
Ke esokkan harinya, tepat pada siang hari yang panas. Terlihat banyak petualang yang telah menunggu jauh di depan Gate S class yang akan terbuka. Suara ludah yang di telan berat terdengar, menunjukkan banyak dari mereka merasa cemas dan takut dengan raid ini. Namun, mereka juga tidak bisa lari karena banyak dari rekan - rekan mereka berjuang untuk raid ini.
Di sisi lain, tampak para elf mengeluh karena cuacanya yang panas di siang hari. Mereka terlihat gelisah, dan sangat tidak menyukai teriknya sinar matahari.
" Aaaa, sialan! Kenapa belum juga terbuka? Berapa lama aku harus menunggu? " Ucap Milia dengan kesal sambil menendang - nendang tembok bangunan yang ada di sampingnya.
Beberapa orang yang melihat itu juga merasa kesal. Mereka bukan kesal karena Gate nya yang tidak kunjung terbuka, namun karena Milia yang menendang - nendang tembok rumah orang sembarang bahkan sampai retak.
" Si Berengsek ini... Kalau kesal jangan lampiaskan pada rumah orang lain sialan! " Kata pemilik rumah dengan geram dengan nada suara kecil.
Milia menoleh melihat pemilik dari rumah yang ia tendang. Tampak pria itu sangat geram dengan sikapnya yang menendang rumah orang lain. Milia yang di tatap seperti itu, ia sangat kesal, dan membalas pemilik rumah itu dengan tatapan tajam yang mengerikan.
Seketika itu membuat pemilik rumah menjadi merinding lalu membuang wajahnya sambil bersiul seakan ia tidak mengetahui apa pun.
" Cih! Dasar para rendahan! Mengganggu saja! " Kata Milia dengan kesal.
Tidak lama, matahari telah sampai di puncaknya. Tiba - tiba hari yang tadinya panas, berubah menjadi teduh. Sinar matahari yang terik di tutupi oleh awan mendung. Angin berhembus kencang, suara seperti kaca yang pecah pun terdengar sangat jelas di telinga mereka semua.
Semua orang yang mendengarnya langsung bersiap siaga untuk menghadapi raid. Sementara, Milia tampak sangat ke girangan menantikan pertarungan melawan monster Gate S class.
" Hahaha, sudah di mulai! " Kata Milia sambil tertawa kegirangan. Ia benar - benar sudah tidak sabar untuk membunuh para monster yang keluar dari Gate tersebut.
Gate terbuka lebar, bersamaan dengan terjadinya ledakan energi yang sangat kuat. Ledakan energi itu membuat beberapa petualang yang memiliki Rank rendah terdorong mundur, dan bahkan beberapa dari mereka ada yang pingsan karena hal tersebut.
Sementara, para petualang yang memiliki Rank tinggi, merasa sangat terkejut dengan ledakan energi yang terjadi. Energi sihir yang pekat langsung memenuhi udara, dari Gate itu, keluar beberapa monster dengan rupa yang sangat mengerikan. Mereka terlihat seperti bintang buas, namun mereka bukan binatang.
" Apa... Gate S clasa ini... Berisi monster tipe Demon! " Ucap Light terkejut. Melihat banyak monster Demon keluar dari Gate tersebut.
Para Demon yang telah keluar dari Gate, dengan ganas mereka langsung menyerang manusia yang ada di hadapan mereka. Seketika itu membuat pertarungan menjadi pecah.
Pertarungan antara para petualang melawan Demon pun di mulai. Para iblis yang keluar pertama kali dari Gate S class itu hanyalah Demon biasa, Demon yang biasanya sering berada di Gate C atau bahkan B class. Tapi, itu tetap saja sulit untuk di hadapi, karena Demon walau pun tidak memiliki kecerdasan, mereka jauh lebih pintar di banding monster - monster lainnya. Hal itu, membuat para Demon menjadi sangat sulit untuk di kalahkan.
Pada gelombang pertama, para petualang dapat mengatasi para Demon yang menyerang. Namun, walau dapat mengendalikan situasi, telah banyak dari mereka yang mengalami cidera yang parah karena Demon yang terlalu tidak masuk akal.
Demon Gelombang kedua pun mulai muncul, kini jumlah mereka jauh lebih banyak dari sebelumnya. Dan bahkan ukuran mereka jauh lebih besar dari sebelumnya. Setiap Demon, memancarkan energi sihir yang mengerikan dari tubuh mereka.
" Cepat serang mereka! " Teriak salah satu petualang dengan keras.
Mendengar itu, serangan sihir jarak jauh pun mulai di lepaskan untuk menyerang para Demon yang baru keluar dari Gate. Karena itu, para Demon tidak memiliki kesempatan untuk menghindari setiap serangan yang di lancarkan.
Walau begitu, terdapat banyak sekali Demon yang muncul, dan tidak semua Demon terkena serangan sihir. Sehingga, mereka yang selamat langsung menyerang para petualang garis depan dengan sangat ganas.
Demon pada gelombang kedua benar - benar jauh lebih kuat dari gelombang pertama. Banyak sekali petualang dari setiap guild yang telah berjatuhan karena para Demon. Bahkan beberapa anggota dari Holy Sword pun juga tumbang, namun itu bukan anggota utama mereka.
" Oraaa! Mati kalian iblis! " Ujar seorang pria berbadan kekar. Ia dengan mudahnya membunuh para iblis gelombang kedua, dan dengan ganasnya menerobos ke barisan belakang para iblis. Dia terlihat sangat senang dan besemangat saat membunuh para iblis yang keluar dari Gate.
Para iblis sangat marah melihat teman - temannya di bunuh oleh seorang elf yang sangat kurang ajar. Dengan ganas mereka menyerang elf itu bersama - sama tanpa ampun, dan menginjak - injaknya dengan sangat kuat sampai menghancurkan permukaan tanah yang mereka injak.
BOOOM! Para iblis yang menginjak - injak elf itu tiba - tiba terbunuh dengan tubuh yang hancur berantakan. " Hahaha! Kalian sekelompok sampah tidak mungkin bisa membunuhku! " Kata Elf itu sambil tertawa keras merendahkan para iblis yang ia anggap lemah. Anggota Guild Holy Sword, Bion Rank S Class Fighting. Merupakan pejuang terkuat yang bertarung di garis depan dari Guild Holy Sword, di kenal sebagai pembantai iblis.
Sementara itu, di tempat yang lain, para iblis gelombang kedua telah banyak terbunuh. Di antara para petualang yang membunuh para iblis itu, terdapat dua Elf yang berdiri di atas mayat para iblis yang sudah mati. Dari atas sana, mereka melihat para iblis yang menyerang para petualang lainnya, serta memerhatikan Bion yang sedang asik membantai para iblis.
" Otak otot itu memang hebat, aku selali kesal dengan sikapnya tapi... Jika soal kekuatan fisik dia tidak dapat di remehkan. " Ucap seorang elf wanita cantik sambil memandang jijik Bion yang asik membantai para iblis. Anggota Guild Holy Sword. Rank S Healer Ayami.
" Ya mau bagaimana lagi... Toh itu sudah jadi hobi dia, walau bodoh, gitu - gitu dia bisa menyelesaikan Gate B class sendirian. " Kata seorang Elf yang tampan. Sambil berjongkok, ia terus memerhatikan Bion. Anggota Guild Holy Sword, Rank S Mirai.
Di sisi lain, terdapat elf berbadan besar bertarung dengan sekelompok iblis yang menyerang dirinya. Lebih tepatnya, ia menarik perhatian para iblis dengan skill provokasi yang ia miliki. Elf itu dengan tubuhnya yang besar, dengan mudah menahan setiap serangan dari para iblis itu dengan perisai yang ia pegang di tangan kirinya. Dan menghabisi para iblis dengan gada besar yang ia pegang erat - erat di tangan kanannya.
Dalam sekali kibasan gadanya yang berlapis sihir, dengan mudah menghancurkan tubuh para iblis sampai hancur tak berbentuk lagi. Tampak ia sangat senang, saat membunuh para iblis. Bukan hanya itu, ia juga membunuh petualang dari setiap anggota Guild petualang dari kerajaan Hallnas yang berdekatan pada dirinya.
Setiap orang yang mati karenanya, di anggap oleh para petualang lainnya kalau mereka terbunuh karena para iblis. Itu dapat terjadi karena elf itu membunuh para iblis bersamaan dengan petualang yang sedang berhadapan dengan iblis. Jadi setiap kesalahan yang di lakukan oleh nya, di limpahkan semua kepada para iblis.
Anggota Guild Holy Sword. Rank S Naboraki. " Hahaha! Para iblis rendahan ini tidak ada apa - apanya, hahaha! " Ucap Naboraki sambil tertawa keras.
Sementara itu, iblis yang berhasil menembus sampai bagian belakang telah di atasi oleh seorang elf tampan. Dengan sihir petirnya, ia dapat membunuh para iblis dengan mudah hingga hangus terbakar karena sengatan listrik yang sangat kuat. Anggota Guild Holy Sword. Rank S Ruu.
Iblis pada gelombang kedua semuanya telah di bantai habis oleh para elf tanpa ada sisa sedikit pun. Melihat kehebatan dari para anggota Guild Holy Sword, membuat semua orang sangat terkagum - kagum. Bahkan banyak dari mereka yang ingin ikut bergabung ke dalam Guild Holy Sword, namun Guild Holy Sword hanya menerima elf sebagai anggota mereka. Menolak ras lain untuk bergabung dengan mereka.
" Gate S class ini tidak sesulit yang aku bayangkan... Mereka hanya monster - monster lemah. Bagaimana menurut mu Ketua? " Tanya Ruu kepada Sinji yang masih duduk santai setelah Raid di mulai bersama dengan anggota lainnya.
" Kau benar... Ini tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan. Para iblis ini hanya sekelompok sampah. " Jawab Sinji sambil menghelakan nafas kecewanya. Karena apa yang ia pikirkan tentang Gate S class ini akan sangat menantang, ternyata itu hanyalah bualan dari pikirannya. Sinji benar - benar kecewa.
" Haaa, aku pikir ini akan seru... Padahal aku ingin melihat mereka mati... " Ucap seorang pria dengan santai. Sambil menatap Tanaka yang tadi kerepotan dalam melindungi anggota Guildnya saat melawan para iblis. Anggota Guild Holy Sword. Rank S Mizams.
" Walau mengecewakan, tapi bukan kah ini menjadi hal yang bagus juga? Kita semua jadi tidak perlu repot - repot turun tangan. " Kata seorang elf cantik berdiri di samping Sinji sambil memerhatikan Bion dari kejauhan. " Aa lihat... Bion terluka lagi... " Lanjut Elf cantik itu sambil tertawa kecil saat melihat Bion mengalami sedikit luka di tubuhnya. Ia tampak senang ketika melihat Bion terluka, dan di waktu yang sama, Bion juga terlihat marah - marah pada Ayami yang tidak mau menyembuhkan dirinya. Anggota Guild Holy Sword. Rank S Alia.
[ Holy Sword, Guild terbaik dan terkuat ke dua di negara elf. Dengan jumlah anggota guild yang sangat banyak, serta memiliki 10 petualang Rank S di dalamnya. Dan membuat Guild Holy Sword menjadi salah satu Guild terbaik di dunia. ]
Guild Holy Sword
- Sinji ( Ketua, Swordman )
__ADS_1
- Touya ( Swordman )
- Milia ( Swordman )
- Bion ( Fighting )
- Ayami ( Healer )
- Mirai ( Swordman )
- Naboraki ( Tank )
- Mizams ( Fighting )
- Ruu ( Mage )
- Alia ( Support )
Petir muncul mengelilingi Gate, dan warna dari Gate itu perlahan berubah menjadi lebih gelap. Sinji yang melihat hal tersebut ia menyadari kalau akan ada gelombang ke tiga dari Gate S Clasa ini.
" Sepertinya akan terjadi serangan iblis gelombang ke tiga... " Kata Sinji dengan tenang. Namun belum ia selesai berbicara, tiba - tiba ia berhenti karena terkejut dengan Gate S clasa itu yang tiba - tiba saja terjadi ledakan gelombang energi yang sangat kuat. Bahkan sampai terasa di tempat mereka berada walau mereka berada jauh dari lokasi Gate.
" Apa - apaan tadi itu? Ledakan gelombang energi yang mengerikan... " Gumam Sinji dalam hatinya dengan wajah yang sedikit berkeringat setelah merasakan energi yang mengerikan keluar dari Gate S class. Itu benar - benar membuatnya sangat terkejut.
Semua orang yang ada di dekat Gate sangat terkejut. Terutama Bion yang tidak jauh dari sana. Ia terkejut dengan terjadinya ledakam gelombang energi sihir yang sangat kuat. Dari Gate itu, para iblis muncul kembali dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya. Saat keluar dari Gate, para iblis tanpa memberikan waktu sedikit pun kepada petualang, mereka langsung menyerang.
Kekuatan para iblis gelombang ke tiga tidak jauh berbeda dari kekuatan iblis gelombang kedua. Akan tetapi, di gelombang ke tiga memiliki jumlah iblis yang lebih banyak. Bahkan Bion, yang merupakan seorang petualang Rank S dari Guild Holy Sword sampai terhempas dari tempatnya berpijak karena di tabrak oleh segerombolan iblis yang menyerang.
Semua anggota Guild Holy Sword yang melihat Bion terpental oleh iblis, membuat mereka terkejut. Alih - alih biasanya Bion yang akan menghempaskan musuh - musuhnya tidak peduli seberapa banyak musuhnya. Tapi kali ini Bion di hempaskan dengan sangat keras oleh segerombolan iblis, dan membuat Bion menghantam tanah dengan sangat kuat.
Walau telah di hempaskan oleh para iblis, serta terjatuh ke tanah dengan sangat keras. Namun, itu belum cukup untuk memberikan Bion sebuah luka yang berarti. Bion berdiri kembali dengan sebuah senyuman terukir di wajahnya, telihat ia semakin bersemangat melihat jumlah iblis yang muncul sangat banyak.
" Maju saja kalian semua! Akan aku hancurkan kalian sampai tak bersisa! " Ujar Bion. Kedua tinju saling bertemu satu sama lain, menandakan ia akan serius menghadapi para iblis itu.
Di sisi lain, Sinji yang melihat jumlah pasukan iblis terus bertambah membuatnya menjadi khawatir. Dalam hatinya ia pun berkata " Walau mereka ini iblis tak berakal, tapi mereka tetaplah monster yang merepotkan... Dengan jumlah sebanyak ini, kalau Gate S class ini terjadi di negara Elf... Aku takut kalau kita akan di buat kerepotan dalam menghadapi mereka... " Kata Sinji dalam hatinya. Segerah ia memegang erat pedang miliknya, dan bersiap untuk menyerang para iblis itu.
" Semuanya bersiap menyerang! Kali ini kita tidak bisa tinggal diam! Membiarkan jumlah mereka terus bertambah akan membuat kita dalam bahaya! " Kata Sinji sambil memberikan perintah kepada seluruh anggota Guild Holy Sword untuk menyerang para iblis untuk mengurangi jumlah mereka.
Segerah setelah mendapatkan perintah dari Sinji, semua anggota Guild Holy Sword melakukan tugas mereka masing - masing. Alia sebagai seorang Support dari Guild Holy Sword, memberikan Buff kepada semua anggota Guildnya.
" Roh hutan yang angung pinjamkanlah kami kekuatanmu! " Ucap Alia merapalkan mantranya. Setelah selesai, ia memberikan Buff peningkatan dan resistensi kepada semua anggota Guild Holy Sword.
Setelah mendapatkan Buff, semua anggota Guild Holy Sword menyerang para iblis yang keluar dari Gate dan menyerang mereka para petualang dengan sangat genas. Sinji dengan kecepatan dalam mengayunkan pedangnya, serta ketajaman pedangnya yang sangat mengerikan. Dengan mudahnya membunuh puluhan iblis hanya dalam hitungan detik.
Itu membuat banyak petualang sangat terkejut dengan kemampuan dari Guild Master dari Guild Holy Sword. Bahkan Hiraku dan Kaito yang di sebut sebagai bintang pedang kembar sangat terkejut dengan aksinya.
" Kecepatannya dalam menebaskan pedangnya sangat cepat! Bahkan mataku hampir tidak bisa melihatnya! " Kata Kaito dalam hatinya yang masih tercengang melihat kemampuan berpedang dari Guild Master Holy Sword.
" Jika konflik di antara kami benar - benar terjadi... Aku tidak tahu apakah kita bisa mengatasinya atai tidak... Dengan kekuatan seperti itu, aku rasa akan sangat sulit untuk menghentikan dirinya... " Kata Hiraku dalam hatinya sambil menggertakkan giginya. Dalam hatinya, ia benar - benar berharap tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan antara mereka dan Guild Holy Sword. Karena, kemungkinan mereka menang melawan Guild Holy Sword sangat lah kecil.
Semua anggota Guild Holy Sword kini telah bergerak bersama dengan pemimpin mereka. Kekuatan masing - masing dari para petualang Rank S Guild Holy Sword sangat luar biasa. Bahkan Healer dan Support mereka dapat mampu memberikan dukungan dari jarak yang sangat jauh. Hal itu membuat semua anggota Guild Holy Sword terus - menerus mendapatkan buff, dan dapat memgalahkan iblis dalam jumlah besar hanya dal beberapa menit.
Jumlah iblis yang ada di luar Gate telah berkurang sangat drastis. Itu berkat bantuan dari Guild Holy Sword yang sangat luar biasa dalam menghadapi situasi yang buruk. Terutama adalah Sinji, pemimpin dari Guild Holy Sword. Dengan kemampuan pedang auranya, serta di tambah dengan bufd yang di dapatnya, membuat dirinya mampu membunuh puluhan iblis dalam beberapa menit. Itu benar - benar sangat luar biasa, berkatnya, para petualang lain memiliki waktu untuk beristirahat untuk memulihkan tenaga mereka.
Walau begitu, iblis pada gelombang ketiga terus bermunculan dari Gate. Mereka masihlah iblis - iblis yang tidak berakal. Setelah beberapa waktu, iblis yang keluar dari Gate itu berubah. Kini iblis yang keluar dari Gate itu mengenakan armor lengkap dengan senjata, serta bendera iblis yang mereka bawa menunjukkan bahwa iblis - iblis itu memiliki sebuah akal.
Di sisi lain, Hiraku dan Kaito bertarung bersama membasmi para iblis yang mencoba untuk masuk ke dalam ibu kota. Kemampuan mereka sangat luar biasa, serta kombinasi dari keduanya sangat hebat. Saat bertarung bersama, keduanya sangatlah hebat, itu seperti mereka tidak memiliki celah sedikit pun.
Bersamaan dengan itu, ketika mereka membunuh iblis terakhir yang masuk ke dalam ibu kota. Mereka melihat dari kejauhan jumlah iblis yang muncul semakin banyak, serta kemunculan iblis dengan armor lengkap membuat mereka terkejut.
" Apa - apaan itu? Mungkinkah iblis - iblis itu memiliki akal? " Ucap Kaito sambil bertanya kepada Hiraku. Mengenai iblis - iblis berarmor lengkap dengan bendera yang di bawa nya.
Hiraku menelah ludahnya, menjawab pertanyaan yang Kaito tanyakan. " Iya... Mereka iblis yang nemiliki akal... Tapi aku tidak bisa percaya jumlah mereka sebanyak itu. Iblis dengan akal jumlah mereka seharusnya tidaklah banyak, tapi jika sebanyak ini... Apa mungkin Gate S class ini merupakan iblis kelas bangsawa? Kalau itu benar... Aku ragu kalau kita bisa mengatasinya... " Kata Hiraku kepada Kaito dengan wajah sedikit berkeringat. Dia benar - benar di buat bingung dengan Gate S class, di tambah dengan kedatangan Guild Holy Sword membuatnya menjadi tidak tenang. Serta munculnya iblis yang memiliki akal membuatnya semakin pusing.
Iblis dengan berarmor lengkap mulai bermunculan memenuhi daratan. Semua petualang yang ada di bawahan tingkat B membeku saat melihat mereka. Karena jumlahnya sangat banyak dan masing - masing Rank dari iblis berarmor itu adalah Rank B ke atas. Hal itu, membuat sebagian petualang kehilangan kepercayaan diri mereka mengenai mereka yang dapat menyelesaikan Raid S class ini.
Dari balik Gate, muncul iblis dengan ukuran tubuh yang sangat besar. Itu sudah terlihat seperti raksasa. Kulit merah yang terang, dengan tiga mata merah menyalah. Perupaan wajahnya sangat mengerikan, itu sangat mirip dengan wajah iblis yang sedang marah. Keluar dari Gate dengan raut wajah mengerikan, sambil membawa sebuah senjatanya yang berupa kayu besar yang terlihat seperti pemukul bola bisbol.
Melihat kemunculan iblis merah itu membuat semua orang merasa putus asa. Karena aura yang di pancarkan oleh iblis merah itu sangat mengerikan. Mereka semua merasa tertekan oleh aura yang di pancarkan oleh iblis tersebut.
Iblis merah yang telah keluar dari Gate terlihat hanya diam saja memerhatikan para iblis yang sedang bertarung. Beberapa dari pertualang yang melihat iblis merah itu terdiam membuat mereka bingung dengan apa yang di lakukan oleh iblis merah.
Sementara itu, Bion yang sedang asik membantai iblis yang tidak berakal, di buat kerepotan oleh prajurit iblis yang tiba - tiba menyerang dirinya dengan menggunakan formasi. Itu membuatnya menjadi bahan serangan para iblis. Walau tubuhnya telah di penuhi luka akibat sayatan pedanh para iblis, Bion tetap berdiri tegap dan tidak goyah sedikit pun.
" Sudah cukup main - mainnya sialan! Kalian iblis rendahan mati saja sana! " Teriak Bion dengan marah. Kemudian membantai para prajurit iblis yang menyerangnya dengan kedua tangannya.
Bion yang tersulut amarah karena di permainan oleh para iblis, dengan mudah mengalahkan para iblis yang ada di hadapannya. Setelah membantai mereka, Bion melihat ke depan, dan itu membuatnya terdiam terkejut melihat satu iblis yang memiliki aura yang sangat mengerikan. Saat melihatnya, Bion terdiam dengan mata yang terbuka lebar serta keringat mulai bermunculan.
" I itu... Iblis tingkat tinggi! " Kata Bion dalam hatinya sambil menatap iblis merah itu dari jarak yang cukup jauh. Bion menyipitkan matanya menatap tajam iblis merah itu " Dia terlihat sangat berbahaya dari iblis lainnya, lebih baik aku singkirkan dia terlebih dahulu baru menyingkirkan iblis lainnya. " Lanjut Bion berniat untuk mengalahkan iblis merah sendirian.
Bion bersiap untuk melompat ke arah iblis merah itu dengan melewati iblis - iblis tingkat rendah lainnya. Matanya fokus iblis merah yang berdiri diam di depan Gate. Saat ia ingin melompat dan menyerang iblis merah itu, dalam sekejap mata iblis merah itu menghilang dari pandangannya. Bion yang tadinya berniat ingin melompat dan menyerangnya, sangat terkejut melihat hal tersebut.
__ADS_1
Tanpa Bion sadari, Iblis merah yang tadi ingin ia serang telah muncul di belakangnya dengan posisi siap memukul Bion dengan tongkat besarnya. Bion pun di buat sangat terkejut melihat iblis merah yang tadinya jauh ada di depannya, kini telah muncul di belakang dirinya tanpa menimbulkan suara sedikit pun.
" Gerakan macam apa itu?! " Kata Bion dalam hatinya dengan terkaget - kaget melihat gerakan cepat yang di tunjukkan oleh iblis merah. Ia bahkan sampai tercengang melihat gerakan tersebut.
Iblis merah dengan cepat mengayunkan tongkat besarnya. Memukul Bion dengan sangat kuat, sampai membuat permukaan tanah di sekitarnya hancur. Efek serangan dari serangan tersebut sangatlah luar biasa, bahkan sampai membuat banyak petualang yang ada di dekatnya terhempas.
Sinji, Light dan yang lainnya melihat kekuatan serangan dari iblis merah itu mereka sangat terkejut. Saking terkejutnya mereka sampai - sampai mareka terdiam membeku serta tercengan. Kekuatan iblis merah itu sangat mengerikan, itu sudah seperti kekuatan penghancur.
Sementara itu, Bion berhasil menghindari serangan kuat yang di lancarkan oleh iblis merah. Awalnya, Bion ingin memblokir serangan tersebut, namun ia berubah pikiran setelah merasakan kalau serangan itu sangat berbahaya dan mustahil untuk di tahan.
Bion yang menyaksikan dampak kekuatan iblis merah dari dekat, ia benar - benar sangat terkejut.
" Kekuatan penghancur yang sangat luar biasa! Sungguh kuat serangannya... Jika aku mencoba untuk menahannya tadi... Mungkin saja aku sudah mati di bawah sana... " Kata Bion dalam hatinya dengan jantung yang berdebar - debar kencang.
" Aku tidak mungkin bisa mengalahkan iblis ini jika sendirian... Aku harus menjaga jarak darinya dulu, menggiringnya ke arah teman - teman ku untuk mengalahkannya bersama - sama... Jika di biarkan, iblis ini akan membantai kita semua... " Kata Bion dalam hatinya. Setelah mendarat di tanah segerah ia berbalik dan berlari dengan cepat untuk memancing iblis merah itu ke dalam rencananya.
Iblis merah mengejar Bion yang sedang lari. Melihat iblis merah mengejar dirinya, Bion merasa senang karena pergerakan iblis itu sesuatu dengan rencana nya.
Di samping itu, anggota Guild Holy Sword melihat Bion sedang menggiring Iblis merah ke arah mereka. Semua orang saling memandang dan mengerti dengan apa yang sedang di pikirkan oleh Bion.
" Bion memancingnya ke arah kami... Dia berniat untuk menghabisi iblis merah itu terlebih dahulu... Itu sebuah pemikiran yang bagus, lebih baik menghadapinya bersama dari pada sendirian tapi... Ini tidak akan mudah... Masalahnya, iblis itu terlalu kuat... " Ucap Touya dalam hatinya. Dia berhasil membaca niat Bion yang ingin menghabisi iblis merah terlebih dahulu. Segerah ia dan yang lainnya bersiap untuk menyerang iblis merah ketika Bion sampai.
Akan tetapi, mereka lagi - lagi di buat terkejut oleh iblis merah tersebut. Tiba - tiba iblis merah menghilang dari pandangan mereka semua, dan mendadak muncul di hadapan Bion dengan posisi telah siap menyerang.
Bion melihat iblis merah itu tiba - tiba muncul di hadapannya, ia benar - benar sangat terkejut. Karena beberapa waktu lalu iblis merah itu ada di belakang dirinya. Iblis merah mengayunkan tangannya yang memegang tongkat kayu besar dengan erat. Memukul Bion dengan sangat kuat.
Bion yang melihat iblis merah itu menyerang dirinya, ia tidak sempat berhenti untuk menghindari serangan itu. Bion pun terkena serangan iblis merah dengan sangat kuat, dan membuat dirinya terhempas dengan sangat cepat hingga menabrak sebuah bangunan hingga hancur.
Melihat itu, semua anggota Guild Holy Sword sangat terkejut. Mereka semua berteriak dengan khawatir menyebut nama Bion.
" BION! " Teriak mereka semua dengan serempak.
Bahkan para Guild Master dari negara Hallnas di buat tercengang dengan aksi dari iblis merah. Membuat petarung terkuat dari Guild Holy Sword terhempas begitu saja hanya dengan satu serangan.
Milia berlari dengan cepat untuk memeriksa ke adaan dari Bion. Karena Milia berada tidak jauh dari lokasi Bion di hempaskan. Sementara yang lainnya, bersiaga terhadap iblis merah yang ada di depan mereka, bila - bila iblis merah bergerak, mereka akan menyerangnya.
" Bion... Bion... " Teriak Milia sambil memanggil nama Bion saat mencarinya di dekat reruntuhan gedung yang hancur. Tidak perlu waktu lama untuk Milia menemukan Bion di reruntuhan itu.
Bion tergeletak di sana dan tidak bergerak sedikit pun. Milia yang khawatir segerah menghampirinya untuk menyelamatkan Bion yang pingsan.
" Bion, apa kau baik - baik saja? " Ujar Milia sambil menghampiri Bion yang tergeletak di sana.
Saat Milia sampai di dekat Bion, Milia sangat terkejut. Karena saat itu ia melihat Bion yang sudah terbunuh karena terkena serangan iblis merah. Milia benar - benar sangat terkejut sekaligus sedih dengan kematian Bion.
Milia terduduk diam di sana, di samping mayat Bion yang tergeletak di sampingnya. Melihat Milia yang terdiam seperti itu, Sinji mengerutkan dahinya yang penuh dengan keringat. Saat itu Sinji sangat marah kepada iblis merah sekaligus sedih dengan kematian dari rekan terbaiknya yaitu Bion.
Semua orang pun itu bersedih dengan kematian Bion oleh iblis merah. Namun, mereka tidak bisa terus bersedih karena sekarang sebuah bencana besar ada di hadapan mereka. Jika mereka hanya memikirkan kesedihan itu sekarang, itu akan membuat usaha yang di berikan oleh rekan mereka sia - sia.
" Iblis b*jingan ini... Berani sekali dia membunuh teman ku! Akan aku bunuh dia! " Ucap Mirai dengan marah. Ia sangat geram dan segerah ingin membunuh iblis merah dengan tangannya sendiri.
Namun, langkahnya yang gegabah itu segerah di hentikan oleh Sinji selaku pemimpin dari Guild Holy Sword. Sinji memegang pundak Mirai sambil menggelengkan kepalanya, mengisyaratkan kepada Mirai untuk melakukan tindakan gegabah.
Mirai yang melihat itu hanya bisa diam. Namun ia masih sangat geram dengan iblis merah. Namun, Mirai mengrungkan niatnya. Ia tidak ingin membuat pengorbanan Bion sia - sia, serta ia tidak ingin membebani rekan - rekannya karena ke egoisan dirinya.
Iblis merah masih berdiri membelakangi mereka. Perlahan iblis merah begerak, menggerakan kepalanya dan melihat ke belakang ke arah Sinji dan rekan - rekannya, sambil tersenyum, mengejek Sinji dan juga yang lainnya. Iblis merah itu tertawa kecil, menertawakan kematian Bion yang konyol.
Sontak hal tersebut membuat Mirai langsung naik darah. Ia sangat kesal, terlihat dari urat - urat yang muncul dan terlihat di wajahnya. " B*jingan ini... Dia... Dia benar - benar harus mati! " Ujar Mirai dalam hatinya. Dengan kesal langsung melesat ke arah iblis merah dengan sangat cepat sambil mengunuskan pedangnya kepada iblis merah.
" Dasar Bodoh! Cepat kembali kemari! " Teriak Sinji memerintahkan Mirai untuk kembali. Melihat tindakan gegabah dari Mirai membuatnya menjadi kesal.
Namun, perkataan Sinji tidak di dengar oleh Mirai yang telah tersulut oleh amarah. Ia terus melesat ke arah iblis merah sambil bersiap untuk menyerang dengan pedang yang berlapis sihir.
" Mati kau! Dasar b*jingan! " Tariak Mirai sambil menebaskan pedangnya dengan sangat kuat.
Iblis merah menanggapi hal tersebut dengan sebuah senyuman di wajahnya. Senyum itu terlihat seperti senyum senang akan ke datangan Mirai yang menghampiri dirinya. Seketika setelah melihat senyum tersebut, Mirai tersadar kalau dia sebenarnya sudah di perhitungkan oleh iblis tersebut.
" Sial... Aku bodoh... Aku malah termakan provokasinya... " Kata Mirai dalam hatinya setelah ia sadar.
Iblis itu pun melancarkan serangannya, dengan memukul Mirai dengan sangat kuat. Pukulab itu dengan telak mengenai Mirai yang berada di udara dan Mirai tidak dapat menghindari serangan dari iblis itu sedikit pun. Dan pukulan dari iblis merah, membuat tubuh Mirai hancur tekberbentuk lagi.
Semua orang di buat terkejut dengan kematian Mirai. Ruu yang melihat kematian Miraiz, ia berkata dalam hatinya.
" Sial iblis itu tidak hanya kuat... Tapi juga pintar... Ini benar - benar berbahaya. " Kata Ruu dalam hatinya dengan wajah penuh keringat dan gelisah.
Setelah Ruu selesai berbicara. Beberapa iblis lagi keluar dari Gate, dan kedatangan para iblis itu membuat semua petualang dari segela tingkat sangat terkejut. Karena iblis - iblis yang keluar dari Gate itu, memiliki tingkatan kekuatan yang setara dengan iblis merah yang membunuh Bion dan juga Mirai.
Lima iblis tingkat tinggi telah muncul. Lima Demon Arc Duke telah datang ke dunia untuk membuat kekacauan.
Demon Arc Duke adalah iblis tingkat tinggi serta kekuatan yang sangat besar di banding iblis lainnya. Serta iblis ini memiliki kasta yang lebih tinggi dan kecerdasan yang melebihi iblis - iblis lainnya. Iblis dengan tingkat Arc Duke berada pada Rank S - S+, dan iblis tingkat Arc Duke hanya bisa di kalahkan oleh iblis tingkat Arc Duke lainnya, atau makhluk yang setara dengan Arc Duke, atau yang memiliki kekuatan lebih tinggi dari mereka.
Di dunia iblis, Iblis dengan tingkat Arc Duke merupakan satu Ras iblis tertinggi yang tinggal di sana. Biasanya para iblis dengan tingkat Arc Duke memilih tuan mereka sendiri yang merupakan iblis yang kastanya lebih tinggi dan lebih kuat dari mereka. Biasanya iblis yang mereka lanyani adalah iblis dengan tingkat Demon King, ras iblis yang lebih tinggi dari Arc Duke.
__ADS_1