LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 138


__ADS_3

Aura hitam yang terpancar keluar dari tubuh Xi memberikan dampak tekanan yang sangat kuat kepada semua orang yang kala itu ada di hadapannya. Tidak terkecuali Ghost Queen, seorang Assassin terbaik di daratan Area Bersalju yang sangat terkenal.


Tubuh semua orang gemetaran kala mereka tidak sanggup menahan tekanan lagi. Beberapa mencoba melawan tekanan tersebut namun mereka yang melawan tidak menyangka tekanan itu menjadi semakin kuat. Seperti adanya sebuah gunung yang menindi tubuh mereka.


Keringat wajah telah bercucuran di tanah dan perlahan satu persatu dari mereka jatuh tidak sadarkan diri. Beberapa yang masih bertahan telah jatuh bertekuk lutut. Seluruh tubuh telah mati rasa dan wajah mereka menghitam serta pucat. Tidak satu pun dari mereka sanggup untuk melawan lagi, kini semua telah terbaring lemas di tanah kecuali tiga orang yang masih bertahan.


Ghost Queen, Basilta, Nia. Tiga Assassin terbaik dalam kelompok Assassin Hantu yang terkenal yang sering disebut Tiga Iblis Hantu.


" Tekanannya luar biasa kuat! Orang ini jelas bukanlah orang biasa. Setidaknya ini sudah melebihi Rank S. " Ucap Basilta yang tertegun menyaksikannya. Basilta beranggapan level di antara mereka sudah berbeda jauh layaknya sebuah jurang yang dalam.


Kekuatan pada level ini sudah setara dengan orang - orang yang menyelamatkan dunia kala itu. Lima pahlawan sejati yang tersebar hampir keseluruh daratan. Dan salah satu dari kelima pahlawan itu berada di daratan Area Bersalju.


Baslita pun sadar jarak di antara mereka berdua sangatlah besar. Tindakannya sebelumnya yang ingin menyerang Xi seorang diri benar - benar sebuah pemikiran yang konyol.


" Aku beruntung ketua menahanku tadi, jika tidak... Mungkin aku sudah terbaring di tanah seperti orang - orang itu! "Gumam Balista dalam hatinya. Sangat bersyukur karena Ghost Queen telah menyelamatkannya dari jurang kematian.


" Hanya dengan tekanannya saja, sudah membuat kami berada dalam situasi ini... Berapa banyak pertempuran dan pertarungan hidup dan mati yang telah di lalui pria ini? Dan sudah berapa banyak yang telah dia bunuh sampai dia bisa sekuat ini? Bahkan aku yang telah berjuang mati - matian... " Ucap Nia sembari mengusap keringat yang ada di dahinya.


Nia sangat penasaran datang dari mana asal kekuatan Xi ini. Baginya, itu terlalu kuat dan luar biasa. Bahkan itu tidak dapat di bandingkan dengan orang - orang yang berada sama di tingkatnya. Sangat mendominasi sampai dapat menekan jenis kekuatan lainnya.


Setelah berusaha keras, dan berjuang mati - matian untuk mendapatkan kekuatan yang Nia inginkan. Bahkan levelnya tidak dapat di bandingkan dengan yang satu ini. Nia merasa sangat terpukul, itu seperti usahanya selama bertahun - tahun terasa sia - sia di hadapan Xi. Nia tidak bisa tidak iri dengan kekuatan yang di miliki oleh Xi.


" Bohong rasanya jika tidak cemburu setelah berjuang mati - matian... Aku sangat menginginkan kekuatan seperti ini, tapi... Apakah aku sanggup menampung kekuatan itu di dalam tubuhku? Aku takut kekuatan itu akan membuat tubuhku menjadi rusak, dan akhirnya mati... Lupakan... Aku tidak mau hal semacam itu terjadi kepadaku! " Ujar Nia dalam hatinya. Sangat cemburu sampai - sampai menginginkan kekuatan yang sama kuatnya dengan yang di miliki oleh Xi. Akan tetapi, ketika memerhatikannya dengan baik. Semakin kuat kekuatan yang di miliki oleh seseorang, maka akan semakin besar tanggung jawabnya dan semakin besar beban yang akan di tanggungnya.


Hal itu membuat Nia memjadi ragu untuk memiliki kekuatan seperti Xi. Nia beranggapan kekuatan semacam itu hanya dapat dimiliki oleh orang - orang tertentu saja, orang - orang terpilih layaknya lima pahlawan.


Kekuatan yang begitu besar dan dahsyat akan sangat sulit untuk di kendalikan. Itu tidak hanya akan mengancam hidup seseorang, tapi juga akan mengancam kehidupan yang ada di sekitarnya. Seseorang dapat tenggelam dalam kekuatan yang dahsyat layaknya orang - orang besar yang tenggelam dalam kekayaannya, dan kenikmatan mereka.


Sehingga itu membuatnya menjadi lupa dan akhirnya menjadi gila karena kekuatannya sendiri. Nia, tidak ingin menjadi salah satu dari bagian orang - orang itu, mati karena tertusuk pedang sendiri.


" Terlalu luar biasa... Dia benar - benar monster yang nyata! Menerima permintaan ini adalah sebuah kesalahan besar bagi kami. Tapi, tidak ada gunanya menyesali itu sekarang, sekarang yang terpenting adalah bagaimana cara kami harus membunuhnya? " Ucap Ghost Queen dalam hatinya. Ghost Queen menyadari jika sosok pria yang ada di hadapannya sebenarnya adalah seekor monster yang menyamar dalam wujud manusia. Walau begitu, Ghost Queen tetap tidak berniat untuk mundur dan pergi meninggalkan tugasnya. Ghost Queen berpikir, sudah tidak ada kesempatan lagi untuk mereka mundur sekarang. Dan satu - satunya cara yang di pikirkan oleh Ghost Queen untuk membuat mereka tetap hidup dan selamat adalah dengan membunuh musuhnya.


Ghost Queen mengangkat sebelah tangannya dan mulai meletakkan tangannya pada pudaknya. Melepas sebuah kancing yang mengikat jubah hitamnya. Lalu dia menarik jubahnya dengan cepat dan melepaskannya.


Sembari melemparkan jubah hitamnya yang di ikuti oleh Nia dan Balista. Ghost Queen memegang kedua daggernya dengan erat di kedua tangannya dan mulai mengambil posisi kuda - kuda siap bertarung. Di ikuti oleh Nia yang memegang sebuah dagger pada tangan kanannya, dan Balista dengan sebuah dangger di tangan kirinya dan busur silang lengan yang terletak dan terpasang di tangan kanannya.


Melihat itu Xi sedikit terkejut, pasalnya ketiga wanita itu yang tiba - tiba bersiap dengan posisi kuda - kuda siap menyerang. Dengan matanya, Xi melihat setiap senjata yang di gunakan oleh ketiga Assassin top itu adalah senjata sihir tingkat atas. Setidaknya masing - masing dari senjata itu berada level Rank A dan masing - masing punya kemampuannya tersendiri.


Yang awalnya bosan dan kecewa, semangatnya kembali dan kini dia menjadi tertarik untuk bertarung menghadapi ketiganya. Xi tersenyum tipis, senang melihat mereka berniat untuk bertarung dari pada kabur.


Dengan bangga dan memuji keberanian mereka, Xi berkata " Memang begitu seharusnya cara seorang Assassin bertahan. Satu - satunya kemenangan untuk bertahan adalah membunuh! Majulah, akan aku lawan kalian semua dengan seluruh kekuatanku! " Ucap Xi sambil tersenyum lebar penuh semangat.


Ghost Queen, Balista, dan Nia sama - sama menatap Xi dengan tatapan yang tajam. Mereka bertiga mulai mengeratkan kuda - kuda mereka dan menunggu memont untuk mereka menyerang.


Ketika semua pandangan berfokus kepada Xi, dan ketiga jubah hitam jatuh ketanah. Ghost Queen, Balista, dan Nia maju bersama - sama menyerang Xi.


Pada serangan pertama Ghost Queen mengaktifkan sebuah skill yang bernama Ghost Mist/kabut hantu. Yang mana skill tersebut dapat membuat seseorang yang di targetkan akan mengalami kebutaan sementara.


[ Anda tekena skill Ghost Mist. Anda mengalami kebutaan sementara! ]


Xi yang terkena skill tersebut pandangannya menjadi buta.


Melihat skillnya berhasil mengenai Xi, Ghost Queen tidak menyia - nyiakan waktunya. Dia langsung melancarkan serangan lanjutan Double Strike. Serangan silang yang sangat cepat dan sangat mengandalkan ketajaman dari senjata yang digunakan.


Double Strike Ghost Queen sangat cepat sehingga sangat mustahil untuk menghindarinya walau dalam kondisi normal sekali pun. Walau dalam kondisi di butakan sekali pun, Xi masih mampu menghindarinya tanpa terkena tebasan dagger Ghost Queen.


Ghost Queen terkejut karena Xi dapat menghindarinya walau dalam keadaan buta. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, tidak ada satu pun orang yang dapat menghindari serangan kombinasi dari skill - skillnya.


[ Status abnormal terdeteksi ]


[ Skill : Calamity Advent aktif. Menghilangkan segala sesuatu status abnormal. Ghost Mist -> efek : memberikan efek kebutaan sementara telah di hilangkan. ]


Setelah efek kebutaan dari skill Ghost Mist milik Ghost Queen dan menghindari serangan kejutannya. Xi melirik Ghost Queen yang melintasinya di sebelahnya dengan berkata " Tidak ku sangka wanita ini cukup beracun. Aku pikir tadinya dia akan langsung menyerangku dengan daggernya, tanpa di duga itu hanya pengalihan isu agar aku lengah dari skill yang akan di lemparkan kepadaku. Jika bukan karena refleks ku yang cepat, aku pasti sudah tertebas olehnya. Itu berbahaya tetapi sangat menarik! " Ucap Xi dalam hatinya. Xi kagum dengan pemikiran Ghost Queen yang mempu menipunya dalam sesaat. Walau itu gagal, tapi tidak ada banyak orang yang dapat melakukan serangan tipuan kepada dirinya. Karena hal itu lah, Xi pun menjadi semakin tertarik dengan Ghost Queen.


Setelah berhasil mengatasi serangan Ghost Queen. Dari samping kanan dan samping kiri, Xi do serang oleh Balista dan Nia yang saling bekerjasama. Keduanya melancarkan serangan cepat yang mustahil untuk di hindari pada jarak sedekat itu.


SLAHS!


Berkat kecepatan mereka yang cepat, Balista dan Nia berhasil mendaratkan serangan mereka di tubuh Xi. Tepatnya di bagian perut sebelah kanan dan lengan di atas siku sebelah kiri.


" Lumanya, tapi masih jauh dari kata berguna. " Ucap Xi.


Berpikir jika serangan mereka mengenai Xi, tapi setelah mendengar ucapan Xi mereka menjadi ragu. Keduanya terdiam sesaat dan memandangi dagger mereka masing - masing.


" Apa? Tidak ada bekas darah? " Ujar Nia dan Balista serempak.


Nia dan Balista terkejut karena dagger mereka masih kering. Seharusnya saat mereka menyerang Xi barusan, sangat terasa jika dagger milik mereka mengenai tubuh Xi. Akan tetapi, dagger yang kering dan tidak ada noda darah sedikit pun membuat mereka berpikir kembali.


Serangan bersama yang Nia dan Balista lancarkan bukanlah serangan biasa. Itu adalah serangan yang telah mereka gabungkan dengan skill yang dimiliki oleh mereka.


Perlahan Nia menoleh dan melihat ke arah Xi sambil berkata " Bahkan setelah kami menyerangnya dengan kekuatan penuh, masih tidak melukainya. Sebenarnya seberapa keras tubuhnya orang ini? " Ucap Nia dalam hatinya. Saat Nia melihat ke arah Xi, Nia terkejut dengan dua buah dagger yang di pegang oleh Xi. Nia pun menyadari kalau serangannya dan Balista tidaklah mengenai tubuhnya, tapi mengenai dagger miliknya. " Di dia... Dapat menahan serangan gabungan kami dengan itu? " Ujar Nia bertanya - tanya dalam hatinya.


Setelah semua itu, Xi mengangkat daggernya yang berlapis aura gelap di kapalanya. Dan tanpa di duga, saat itu Ghost Queen menyerang Xi diam - diam dengan menyembunyikan keberadaannya dengan skill Sthealt. Serangan itu tepat mendarat di bagian kepala yang di lindungi oleh dagger yang baru saja di angkatnya.


" Dia mengetahuinya? " Ujar Ghost Queen tidak percaya. Bersamaan, Xi menatap matanya yang indah itu dengan mata merahnya yang menyalah. Saat mereka saling bertatap - tatapan, Ghost Queen tanpa dia sadari merasakan ketakutan yang membuatnya terintimidasi.


Kesal karena serangannya tidak berhasil mengenai Xi, Ghost Queen menyerang Xi dengan kekuatan penuh. Dia mengangkat kedua daggernya di atas kepala lalu mengayunkannya secara menyilang dan bersamaan sambil berkata " Aku tidak percaya ini! Double Strike! " Ujar Ghost Queen sambil menyerang.

__ADS_1


Xi melompat mundur kebelakang untuk menghindari serangan Ghost Queen yang dia rasa dapat melukai dirinya. " Walau aku sangat percaya diri dengan statistikku, tapi... Serangan itu, Double Strike sepertinya dapat menembus pertahananku. Aku pasti akan terluka jika terkena serangannya. " Ucap Xi dalam hatinya. Namun, ketika kakinya baru sampai di tanah, Xi di kejutkan dengan Kemunculan Ghost Queen, Balista, dan Nia yang sudah ada di hadapannya.


" Cepat sekali! Aku bahkan tidak menyadarinya! " Ucap Xi terkejut melihat kecepatan ketiga wanita itu yang mempu menutupi jarak dalam sekejap mata.


Saat kakinya menyentuh permukaan tanah, Xi bergegas mundur dan membuat jarak di antara mereka. Akan tetapi, tanpa di duga ketiganya langsung mengejar Xi dengan kecepatan yang sangat tinggi dan mampu menutupi jarak yang di buat oleh Xi.


Kejar - kerajaan pun terjadi di dalam hutan dengan Xi dan yang lainnya memanfaatkan pepohonan dan bebatuan yang berada di hutan bersalju itu sebagai pijakan mereka saat saling mengejar. Lebih tepatnya, Ghost Queen, Balista, dan Nia lah yang mengejar Xi tanpa henti.


Aksi kejar - kejaran itu sungguh sangat gila. Kecepatan mereka luar biasa hingga menembus kecepatan cahaya. Ke empatnya telah berubah menjadi partikel - partikel cahaya yang berbeda warna yang saling kejar mengejar.


Saking cepatnya mereka, dalam satu menit masing - masing dari mereka telah melancarkan lebih dari seratus serangan kepada Xi. Namun, dari ratusan serangan itu tidak satu pun ada yang mengenainya. Hasil dari segala serangan itu menjadi jejak pertarungan mereka di dalam hutan, bahkan para monster yang tinggal didalam hutan sangat ketakutan menyaksikan pertarungan ke empat orang itu. Tidak satu pun monster yang tinggal disana berani untuk menunjukkan taringnya saat itu. Mereka hanya bisa bersembunyi sembari menonton pertarungan tersebut dan menjadi saksi dalam pertarungan.


" Aaaaa! Rasakan ini! " Teriak Nia dengan sangat keras dan menembakkan dua bila tebasan dagger ke arah Xi berlari. Xi yang sudah terprediksi pergerakannya terkena serangan Nia. Dan hasilnya pun terjadi sebuah ledakan yang kuat di dalam hutan yang menyebabkan salju yang terdapat di sekeliling hutan menjadi berhamburan dan berubah menjadi kabut.


Dalam paska serangan mematikan itu, Xi berhasil selamat dari serangan pamungkas Nia. Di saat yang sama, Xi merilis kemampuannya yang melibatkan kegelapan.


" Mereka luar biasa, tapi untuk mengeluarkan kekuatan penuh mereka. Aku harus memberikan tekanan kepada mereka! " Ujar Xi.


Xi merilis skillnya. Dengan memanipulasi kegelapan dan mengubahnya menjadi rantai yang dapat bergerak dengan sangat capat, itu langsung menargetkan Ghost Queen, Balista, dan Nia secara bersamaan. Banyak rantai yang tersebar ke seluruh hutan mengejar ketiga orang itu.


Dengan memanfaatkan kecepatannya, Balista menggunakan busur silang lengannya untuk mengatasi rantai - rantai yang mengejarnya. Sambil berlari menghindari rantai - rantai itu, Balista juga menembakkan anak panahnya dari busur silang lengannya untuk menghancurkan setiap rantai yang hampir meraih dirinya.


" Tidak akan semudah itu menangkapku! Hiyaa! " Ucap Balista dengan keras sambil menembakkan beberapa anak panahnya untuk menghentikan rantai - rantai kegelapan yang terus mengejar tanpa henti.


Rantai - rantai yang Xi kendalikan, walau sudah di serangan habis - habisan oleh Balista, Rantai itu tetap bergerak dan terus mengejar mereka bertiga tanpa henti. Pergerakan Rantai kegelapan yang layaknya seekor ular telah mengepung mereka dari segala arah.


Nia, Balista tertangkap oleh Rantai kegelapan yang menyebabkan mereka tidak dapat bergerak lagi. Namun, berbeda dengan Ghost Queen, dengan menambahkan kecepatannya ia mampu melewati rantai - rantai itu yang mengejarnya hingga menerobosnya.


Ghost Queen terus bergerak mencoba untuk menggapai Xi lalu menyerangnya. Namun, semakin dekat jaraknya dengan Xi semakin banyak pula rantai kegelapan yang bermunculan menghalangi dirinya.


" Sialan... Terlalu banyak aku tidak bisa menerobosnya begitu saja. Kalau begitu akan aku potong semuanya! " Ujar Ghost Queen dalam hatinya.


Ghost Queen menyuntikan energinya pada kedua daggernya, melapisi daggernya dengan aura yang kuat dan mempertajam ketajaman tebasannya. Double Strike Ghost Queen gunakan untuk memotong semua rantai yang menghalangi jalannya.


Dua tebasan daggernya yang kuat dan tajam langsung memotong - motong rantai kegelapan yang tebal dan keras itu layaknya memotong sebuah kertas dengan pisau yang tajam.


" Berhasil... Huh?! " Ucap Ghost Queen senang berhasil memotong kumpulan rantai itu. Setelah berhasil memotongnya, Ghost Queen terkejut takala dia memotong rantai - rantai itu, terdapat sebuah tembakan api berwarna hitam yang langsung mengarah kepada dirinya.


Saat itu, mustahil untuk Ghost Queen menghindari serangan kejutan itu saat dirinya melayang di udara.


Ghost Queen berpikir dengan cepat dalam waktu yang singkat itu, ia mencari cara untuk menghindari serangan tersebut. Sambil berfikir, Ghost Queen memerhatikan sekitarnya dengan cepat. Di bawahnya terdapat pepohonan yang dapat di gunakan untuk menghindari serangan. Namun Ghost Queen mengurungkan niatnya untuk menggunakan pepohonan itu karena di pikir itu tidak akan sempat. Bahkan sebelum dia sampai menginjakkan kakinya pada dahan pohon itu, api hitam itu pasti akan membakarnya terlebih dahulu.


Karena tidak memungkinkan untuk menghindarinya dengan cara itu. Ghost Queen memikirkan cara lainnya. Saat dia menoleh ke arah api hitam yang sebentar lagi akan membakarnya. Tiba - tiba, kepingan rantai jatuh dari atas tepat di depannya membuat dirinya terkejut.


Tanpa pikir panjang Ghost Queen lalu menggunakan kepingan rantai itu untuk menghindari api yang sebentar lagi akan membakarnya.


" Sialan... Ternyata itu hanya sebuah tipuan! " Ujar Ghost Queen dengan kesal. Segerah Ghost Queen berlari dengan kecepatan tinggi untuk mengejar api hitam yang akan sampai kepada Balista dan Nia.


Sementara itu, api hitam dengan ganasnya membakar apa pun yang dilintasinya. Mau itu pepohonan, dan salju semuanya di bakar hingga menjadi abu.


Melihat teman - temannya dalam bahaya, karena api hitam itu sangat ganas dan bahkan mampu menghanguskan sebuah pohon dalam sekejap. Ghost Queen meningkatkan kecepatannya.


" Sialan! Langkah hantu! " Ucap Ghost Queen menambahkan kecepatan berlarinya. Sambil berlari, Ghost Queen terus mengatakan " Lebih cepat " dalam hatinya dan terus berulang - ulang.


Dorongan dan tekatnya untuk menyelamatkan teman - temannya dari gerbang kematian membuatnya tanpa sadar telah melewati batas kecepatan maksimal nya. Ghost Queen berlari secepat cahaya dan menyelamatkan teman - temannya dari api yang akan membakar mereka.


Balista, Nia, berhasil terselamatkan. Ketiganya jatuh ke tanah dengan Ghost Queen menerima luka bakar di punggungnya karena tergores oleh api hitam yang melintas saat menyelamatkan Balista dan Nia.


Nia yang melihat Ghost Queen terluka, dia bangun. Dengan khawatir berlari mendekati Ghost Queen " Ketua, kau terluka... " Ucap Nia sambil berlari. Ketika berada di dekat Ghost Queen, Nia mengecek luka bakar yang diterima oleh Ghost Queen. Syukurnya luka bakar itu tidaklah parah dan hanya membuat kulitnya memerah.


" Jangan khawatir... Ini hanya cidera ringan. Aku baik - baik saja. " Ucap Ghost Queen menenangkan Nia yang khawatir dengan kondisinya.


Ghost Queen bangun kembali mulai serius. Menunjukkan auranya yang kuat dan mematikan. Menyadari jika lawannya sangat kuat dan terlalu berbahaya, Ghost Queen meminta kepada Nia.


" Nia, pergilah bersama Balista... Bawa anggota lainnya ketempat yang aman... " Pinta Ghost Queen kepada Nia.


Nia yang mendengarnya tidak setuju dengan keputusan Ghost Queen yang meminta dirinya untuk meninggalkan Ghost Queen sendirian. Nia yang tidak mau meninggalkan Ghost Queen sendirian pun menolak permintaan Ghost Queen dengan berkata " Tidak, tidak mungkin kami meninggalkan mu sendirian disini. Lawannya terlalu kuat jika kau sendirian pasti akan di bunuh olehnya. " Ucap Nia protes dan menolak untuk mendengarkan.


" Karena terlalu berbahaya itulah kenapa aku meminta kepada kalian untuk pergi! " Balas Ghost Queen dengan nada yang tinggi. Ghost Queen tidak ingin menempatkan Nia dan yang lainnya dalam bahaya lagi. Ghost Queen berniat untuk bertarung habis - habisan melawan Xi untuk mengulur waktu untuk Nia dan lainnya melarikan diri.


Melihat Ghost Queen yang ingin mengorbankan dirinya tuk mengulur waktu untuk mereka, Balista menjadi geram.


Balista mengabaikan perintah Ghost Queen dan melesat ke arah Xi dengan sangat cepat sambil berkata " B*jingan! Aku akan membunuhmu! " Teriak Balista dengan keras.


BANG! " Membunuhku? " Ucap Xi.


" Argh... Huakk! " Balista kesakitan dan memuntahkan seteguk darah.


Ketika Balista berniat membunuh Xi karena telah membuat Ghost Queen terluka dan akhirnya ingin mengorbankan nyawanya untuk mereka. Membuat Balista marah dan menyerang Xi tanpa berpikir panjang. Menyebabkan dirinya dalam bahaya kembali. Sebelum serangannya sampai pada Xi, kaki Xi telah sampai dan mengenai perut Balista dengan keras.


" Kau belum memiliki cukup kemampuan untuk membunuhku! " Lanjut Xi. Melanjutkan tendangannya dan membuat Balista terhempas dan menabrak beberapa pohon hingga hancur. Balista jatuh dan memuntahkan banyak darah. Pukulan yang terlalu keras membuatnya kehilangan kesadarannya.


Nia yang melihat Balista ditumbangkan dalam satu gerakan pun mengerti kenapa Ghost Queen memintanya untuk pergi. Jarak kekuatan di antara mereka terlalu besar sehingga tidak ada kesempatan untuk mereka menang jika terus bertarung.


Ledakan gelombang energi terjadi, pada saat itu Ghost Queen telah selesai bertranformasi ke bentuk terkuatnya. Ratu hantu pembunuh, sebuah tranformasi kekuatan yang meningkatkan segala karakteristik hingga 500%.


Tubuhnya mengalami perubahan, mulai dari kedua tangannya tertutupi oleh armor yang kuat dan terdapat sebuah blade yang terlihat seperti sirip ikan hiu di bawah sikunya. Seluruh tubuhnya tertutupi oleh barier tak terlihat, auranya menjadi semakin sangat kuat dan memberikan tekanan yang besar. Tercipta hembusan angin yang amat kuat ketika Ghost Queen melepaskan batasannya.

__ADS_1


Pada tranformasinya, tidak hanya meningkatkan segala kerakteristik hingga 500%. Tapi membuatnya mendapatkan beberapa kemampuan lainnya yaitu, Percetakan pikiran hinga 2000kali, serangan fisik tidak valid, serangan sihir tidak valid, anomali keadaan, Resistensi serangan spiritual dan mental.


Dalam hal tersebut peningkatan itu sangatlah gila. Bahkan untuk seorang Assassin yang biasanya mengandalkan kecepatan dan pembunuhan diam - diam. Berubah menjadi petarung jarak dekat yang tidak hanya mengandalkan kekuatan dan kekerasan, namun juga kecepatan dan ketajaman.


Ledakan gelombang energi yang berasal dari Ghost Queen begitu kuat. Bahkan itu tanpa sadar membuat goresan di wajah Xi.


" Benar - benar peningkatan yang luar biasa, bahkan hanya dengan radius ledakan energinya membuatku tergores... Aku penasaran seberapa kuat itu... " Ucap Xi sangat kagum dan semakin tertarik kepada Ghost Queen. Saat dirinya berbicara, Ghost Queen telah muncul tepat di hadapannya dengan buah tinju yang telah sampai di depan wajahnya.


Xi sangat terkejut, takala kecepatan Ghost Queen sangat cepat sampai - sampai Xi tidak menyadarinya saat Ghost Queen bergerak dan meninjunya tepat di wajah. Ghost Queen memperkuat serangannya sehingga itu membuat Xi terhempas dari tanah.


Ketika masih melayang diudara, Ghost Queen mengambil kesempatan itu untuk menyerang Xi lagi. Dia melompat tinggi dan menyerang Xi dengan tendangan berputar.


Xi mencoba menahannya dengan menggunakan kedua tangannya. Namun, kekuatan yang terlalu besar digunakan oleh Ghost Queen untuk menyerangnya, membuat dirinya jatuh menumjam dengan sangat cepat hingga menghantam permukaan tanah dengan keras.


Getaran yang cukup kuat timbul akibat benturan tersebut. Darah menetes dari tangannya, sebuah luka Xi dapatkan dari menahan serangan Ghost Queen.


" Tadi itu sangat kuat, aku pikir lenganku akan patah. " Ucap Xi sambil melihat tangan kirinya yang terluka. Namun, luka itu sembuh dengan cepat karena skill pasif Speed Regenerasi. " Berkat Skill Calamity Advent yang menampung semua skill pasifku, luka semacam ini bukanlah masalah. " Gumam Xi.


Tidak hanya itu, Xi sekarang menyadari kenapa Ghost Queen bisa menjadi Assassin terbaik dan di sebut sebagai yang nomor satu. Kekuatannya ketika dalam mode tranformasi sangatlah tidak wajar. Bagi Assassin lainnya, menghadapi mode transformasi Ratu hantu pembunuh sama dengan cari mati.


Di saat Xi sedang lengah, Ghost Queen menyerang Xi dari atas dengan sebuah tendangan keras dengan menggunakan kedua kakinya. Sadari kalau dirinya akan di serang, Xi menghindarinya.


Tendangan kuat dari Ghost Queen menghasilkan gaya yang kuat hingga menghancurkan permukaan tanah disekitar, terciptanya hembusan angin kencang yang mampu merobohkan pepohonan di areanya.


Ketika berhasil menghindarinya, Xi maju dan menyerang Ghost Queen beberapa tendangan cepat. Namun, semua itu dapat dihindari oleh Ghost Queen dengan mudah. Ghost Queen mengangkat kedua tangannya dan berniat memukul Xi dengan pukulan yang keras.


Saat pengalihan kekuatannya ke tangan, Xi menangkap kedua tangannya dan menggenggamnya dengan sangat kuat. Hal itu membuat Ghost Queen kesakitan karena genggaman Xi mampu meremuk armornya. Xi melanjutkan meyerang Ghost Queen menggunakan kakinya. Setelah itu, Xi melemparkan Ghost Queen dengan sangat kuat hingga menabrak sebuah pohon.


Xi melompat dan menyerang Ghost Queen. Saat itu Ghost Queen tanpa pikir panjang langsung menghindarinya. Dan itu merupakan sebuah pilihan yang tepat bagi Ghost Queen. Karena saat tendangan Xi menghantam tanah, terjadi sebuah ledakan yang di akibatkan oleh skill yang aktif secara otomatis Fiery Step, tidak hanya menaikkan suhu di area sekitar menjadi panas, namun juga dapat menimbulkan ledakan yang amat kuat jika penggunanya memberikan dorongan yang kuat.


Pertarungan di lanjutkan dengan Ghost Queen melesat ke arah Xi. Memberikan beberapa pukulan keras yang membuat Xi terpukul mundur, dan mengakhirinya dengan tendangan berputar. Daya tendangannya begitu kuat sehingga membuat Xi terseret mundur sekitar 10 meter dari tempatnya awalnya.


Walau terkena serangan beruntun, Xi masih dapat berdiri dan tersenyum. Menandakan kalau dirinya sangat menikmati pertarungan nya dengan Ghost Queen. Tidak hanya itu, serangan beruntun yang di lakukan oleh Ghost Queen membuat kedua tangan Xi mati rasa ketika menahan semua serangan tersebut.


" Tulang tanganku terasa mau patah... Huuh? " Ucap Xi. Merasakan tekanan energi yang begitu besar, Aliran sihir yang begitu cepat di sertai angin yang berhembus kencang membuat Xi terkejut.


Disana dia melihat Ghost Queen sedang mengumpulkan energi dalam jumlah besar membuat Xi penasaran apa yang ingin di lakukan oleh Ghost Queen.


Walau Xi sudah menyadari kalau Ghost Queen sedang mencoba untuk merilis skill terkuatnya, namun Xi tidak sedikit pun berusaha untuk menghentukannya. Melainkan Xi membiarkannya dan ingib melihat skill macam apa yang ingin Ghost Queen tunjukkan kepada dirinya. Karena itu, Xi memutuskan untuk diam dan menunggu.


Sementara itu, Ghost Queen terus - terusan mengumpulkan energi sihir dan menyerapnya. Ketika merasa energi yang di kumpulkan sudah cukup, Ghost Queen memadatkannya. Mengubahnya menjadi susunan aura hitam yang membentuk wajah iblis di atas kepalanya. Atau lebih tepatnya adalah topeng iblis skill terkuat milik Ghost Queen.


Topeng iblis adalah sebuah kemampuan serangan pengunci target yang dapat menelan jiwa target yang di telannya. Skill tersebut sangatlah berbahaya dan sangat mematikan bagi seseorang yang menjadi targetnya. Namun tidak akan berpengaruh apa pun kepada orang lain selain targetnya.


Skill ini tidak menimbulkan kerusakan area atau pun kerusakan fisik sang target. Akan tetapi, kerusakan yang di hasilkan adalah kerusakan jiwa. Dimana topeng iblis akan dengan paksa menelan jiwa seseorang yang telah menjadi tergatnya.


Xi tidak menyangka jika Ghost Queen memiliki skill yang sangat berbahaya seperti itu. Dalam hatinya Xi bergumam " Assassin terbaik memang hebat, tidak aku sangka Ghost Queen memiliki skill semacam ini. Gelarnya sebagai Assassin nomor satu di daratan bersalju seperti bukan sebuah gelar saja. " Kartu truf milik Ghost Queen membuat Xi kagum karena itu sangat mematikan.


Skill yang dapat mengunci target dan mengejarnya, juga tidak dapat di hentikan oleh apa pun. Dan yang perlu di ingat dari skill ini adalah, ini bukan skill Awakening, maliankan skill spesial. Dan Ghost Queen dapat terus menggunakannya tanpa batas selama masih memiliki energi yang cukup untuk mengaktifkannya.


Ghost Queen yang sudah siap dengan skill miliknya. Mulai bersiap untuk melemparkan serangannya. Ghost Queen bersiap memasang kuda - kuda sambil berkata " Dengab ini... Berakhir sudah! " Ucap Ghost Queen melemparkan topeng iblis kepada Xi.


Topeng iblis yang di lemparkan oleh Ghost Queen bergerak dengan cepat menuju Xi. Wujudnya yang menyeramkan dengan mulut yang terbuka lebar serta memberikan tekanan pada targetnya, membuat targetnya tidak dapat bergerak leluasa akan dengan mudah untuknya memakannya dan mengambil jiwa Xi.


Bersamaan dengan itu Ghost Queen yang kelelahan berpikir dengan skill itu adalah akhir dari pertarungannya. Dengan perasaan yang lelah, Ghost Queen berkata " Topeng iblis yang sudahku perkuat dengan perubahan ratu hantu pembunuh kekuatannya akan meningkat berkali - kali lipat. Mau sekuat apa pun dirimu tidak mungkin untuk menghindarinya lagi. Sebuah kesalahan untukmu karena membiarkan aku merilis skill topeng iblis. " Ujar Ghost Queen dalam hatinya. Dan menganggap apa yang di lakukan Xi menunggu lawan untuk mengaktifkan skillnya adalah sebuah kesalahan yang dapat merengut nyawa nya seperti sekarang ini.


Untuk menang, Ghost Queen harus mengerahkan segalanya, bahkan jika itu adalah hidupnya sendiri sebagai bayarannya. Rencana yang selama ini disusun dalam pertarungan, selama terjadi satu kesalahan, akhirnya hanya akan menemukan jalan buntu. Namun, rencana yang telah di baut oleh Ghost Queen selalu berjalan mulus.


Ghost Queen merasa legah karena rencananya untuk membunuh Xi dengan skill terkuatnya berhasil. Ghost Queen berbalik arah dan berjalan pergi meninggalkan Xi. Namun...


" Beelzebub! " Xi mengangkat tangannya sambil menyebutkan salah satu nama skillnya Gluttony Symbol King Beelzebub. Saat Xi mengaktifkannya, asap hitam muncul dan keluar dari tangannya membentuk sebuah pusaran hitam yang melahan topeng iblis dalam sekejap sampai tidak bersisa.


Jika bukan karena skill Gluttony Symbol King Beelzebub, mungkin Xi dapat kehilangan nyawanya. Namun, dengan adanya skill tersebut Xi dapat percaya diri menunggul Ghost Queen merilisnya tanpa khawatir akan apa pun resikonya.


" Kau ingin pergi kemana? Pertarungan kita belum selesai! " Tanya Xi kepada Ghost Queen. Menyatakan kepadanya kalau pertarungan mereka belumlah selesai karena Xi masih bisa bertarung.


Ghost Queen yang mendengarnya sangat terkejut. Dia berbalik untuk memastikannya apakah itu hanya sebuah ilusi. Bertapa terkejutnya Ghost Queen melihat Xi masih hidup dan bahkan tidak menerima kerusakan apa pun setelah terkena skill pamungkasnya.


" Ba bagaimana mungkin? Bagaimana bisa kau menghapus serangan pamungkasku? Serangan itu seharusnya tidak dapat di hentikan oleh apa pun!!? " Teriak Ghost Queen. Bertanya - tanya kepada Xi cara mengatasi skill pamungkasnya yang terkenal amat mematikan dan tidak dapat di hentikan oleh apa pun.


Mendengar pertanyaan itu, Xi menjawab " Bukannya itu mudah? Ada 2 cara untukku lepas dari serangan pamungkasmu. Pertama membakarnya dengan api hitam yang mendapat membakar apa pun mau itu,.berbentuk fisik, spiritual atau energi sekalipun. Kedua... Heheh tentu saja itu akan menjadi rahasia ku... Tapi... Itu tergantung dirimu! " Jawab Xi. Saat ia hampir menyelesaikan jawabannya, dalam sekejap Xi berpindah dari tempatnya dan berdiri di hadapan Ghost Queen.


Xi meninju Ghost Queen dengan tinjuan yang keras mendarat di perutnya. Itu merupakan sebuah pukulan keras bagi Ghost Queen. Tidak hanya itu, Barier tidak terlihatnya pun di tembus dengan mudah oleh Xi hanya dengan sebuah pukulan.


Ghost Queen muntah darah dan menjadi lemas. Xi melanjutkan dengan menghempaskan Ghost Queen dengan sangat kuat. Itu membuat Ghost Queen melayang di atas tanah dengan sangat cepat dan sangat jauh hingga akhirnya sampai di tempat Nia berada.


Ghost Queen yang terlempar berhenti ketika bertabrakan dengan Nia yang membawa Balista pergi. Dari tabrakan keras itu menyebabkan Nia pingsan dan Ghost Queen terluka parah.


Ghost Queen meringkul kesakitan sambil memegangi perutnya yang memar akibat di tinju oleh Xi. Dia berguling - guling di tanah karena lantas rasa sakitnya tidak kunjung hilang.


Xi muncul di hadapan Ghost Queen dengan tatapan tajam melihati Ghost Queen merinti kesakitan.


" Pertarungan ini sudah selesai, biasanya aky akan membunuh orang yang mencoba untuk membunuhku tapi hari ini kau pengecualian. " Ucap Xi. Dirinya menurunkan badannya sambil meletakkan sebuah tas kain di hadapan Ghost Queen. " Di dalam tas itu ada Healing Potion tingkat tinggi, kau bisa mengambilnya ada pun teman - temanmu, kau bisa memyembuhkan mereka dengan itu. " Lanjut Xi.


Ghost Queen dengan raut lemasnya menatap Xi. Menyadari kalau Xi akan membiarkannya dan rekan - rekannya hidup pasti memiliki suatu alasan.


Dengan lemah, Ghost Queen membuka mulutnya dan berbicara dengan nada yang lemah dan terpatah patah " Sa syarat... Apa syaratnya? " Tanya Ghost Queen kepada Xi. Dia menyadari apa yang Xi berikan pastilah tidak gratis. Di dunia dimana kekuatan akan menentukan segalanya, dan ketika seseorang memberikan sesuatu kepadamu, tentu ada maksud tersembunyi di dalamnya.

__ADS_1


Xi tersenyum, dia senang karena Ghost Queen menyadari maksudnya. " Aku senang karena kau pintar... Aku akan langsung ke intinya saja. Jadilah bawahku atau mati, tentukan pilihanmu! " Balas Xi kepada Ghost Queen. Dan memintanya untuk menuntukan pilihan yang sudah di berikan oleh Xi.


__ADS_2