
“Iya Ndah nanti malam aku ndak kemana mana kok, cuma siang ini aku mau antar Tifano dan Broni pulang ke sby, eh kamu ikut yuk Ndah, sekalian jalan jalan hehehe”
“Mau mas, Indah mau ikut, tapi malam harus sampai sini lho mas, nak enak sama mbah putri mas” kata Indah sambil lagi lagi tersenyum
“Iyaaaaa” aku keluar dari kamar Indah, kemudian menuju ke ruang tamu tempat temanku ribut dengan temuan Blewah
“Gimana Wah, opo yang mbok temukan itu?”
Blewah hanya menunjuk ke sebuah buku teka teki silang yang bertahun 1996 dan sebuah gigi taring panjang yang panjangnya sekitar 5 cm lebih lah. Dua benda itu di taruhnya di meja ruang tamu.
“Pertama buku tts ini Gel, buku tts kosong , belum sempat diisi tapi sudah berlumuran darah, berarti yang beli itu belum sempat ngisi tapi njemunuk jaya dia matek, tapi anehnya buku tts iki tak temukan di pojok bawah, ketoke sengaja disembunyikan di bawah, paling ujung sisan tempatnya
“Kedua gigi taring iki, , ini tak temukan di pojok kamar dekat dengan tempat tidur, tadi Broni sempat browsing tentang gigi taring, gigi sepanjang ini milik hewan buas macam seri ...gala, ma..nis can tik dll
“Gigi taring ini putus di tengah, berarti asline bisa lebih panjang dari ini kan Gel, lha yang menjadi tanda tanya besaaaar itu bukan ini milik siapa atau ini milik hewan apa. Tetapi pertanyaan besarnya itu gigi taring ini kok bisa putus kenapa?”
“Harimau dan sejenisnya meskipun mengkoyak daging buruanya tidak akan pernah ada yang terpotong pada tengah, paling paling juga lepas dari gusinya kan”
“Lha ini kok bisa patah di tengah, bearti yang matahin itu benar-benar kuat sekali Gel, lha ini yang bikin aku takut kemarin Gel, kau takut membayangkan di belakangku ada mahluk besar yang berhasil mematahkan gigi ini”
“Apalagi kamu nunjukin handle pintu yang cuil dan bergurat gurat koyok habis kena gigitan mahkuk yang kuat sekali. Pikiranku taring ini adalah yang menggigit handle pintu itu”
“Bearti hotel itu sempat diserang mahluk mengerikan Gel. Mahluk nyata yang berasal dari alam tidak nyata, bearti yang kita hadapi ini bukan main main” Blewah mengakhiri ceritanya
“Terus hubunganya sama yang mati akibat lagu kita opo rek, kalau seumpama kita terlalu dalam ngurusi yang bukan urusan kita, mending kita stop ae sekrang rek” usulku
“Terus tentang buku teka teki silang itu gimana Wah, apa ada tanda tanda bahwa buku iku juga ada hubungane dengan pembunhan yang ada disana?”
“Gak sempat diisi Gel, keburu matek yang mau ngisi tts iku, tetapi aku curiga ada beberapa kata yag dilingkari pakek bolpoint Gel, tapi ngkuk aelah cari makna yang dilingkari itu, aku capek dan ngantuk nemen rek” kata Blewah
“Siang nanti kita ke sby ya rek, sekarang lebih baik kalian istirahat dulu aja biar gak ngantuk”
******
Cuaca siang hari yang panas, pukul 10.30 kami berlima plus Indah yang kasat mata meluncur ke kota Sby selain untuk mengantar kedua teman kami , au juga pingin tau keadaan Petro yang sekarang, apakah dia masih menjadai kacung uong arab cap dua punuk onta atau tidak.
__ADS_1
“Kita lewat Mjsr aja ya , nanti tembusnya ke Krn kok”
“Gak masalah Gel, memangnya ke Mjsr mau ngapain?” tanya Glewo
“Aku pingin liat toko tempat kerja Totok yang sebelumnya, siapa tau kita bisa dapat sesuatu disana”
Mobil yang kami kendarai menuju ke arah Mjsr, aku masih ingat waktu pertma kali bertemu Totok, waktu itu aku bawa bentor untuk mengantar Totok ke tempat dimana dia kerja, kemudian dia pindah ke Mjkt danku diusruh datang ke tempat dia kerja untuk sekedar bantu bantu.
Sekitar kurang lebih 45 menit kami sudah sampai di sekitar terminal tempat Totok dulu menunggu angkot. Sebenarnya aneh juga, dia kan punya mobil, lalu kenapa waktu itu dia nunggu angkot di pinggir jalan?
“Kita lihat toko Totok dulu ya rek” kuarahlkan mobil ini menuju ke tempat dulu aku antar Totok, setelah sampai sebuah gang yang agak besar, laju mobil kupelankan
“Itu rek , disitu aku pernah antar Totok” tunjuku pada sebuah rumah kosong
Rumah kosong yang bukan sekedar kosong, tetapi rumah kosong itu keliahatanya sudah lama sekali tidak ditempati, tanaman liar tumbuh di halaman depan. Cat sudah banyak yang terkelupas, bahkan beberapagentingnya ssudah lepas dari kayu pijakanya.
“Kamu ndak salah rumah Gel, ini rumah keliatanya sudah bertahun tahun kosong, mungkin kamusalah masuk gang Gel, coba di gang sebelahnya, mungkin disana itu rumah Totoknya” kata Glewo yang ada di sebelah kursi penumpang sebelahku
“Nggak Wo, ya bener ini rumah tempat aku antar Totok sebelum pindah ke Mjkt, tapi aneh sekali ya, keliatanya rumah itu sudah lama kosong. Kalau cuma baru semingu kosong ya gak mungkin koyok gitu ya rek” kataku meminta pendapat mereka
“Wis pokoknya yang kita liht secara kasat mata adalah rumah yang sudah sebentar lagi akan hancur, karena sebagian besar sudah kelihatan rusak parah” kata Blewah
Perjalanan kami lanjutkan menuju ke Sby, yang mungkin memerlukan waktu sekitaraan dua jam lebih kalau keadaan lancar jaya.
“Wah, kenapa kamu kok diem aja, lagi mikir opo kamu Wah. Lagi mikir tentang teka teki silang dan gigi garing eh gigi taring ta?” tanya Glewo
“Aku mikir, opo perlune kita cari Petro, dia kan sudah jadi penghianat, kenapa harus kita cari dia rek”
“Gak popo Wah, kital lihat dia ae, terus kita tinggal deke, wis gitu aja lho, biar dia tau kalau kita ini masih bisa hidup tanpa perlu menjilat uwong arab sing gede punuke” Jelas Dogel
“Bron, awakmu kaan tinggal di Jmbng, lha ngapain kok pulang ke Sby?”
“Aku tinggal sama mbaku di sana mas, aku wis lama ndak pulang ke Jmbng” jawab Broni
“Nanti kalian turun dimana rek” tanyaku lagi
__ADS_1
“Di rumahku aja mas, turun di daerah Kldm aja mas, nanti aku sama Broni jalan kaki ke rumah” jawab Tifano
Mobil sudah memasuki kota sby, dan sekarang sedang ada di jalan AY, suasana kota yang padat, berisik dan berpolusi tinggi sudah menyambut kedatangan kami.
Untungnya kami naik mobil Totok yang keluaran terbaru sehingga suasana kota bisa diredam di dalam kabin dengan pengatur suhu yang dibuat minimum.
*****
“Terima kasih mas , sudah mau antar kita berdua sampai tujuan mas, jangan lupa datang ke acara kita di vila mas, nanti tak sms tanggalnya mas” kata Tifano dan Broni
“Eh Bron ingat kataku lho ya, jaga tingkah laku kalian di vila itu, jangan ada yang bebuat aneh aneh disana. Ini bener lho ya, jangan kalian abaikan apa yang aku katakan iki lho rek” kataku kepada mereka
“Sekarang kita lihat studio dulu rek, aku pingin lihat bagaimana keadaan Studio sebelum kita ke tempat kerja Petro yang ada di daerah Nggl, Wo ganti kamu yang setei mobil Wo, aku rodok ngantuk Wo”
Setelah Glewo ada dibalik kemudi , kami lanjutkan perjalanan menuju ke sebuah studio tempat kami biasa nongkrong dan latihan , studio musik itu juga tempat hantu Hot gentanyangan hihihih. Tidak lebih dari lima belas menit , kami sudah ada di depan studio yang ada di daerah Drmhsd.
“Eh Ndah, coba kamu lihat ke dalam sana, ada Hot nggak disana Ndah” kataku dalam hati kepada Indah yang ada di bangku belakang
“Sik rek, aku sik nyuruh Indah check dalam studio , siapa tau ada Ngot disana rek, kita bisa ajak dia ke Mjkt kalau dia ndak kerasan disana” kata ku
Tidak perlu waktu lama bagi Indah untuk melihat isi studio yang keliatanya kosong kalau dari depan sii, memang biasanya kalau tidak ada yang sewa untuk shift pagi, yang jaga studio datangnyaagak siangan, tetapi ya tidak sesiang ini laah.
“Gimana Ndah, ada Hot di dalam sana” tanyaku dalam hati ketika Indah sudah ada di sebelahku
“Kosong mas, paling cuma ada satu poci yang ada di ruangan atas pojok. Dan ada dua lagi di bawah mas, satu di dalam gudang studio dekat gitar, satunya ada di bawah tangga dekat Tv mas”
“Tadi Indah sempat tanya ke mereka tentang mas Hot, kata poci mas Hot sudah beberapa hari ini tidak mampir ke sini semenjak mas Petro datang bawa team pemburu hantu mas hahahahah”
“Hmm ngapain juga Petro kok bawa orang orang pemburu hantu kesini, apa yang sedang Petro rencanakan rek. Kalian ada ide ta rek?” kataku kepada kedua temanku setelah Indah cerita tentang keadaan didalam sana
“Petro kelihatnya mulai panik Gel, mungkin juga Hot mulai merasa marah dengan Petro, mungkin dia mulai menteror keluarga Petro, atau bisa juga Hot mau balas dendam atas kelakuan Petro Gel” kata Glewo
“Masuk akal juga omongan mu Wo, keliatanya memang koyok gitu yang aku pikirkan juga Wo”
***************
__ADS_1
blewah ketika kesurupan setan kemproh