INDAH LAMINATINGRUM

INDAH LAMINATINGRUM
BAB 8, PETRO TERTANGKAP


__ADS_3

“Iyo Wo, kita harus sembunyi sekarang, atau kita akan ditangkap juga, kata Indah di lahan kosong itu ada kandang ayam lagi, kita harus ke sana kalau mau selamat”


"Athooohh.. Kandang ayam maneh rek, apa gak ada tempat sembunyi selain kandang ayam bauk lagi ta Gel"


"Kata Indah, disitu paling aman Wah, pokoke sekarang kita harus sembunyi disana dari pada kecekel syuuu! "


“Tiga menit lagi mereka sudah ada


disini mas, sekarang cepat kalian sembunyi mas” kata Indah lagi


Tanpa bicara kepada kedua temanku, aku langsung menuju ke kandang ayam yang ada di lahan kosong itu, lahan ini gelap sekali keadaanya.


Di pojokan ada kandang yang berukuran sama besar dengan yang ada di dekat rumah Blewah, aku terpaksa mencari kandang yang kosong , agar kami bertiga bisa sembunyi didalamnya.


Tepat ketika kami bertiga masuk dan aku menutup kandang ayam, ada beberpa laki-laki bertubuh gempal yang berjalan kearah kos kosan Petro.


Dan benar saja, setelah itu terdengar teriakan Petro, teriakan minta tolong dan teriakan kesakitan, mungkin karena dia melawan ketika akan dibawa oleh mereka.


Tapi aku biarkan saja mereka membawa Petro , mungkin suatu saat kami bisa selamatkan petro dari suruhan jutawan itu.


“Tetap diam mas, temanmu tadi bicara kalau kalian belum lama pergi dari sini, jelek sekali sifat temanmu itu mas” kata Indah yang ada di sebelahku.


“Iya Indah, aku percaya sama kamu, kami akan diam dulu disini”


“Wo, Wah, Petro tadi lapor ke orang-orang itu kalau kita belum lama ada di kos-kosan Petro, dan sekarang mereka sedang mencari kita”


 “Janc*k elek rek cangkemnya Petro ini, padahal tadi udah dikasih tau, sekarang dia ketangkep kan salahe sendiri, kenapa dia harus nggigit kita rek” kata Blewah


“Diam Wah, mereka pada kesini itu lho” kata Glewo


Benar juga beberapa orang memeriksa lahan kosong bau ini, mereka berdua


sedang menyusuri dengan menggunakan senter Hp untuk melihat sekeliling lahan.


“Jangan takut mas, nanti Indah halangi mereka kalau berani mendekati mas Agus” kata suara tanpa penampakan wujud itu


Di daerah sini sayangnya tidak ada orang-orang yang nongkrong kayak di daerah rumah Blewah, sehingga mungkin saja mereka lebih leluasa untuk memeriksa tiap jengkal tanah disini.


Salah satu orang itu semakin mendekat ke kandang ayam bau ini, kandang ini baunya lebih parah dari pada yang ada di lahan kosong sebelah rumah Blewah.


“Wuhhh bau sekali kandang ayam ini, apa mungkin mereka sembunyi di tempat bau ini sih” kata laki-laki yang hanya tinggal beberapa meter di depan kami sembunyi.


Tetapi nampaknya laki-laki itu pantang


menyerah, dia tetap berjalan maju ke depan , hingga tinggal sekitar tiga meter dari tempat kami sembunyi.


Ketika tinggal beberapa langkah lagi tiba-tiba ada ayam jago yang terbang entah dari mana dan mendarat tepat di kepala orang itu.

__ADS_1


Ayam jago itu seketika berkokok keras sambil mendarat di kepala orang yang berpotongan rambut cepak.


Dia nampak kaget dan kemudian lari menjauh dari lahan kosong, nampaknya dia takut juga masuk kesini


“Wah disana bau sekali, disana kayaknya banyak bangkai tikus atau bangkai ayam yang mati, busuk sekali pokoknya” aku mendengar suara laki-laki itu dari dalam kandang.


Setelah suasana hening kembali, setelah ada informasi dari Indah kalau kami bisa keluar dari tempat persembunyian, setelah tidak terdengar teriakan Petro karena dipaksa ikut bersama mereka, maka


“Kita bisa keluar sekarang rek, ada baiknya kita mandi dulu di rumah Blewah sebelum kita pergi dari sini rek” kataku


“Apa kondisi rumahku sudah aman ta Gel, takute nanti mereka datang lagi kesana”


Tanya Blewah


“Aman Wah, sekarang mereka lagi cari Ngot, kita bisa minggat dari sini, lain waktu kita selamatkan Petro dan Ngot”


“Yang penting kita pergi dari sini dulu, kita hidup di desa atau di daerah ”kataku


“Yang ngasih tau kamu siapa Gel” Tanya Glewo


“Iyo iki, namanya Indah, dia yang dari tadi kasih tau aku harus apa aja, pokoke sekarang kalau mau ke rumah Blewah bisa, tapi sementara ae, jangan lama-lama”


“Gel bisa ndak kalau kita bisa liat mbak Indah juga Gel, aku penasaran Gel” Tanya Glewo


“Bilang aja bisa mas, tetapi kalian harus bantu Indah menemukan jasad indah dulu dan serahkan jasad itu kepada keluarga Indah , nanti kita bisa berteman


Aku hanya diam saja mendengar suara tanpa wujud itu, aku belum sampaikan permintaan Indah itu ke Glewo, karena aku tidak tau harus bagaimana, kenapa kok kami harus membantu dia untuk menemukan jasadnya.


Tapi aku harus pastikan dulu apa yang dia maui, karena hal ini akan sangat berkaitan dengan usaha kami untuk membersihkan nama dan lagu kami.


Kami sekarang sedang berjalan menuju  ke rumah Blewah yang tidak terlalu jauh dari tempat kosan Petro, Blewah ingin mengambil pakaian dan beberapa perlengkapan termasuk uang juga.


“Ok gini Indah, kami setuju untuk mencarikan jasadmu dan pertemukan jasadmu dengan keluargamu, tapi tolong buatlah temanku juga bisa melihatmu , agar aku tidak dikira gila oleh mereka”


“Baik mas, nanti di rumah teman mas Agus, Indah akan membuat teman mas Agus bisa melihat keberadaan Indah”


“Rek, nanti d rumah Blewah ,kalian


bisa liat Indah , jadi tolong jangan takut sama dia, dia nanti juga akan minta tolong untuk dicarikan jasadnya dan dikembalikan ke keluarganya”


“Waduh, lha kita mana tau dimana jasad dia rek, terus kalau jasadnya udah ketemu, terus kita gimana Gel” tanya Glewo


“Wis nanti ae , kita bicara bareng-bareng sama dia, pokoke kita harus selesaikan masalah lagu sama bebaskan Petro dari mereka rek”


Kami sudah sampai di rumah Blewah, ternyata betul, disana tidak ada siapapun , sehingga kesempatan ini kami gunakan untuk mandi, karena terus terang bau kami luar biasa busuknya.


Setelah kami semua mandi dan setalah kami bertiga siap untuk minggat, eh bukan minggat tetapi menghindari dari kejaran.

__ADS_1


“Mas Agus, Indah mau perlihatkan diri Indah kepada kedua teman mas Agus ya, tolong kasih tau mereka agar tidak teriak ketakutan mas”


Kami sedang duduk di ruang tamu rumah Blewah yang sedang kosong, seketika berangsur-angsur di depan kami bertiga muncul perempuan cantik yang pernah aku temui di dalam bus patas.


“Nama saya Indah L Ningrum mas, panggil saja Indah”


Wajah Blewah Glewo yang tadinya tegang mendadak berubah menjadi jinak, mereka berdua hanya bisa memandang Indah tanpa berkedip


“Oalah Gel Gel.... nek perkoro wedokan cantik, kamu lak mesti rahasia rahasiaan c*k” kata Blewah


“Nggak gitu Wah, soale Indah sendiri yang gak mau ketemu sama kalian c*k”


“Sekarang gini aja Indah, coba kamu ceritakan kenapa kamu kok nempel sama aku dan tujuanmu apa dengan kami ini” tanyaku


“Jadi Indah ini korban pembunuhan oleh pacar Indah mas, seorang pacar yang seharusnya melindungi Indah, tetapi setelah apa yang diperbuat kepada Indah, dia memutuskan membunuh Indah”


“Dia menghamili Indah, Indah minta pertanggung jawaban , tetapi dia tidak mau mas, kemudian dia mencekik Indah di sebuah Losmen di daerah Pct mas”


“Jasad Indah dibuang begitu saja di semak belukar di bawah jembatan lama kota Mjkt” kata Indah dengan mata yang berkaca-kaca menahan tangis


“Sudah, stop, jangan nangis, sekarang gini, kenapa kok Indah selalu ikut sama aku terus, kenapa kok ndak orang lain yang indah ikuti”


“Indah selalu datang kepada siapapun yang terus terusan memanggil nama Indah mas, Mas Agus mulai dari rumah kontrakan sampai di dalam bus kan selalu manggil nama Indah”


“Lheee sopo yang manggil namamu itu Ndah ,aku itu nyanyi  lagu ngerap, jadi ndak manggil namamu  ndah” jawab Dogel


“Ndak bisa mas, pokoknya kalau ada yang sebut nama Indah terus menerus, Indah akan datang, dan buktinya kalian bertiga juga Indah selamatkan dari mereka mas” kata Indah yang mulai akrab dengan kami


 “Indah selalu datangi orang yang bolak balik memanggil nama indah, tetapi mereka akhirnya pada mati gantung diri, sudah ada empat orang yang mati setelah memanggil nama indah” kata dia


“Tujuan Indah datangi, karena Indah mau minta tolong agar orang itu menemukan jasad Indah mas, Indah akan lakukan apapun pokoknya jasad Indah harus ditemukan” katanya lagi


“Lo berarti mereka mati karena kamu hantui, kamu datangi tiap hari, hari tiap jam, tiap menit gitu ta Ndah” Tanya Glewo


“Berarti kamu yang bunuh mereka itu dan akhirnya kami semua yang kena imbasnya” kata Glewo


“Ndak gitu ceritanya mas, Indah hanya datang beberapa kali saja, Karena setelah itu ada semacam demit yang tiba tiba datang dan masuk ke tubuh orang yang memanggil Indah”


“Setelah itu pandangan Indah menjadi kabur mas, Indah hanya bisa merasakan bahwa orang yng ada didepan Indah itu sudah mati” jelas Indah


“Sik sik rek.... sebenarnya kamu ini setan apa bukan se, kok ndak nakutin sama sekali , malah ayu ne pol polan, bikin aku jatuh cinta ae rek” kata Blewah yang masih lihatin wajah Indah yang cantik


“Memangnya mas mau liat bentuk tubuh Indah yang sebenarnya? Tapi mas jangan takut dan jangan kaget lho ya, karena bentuk tubuh Indah masih lumayan enak dilihat kok mas”


“Ndak wis,,ndak usah Ndah, gini ae lah hahahah, dari pada liat kamu nanti jadi nambah masalah hahaha, Ok ndah! “ kata Blewah


“Lha kamu matinya diapakan Ndah, dicekik, ditusuk atau diracun potas” tanya Glewo yang mulai kumat gilanya

__ADS_1


__ADS_2