
“Haloooo ini dengan mas Agus ya” tanya suara laki-laki yang terdengar lembeng di telingaku
“Iya saya Agus, ini pasti mas Totok kan” tanyaku pura-pura menebak siapa yang telpon aku
Kemarin malam sehabis makan malam, aku sms si Totok untuk memberitahu nomor telponku yang sekarang aku pakek
Tetapi aku bilang juga ke Totok kalau aku tidak menggunakan aplikasi Wa. Alasanku karena hp ku jadul.
Sejak peristiwa aneh-aneh dan sejak kami pindah ke rumah mbahku, aplikasi Wa dan segala sosial media sudah kuhapus dari hpku, begitu pula dengan kedua temanku.
Hal ini untuk njagani dari tracking suruhan jutawan arab kayak raya itu, jadi aku cuma bisa terima Sms dan telepon biasa saja.
“Iya,... kenapa mas Totok?, apa ada yang bisa saya bantu mas, tapi maaf mas, saya hari ini ndak mbecak mas"
"Badan saya pegel semua setelah kemarin jatuh bangun di Mjs mas heheheh"
“Uuuuggh mantab mas Agus ini, aku gak mau mbecakin ma agus kok , eh ..gak mau naikin mas Agus , ...eh maaf, aku ndak mau naik becak mas Agus maksud aku mas hihihi”
“Akunya cuman mau kasih tau ajah, kalau ntar sore akunya pindah ke Mjkt, mau jaga toko di sana mas. Jadi kita bisa ketemuan terus mas”
“Astargf...eh maksud saya Alhamdulilah mas Totok, iya mas , nanti mas Totok bisa langganan becak saya dong mas hihihi”
“Hihihihi ada adaajah mas Agus ini . ntar akunya tidur di toko mas, di jalan Mn, jadi gak bisa langanan becak dueech hhihihi. Tapi kan akunya juga perlu pergi cari makan, jadi masih juga bisa naikin mas Agus dong”
“Naik becak saya maksudnya mas Totok heheheh” jawabku
“He’em mas , naik becaknya mas Agus hehehe” jawab suara diseberang
Kedua temanku kaget ketika mendengarkan aku teleponan dengan Totok, mungkin yang ada di pikian mereka berdua Dogel ini sudah menjadi homo hingga mau ngobrol lama-lama dengan Totok.
“Ntar malem kalau akunya udah ada di toko , mas Agus dateng dong, bantuin akunya untuk beres-beres pakaian yang mau akunya jual”
“Ok mas, eehmm aku boleh ajak teman beres beres mas, namanya Glewo, dia rajin kalau disuruh suruh mas, jadi agar beres-beresnya cepat selesai mas”
“Ooh boleh-boleh mas Agus, kebetulan nanti sore akunya datang ke Mjkt naik mobil box mas, jadi yaaa nanti itu super sibuk menata pakaian di etalase mas, ok mas Agus cayank, ntar kalau akunya udah deket, mas Agus kau call ya”
Setalah itu sambungan telepon terputus, pagi ini aku bersama Indah sedang duduk di ruang tamu rumah mbahku.
“Gimana mas, jadi nanti malam mas Agus dan mas Glewo kesana, ketempat Totok?” tanya Indah yang kayaknya kurang senang apabila aku membahas Totok”
__ADS_1
“Kamu kenapa Ndah ,kok kayaknya kamu ndak suka kalau aku membahas Totok Ndah, apa ada yang salah sama tindakanku Ndah, aku begini kan demi kamu Nyaiku, agar jasadmu bisa ditemukan”
Indah hanya diam saja, dia tidak berkata apapun, yaaah biasaa perempuan , meskipun dalam keadan menjadi hantupun kebiasaan perempuan yang misterius itu tidak pernah hilang.
Kalau Indah tetep diem gini aku kan ndak tau ada masalah apa atau aku ada salah apa dengan sama kamu Ndah.
“Indah itu masih merasa tertipu sama dia mas, dia ternyata penyuka sesama jenis gitu, apalagi kemarin malam mas Agus bisa menebak jam berapa Totok menggauli indah mas”
“Mungkin bener mas Agus, kalau pagi jam segitu nganu dia kan sedang berdiri sendiri mas, sehingga dia langsung uklik uklik Indah sampai Indah Hamil mas”
“Heheheh setau ku untuk para humuzeksuwal yang ingin merubah statusnya menjadi menikah di Ktp kemudian mempunyai keturunan, maka aktifitas zeksuwalnya dilakukan pada jam jam itu Ndah”
“Makanya jangan cari lakik yang ganteng dan bodi berotot, kalau yang macam kayak gitu itu biasanya laki-laki idaman priaaaa hihihihi, mending cari yang kayak aku gini lho Ndah , biasa saja dan belum laku laku heheheh"
“Nah sekarang biarkan aku menyelesaikan masalahmu hingga jasadmu ditemukan Ndah, sembari aku berpikir gimana caranya menemukan siapa yang berbuat sesuatu dengan lagu kami ini”
“Memang susah Ndah, tapi mau gimana lagi, kalau ndak diselesaikan malah kita yang jadi korban lagi”
“Jadi nanti sore aku dan Glewo ke toko tempat pacarmu kerja, aku sih belum punya pikiran mau apa nanti di toko pacarmu itu, tapi demi kamu ndah, biar aku selesaikan dulu Ndah”
Sayang dia adalah hantu, cobaaaaaa kalau dia manusia, sudah aku lamar dia sekarang, aku minta dia kerumah ortunya sekarang,
“Iya mas, Indah juga gitu sama mas Agus kok, dari mulai kita ketemu di bus itu Indah rasanya cocok sama mas Agus”
“Iya mas, maaf. Indah kayak gini hanya sama yang Indah cintai mas, karena Indah kepingin ada di sisi orang yang Indah cintai mas” kata Indah sambil menundukan kepalanya
“yah mau gimana lagi Ndah, takdir kita memang seperti ini , ketemunya juga beda alam gini Ndah, tapi ndak papa kan dari pada ndak ketemu sama sekali Ndah hehehe”
“Mas, ke tempat rekreasi Pct yu mas, Indah pingin kesana sama mas Agus, meskipun kita ini beda alam dan tidak bisa saling menyetuh, tapi perasaan Indah bahagia sekali bisa ada di sebelah mas kayak gini”
“Ngapain kesana Ndah, kamu mau angajak aku ke tempat kamu dibunuh ta Ndah, atau kamu
mau ingat ingat masa-masa jam 3 sampai jam 4 pagi ketika uklik uklik gitu ta Ndah heheheh?”
“Gel....Geeel ayo sarapan!” teriak Glewo dari arah dapur yang tadi sedang masak bersama Blewah
“Aku lagi bingung nih Ndah , gimana cari uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga untuk trasnportasi kami , sedangkan kami aja ndak tau apa yang harus kami kerjakan disini Ndah”
“Coba nanti Indah pikirkan lagi mas, siapa tau Indah bisa membalas kebaikan mas Agus yang sudah mau nolong Indah mas”
__ADS_1
Aku berjalan ke arah dapur,dimana Glewo dan Blewah sudah selesai memasak, kami disini makan ala kadarmya pokoknya wareg dan murah.
Biasanya untuk keseharian disini Glewo dan Blewah paling juga masak nasi sambel tahu tempe, lumayan juga kok masakan mereka berdua heheheh.
Setelah kami selesai sarapan termasuk segelas kopi produk penduduk sini yang lumayan juga rasanya. kami lanjutkan dengan leyeh-leyeh di sofa.
“Rek, kita ndak bisa terus terusan kayak gini, kita harus mandapatkan uang untuk hidup sehari hari rek, coba apa yang ada di pikiran kalian rek”
“Togel mas, ayo pasang togel aja mas, Indah bisa bantu kalian untuk dapatkan nomer jitu mas hihihhi” Indah menyahut pertanyaanku dengan cepat
“Ojo guyonan Ndah, uang kita ini sudah menipis Ndah , kalau pasang togel terus ndak dapat kan yo tambah ngenes Ndah” jawab Glewo
“Kita ini punya bentor rek, tapi bentor iki kok ya boros men bahan bakarnya, sakjane kan kita bisa mbecak disini Gel, Blewah iki lho yang siap mbecak rek hehhehe
“Pasang togel ae lho Gel, Indah lho udah mau bantu kan Gel, dikit-dikit aja nantik lak lama –lama jadi bukit Gel hihihhi” sahut Blewah
“Duwek buat nogel lho gak ada Wah, duweku tinggal pas pasan Ini Wah, kalian ada persediaan duwek ndak”
“Hehehehe, kalok masalah duwek aku tak ndelesep dulu ae Gel, kalian berdua ae sing mikir rek heheheh” kata glewo
“Ya weslah.kita pikir lagi apa yang harus kita lakukan nanti rek, sing penting saiki kita jalan ke pct yok, Indah tadi ngajak kita ke pct”
“Walah Gel males nang Pct ck, adoh Gel,...... tapi nek tak pikir-pikir kita butuh rekreasi lho Gel, ide bagus juga Gel ke pct naik Bentor ahahahah” sahut Blewah.
Sore hari tiba, adzan ashar sudah berkumandang keras dari mushola sebelah rumah, kini waktunya sholat ashar. Ketika aku sudah rapi untuk menuju ke masjid, tiba-tiba Indah keluar dari kamar mbahku.
Indah sudah memakai mukena dengan rapi, dia memandangku dengan penuh harap agar diberi kesempatan untuk bisa beribadah bersama.
Tetapi bukanya orang yang sudah meninggal itu sudah putus ibadahnya ya? Lha tapi kok Indah ngajak aku sholat bersama.
Asyudahlah aku turuti sajalah kemauanya, lumayan ada yang mau jadi makmumku hehhehe.
Aku urungkan untuk menuju ke mushola, aku berjalan menuju ke kamar mbah putri ku, nah yang membuat aku bingung nanti ini aku sebagai imam atau gimana, dia kan hantu bukan manusia.
Atau lebih baik niatkuuntuk sholat sendiri saja dan kubiarkan Indah mengikuti gerakan sholatku sajalah. Mungkin Begitu saja lebih baik , agar aku tidak salah dalam menjalankan ibadah.
Sora hari menjelang maghrib teleponku berdering, siapa lagi yan menelepon nomor ini kalau bukan pacar Indah yang agak kemayu itu, bukan agak sih, tapi memang kemayu lah.
“Asalamualaikum.... mas Aguusss, akunya dah sampek di toko ni mas, yuk kesini dongs, bantuin akunya mas, ajak juga temenya mas Agus, ntar kita bisa trisom kaleee”
__ADS_1
“Ehh maksud akunya bertiga biar cepet selesai kerjaanya mas, aku tunggu ya mas, di jalan MN namanya toko pakaian GEMEZZZ mas”
“Ok mas, ntar aku ajak temenku yang gemoyy mas hihihi” setelah itu kututup sambungan teleponya