INDAH LAMINATINGRUM

INDAH LAMINATINGRUM
BAB 92. PENJELASAN SUMIRAH


__ADS_3

“Hmm gitu ya,  oklah mbak Mirah, mmm nanti malam kita jalan yuk, kita berempat jalan-jalan ke pct mau gak” tanyaku


“Ke pct ya, ngapain ke sana mas?” Tanya Sumirah dengan tatapan curiga


“Eeeh ya jalan-jalan aja mbak Sum, biar nggak bosen” jawab Glewo


“Boleh kesana, asal tidak ke hotel Waji dan tidak ke mbah Joyo lho mas” kata Sumirah dengan nada tajam


“Memangnya disana ada apa mbak Mirah” tanyaku memancing


“Untuk membuka lembaran baru pasti ada harus meninggalkan lembaran lama, begitu juga saya mas, saya telah membuka lembaran baru , pasti ada yang saya tinggalkan disana”


“Terus terang ya mas, saya sudah bahagia ada ditubuh ini jangan merusak kebahagiaan saya mas hiks” kata Blewah , eh Sumirah sambil nangis sesenggukan


“Saya bukan orang jahat mas, saya selamatkan tubuh dan arwah mas ini dengan menyedotnya, karena saya harus selamatkan roh mas ini dulu agar tubuh ini kosong sehingga pemilik hotel yang merasa marah dengan mas ini tidak akan membunuhnya”


“Sik mbak Sum, ceritanya sebenarnya bagaimana sih mbak?” tanya Glewo


“Jadi semenjak pertama mas ini nemu Dompet pemilik hotel yang hilang itu mas, akhirnya pemilik hotel ini marah, dia mengincar mas ini. Dompet itu hilang waktu terjadi pembantaian disana”


“Pada waktu mas-mas dan mbak Indah semalem kesana, mereka sudah merencanakan untuk membantai mas ini saja, karena mas ini sudah mulai lancang dengan mencari bukti apapun yang ada di kantor hotel”


“Dipancinglah mas ini menggunakan orang yang lari dari kantor hotel menuju ke belakang, disana ternyata sudah menunggu empat anak yang siap mengajak mas ini bermain”


“Anak-anak kecil yang tak berdosa itu tujuanya agar mas ini merasa lupa sesaat dengan kalian, setelah terlena dengan anak kecil kemudian jantung mas ini akan diambil oleh yang ada di kamar 6+, tetapi ternyata kalian berhasil menggagalkannya”


“Tapi pada saat itu pikiran mas ini berhasil dimasuki oleh yang ada di kamar 6+, dia menyuruh mas ini untuk masuk ke dalam kantor dan ke arah dapur, dengan tujuan akhir adalah lemari pendingin”


“Sebelum masuk ke lemari pendingin Saya cegat dulu bersama tubuh tanpa kepala yang setia melindugi saya mas, saya tarik masuk ke dalam kamar sebelum mas ini masuk ke lemari pendingin, kemudian saya hisap Rohnya mas ini agar bisa diselamatkan”


“Tapi yang jadi masalah ketika mbah Joyo mengembalikan roh ini, saya ikut masuk ke tubuh mas ini, akibatnya kepala tempat saya tinggal akhirnya kosong dan akhirnya kalian menghancurkanya”


“Sekarang tubuh tanpa kepala menjadi sendirian, dia luntang-lantung mencari saya, tetapi dia tidak bisa masuk ke rumah ini, karena pagar disini benar benar kuat”


“Tapi ada enaknya juga saya tinggal di tubuh ini hihihhi, rasanya nyaman, bersih, dan tenang mas, beda dengan  ketika saya tinggal di dalam kepala itu mas”


“Lha terus gimana dengan Blewah ini kalau kamu ada disana?” tanya Glewo

__ADS_1


“Ya ndak papa mas, dia tetap bisa kalian ajak bicara, istilahnya gantian mas hehehe” jawab Sumirah


“Lalu bagaimana dengan tubuhmu itu Mirah, dia kan akan terus mencari kamu sampai dapat” tanyaku


“Ya itu mas masalahnya, saya kan sudah tidak punya tempat tinggal lagi mas”


“Sik..sik Mirah , aku kok agak bingung dengan keadaanmu dan tubuh tanpa kepala itu. Sebenarnya kamu itu, eh kepala itu apakah kepala milik tubuh itu?”


“Bukan mas, saya ini korban pembunuhan. Saya adalah pembantu rumah tangga yang ikut majikan saya ke hotel itu sebelum terjadi pembunuhan disana mas”


“Kepala tempat saya tinggal itu adalah kepala salah satu korban yang terpenggal, sedangkan tubuhnya sudah hancur dimakan mahluk jahat yang ada di halaman belakang  hotel”


“Sedangkan tubuh tanpa kepala itu adalah korban pembunuhan juga mas, kami berdua ini berusaha menyelamatkan orang yang datang ke hotel, dengan cara menakuti mereka agar mereka segera pergi dari hotel itu mas”


“Sekarang tubuh itu sendirian mas, dia kasihan juga, karena disana satu-satunya temannya hanya saya saja mas”


“Kok kata mbah Joyo Blewah menjadi begini ini karena sebagian roh Blewah ada di dalam tubuh tanpa kepala itu?”


“Nggak mas, justru saya yang ikut masuk ke tubuh mas ini. Harusnya saya tidak ikut masuk ke tubuh ini , karena saya harus tetep ada disana bersama tubuh tanpa kepala untuk menghalau manusia yang iseng masuk ke sana”


“Nah kamu dan tubuh tanpa kepala, kenapa tidak menuju ke alam kalian, kenapa kalian justru ada di dunia ini?”


Hmm jadi begitu ceritanya, pantesan mbahku kok agak marah ngmongnya tadi malam.


“Mbak Sum, tentang keempat anak itu, mereka itu baik atau tidak?” tanya Glewo


“Mereka hanya anak kecil yang tidak tau apa-apa mas, mereka hanya disuruh-suruh saja oleh Induk semang yang sudah kalian binasakan itu, sekarang disana berantakan mas, karena


anak-anak kecil yang susah diatur hehehe”


“MBak Mirah , kalau kami ingin ketemu sama Blewah gimana caranya?” tanyaku penuh keheranan dengan penjelas Sumirah ini


“Panggil saja namanya mas, nanti kan yang jawab mas ini hehehe”


“Wah, Blewah hihihihi” Glewo iseng memanggil Blewah


Sejenak setelah Glewo memanggil nama Blewah, tiba tiba tubuh Blewah terdiam dengan mata yang terpejam macam koyok ada yang pergi dari tubuh berbalut pakaian merah jambu dengan rambut dikelabang dua, tapi tidak lama sih, setelah itu mata blewah terbuka lagi.

__ADS_1


“Huuuuuaaaahhheeeemm, nguantuk aku c*k, rasane koyok gak turu setahun. Yekopo rek , aku luwe rek hehehe” kata Blewah yang sudah kembali kepada kami


“Nanti ae makannya Wah, iku lho ada kopi, ndang disruput disik rek , cek no awakmu seger c*k” kata Glewo


“SIk Wo, aku gelem ngombe kopi tapi aku gak mau mandi lho yo. Biasane kan kopi item itu lak jebakanmu, setelah aku ngombe kopi terus ampase mbok buang ke rambutku, terpaksa aku adus c*k”


“Gak lah Wah, sekarang kamu ndak perlu mandi, kamu lho sudah wangi, jugaan kopi iku lho yang bikin kamu c*k, enak kopi bikinanmu Wah hihihihi”


“Oooo gendeng, kapan aku bikin kopine C*k hihihih, wong dari tadi lho aku turu (tidur) c*k”


“Tapi enak juga kopini Gel, sopo sing bikin iki Gel” tanya Blewah yang belum sadar dengan keadaan dirinya sambil menyeruput kopi


“Yang bikin namanya Sumirah” jawabku sambil melihat reaksi  Blewah ketika kusebutkan nama itu


“Pembantu anyar ta Gel, ndi wonge Gel, di dapur ta wonge Gel” tanya Blewah sambil menoleh ke belakang


“Orangnya ndak ada di dapur, tapi ada di depanku sambil nyeruput kopi hihihihi” jawabku


*****


 “Janchox Gel, nggateli asyuuuu!... aku kudu lepas dari Sumirah Gel!, ojok gini rek carane” kata Blewah dalam perjalanan kami siang ini menuju ke rumah mbah Joyo.


Jadi setelah Blewah aku kasih tau kalau yang bikin kopi ini Sumirah yang ada didalam tubuh dia, dan dia pun sedang memakai pakaian perempuan, langsung menuju ke kaca yang ada di dalam kamar depan.


Dan langsung dia mengganti baju perempuan dengan bajunya yang bau, kemudian Bewah memaksaku ke rumah mbah Joyo sekarang juga.


“Pokokoe gak thaek-thaekan Gel, hari ini juga Sumirah kudu minggat dari badanku Cuok!”


“Opo-opoan iki badanku dijadikan bancakan Sumirah, mosok Mbah Joyo gak bisa ngatasi rek, mosok aku harus hidup gantian sama asyumirah C*K?” teriak Blewah yang dari tadi hanya ngomel terus menerus didalam mobil


Tapi tiba-tiba Blewah diam menunduk beberapa detik, setelah itu mata dia terbuka dan mulai lagi bicara dengan logat dan gaya bicara yang berbeda.


“Apa-apaan sih mas, saya ini kan gak sengaja masuk ke dalam tubuhnya mas ini, kan bukan maksud saya juga ada di dalam tubuh mas ini” kata Glewo yang tiba-tiba berganti suara kemayu khas perempuan


“Saya ada disini karena mbah Joyo yang ceroboh memindahkan saya ke sini mas, lagi pula saya sudah selamatkan mas dari kematian, dimana rasa terimakasihnya mas kepada saya”


“Kalok suara dan gaya bahasa yang gini ini pasti ini Sumirah yang lagi bicara kan hehehe” komentar Glewo

__ADS_1


“Jadi gini ya mas, harap diingat, saya hanya membantu agar mas tidak mati, tetapi saya juga butuh tempat untuk hidup di dunia nyata, sedangkan kapala saya sudah dihancurkan oleh mas yang sedang nyetir mobil ini kan” jawab Blewah, eh Sumirah


Setelah berkata seperti itu, tiba-tiba Sosok Blewah terdiam dan menunduk memajamkan mata lagi, pasti sebentar lagi Blewah yang akan bicara hihihhi.


__ADS_2