
“Ndak wis Ndah, aku nurut kamu aelah, terserah kamu mau pilih yang mana” kataku tanpa menoleh ke arah Indah sama sekali
“Itu aja Ndah yang lidahnya njulur sampai ketanah, dia bau sekali itu Ndah, cocok buat Petro, sama satu lagi itu yang kepalanya berbentuk gentalo, itu cocok untuk nemenin petro tidur, biar dia mimpi gentalo terus”
“Sama satu lagi yang mulutnya penuh nanah dan selalu menetes, suruh dia netesin nanahnya ke makananya Petro, biar yang dia rasakan itu bau busuk nanah setiap dia mau makan” kata Blewah menjawab omongan Indah
Blewah ternyata bisa lihat juga dan dia sama sekali tidak jijik dengan penampakan yang aneh aneh, sedangkan aku heheheh, lebih baik aku ndak liat gituan lah, nyawaku belum sekuat nyawa Blewah.
“Wah , awakmu kok bisa liat demit itu dan gak jijik sama sekali c*k?”
“Lha lapo jijik Gel, mereka itu manusia sama seperti kita juga, hanya saja mereka begitu karena ulah mereka di dunia, contone itu yang kepalanya koyok gentalo. Aku yakin dia semasa hidupnya suka uklik uklik sembarangan, bahkan mungkin dia tukang perkosa sana sini heheheh” jawab Blewah
Setelah mendapat instruksi dari Blewah, Indah menyuruh tiga demit itu untuk menunggu kami, karena nanti bersama kami demit itu akan nyanggong Petro, setelah itu mereka akan ikut bersama Petro sampai ada perintah dari Indah untuk melepaskan Petro.
“Fix ya ini mas, tiga demit itu nanti Indah perintahkan untuk ikut mas farid sampai ada perintah dari Indah melepas kan mas Farid ya” tanyanya kepadaku dan kepada Blewah
“Pokoke atur aja Ndah, tapi demit itu apa ndak minta upah atas jasa yang dia kerjakan menakut nakuti Petro kan Ndah?”
Aku ndak mau urusan dengan demit yang suka minta timbal balik atas jasa yang mereka kerjakan.
“Ndak mas, mereka ini akan bahagia kalau dibutuhkan, kita suruh mereka saja mereka sudah senang mas, tugas setan kan memang mengganggu manusia mas hehehehe, lha kalau mereka kita suruh untuk menganggu mas Farid otomatis mereka senang mas hihihihi”
“Gak masuk akal blas opinimu Ndah, ngawur tok pokoke omongane indah iki rek” kata Blewah bersungut sungut
“Yo ini yang bikin aku tambah suka sama Indah, gimana Gel, Indah tak tak pek bojo ndak papa kan hihihih” kata Blewah
“Tak santapi ndasmu Wah, pokoke ojok sampek awakmu deket-deket indah c*k. Bisa bisa indah ndak wangi lagi rek, mambu busuk koyok raimu Wah”
*****
Pukul 15.45 kami ada di dalam mobil dengan mesin yang nyala agar pendingin udara di mobil tetap bekerja mengingat panasnya matahari pada jam-jam segini, kami sedang menunggu Petro keluar dari tempat kerjanya.
“Ndah tiga demit tadi kamu suruh tunggu dimana”
“Itu mas, mereka ada di depan showroom mobil tempat Petro kerja, nanti kalau dia keluar dari sana, Indah akan kasih tau mereka bertiga untuk menempel di tubuh Petro eh farid mas hehehe”
“Lho kok nempel Ndah, apa ndak masalah sama Petro kalau ditempelin demit ndah” tanyaku
“Eh kalian ini ngomong apa aja seh, aku lama-lama juga kepingin dengar omongan Indah rek” ucap Glewo yang penasaran dengan obrolan kami
__ADS_1
“Ndah Glewo kepingin ngobrol sama kamu, ayo Ndah buat dia agar ndak koyok kebo dicokok irunge Ndah hahahah” kata Blewah
“Ntar mas, Indah konsen dulu buat mas Glewo ini”
Glewo iki pancen ngerepoti ae kok, dulu kita berempat bisa saling lihat dan bisa komunkasi satu sama lain, tetapi kemudian Glewo minta diputus hubungan karena waktu itu kalau ndak salah gara-gara Indah menampakan tubuh mengerikanya.
Tidak perlu waktu lama bagi Indah untuk merubah pandangan Glewo.
“Naaah aku sudah bisa liat Indah, waaaah kamu kok tambah cantik aja sih , beda sama terakhir aku bisa liat kamu Ndah, pantesan Dogel kerasan di kamar belakang Ndah, lha wong kamu tambah cantik gini rek”
“Wis..wis gak usah mbahas masalah Indah Wo, kita bahas cara kerjain petro ae” tukasku
Aku jelasin kepada Glewo tentang rencana kita untuk njegurno Petro, pokoknya ndak nyakiti Petro lah. Intinya agar Petro merasa bersalah kepada keluarga Hot dan minta maaf kepada keluarga Hot.
“Yo gak masalah se, Idene indah masuk itu, tapi mana yang mau dijejelno ke Petro rek aku kok gak bisa liat mereka” kata Glewo
“Aku aja ndak mau liat Wo, pasti nggilani lah, tapi kalau kamu pingin liat, Indah bisa bantu kamu kok. Gimana Ndah, Glewo kepingin liat yang ada di depan showroom mobil iku”
“Bisaaa mas, pokoknya mas Glewo harus kuat dan tahan jijik lho ya. Sekarang mas Glewo lihat kesana, Indah mau masukan energy ketubuh mas Glewo”
Indah sedang mentransfer energi kedalam tubuh Glewo, aku yakin Glewo pasti akan kuat.
“Gak kiro kuat lah Gel, Glewo itu lebih parah dari kamu c*k, hahahaha” jawab Blewah
“HUUAAAA!... WANCOOOOK!..opo ikut kok nggilani nemen...hoooeeekkk” glewo cepat-cepat membuka pintu mobil dan akhirnya dia muntah dengan suksesnya
“Udah dikasih tau malah nantangi liat yang jelek jelek, untung aku ndak nyipitkan mataku c*k”
Pukul 16.15 setelah Glewo puas dengan mengeluarkan isi perutnya, dia terduduk lemas di belakang kemudi, tapi masih untung yang diliat yang begituan, dia ndak liat yang koyok di kamar 6+ itu anak-anak yang sedang makan mayat dan sedang menghisap darah perempuan.
“Heeh itu ada Petro, dia celingak celinguk di depan sana rek” kata Blewah
“Ndah sekarang saatnya untuk menempelkan ketiga mahluk aneh itu ke tubuh Petro Ndah”
“Tapi sik, itu di punggung petro kok ada anak kecil ya Ndah, keliatanya semacam tuyul gitu” kata Blewah
“Bentar mas, Indah kesana dulu, mau Indah tanya siapa dia dan sedang apa di tubuh Petro mas, bisa bisa petro itu memakai semacam jimat mas, nah yang ada di tubuh Petro itu hasil dari jimat yang dia pegang itu mas, tapi lebih baik Indah kesana dulu aja mas, biar jelas siapa yang ada disitu”
“Wo, awakmu wis nggenah ta, bisa nyetir mobil berarti yo Wo, kita ikuti Petro pulang Wo setelah suruhan Indah nempel di tubuh Petro”
__ADS_1
“Bisa Gel, cuma tadi aku mual ae liat tiga mahluk sing gak karuan itu, pada intine aku ndak mau liat selain Indah ae Gel, nek liat Indah rasane ayem heheheh”
“Ternyata yang anak kecil itu berasal dari jimat yang dibawa petro mas, dia pakek cincin pemberian orang pinter kepercayaanya, tapi sekarang sudah Indah usir mas”
“Kemudian yang tiga biji tadi sudah Indah taruh di badan Petro semua, sebentar lagi dia keluar dari showroom , kita bisa ikuti dia mas, agar tidak terjadi apa-apa selama perjalanan dari sini sempai rumahnya”
“Memangnya yang tiga demit kamu taruh sana itu bahaya kah Ndah?” tanya Glewo yang sekarang sudah bisa ngobrol dengan Indah.
“Sama sekali tidak bahaya mas, pengaruhnya hanya dia akan semakin tertekan, semakin khawatir atas apa yang dia lakukan, dan selera makan yang makin berkurang karena adanya demit yang suka meneteskan nanahnya di piring yang dia akan makan mas”
“Itu rek , ada mobil Petro yang biasane deke bawa” kata Glewo
“kamu hapal mobil Petro ta Wo” tanya Blewah
“Apal Wah, deke kan mobile asik, iku mercy new eyes rek heheheh, liaten habis ini deke lewatin kita rek” jawab Glewo
“Nyalakan mesinmu Wo, kita ikuti Petro dari jauh ae, pokoke Petro sore ini bisa sampai rumah dengan selamat ae, perkara besok dia masuk kerja apa ndak itu urusan nanti heheheh”
*******
Kami sampai di gang Petro, ternyata Petro sampai juga di gang rumahnya dengan selamat. Kami tidak menunggu hingga Petro turun dari mobil, yang penting anak buahnya sudah berfoto ria bersama aku dan Blewah dengan latar belakang showroon tempat dia kerja.
“Wis ya, deke sudah sampai rumah dengan aman, sekarang tinggal nunggu hasil dari tiga demit suruhan Indah, semoga mereka bisa merubah Petro secepatnya hihihihi”
“Ayo Wo, sekarang kita pulang ae, nanti kita mampir ke Gemezz yo rek, sekalian cari makan malam”
Tujuan kita ke sby ini hanya untuk antar kedua teman kami dan sekalian lihat bagaimana keadaan Petro , hanya tadi kok tiba-tiba Indah mempunyai ide untuk membuat Petro mengakui kesalahanya dan berhenti mencari kami.
Sore hari yang menyenangkan, kami sudah bisa tau bagimana keadaan Petro yang sebenarnya tidak beda dengan kami, dia juga dicari orang, tetapi bedanya dia masih bisa kerja dan mendapatkan uang, itu karena dia berhasil menjilat pemburu kami.
“Eh rek, kalau seumpama Petro memang dicari cari orang seperti yang Indah omongkan. Lalu siapa yang sedang mencari cari Petro? Secara dia kan sekarang dekat dengan juragan Arab yang anaknya mati bunuh diri akibat lagi dari band kita rek”
“Gak ngurus Petro Gel, dia itu memang karepe dewe, sing penting dia selamat dan ndak urusan dengan keadaan kita, pokoke sekarang dia sudah ada di tangan kita ae” kata Blewah
Pukul 18.45. kami sudah memasuki kota mjkt, perjalanan dari sby ke mjkt kami tanpa kendala kemacetan yang luar biasa, sekarang tujuan kami adalah toko Gemezzz. Aku masih penasaran apa yang ada di toko Gemezzz itu.
“Ndah, kita ke toko Gemezzz ya, nanti kamu liatin aja ada apa disana, semoga kamu sudah bisa lihat apa saja yang ada disana, karena sekarang kan keadaanya kosong”
“Semoga Indah sdah bisa lihat apa yang ada di dalam toko itu mas, karena sebelumnya kan yang kelihatan hanya gelap saja mas”
__ADS_1
Masuk ke jalan Mn pada pukul 19.45. keadaan memang sepi disini tetapi tidak dengan keadaan didepan toko Gemezzz.