LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 208


__ADS_3

Setelah membereskan keributan yang ada di depan istana, ketenangan tidak bisa ia dapatkan. Karena ada banyak monster yang berjalan menuju hutan kematian, jumlah mereka sangat banyak, bahkan dapat mencapai jutaan monster.


Xi yang merasakn kedatangan mereka, ia memanggil meminta Zurugi yang kala itu sedang mengajak adiknya yang telah ia selematkan sedirian berjalan - jalan mengelilingi istana.


" Zurugi kemarilah sebentar " Xi memanggil Zurugi.


Segerah Zurugi merubah langkahnya dan berjalan menghampiri Xi. " Ada apa Xi - Sama? " Tanya Zurugi dengan sopan.


" Kau pergilah keluar labirin bersama yang lainnya dan minta Noir dan iblis lainnya untuk menghentikan invasi monster yang akan tiba di hitan kematian. Ada sekitar satu juta monster yang akan sampai ke hutan kematian. Kalahkan mereka semua tanpa ada sisa sedikit pun. " Pinta Xi kepada Zurugi.


Mendengar itu Zurugi terkejut karena jumlah monster yang akan menuju ke hutan kematian berjumlah sekitar satu juta. " Sa satu juta monster? Xi - Sama jangan bercanda seperti itu. " Ucap Zurugi dengan wajah yang terkejut.


" Aku tidak bercanda, lakukan secepatnya. Aku akan pergi karena ada tamu yang berkunjung. " Ucap Xi pergi meninggalkan Zurugi dan adiknya.


" Kakak, ayo kita pergi jalan - jalan! " Ajak adik zurugi.


" Aku rasa kita harus menundanya, sepertinya akan terjadi masalah serius... Kanari ayo pergi memanggil yang lainnya. " Balas Zurugi lalu pergi untuk memanggil yang lainnya.


Xi pergi keluar labirin dan ia berada di suatu tempat yang tidak jauh dari hutan kematian.


Ia berdiri di atas sebuah batu yang menjulang tinggi ke langit, berdiri di atas sana sambil menatap sesuatu.


" Kalau sudah datang kenapa tidak menyapa ku? " Ujar Xi dengan dingin.


" Fufufu, tidak aku sangka kau dapat mengetahuinya meski kami menyembunyikan keberadaan kami. " Ucap seorang wanita sambil tertawa kecil menunjukkan dirinya secara perlahan. " Lama tidak bertemu, kau masih ingat aku kan? " Tanya Wanita itu.


" Eve... Kau memang tidak datang sendirian. " Ucap Xi sambil melirik ke arah yang lain.


" Hahaha aku sangat terkesan dengan kekuatan yang kau miliki. Mana mungkin aku cuma nonton. " Ucap seorang pria menunjukkan dirinya secara perlahan.

__ADS_1


" Jadi orang itu yang memiliki salah dari Fragmen yang kita cari? " Ucap seorang pria muncul di samping Eve.


" Apocalyps King insect Lugie, aku tidak berbohong, dia memang memilikinya. " Ucap Pria itu dengan santai.


" Sazsan, sepertinya dia bukan lawan yang mudah. " Ucap seorang pria yang tiba - tiba muncul.


Xi melirik mereka semua, ke empat orang itu punya kekuatan yang sangat hebat, dapat di rasakan dari energi sihir yang mereka pancarkan, kalau mereka bukan lawan biasa.


" Dua Dragon Awakening dan dua Apocalyps, aku rasa hari ini aku tidak bisa tidur. " Ujar Xi.


" Hehehe, tunda saja tidurmu nanti dan majulah kemari!! " Ucap Sazsan, ia melepaskan serangan sihir es yang sangat kuat, dengan cepat mengarah pada Xi.


Xi melahap serangan tersebut dengan skill Gluttony Symbol Lord Beelzebub, seketika serangan itu menghilang, dan seseorang muncul di belakang Xi dan memukulnya dengan sangat kuat.


Sebelum ia memukul Xi ia sempat memperkenalkan dirinya terlebih dahulu. " Aku Dragon Awaking Flame Incarnation Ignatius, ini hadia untuk pertemuan pertama kita. " Ucapnya sambil mengarahkan pukulannya kepada Xi, tangannya telah di lapisi oleh api sebelum ia memukul Xi. Pukulannya menyebabkan sebuah ledakan yang besar dan gelombang kejut yang sangat kuat.


Debu dari ledakan yang besar itu menghilang, dan Xi menahan serangan dari Ignatius hanya dengan satu tangan.


" Kau hebat, coba tahan yang ini! " Ujar Ignatius melapisi kakinya dengan api yang berkobar - kobar, menendang Xi dengan sangat kuat.


Terjadi ledakan sekali lagi karena tendangan yang mengenai Xi, namun dengan mudah Xi menahan serangannya.


Xi mengepalkan satu tangannya, dan melapisinya dengan energi sihir kematian, memukul Ignatius dengan kuat hingga membuat Ignatius muntah dan terpental sangat jauh.


" Coba tahan ini sialan! " Ucap Lugie melepaskan serangan kepada Xi. Namun tiba - tiba pergerak Lugie menjadi menjadi sangat lambat. ' A apa yang terjadi? ' Ujarnya dalam hati.


Xi melapisi tangannya dengan api dan memukul Lugie dengan sangat kuat hingga membuat Lugie terhempas beberapa meter dan pergerakannya kembali menjadi seperti biasanya.


" Sialan skill macam apa itu tadi? " Tanya Lugie dengan bingung.

__ADS_1


" Sudah aku bilang dia punya skill yang menentang hukum dunia, ia baru saja memperlambat waktu hanya untukmu seorang saja, dan memberiakan yang lainnya bergerak bebas. " Balas Eve dengan ringan.


Tiba - tiba sebuah serangan yang sangat kuat mengarah pada mereka, serangan cahaya merah yang dapat memusnakan segalanya, menghantam mereka berdua dengan sangat kuat hingga membuat mereka berdua terhempas beberapa meter dari tempatnya.


" Cih, kalau terlambat sedikit saja... Mungkin aku sudah kehilangan satu lenganku. " Ucap Lugie dengan kesal.


" Serangan itu lebih lemah dari serangan sebelumnya saat menghadapi ku. " Ucap Eve.


Mereka berhasil selamat dari serangan Xi, serangan Xi yang sangat kuat bahkan mampu menghanguskan tanah hingga menjadi abu tidak membuat luka yang berarti untuk mereka.


Di saat mereka berdua sedang fokus terhadap Xi, muncul di belakang mereka sebuah tangan yang terbentuk dari kegelapan, menghantam mereka dengan kuat hingga membuat tanah hancur.


Mereka segerah menghindarinya, serangan Xi sangatlah merepotkan untuk mereka. Namun Eve dengan kesal ia menunjukkan wajah seriusnya. Memusatkan sihirnya pada kedua lengannya, menciptakan pusaran angin sihir es yang sangat dingin.


Dalam hitungan detik, sihir milik Eve membekukan daratan dan juga langit, membuat awan berubah menjadi hitam. Eve meledakkan pusaran angin sihir es yang ia ciptakan, ledakan itu membuat gelombang kejut yang sangat kuat, jangkauan ledakan sangat luas hingga keluar dari kawasan hutan kematian.


" He bagaimana dengan itu Huh... " Ucap Eve, dan seketika ia tersentak terkejut karena melihat Xi yang terkena serangannya masih baik - baik saja.


" Boleh juga... " Ucap Xi.


Mereka berempat memancarkan energi sihir yang begitu luar biasa hingga menciptakan tekanan yang sangat kuat. Untuk menghadapi Xi seorang, mereka menggunakan mengeluarkan semua kamampuan mereka.


" Hari ini akan aku kirim kau ke dalam kehampaan. " Ucap Lugie.


Dengan seyum dinginya ia berkata kepada mereka berempat. " Maju saja kalian berempat... Mumpung aku lagi bosan. " Ucap Xi menantang mereka berempat.


Hal itu membuat lima kekuatan yang maha dahsyat saling bertarung satu sama lain. Menyebabkan langit bergetar hebat, langit terus bergemuru karena lima kekuatan yang saling bertabrakan, angin kecang yang merobohkan pepohonan tercipta karena benturan kekuatan mereka berlima.


Di langit terjadi ledakan terus menerus, sihir memenuhi langit yang bergemuru kencang, dan pertarungan mereka, satu lawan empat semakin memanas.

__ADS_1


__ADS_2