
Mbak Bashi tetap menggeram sambil menatap ke jalur gelap dan kosong yang ada di belakang kami.
Tetapi tidak lama kemudian mbak Bashi mulai tenang, dia mengeong sekali dan kemudian dia duduk sambil menjilati bulu-bulu hitamnya.
Aku masih belum bisa melihat siapa yang tadi sempat diperingatkan oleh mbak bashi ini, tapi yang aneh setelah itu dia mengeong dan duduk, apakah yang datang itu tidak jahat atau yang datang itu kenal dengan mbah Bashi
“Siapa yang kesini Wah?” tanya Petro yang sudah mulai sadar dengan keadaanya
“Aku belum tau Tro, tapi kalau lihat mbah bashi koyok gitu, kemungkinan besar yang datang itu tidak jahat”
Aku kemudian menggendong kucing hitam yang sebenarnya wajahnya tidak lucu sama sekali, meskipun hidungnya agak pesek dan bermata bulat, tapi malah kalau diperhatikan secara detail ada kesan horor di wajahnya.
Kucing itu menggeliat dan turun dari gendonganku, dia bersuara krrr krrr krrr sambil menggeser geserkan punggung dan kepalanya di kakiku.
Dan bener juga, tidak lama kemudian ada yang datang kesini, dan yang datang itu adalah arwah Indah dan Arwah Ngot teman kami yang mati akibat dibunuh oleh anak buah wong arab gede anune.
“Lho Indah, Ngot, kok kalian bisa kesini. Apa yang terjadi rek?” aku kaget juga karena tiba-tiba ada Indah dan Not yang ada disini
Untuk diketahui dulu juga Indah pernah mengajak Ngot datang ke rumah mbahku, waktu Ngok kasih kabar tentang Petro itu, jadi sudah lama Indah kenal dengan Ngot.
“Wah onok Petro juga rek, gimana kabarmu Tro, tenang ae aku dan keluargaku sudah maafkan kamu kok” kata Ngot yang memang mati karena ulah Petro yang melaporkan posisi Ngot pada orang arab yang anaknya mati itu
Tapi sayangnya Petro belum bisa melihat Indah dan juga Ngot, karena mata ketiga Petro kan belum di buka sama sekali. Sebenarnya Indah bisa membuka mata ketiga Petro seperti yang dilakukan Indah pada Glewo dan aku pada waktu kami pertama kali melarikan diri ke kota Mjkt.
“Mas Blewah lebih baik kita kembali dulu ke Gemzzz, kita bicara di sana dulu mas” kata Indah yang tiba-tiba datang bersama Ngot itu
“Aku kangen sama kalian rek, Glewo mana Wah, bukanya dia ada di sini bersama kalian?” Tanya Ngot
“Dia balik ke tempat asalnya Ngot, gara-gara Dogel yang semakin aneh”
__ADS_1
“Tro, yang datang ini adalah Indah dan Ngot, kamu ndak usah takut, karena Ngot sudah memaafkan awakmu. Pokoke kamu tenang ae disik gak usah bingung yo”
“Iyo Wah, pantesan barusan ini bulu kuduku berdiri Wah, ternyata disini ada dua arwah Indah dan Ngot. Tolong sampaikan ke Ngot permintaan maafku Wah” kata Petro yang memang tidak bisa atau belum bisa melihat ghaib
“Dogel kenapa Wah, bukane deke itu kan selalu paling nggenah, paling dewasa, dan paling bijak, mosok se sekarang dia jadi aneh gitu Wah. Jangan-jangan kamu yang bikin dia jadi gitu Wah” kata Ngot
Nama Ngot itu aslinya adalah Hot Torang, dia asli orang batak yang terdampar di Sby heheheh, tapi berhubung dia sudah lama ada di jawa sehingga di keseharian dia menggunakan bahasa Jawa. Kami memanggil dia dengan Ngot. Karena lebih enak menyebutnya dari pada Hot hehehe.
Untuk diketahui, Ngot adalah anggota band kami juga yang mati duluan karena ulah Petro yang melaporkan posisi Ngot kepada orang arab yang sedang memburu kami. Tapi ndak tau gimana kok sekarang dia bisa ada disini bersama Indah.
Kami akan menuju ke ruang pamer toko Gemezzz, di antara menekin-manekin yang konon di dalamnya ada tubuh manusianya. Kucing mbak Bashi ada dalam gendonganku, dia tidak berontak atau marah ketika kugendong keluar dari terowongan.
Kami sudah ada di taman belakang toko. Aku, Petro, kucing mbak Bashi, Ngot dan Indah yang berupa mahluk halus.
“Gimana Ndah, kenapa kamu dan Ngot bisa kesini?” tanyaku sambil berjalan ke ruang pamer.
“Indah tadi ke tempat abah Fuad mas, Indah cerita apa saja yang terjadi dengan mas Agus saat ini mas, ternyata abah Fuad sudah bisa meraba kalau mas Agus itu akan berubah menjadi aneh”
“Apabila dia tidak bisa mengendalikannya maka kekuatan itu yang akan mengendalikan mas Agus, itu makin bahaya mas, karena sekarang mbah Putri pun sudah tidak mau menemui mas Agus lagi kan”
“jadi satu satu nya jalan adalan kalian berempat yang bisa menyadarkan mas Agus, kemudian dengan apa yang ada di dalam tubuh mas agus itu kalian bisa menghancurkan yang jadi tujuan kalian”
“lalu gimana dengan terowongan yang tadi kita temukan itu Ndah, apa ndak sebaiknya kita masuk ke sana dulu?” Tanyaku
“jangan dulu mas, kalian harus kompak dulu, karena apa yang sudah kalian mulai ini tidak akan bisa dihancurkan semudah itu”
“Terowongan itu kelihatannya akan menuju ke daerah atas mas, dan kalian akan menemui beraneka ragam mahluk jahat di sana, kalau hanya kalian yang ke sana, takutnya akan terjadi sesuatu di tengah jalan mas”
“Kemudian yang ditakutkan abah Fuad adalah musuh kalian tidak hanya itu mas, tetapi kekuatan yang berkumpul di tubuh mas Agus itu akan menjadi musuh kalian yang lebih mengerikan”
__ADS_1
Perhatian Indah terpecah kepada seekor kucing hitam yang sedang kupeggang, kemudian Indah menghampiri aku dan melihat kucing itu dengan heran.
“Mbah Saripah ada di dalam tubuh kucing ini” kata Indah kemudian dengan nada yang pelan
“Tapi sayangnya Indah tidak bisa berkomunikasi dengan beliau, beliau ada di dalam kucing ini kelihatannya agar arah kalian tidak tersesat, dan mendapat bantuan dari beliau”
“Mbak Indah kenapa ndak bisa komunikasi dengan kucing yang dikasih naman mbak Bashi sama mas Blewah?” tanya Sumirah
“Sumirah kamu baik sekali masih mau membantu mas Blewah, dan tentang kucing hitam ini, Indah tidak tau kenapa Indah tidak bisa melakukan Komunikasi Mirah”
“Tapi biarlah, itu memang atas kemauan dari mbah Saripah sendiri yang mungkin merasa bahwa apa yang dilakukan mas Agus akan membahayakan kalian semua”
“Ndah, sekarang apa yang akan kita lakukan, apa tetap disini atau gimana?” tanya Petro
“Eh mas Petro, mas Peto kan baru ada disini kan. Abah Fuad bilang kalau mas Petro bisa saja bertindak sebagai orang yang mengingatkan mas Agus, jadi apabila mas Agus mulai aneh-aneh , mas Petro yang harus mengingatkannya” kata Indah meskipun Petro tidak bisa mendengar apa kata Indah
“Mas Blewah, karena ini sudah malam sekali, ada baiknya kalian pulang saja dulu ke rumah mas, besok pagi kalian bisa lanjutkan kesini. Yang penting adalah ingatkan mas Agus dan jangan tinggal dia sendirian dan jangan sampai kekuatan itu menguasai dia”
“Mas Ngot tadi Indah kan ndah udah cerita banyak ke mas Ngot, nah cerita Indah itu bisa mas Ngot tanyakan kebenaranya kepada mas Blewah”
“Dan sayangnya mas Glewo sudah pulang ke daerah asalnya, tapi Indah yakin dia akan kembali lagi ke sini mas”
“Ndah untuk mempersingkat waktu, ada baiknya yang ke tempat Dogel itu awakmu sama Ngot aja, aku dan Petro tetap disini. Kami disini juga bersama mbak Bashi ini kok, dia bisa dijadikan radar untuk mengetahui apabila adanya ghaib yang tidak nampak oleh ku”
Wah, ngomongo mereka, Suruh ajak Dogel kesini, siapa tau dia bisa waras kalau ada disini” kata Petro
“Hehehe bilangin mas Petro, kalau di rumah mbah Putri itu mas Agus itu merasa aman dan nyaman, sehingga dia ndak mau keluar dari sana dan itu yang bahaya, karena apabila di hanya diam dan tidak melakukan apa-apa maka yang ada di dalam tubuhnya itu makin berbahaya”
“Karena mereka yang ada di dalam tubuh mas Agus itu gunanya untuk beraktifitas dan berperang, bukan untuk di diamkan saja mas, kalau didiamkan maka dia akan bersatu dan menjadi musuh yang mengerikan bagi kita mas”
__ADS_1
“Waduh kok medeni gini yo, opo kita harus paksa Dogel agar keluar dari rumah dan melawan yang ada di lorong itu dan menyelamatkan teman-teman kita?”