INDAH LAMINATINGRUM

INDAH LAMINATINGRUM
BAB 146 (DALAM KEADAAN NDAK TAU HARUS GIMANA)


__ADS_3

PETRO POV


Blewah masih sibuk sama Mirah, dia semakin aneh saja kalau aku lihat-lihat, bisa bisa ngomong sama diri sendiri dan dijawab oleh diri sendiri juga, seolah olah di dalam tubuhnya itu dia punya dunia sendiri.


Ngot juga sedang berduaan sama Indah, yah mungkin ada kecocokan diantara mereka, aku nyesel juga sebenernya karena memberitahu orang-orang suruhan arab asyu itu posisi Ngot pada waktu itu.


Dogel sedang duduk melamun di kursi meja makan, sementara itu mbak Bashi masih ada di sebelahnya sambil tiduran.


Sekarang tinggal aku sendiri yang bingung, ndak tau apa yang harus aku perbuat, sepiii sunyi, dan gelap di sekitar sini, kecuali di meja makan ini karena ada lampu minyak yang dibawa BLewah dari rumah mbah nya Dogel.


Tapi sayangnya cahaya lampu itu dibuat super kecil, karena kita sedang menunggu sesuatu yang akan keluar dari kamar depan itu.


"Rek ndak ada yang bisa kita kerjakan selain cuma diem-diam gini ta rek,  aku rasane bosen sekali di sini"


"Ya memang gini mas Petro, namanya juga sedang menunggu sesutu yang belum pasti mas, kita kan nunggu apa yang akan terjadi selanjutnya setelah tadi ada bayangan yang  masuk ke kamar depan itu mas" kata Indah


"Ndah, aku penasaran sama  yang ada di  kamar depan itu, apakah disana ada sesuatunya atau gimana Ndah?" tanyaku


"Di dalam sana kosong mas, sudahlah dibawa tidur saja mas, siapa tau besok pagi kita mendapat clue lagi untuk melakukan sesuatu mas" kata indah lagi


"Iya wis, tak coba tidur tapi susah, memang aku sakjane wis ngantuk sekali rek, tapi aku juga ndak mau ketinggalan momen penting kan Ndah"


"Sudahlah mas Petro, lebih baik mas tidur saja dulu, besok pagi biar seger mas, mas Dogel dan mas Blewah juga kalian tidur saja, biar Indah dan mas Ngot yang jaga disini" kata Indah lagi


Memang lebih baik kamitidur dulu saja, karena besok mungkin lebih banyak lagi yang akan kami lakukan, tapi kembali lagi, apakah kami bisa tidur malam ini?


Kulihat Dogel sudah tertidur di kursinya, sementara itu Blewah masih saja bisik-bisik sambil tersenyum sendiri pada dirinya sendiri, tinggal aku yang sampai sekarang belum ngantuk sama sekali. Ndak tau kenapa mata ini tidak mau diajak istirahat sama sekali.


“Tro, kemu kenapa kok belum tidur, tiduro Tro, biar aku sama Indah yang jaga  kalian , ingat masalah ini masih jauh dari hasil memuaskan Tro, jadi jaga diri dan kesehatanmu Tro” kata Ngot


“Aku belum ngantuk Ngot, rasane ada yang aneh saja disini, akibatnya aku ndak bisa tidur sama sekali”


“Memang banyak yanganeh Tro, sampek sekarang aja aku sama Indah masih merasa sedang ada kegiatan di kamar depan itu Tro”


“Aku ndak boleh masuk ke sana ta Ngot?”


“Jangan Tro, aku ini ndak tau apa-apa, yang tau banyak itu kan Indah, kalau Indah bilang jangan ya janganlah, nanti ada apa-apa sama kamu kan susah. Di sini yang masih nggenah kamu tokTro. Liaten Blewah yang sibuk sama pacar anehnya, trs Dogel yang koyok gituitu”


“Jadi kalau ada apa-apa sama kamu ya buyar ae Tro. Harusnya Glewo itu ada disini juga bantukamu Tro, tapi gimana hubungi Glewonya Tro, wong kita aja ndak tau sampai kapan ada disini Tro”


“Mas Ngot bisa lho hubungi mas Glewo mas, kayak Indah yang hubungi mas Ngot dan kita ketemuan di Krn kan  mas” sahut Indah tiba-tiba sambil tersenyum kepada Ngot


“Lha kan kita sama-sama hantu Ndah, lha nek aku setan terus Glewone tak hubungi, terus tau tau dia baca ayat kursi, aku aku lak kobong Ndah hehehe” jawab Ngot

__ADS_1


“Hahahah ada ada aja mas Ngot ini, Indah jadi makin sayang sama Ngot kalok gini mas” kata Indah yang tiba-tiba merangkul Ngot yang ada di depanku.


“Lho tho, tadi si Blewah, saiki awakmu chok Ngot, gak setan gak menungso podo ae kelakuane”


Lama-lama aku ngantuk juga setelah melihat Ngot dan Indah serta Blewah dengan perempuan anehnya, sudah saatnya aku tidur, semoga pagi nanti tidak ada yang aneh-aneh lagi dengan keadaan disini.


*****


Matahari pagi masuk melalui celah celah gorden yang tidak menutup rapat jendela, aku terbangun ketika Dogel sedang memberi makan mbak Bashi. Blewah masih dalam keadaan tidur.


“Gel, kamu bangun jamnberapa tadi, kok jam segini sudah kasih makan mbak Bashi?”


“Barusan Tro, tadi mbak Bashi ngguggah aku, deke keliatanya lapar, ya tak kasih makan lah” jawab Dogel


Cahaya matahari yang masuk ke dalam vila ini lumayan juga sehingga keadaan di dalam sini tidak segelap tadi malam. Sekarang ternyata sudah pukul 07.15, pantesan di luar keliatanya sudah terang sekali.


“Ngot sama Indah mana Gel?”


“Ndak tau Tro, tadi aku bangun, mereka sudah ndak ada disini kok, mungkin lagi ada di luar sana” jawab Dogel yang masih memberi makan mbak Bashi


“Gel, kamu ndak penasaran sama kamar depan, apa kamu ndak mau ke sana?” tanyaku kepada Dogel yang masih memberi makan mbak Bashi


“Ndak Tro, tunggu Indah sama Ngot datang saja dulu, mungkin mereka cari tempat untuk indehoi Tro” kata Dogel dengan cueknya sambil tetap memberi makan mbak Bashi


Ketika aku iseng melihat ke arah kamar depan, ternyata pintu kamar depan dalam keadaan terbuka.


“Kok bisa terbuka, siapa yang buka pintu itu ya?, kamu tadi habis dari kamar depan ta Gel, kok pintu kamar depan bisa terbuka separuh?”


“Ndak Tro, ngapain juga aku kesana, cari masalah kalau masuk ke sana Tro, mungkin Blewah yang masuk ke sana Tro” jawab Dogel


 “Blewah dari tadi masih tidur Gel, dari semalem posisi tidure ya kayak gitu kan. Dia itu kalau tidur kan koyok orang mati, gak bergerak sama sekali”


“Lha yang buka pintu itu siapa, mosok Indah sama Ngot, mereka kan masuk golongan lelembut, mana bisa mereka buka pintu itu” kata Dogel


“Coba mbak Bashi taruh sana Gel, siapa tau dia dapat sesuatu di dalam sana Gel”


“Sik, kucinge sik makan ini, nanti aja kalau dia sudah selesai makan, kita coba taruh di depan pintu itu” jawab Dogel


Aku heran Ngot dan Indah kemana, padahal dia kan bilang kalau mau jaga kami. Lha tadi aku bangun mereka berdua sudah tidak ada disini.


“Gel, Blewah apa ndak dibangunkkan saja ta? Siapa tau si Mirah bisa kasih tau dimana Ngot dan Indah”


“Percuma Tro, koyok kamu ndak tau Blewah ae Tro, Blewah itu gak akan bangun kalau belum karepe, meskipun mbok siram air lho dia ndak akan  bangun , apalagi dia sekarang sama Mirah, mana tau dia lagi uklik-uklik sama MIrah di suatu tempat hihihi” jawab Dogel

__ADS_1


“Cangkemu Gel, soale kita ini butuh dia buat cari Indah dan Ngot, kalau meraka berdua ndak ada terus gimana sama kita Gel?”


“Bukane kita awalnnya juga Cuma bertiga aja kan, ndak pakek Ngot sama Indah, nek misal mereka ndak ada ya sudah lah Tro, kita bertiga saja yang berusaha cari teman kita yang  hilang itu”


Dengaren Dogel kalau gini nggenah ngomonge, apa karena ada mbak Bashi sehingga Dogel bisa nggenah gini.


Tapi bener juga omongan Dogel, kita selama ini kan cuma bertiga saja, jadi ya sudah ndak ada Ngot dan Indahya ndak papa juga lah.


“Ya wis Gel, ada benernya juga omonganmu, memang keadaan kita ini stag, ndak ngapa-ngapain, Cuma nunggu sesuatu yang akan muncul, Cuma aku heran aja, kemana Ngot dan Indah itu. Apalagi pintu kamar depan dalam keadaan terbuka gitu kan”


“Santai dulu aja Tro, nikmati vila ini, dan kita cuma bisa nunggu apa yang akan muncul dalam waktu dekat ini” kata Dogel sambil memangku mbak Bashi yang menatap ke arah pintu kamar yang sedang terbuka itu


“Ya emang kita cuma nunggu saja Gel, lha terus mau berbuat apa lagi, wong kita ndak tau mau gimana. Ditambah sekarang Ngot dan Indah sudah pergi”


Aku dan Dogel yang keliatanya sudah berubah hanya bisa menunggu  saja tanpa tau apa yang harus dilakukan, ketika kami asik ngobrol tiba-tiba Blewah yang ada di depan kita bangun dan menguap.


HOOAAAAHHHEEEMMM........


Janchok mulut Blewah  nek mangap lebar sekali chok, koyok ikan mujaer yang lagi bawa anak anaknya.


“Hooaaeeeehmmm, aduuuh segere rek hari ini. Aku rasane kayak kembali bersemangat dan muda lagi hihihihi” kata Blewah


“Kamu memange habis ngapain Wah, kok bersemangat dan muda lagi” tanya Dogel, tapi tidak ada jawaban dari Blewah sama sekali


“Hehehee, Miraaah sayaang, terima kasih ya, semalem benar-benar hot smeletot service Mirah, abang sampek gelagepan lho sayang” kata Blewah bicara dengan dirinya sendiri.


Bagi orang yang tidak paham Blewah, pasti dia akan anggap Blewah itu gila, dan pasti akan ditangkap oleh dinas sosial untuk dikurung dan dicarikan solusinya. Tapi bagi kami yang sudah paham kelakuan Blewah, ya … hehehe tetap merasa aneh saja dengan kelakuanya yang suka bicara dengan Mirah itu.


“Ah masak sih mas, perasaan Mirah biasa-biasa aja lho mas, Mirah Cuma goyang dikit-dikit aja. Malah mas Blewah yang goyangnya Hot, sampek Mirah takut kalau anakan ikan gabusnya mas Blewah lepas dari telornya mas hihihi” jawab Blewah juga, tetapi lebih lembeng ke arah perempuan


“Nggak lah Mirah, abang kan belum pengalaman sayank, abang kan cuma tidur telentang aja, justru sayangku yang sibuk mainin uleg ulegnya abang kan, sampek rasanya uleg uleg abang hampir lepas dari pangkalnya sayank” jawab Blewah lagi dengan gaya bicara tegas khas laki-laki


“Kalok misalnya nanti malam Mirah kasih yang lebih Hot semeleot lagi gimana mas, apa kuat mas Blewahnya?” kata Blewah dengan suara yang sama tetapi lebih endel koyok perempuan


“Abang pasti bisa bikin klepek klepek Mirah kayak tadi lah sayank” jawab Blewah dengan wajah tegas persis pejabat kalau pidato.


“Iiih apa iya bisa mas, tadi aja mas Blewah baru hitungan ke sepuluh udah nyembur nyembur gitu mas, untungnya Mirah sempat Kb mas, jadi aman dah mas” jawab Blewah lagi dengan lembeng


"Ndeh mosok Blewah peltu Miraah wakakakka" teriak Dogel


Wakakakak janchookk onok maneh setan KB segala rek hahahah


**********

__ADS_1


Mohon maaf. Karena ada acara keluarga. Untuk besok penulis libur update dulu ya. Terima kasih


__ADS_2