INDAH LAMINATINGRUM

INDAH LAMINATINGRUM
BAB 136 (MEMULAI PENYELAMATAN DOGEL)


__ADS_3

“Wis gini ae lah, kita pulang aja sekarang. Nanti  kita liat apa yang akan dilakukan Dogel, dan pikirkan juga apabila dia tidak bisa disembuhkan Ndah”


“Kata Abah Fuad dia yang akan pantau dan sembuhkan Dogel melalui Indah mas, jadi nanti dengan perantara Indah, abah Fuad akan mbenahi mas Dogel, mungkin akan dipindah pelan pelan ke mas Blewah hehehe”


“Tapi syaratnya Indah harus berdekatan dengan mas Agus” kata Indah


“Arep berdekatan, arep rempon, arep turu-turuan yo ndak papa Ndah, pokoknya Dogel bisa sembuh dari keanehanya”


Kami dalam perjalanan menuju ke MJ1 yang memang ndak jauh dari Gemezzz, tapi kan bolak balik dan ngabisin waktu ae. Memang  ngerepoti kok Dogel iku.


Tapi ndak biasane koyok gini kok, bisasne deke iku ya normal, malah bisa dibilang lebih normal dari pada aku, Glewo dan Petro, kalau Ngot ndak masuk hitungan, kerena Hot atau Ngot itu punya dunia sendiri yang kita ndak paham semasa hidupnya.


“Tro pelankan motormu, kita ada di kampung C*k timbangane beras, eh timbangane di keroyok wong kampung, wis bengi iki ndeng!”


“Iki Wis hampir tengah malam c*k, waktunya orang pada tidur, jangan dibuat kebisingan dengan knalpot kont eh motormu”


Ketika kami sudah ada di depan rumah mbah putri, ternyata seluruh lampu rumah dalam keadaan padam. Termasuk lampu  jalan rumah ini. tetapi mobil Totok ada di sebelah masjid, berarti Dogel ada di dalam rumah.


“Ayo turun Tro, tapi sik aku tak tanya Sumirah dulu, dari tadi dia kok anteng  diem terus, padahal aku wis kangeng sama ocehannya”


“Mirah, di dalam rumah itu ada apa sih, kok gelap?”


“Di dalam ada energinya mas Dogel mas, tapi dia aneh mas, coba se Mirah tanya ke asyu  penjaga yang ada di rumah sebelah rumah  itu, siapa tau dia paham ada apa di rumah ini mas”


“Mas BLewah, keliatanya ada apa-apa sama mas Dogel mas, Mirah kok ndak bisa melihat atau masuk ke dalam rumah ini mas, kayok ada tembok putih yang menghalangi Mirah mas”


Indah dan ngot yang ada di sebelah ku pun merasa ada yang aneh dengan keadaan rumh ini.


“Sumirah, Indah kok gak bisa masuk ke dalam ya, ada apa ya didalam sana?” tanya Indah


“Bentar mbak Indah, Mirah masih suruh asyu untuk masuk ke dalam dan lihat apa yang sedang terjadi di sana mbak”


“Lho apa asyumu bisa masuk ke sana. Wong kita berdua aja mau masuk ke sana ndak bisa kok Mirah” kata Indah


“Kalau asyu kan beda mbak Indah, dia sudah biasa cari bolongan, eh cari  lubang mbak hehehehe”


“Wah, awakmu sekarang ini lagi ngobrol sama siapa? Sama Indah ta?” tanya Petro yang dari tadi bingung  melihat aku atau Sumirah sedang ngobrol dengan hal yang tidak kelihatan


“Wah, iku Dogel sakjane kenapa sih, apa tadi waktu kamu tinggal dia juga kayak gitu ta?” tanya Ngot

__ADS_1


“Ndaklah Ngot, tadi waktu tak tinggal ya dia biasa saja kok, ndak ada tanda-tanda aneh-aneh sama dia kok Ngot”


“Wah Ngot tanya apa sih Wah” Petro yang tidak bisa melihat ghaib penasaran dengan apa yang ditanyakan Ngot


“Ndah, kamu apa ndak bisa mbuka Petro ta? Koyok dulu kamu buka aku dan Glewo, kasihan dia Ndah, dari tadi koyok wong congok ae liat aku ngomong dewe”


“Suruh dia dam dulu mas dan suruh tutup matanya, Indah coba buka mata ketiga dia, tapi khusus hanya bisa lihat aku, Mirah dan mas Ngot saja. Kalau untuk lihat lainnya Indah masih belum bisa mas”


“Nggak papa Ndah, pokoke dia bisa liat kalian dan bisa nyambung omongan dengan kalian juga”


“Tro , tutup matamu dulu, Indah mau coba buka mata ketigamu sekarang” aku sebenarnya belum kepingin Petro bisa lihat Indah dan Sumirah, karena dia itu agak gimanaaaa gitu nek liat yang mulus mulus


“Sudah mas Petro, coba buka mata mas petro, dan  jangan kaget dengan adanya kami mas” kata Indah


“Lhoo Indah ini tibake cantik yo, hahahah. Tak pikir yang namanya hantu iku koyok di film-film yang ngerik itu” kata Petro dengan mata yang masih melihat ke tubuh Indah


“Mas Petro mau lihat tubuh Indah yang sebenarnya mas, tapi jangan takut lho mas heheheh”


“Wah Blewah, ngapain juga Petro mbok buka mata ketigane, liaten ta kelakuane. Dia lho ndak bisa liat barang mulus c*k” kata Ngot


“Hehehehe opo Ngot, ndak lah Ngot, aku kan cuma mengagumi mbak Indah saja, ternyata hantu itu cantik juga ya koyok si manis jembatan ancol hihihihi” seloroh Petro


“Lho kok gak iso. Oh iyo se, awakmu kan golongan hantu Ngot maaf ya” kata Petro sambil meringis


“Mbak Indah, itu asyu keliatanya berhasil masuk ke dalam rumah mbak. Nanti Mirah tanya ke asyu sebenarnya di dalam sana ada apa


Terus terang semenjak dibuka oleh abah Fuad, penglihatanku terhadap ghaib semakin tajam,  contohnya yang dulu aku ndak bisa lihat asyu dengan jelas, sekarang aku sudah bisa lihat siluman anjing hitam yang tinggi besar dan mengerikan itu.


Apalagi sejak ada Mirah di dalam tubuhku, aku merasa ada perubahan dalam tubuhku, aku merasa lebih begairah dan lebih terarah. Dan yang terpenting aku punya teman yang bisa aku ajak bicara setiap waktu  hehehehe.


Aku ndak paham apa yang dibicarakan Mirah dengan anjing yang sedang menatapku, karena anjing itu hanya diam, dan sumirah juga tidak berbicara sama sekali, mungkin mereka mempunyai cara yang berbeda untuk berkomuikasi antar mereka sendiri.


“Asyu siluman ini berkata kalau mas Agus sekarang ada di dapur, dia hanya diam dan jongkok di pojok ruangan tanpa berani berdiri dari sana mbak” kata Sumirah atau aku lah heheheh.


Jangan bingung ya, karena aku adalah Sumirah dan Sumirah adalah Blewah hihihihi.  Jadi disini ada aku, Sumirah dan Blewah hahahahah.


“Lantas bagaimana kita bisa masuk ke sana, Mirah?” tanya Indah


“Kata siluman asyu, rumah ini sudah dikuasai kekuatan yang aneh, kekuatan yang sebenarnya tidak jahat atau kekuatan putih, tetapi  karena adanya sesuatu, akibatnya kekuatan itu berusaha untuk menghancurkan siapa saja yang berusaha melawan dan masuk ke ruman itu”

__ADS_1


“Coba tanyakan lagi Mirah, kalau misal yang masuk ke sana itu sama sekali tidak mempunya apa –apa, dalam arti yang masuk itu tidak ada niatan untuk menantang yang ada di dalam sana bagaimana?” kata Indah


“Maksudnya gimana mbak Indah?”


“Disini kan ada mas Petro yang sama sekali belum pernah bersentuhan dengan yang namanya ghaib-ghaib, sehingga  dia belum ada bau bau ghaibnya, paham kan kan Mirah” kata Indah


Kelihatnya Mirah paham dan sekarang Mirah atau aku sedang memandang tajam asyu siluman itu. hihihihi aku heran, mosok dengan hanya memandang dengan tajam ke anjing yang mengerikan itu bisa terjadi sebuah komunikasi.


“Mas Blewah harus bisa belajar bahasa asyu mas, mumpung Mirah masih kerasan ada di dalam tubuh mas Blewah” kata diriku  sendiri hihihih


“Males Mirah, buat apa juga mempelajari bahasa asyu siluman, wong cuma diem gitu tok, apa yang  harus dipelajari Mirah hihihihi” kata diriku sebagai Blewah heheheh


Aku yakin sekarang Petro tambah bingung lihat diriku, karena dia akan bisa melihat sebuah bayangan perempuan yang ada di dalam tubuhku, dan ketika bayangan Sumirah itu bicara maka dia akan meminjam tubuhku heheheh.


“Bisa mbak Indah, coba disuruh saja mas Petro masuk ke sana lewat pintu depan mbak”


“Mas Petro, sekarang saatnya mas Petro buktikan kepada kami dan mas Agus yang sedang butuh pertolongan. Mas Petro masuk ke dalam ke arah Dapur,  jemput mas Agus yang sedang dalam ketakutan disana mas”  kata Indah kepada Petro


“Satu hal yang menjadi poin, keadan mas Petro ini istilahnya masih perawan, karena belum bersentuhan dengan ghaib, meskipun Indah tau kalau mas Petro suka main dukun kan heheheh”


“Tapi kan bukan mas Petro sendiri yang menjalaninya, tapi dukun itu menjalani dan mas Petro tinggal terima jadi, betul kan?”


“I....iya mbah Ndah” Jawab Petro singkat


“Nah kalau gitu mas Petro cocok kalau masuk ke dalam sana dan ajak mas Agus keluar dari sana secepatnya mas” suruh Indah kepada Petro yang tidak akan bisa menolaknya eheheheh


“Aku masuk lewat mana mbak Indah, enak tak masukin lewat depan atau lewat belakang mbak hehehehe”


“Mas, ndak usah banyak bicara dulu mas, masuk saja dulu ke dalam. Nanti urusan lewat depan atau belakang bisa dirembuk lagi mas” jawab Indah dengan nada jengkel


“Ayo mas Petro, siap-siap lewat depan situ aja mas,  koyok orang bertamu biasa saja mas, ucapakn salam sebelum masuk, pokoknya jangan buat hal aneh disana” kata Indah


“LIaten ta Wah kelakuane Petro itu ndak bisa berubah, arek iku harus di hukum karma Wah” kata Ngot


“Di hukum Karma itu koyok gimana Ngot?


“Pokoke sekarang dia di hukum, besok nek deke mati , arwahnya juga dihukum, terus nek deke menitis ke mahluk lain ya dihukum lagi, pokoke ndak pernah lepas dari hukuman selama telek ambune basin” balas Ngot


Hehehe Petro itu ya gitu itu, dia gak pernah ada kapoknya. Tapi suatu saat dia pasti akan kapok apabila terkena sesuatu yang diluar dugaan hehehe.

__ADS_1


__ADS_2