami ini ada hubungnya dengan Indah, memang terlihat mudah, tetapi apa ya semudah itu menyelesaikannya?


Bus yang kami tumpangi ini sudah melewati kota K, kedua temanku sudah tidur lelap, tinggal aku dan Indah saja yang masih terjaga.


Tapi apakah hantu juga bisa tidur? Kalau aku sebagai manusia kan wajar ada jam waktu istirahat tidur dan ada jam untuk melek.


“Ndah, kamu ndak tidur ta, apakah hantu bisa tidur?” tanyaku kepada Indah lanina Ningrum


“Alam ku beda dengan kalian mas, yang aku rasakan ini adalah mimpi yang tidak berujung, aku bisa jalan dan bisa bicara dengan mas Agus ini rasanya seperti mimpi” jawabnya


“Jadi susah sekali untuk dikatakan mas, kalau mas Agus mau tidur, ndak papa mas, biar Indah yang jaga kalian” kata Indah dengan tersenyum kepadaku


Dia ini hantu, tetapi cantik, hantu itu harusnya menakutkan, tetapi yang ada disebelahku ini malah membuat aku deg degkan.


Deg deg an bukan karena ketakutan , tetapi karena perasaanku kepada hantu cantik ini, sayangnya dia sudah mati, coba kalau masih hidup, bisa aku lamar si Indah ini.

__ADS_1


“Bener kah mas yang baru saja mas Agus katakan?” tanya nya sambil melihat wajahku


“Bener apane Ndah, aku kan ndak ngomong apa-apa ke kamu” tanyaku penasaran.


“Hehehe halah, tadi mas Agus bilang apa di perasaan mas Agus hayooo, asal mas tau ya Indah bisa liat hati mas agus lho, Indah bisa tau apa yang mas agus katakan dalam hati mas hihihi”


“Haduuuh , kok kamu tau apa yang aku batin ndah!, wah kamu ndak boleh gitu, harusnya kamu jangan suka lihat dalam hati orang Ndah!”


"Iyaaa, maaf...maaf mas, soalnya ada nganu diantara kita berdua ini mas"


"Nganu opo maneh Ndah, ndak usah aneh-aneh Ndah"


“Heheh ndak papa mas, karena mas Agus ini punya kecocokan sama Indah, makanya Indah bisa masuk ke dalam diri mas Agus, tetapi Indah tidak bisa masuk ke dalam dua teman mas itu”


“Maksudmu kecocokan itu gimana Ndah” tanyaku heran


“Ndak tau mas, pokoknya Indah dan mas Agus ini ada kecocokan sehingga Indah bisa masuk dan lihat apa yang ada di dalam mas Agus ini”


“Semenjak kita ketemu di bus tadi sore, Indah merasa cocok dengan mas Agus ini, tapi apa bener mas, kalau Indah masih hidup mas mau ngelamar Indah” tanyanya dengan senyum


“Iya Ndah , kenapa kok aku merasa senang ada di sebelahku, padahal kamu ini kan hantu, harusnya menakutkan kan”


“Hehehe Indah juga punya sisi diri yang menakutkan mas, persis ketika terakhir Indah mati dibunuh oleh pacar Indah mas, tetapi kan nanti mas Agus takut, mending Indah pake diri yang ini aja mas”


“Udah, sekarang mas Agus istirahat aja, nanti kalau sudah sampai ke kota Mjkt, Indah bangunan, eh bangunin mas Agus


-----------------------


Pukul 06.15, Aku terbangun karena goncangan bus yang membelok dengan tiba-tiba, ternyata sekarang sudah dekat dengan kota Mjkt.


Kedua temanku masih tertidur pulas, mereka berdua kelihatanya kecapekan akibat sore tadi hingga malam hari menghidari dari suruhan jutawan kaya yang anaknya mati gantung diri.


“Mas, nanti kita turun di mana?”


“Kita masuk ke terminal dulu Ndah, nanti dari terminal kita naik angkot ke rumah mbahku Ndah”


“Itu si Blewah dan Glewo apa ndak dibangunakan kan mas?”


“Nanti aja Ndah, kalau bus udah masuk ke terminal , baru mereka kita bangunkan, kasihan mereka mungkin capek, apalagi


Glewo dia kan dari jawa tengah, capek dia Ndah”


Bus mulai masuk kota Mjkt, sekarang bus sudah menuju ke terminal, ketika di depan sudah terlihat terminal bus aku


membangunkan ke dua temanku .


Kami sekarang sedang mencari angkot yang menuju ke rumah mbahku, terus terang aku tidak paham dengan angkot


yang ada di daerah sini.


Tetapi setelah bertanya ke petugas yang ada di terminal, akhirnya kami sudah berada di dalam angkot


Perjalanan dari terminal hingga ke daerah dimana tempat rumah kosong mbahku berjalan dengan cepat, karena kondisi masih pagi dan penuh penumpang.


Rumah mbahku ini tidak terletak di tengah kota, tetapi agak dipinggiran, dari jalan besar harus masuk ke dalam gang perkampungan lagi.

__ADS_1


Kami bertiga sudah ada di depan gang rumah mbahku, gang yang lumayan sempit , tetapi mobil masih bisa masuk , meskipun kalau berpapasan harus susah payah untuk saling menghindar.


__ADS_2