INDAH LAMINATINGRUM

INDAH LAMINATINGRUM
BAB 23, GELUNG PEMBERIAN MBAH PUTRI


__ADS_3

Glewo  kembali ke kamarnya setelah melihat tidak ada apa-apa di dapur, tetapi tetap saja yang ada di lantai itu menjijikan sekali rek.


“Yang ada di lantai itu kotoran ghaib mas, tadi ada yang mencecerkan disini, mungkin ada tujuan tertentu dengan adanya kotoran itu mas, sebentar nanti Indah akan bersihkan mas”


“Mas ,nanti kalau teman mas Agus sudah tidur Indah kepingin bicara sama mas Agus, karena ada sesuatu disini yang harus mas Agus ketahui, dan menarik perhatian mahluk ghaib  untuk


mendekat”


“Yo nanti aku gugahen Ndah biar aku bisa ngajak kamu uklik uklik Ndah hehehe, mosok kamu ndak pingin uklik uklik Ndah hehehe?”


“Hih otak mas Agus ini kotor deh harus dibersihkan mas, Indah benci sama laki-laki yang berotak ngeres macam mas Agus ini”


“Hihihihi, guyon lah ndah , masak sih tampangku ini tampang mesum Ndah, aku ini pacaran aja ndak pernah Ndah, apalagi mau bermezum mezuman


Ndah hehehe”


Aku kembali ke kamar depan, badanku ini rasanya remek pol, aneh juga ternyata aku bisa jadi perantara komunikasi antara alam ghaib dengan alam nyata.


Aku ndak pernah mengira sebelumnya kalau bisa melakukan hal kayak gini, dulu aku memang ndak percaya sama orang  yang bisa komunikasi dengan mahluk ghaib, aku pikir semua itu hanya tipu tipuan dukun dan hanya untuk mencari ketenaran saja.


Ternyata hari ini aku bisa menjadi perantara untuk komunikasi antara mahluk ghaib dengan manusia, dan itu aku alami sendiri tanpa bantuan orang pintar.


Dan ternyata memang menguras tenaga, anehnya setelah itu aku tidak ingat apa yang aku lakuakn tadi, hanya tiba-tiba aku tergeletak lemas saja.


Nanti ini Indah ingin bicara empat mata denganku, ada apa ya, kenapa temanku tidak dia perbolehkan untuk tau apa yang akan Indah tunjukan kepadaku.


Tapi biarkan nanti juga aku akan tau , apakah ini bentuk surprise yang akan aku dapatkan dari Indah?


Aku ndak bisa tidur, aku kepikiran tentang sesuatu yang akan Indah perlihatkan kepadaku, lebih baik aku keluar dari kamar ini dan menuju ke kamar belakang, siapa tau dia sudah menungguku disana.


Perlahan-lahan kubuka pintu kamar agar kedua temanku tidak tau kalau aku sedang keluar dari kamar ini, kemudian pintu kamar aku tutup kembali dengan pelan sekali .


Terus terang aku sekarang sudah mulai terbiasa ada di rumah angker milik mbahku ini, aku rasanya sudah tidak takut lagi apabila ada yang mak mbedunduk muncul di depanku,


Aku sudah ada di ruamg makan dan sekarang menuju ke area kamar


belakang yang gelap,.... kok Gelap!, bukaanya tadi lampunya nyala ya?


Kebetulan saklar kamar ini posisinya ada di luar, sehingga aku dengan mudah menyalakan lampu yang ada di dalam kamar balakang ini.


Lampu sudah kunyalakan aku kutengok ke dalam kamar yang hanya ditutupi degan kelambu saja, karena tidak ada pintu yang tepasang di kamar belakang.


Kusibakan kelambu yang menutup kamar, ternyata di dalam sudah ada Indah yang tersenyum meliahtku, ada yagn berubah dengan Indah...dia..dia lebih cantik dari biasanya.

__ADS_1


Indah mamakai pakaian kebaya dan jarit, rambut panjangnya dibiarkan terurai dipunggunya.


“Selamat malam mas Agus” sapanya


“Eh , iya Ndah ..malam, k..kamu kenapa ndah kok berpakaian kebaya gini?”


“Kebaya ini pemberian mbah putri mas, Indah pake aja siapa tau cocok buat Indah, gimana menurut mas Agus, cocok ndak pakaian ini Indah pake mas?”


“C...cocok s..sekali Ndah, k..kamu terlihat makin cantik” aku bingung harus ngomong apa sama Indah , karena memang pakaian yang dikenakan itu sosok dan menambah kecantikanya


“Tapi memangnya ada pakaian di alam ghaib Ndah, kok bisa sampai Mbah Putri kasih kamu baju ghab gini ndah”


“Ada mas, katanya....katanya apabila ada barang dari yang sudah meninggal masih tersimpan dalam jangka waktu yang amat lama, nanti barang itu bisa diambil oleh pemiliknya, tapi Indah ndak tau benar apa ndaknya mas heheh”


Aku berusaha mengalihan pembicaraan saja ,agar aku tidak telihat kikuk di depan Indah yang sekarang makin terlihat makin cantik.


“Mas Agus bisa ambilkan gelungnya mbah putri mas, Indah pingin tunjukan sesuatu kapada mas Agus, sesuatu yang mbah Putri suruh Indah untuk segera menunjukannya ke mas Agus”


Aku berdiri dari dudukku di sebelah Indah, kemudian aku berjalan menuju ke kamar mbah putri , aku membuka lemari besar yang banyak berisi pakaian mbah putri, kemudian aku ambil gelung yang posisinya ada di bagian atas lemari


“Ini Ndah gelungnya, terus gelung ini mau diapakan?” tanyaku ketika kuserahkan gelung rambut itu kepada indah


“Ambil gelung ini mas , kemudian pasangkan di kepala belakang Indah mas”


“Wah eemooh Ndah, nanti malah ada apa-apa aku takut lah, jangan aneh-aneh ndah, aku masih kepingin kawin  Ndah, jangan tipu aku agar aku mati juga Ndah”


Pasti akan ada sesuatu yang akan terjadi apabila gelung itu kupakaikan ke kepala Indah,  aku masih belum berani bertindak lebih jauh , karena aku masih terlalu takut untuk melihat sesuatu yang  belum pernah kualami.


“Ndak papa mas, tenang aja, ndak akan ada sesuatu yang mengerikan kok mas, ayo pakaikan gelung ini di kepala Indah mas, agar mas Agus tau kegunaan dari gelung ini”


Kubuka tutup kotak karton tempat gelung mbah putri itu berada ,ketika kubuka kotak gelung aroma wangi bunga melati kemudian memenuhi kamar belakang, dan yang aneh gelung itu nampaknya berubah bentuknya


Sebelumnya bentuknya besar dan kusam karena mungkin tidak ada yang sempat merawatnya, tetapi gelung yang ini beda, bentuknya lebih kecil dan kekinian , juga tidak sekusam kemarin.


“Kok beda bentuknya Ndah, ada yang nukar gelung ini yaa ndah?” aku makin penasaran karena bentuknya beda dengan kemarin.


“Sudah jangan banyak tanya mas, pakaikan ke kepala Indah mas, gelung itu memang bentuknya akan berubah sesuai dengan orang yang akan memakainya atau orang yang ditujukanya”


Kuambil gelung itu dari kotak kartonnya, rambut gelung itu terasa lembut dan mirip sekali dengan rambut manusia, pelahan lahan kupasangkan gelung itu di kepala bagian belakang Indah.


Ketika gelung itu sudah menyentuh kepala indah, tiba-tiba gelung itu menenpel di kepala Indah, seketika rambut panjang Indah bersatu dengan gelung ini.


Sosok Indah yang berupa sosok yang membayang perlahan-lahan berubah menjadi sosok manusia yang tidak nampak menerawang lagi.

__ADS_1


Ternyata Indah setelah menjadi manusia jauh lebih cantik dari pada Indah sebagai sosok yang menerawang.


“K..kamu cantik sekali Ndah, be...beda dengan sosok hantu mu Ndah” aku terus saja melihat sosok tubuh berbalut jarik dan kebaya pemberian mbah putriku


Indah hanya tersenyum ketika aku melihat dia tanpa berkedip, kayaknya dia paham kalau aku sedang perhatikan dia.


“Jangan lihat Indah terus mas, bisa bahaya nanti mas heheheh”


“Tapi aku ndak percaya kalau aku belum menyentuh kamu dan membaui kamu Ndah, bisa saja apa yang kulihat ini hanya ilusi mata saja”


“Boleh pegang tapi hanya bagian tangan saja mas, kalau bagian lain takutnya mas Agus yang tidak kuat mas hihihi” kata Indah dengan tersenyum malu


Aku memegang telapak tangan Indah yang terasa hangat seperti telapak tangan manusia, aku mencium aroma tubuh Indah yang wangi dan berbau


perempuan, bukan bau aroma mayat .


Indah hanya tersenyum ketika aku periksa tiap lekut tubuhnya termasuk bagian keteknya, ternyata di bagian keteknya juga ada bulunya, lebat sisan kayak bulunya Eva arnaz.


“Stop mas... kalau bagian lain jelas ndak boleh mas hehehe, pokoknya sekarang mas Agus sudah yakin kan kalau Indah ini sudah berwujud nyata?”


“Jadi Inilah fungsi dari pada gelung pemberian mbah putri mas, dan gelung ini benda yang selalu menjadi incaran demit di rumah ini mas, seluruh demit ingin menguasai gelung ini mas”


“Sekarang coba mas Agus lihat kotak karton tempat menyimpan gelung ini , coba lihat keadaanya mas, tapi liatnya jangan pakai mata biasa mas, tagi gunakan mata batin mas Agus”


Nanti mas Agus bisa lihat apa yang terjadi dengan kotak tempat gelung ini disimpan mas.


Ketika kulihat dengan mata biasa kotak karton itu tidak nampak apa-apa, tetapi ketika aku lihat dengan mata batinku, yang ada di depanku bukan kotak karton, tetapi kotak besi yang sudah koyak  di seluruh bagiannya.


Tiap sisi kotak besi itu tidak ada yang terlihat mulus, banyak sekali bekas cakaran dan bekas penyok pukulan pada sisi kotak itu, bahkan pada satu sisi kotak itu besinya terlihat menipis, ndak tau apa saja yang telah dilakukan demit terhadap kotak itu.


“Kotaknya udah hancur gitu Ndah , tapi untungnya masih kuat menahan gempuran demit ndah, tetapi sisi yang tipis ini ya bahaya, karena sekali pukul saja pasti sudah jebol Ndah”


“Terus dimana kita bisa cari kotak penggantinya Ndah, apakah ada yang jual atau punya kotak seperti itu?”


“Ndak ada mas, sebenanrnya kotak itu hanya sebagai penyimpanan sementara, karena tempat penyimpanan yang betul itu ada dikepala yang memakainya mas”


“Jadi kamu harus memakai gelung itu Ndah?, lantas gimana dengan teman-tamanku Ndah, bisa bahaya kalau lihat orang secantik kamu kayak gini Ndah”


“Mas Agus cemburu ya sama teman mas Agus kalau nanti mereka menggoda Indah hihihi”


“Aah omonganmu gak mutu Ndah , ndak ada alasan lain sekalian kata-kata cemburu ta?, tapi memang bahaya Ndah, kami bertiga ini jumblu yang tidak pernah mendampingi perempuan manapun selain ibu kami sendiri”


“jadi ya ngeri juga kalau Glewo dan Blewah liat perempuan secantik kamu muncul di rumah mbahku ini Ndah. Eh  apa kamu masih bisa menghilang kayak sebelumnya Ndah?”

__ADS_1


“Udah ndak bisa mas, Indah udah jadi kayak gini ya udah ndak bisa ngilang mas, tapi Indah masih punya kekuatan untuk menghancurkan dmeit yang jahat dan jelek-jelek dan Indah masih bisa memperkirakan sesuatu yang akan terjadi mas”


“Lebih baik mas Agus bicara sama teman mas Agus bahwa karena suatu sebab yang tidak bisa dijelaskan sekarang wujud Indah bisa diraba, ditekan dan dibaui hehehe”


__ADS_2