
Aku dan Indah sembunyi di sebelah toko yang penuh dengan semak belukar, tidak ada siapa-siapa disini, padahal biasanya ada saja mahluk tak kasat mata yang bermain main disini.
Suara seseorang yang sedang berusaha membuka pintu dari dalam tetap saja terdengar, hingga pada suatu ketika ada suara tendangan yang keras dan berhasil membuka pintu harmonica toko yang tadi susah untuk dibuka.
“Mas, Indah merinding mas, Indah merasa yang akan keluar ini adalah orang yang paling kita cari-cari selama ini mas”
“Ugghhh tholooooong, toloooong” teriak seseorang yang berhasil membuka pintu harmonica toko Gemes, meskipun kelihatannya orang itu belum berhasil keluar dari sana
“Indah, kamu dengar suara itu ndak?” tanyaku dengan tubuh yang makin gemetar
“Dari pada mas Agus gemetar gini, ada baiknya lihat siapa yang ada di dalam sana itu mas! soalnya suaranya itu tidak asing bagi Indah mas, coba mas Agus liat siapa itu mas” suruh Indah kepadaku
Tidak hanya Indah, aku pun merasa mengenal suara itu. Suara itu tidak asing bagi telingaku, suara itu mirip dengan suara Totok!
“Aaaakkhhh uugh tooloooooong! Keluarkan sayaaaa!” teriak suara itu dari dalam toko yang pintunya mungkin sudah terbuka sedikit
“I…Indah i..itu kan suara Totok. Suara Totok yang kebanci-bancian” bisikku kepada Indah
“Ayo kita bunuh mas, mumpung dia ada di sana, ayo kita bunuh, karena mungkin yang ada di sana itu bukan manusia mas, dia adalah setan yang menyamar sebagai manusia mas!” bisik Indah
“Sik sebentar Ndah, yang ada di sana itu bukan Totok yang bermasalah dengan kita Ndah, karena suara Totok tidak seperti itu intonasinya”
Aku mulai curiga dengan suara yang ada di dalam toko Gemezzz ini, memang kalau didengarkan secara tidak langsung yang ada di sana itu adalah Totok juraganku yang banci itu, tetapi kalau aku dengarkan pelan-pelan berbeda jauh dengan suara Totok.
“Kamu tunggu disini Ndah, aku mau lihat siapa yang ada di sana, kalau aku teriak minta tolong, kamu segera lari ke mobil panggil kedua temanku untuk membantuku”
Indah mengangguk paham apa yang barusan aku instruksikan, dia kemudian semakin merunduk dari pada sebelumnya. Sebaliknya aku mulai bergerak keluar dari semak belukar ini dan menuju ke arah depan toko.
Aku berjalan pelan menuju ke posisi pintu harmonica yang tadi dibuka paksa dari dalam. Berarti pintu itu tidak terkunci dong kalau dari dalam bisa dibuka. Memang dulu aku sempat pegang kunci pagar ini, dan cara menguncinya menggunakan gembok dari luar.
Tapi kok sekarang tidak ada gemboknya? Sedangkan yang ada di dalam ingin sekali keluar dari sana, apakah mereka adalah korban dari Totok dan temanya?.
__ADS_1
“Tolooooong. Yang ada diluar tolong sayaaaaa!” teriak orang yang ada di dalam semakin lemah
Tapi sebelumnya harus kupastikan dulu apakah yang teriak itu benar-benar manusia, jangan-jangan yang teriak itu sebangsa demit hehehe, tapi aku kan sudah kuat, buat apa aku takut dengan yang kayak begituan.
“SIAPA DI DALAM, ANGKAT TANGAN!!!.. KAMU SUDAH KAMI TEPUNG EH KEPUNG!!” teriakku dari samping toko
“Tolong pak Polisi, nama saya Totok pemilik toko ini paaak, saya sudah disekap disini beberapa hari pak ihiiik” kata orang yang ada di dalam toko
“Kok Totok ....pemilik Toko?....apa gak salah apa yang aku dengar ini?” batinku
“HEEI JANGAN MAIN MAIN DENGAN SAYA, TOTOK SUDAH MATI” aku berusaha membuat cross speaking dengan harapan dia akan sedikit terkejut dan merubah Intonasi suaranya
“Bapaaaak, saya ini Totok, saya yang punya gerai Gemezzz disini dan yang di Mjsr. Tolong saya pak! Saya sudah berhari-hari disekap bersama beberapa mayat disini pak” teriak orang yang mengaku sebagai Totok itu
“Kalau kamu Totok, berarti kamu kenal dengan Indah” iseng saja aku tanya soal itu, sekalian ajur ajuran lah hihihi
“Jelas kenaaaal paaak, dia pacar saya yang mau saya nikahi yang hilang setelah dia pulang dari toko saya yang ada di mjsr pak” jawab yang ada di dalam toko
“Kamu siapa, coba keluar dari dalam sana, sebelum saya panggilkan polisi atas pembobolan toko milik orang lain” ancamku
“Saya bukan orang jahat pak, sayalah pemilik toko ini, dan juga yang ada di Mjsr, tadi sampeyan juga Tanya apakah saya juga kenal dengan Indah, ya jelas kenal pak” kata orang yang masih ada di dalam toko itu
“Kalau begitu keluar kamu dari sana, sekarang cepat” kataku dengan tegas mirip petugas keamanan Negara vrendavan yang terlatih hihihi.
“Saya tidak bisa keluar pak, karena pintu sialan ini hanya terbuka sedikit, saya tidak kuat mendorong pintu ini agar terbuka lebih lebar lagi” jawab orang yang mengaku sebagai Totok
Tidak lama kemudian Indah menghampiriku, kami saat ini ada di pinggir samping toko Gemezzz sehingga aku tidak bisa melihat dengan jelas keadaan orang yang ada di dalam sana. Selain karena gelap juga aku tidak mungkin ke sana sendirian.
“Kenapa orang itu belum mas Agus datangi juga mas, dari nada suaranya dia itu jujur mas, cobalah dekati pintu itu mas dan lihat siapa yang membutuhkan pertolongan kita itu mas” kata Indah yang kelihatanya penasaran juga sama yang ada di sana itu
Betul juga ketika aku datangi pintu harmonica sudah terbuka sedikit, tetapi di dalamnya itu gelap gulita, jangankan di dalam sana, diluar keadaanya juga gelap.
__ADS_1
“Ndah, eh apa ndak sebaiknya kamu hubungi mbah Saripah, dia kan tau apa yang terjadi disini?”
“Ndak perlu mas, biasanya mbah Saripah akan mencari kita, tetapi untuk saat ini beliau kan tidak mencari kita mas. Bisa saja Indah panggil mbah Saripah, tapi kelihatannya untuk masalah ini kita yang harus menghadapinya sendiri mas”
“Ya sudah lah Ndah, ini adalah hal yang aneh untuk kita Ndah, karena ada yang mengaku sebagai pemilik toko ini dan mengaku sebagai pacar kamu yang akan dia nikahi Ndah”
Indah tidak merespon omonganku, dia hanya diam saja sambil melangkah mendekati pintu harmonica toko Gemezzz.
“Ndah!, jangan dekat-dekat dengan pintu itu, kita belum tau orang macam apa yang ada di sana itu Ndah” bisikku setengah teriak kepada Indah yang sekarang sudah ada didepan pintu yang terbuka .
“Kamu siapa dan apa yang kamu lakukan disini” Tanya Indah dengan suara yang tenang dan tidak berekspresi yang sekarang sedang jongkok di depan pintu itu
“I…Indah..a..apa bet…betul kamu ini Indah? A…apa yang kamu lakukan disini!?” Tanya pemilik suara itu dengan nada terkejut
“Jawab dulu pertanyaan saya. Siapa kamu dan apa yang kamu lakukan disini” Tanya Indah sekali lagi
Tapi tidak ada sahutan suara sama sekali dari dalam toko. Orang itu diam dan membisu ketika Indah mulai bertanya siapa dirinya
“Aku To…Totok..namaku Totok…”
“K..kamu In..indah?, bu..bukankah kamu..su…sudah …
“Ya…aku memang sudah mati, dan aku sekarang Ingat kenapa aku mati mas Totok. Sebenarnya apa yang dimaui mas Totok hingga mas Totok tega dengan Indah mas?”
Hanya itu saja yang Indah omongkan, kemudian dia pergi dari hadapan Totok. Lalu siapakah Totok yang itu, dan Totok yang disini itu siapa. Haduh masalah ini semakin membuat aku bingung.
Bukankah memang pemilik Gemezzz ini bernama Totok, tetapi kenapa berbeda dengan Totok yang ada di dalam ruangan toko itu?
“I…Indah, semuanya ini diluar ke..kekuasaan aku. Aku diperalat oleh orang!”
“Ayo mas Agus, kita pergi dari sini, sekarang Indah sudah ingat semuanya mas. Selama ini yang Indah ingat hanya kabut saja, tetapi setelah Indah mendengar suara Totok Indah sekarang sudah mulai ingat semuanya”
__ADS_1
Kok makin membingungkan, kenapa tiba-tiba muncul Totok, kenapa tiba-tiba ada Totok yang Indah kenal sebagai pacar Indah yang akan menikahi Indah. Lalu kenapa Totok yang ada di dalam toko itu kaget dan agak bingung dengan adanya Indah?