LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 180


__ADS_3

Dua tahun berlalu sangat cepat, invasi para monster semakin menjadi, dan banyaknya para monster kuat bermunculan. Selain manusia, negara para Elf juga terkena imbasnya, mereka menghabiskan banyak Elf yang telah memisahkan diri dari hutan para Elf.


Sementara di hutan para Elf, tempat di mana roh - roh baik tinggal, semua Elf sedang dalam kekacauan, mereka sangat frustrasi menghadapi bencana ini. Bukan hanya frustrasi karena bencana, mereka juga di sibukan dengan konflik internal antar negara Elf, Khususnya adalah dua kekaisaran Elf yang saling bermusuhan sejak lama.


Sementara itu Elf terkuat, dan salah satu dari 6 Elf terkuat. Elf itu tidak berasal dari kedua tempat itu dan tidak berasal dari kerajaan juga, Selama 800 tahun ia berjuang sendirian melawan para monster, dan di akui oleh para Guardian, kalau ia adalah Efl terkuat. The Monster Hunter, High Elf Arsbons ( God Of Swordman ). Ia telah mengalahkan ratusan ribu monster sendirian, semua monster mati di bawah pedangnya yang tajam, ia berdiri di atas mayat monster, dengan pedang yang di lumuri oleh darah monster.


Sementara itu, di dalam Abyss, bagian terdalam Abyss, dua tahun telah berlalu. Kini Xi benar telah berkuasa atas seluruh Abyss, selama dua tahub ia dan yang lainnya di dalam Abyss, mereka telah menguasai seluruh Abyss, dari yang atas hingga bagian terdalam Abyss.


Di bagian terdalam Abyss, terdapat sebuah istana yang indah walau dengan tampilan yang mengerikan. Banyak prajurit undead skeleton berjaga di depan istana, puluhan ribu undead dengan zirah lengkap berdiri di depan pintu masuk istana, sementara di sebelah kanan dari pinti istana, berdiri para pasukan monster yang berasal dari Abyss yang tunduk pada Xi, dan menjadi pasukan Xi.


Di halaman belakang istana, seorang wanita cantik, dengan rambut putih ke perakan hingga ke pinggul. Ia sedang berbaring di atas banyaknya bunga merah, ia tidur dengan wajahnya yang sangat cantik dan manis, membuat sejuk suasana.


Wanita itu adalah Yumiko, ia selamat dari luka parah yang pernah ia alami waktu itu saat ia dan Xi, serta yang lainnya jatuh ke Abyss. Walau dia selamat, kini dirinya bukan manusia lagi, meliankan Half Human yang memiliki darah naga hitam, yaitu darah dari Xi.


Untuk menyelamatkan Yumiko pada saat itu, Xi mengorbankan setengah darah untuk Yumiko. Walau ia telah mengorbankan banyak darahnya, namun ia tidak kekurangan maupun kehilangan darahnya. Itu karena kemampuan bawaan dari ras naganya, yang dapat meregenerasikan darahnya saat ia kekurangan darah.


[ Nama : Eirlys Yumiko ]


[ Ras : Half Human - Black Dragon ]


[ Usia : 21 Tahun ]


[ Class : Queen Of Darkness ]


[ Rank : SS+ ]


[ Level : 320 ]


[ HP / MP : 20203000 ]


Ia tertidur pulas di atas indahnya bungah merah itu, angin sejut menyelimuti dirinya. Keindahan dirinya membuat bunga - bunga itu tenang.


Di dalam istana seorang pria tampan dengan rambut putih keperakan, berjalan menuju halaman belakang tempat dimana Yumiko sedang tidur. Langkahnya sangat ringan hingga tak menimbulkan suara sedikit pun, semua makhluk tidak dapat mendengar langkah kakinya, langkah itu layaknya seorang kematian yang akan mengambil nyawa kapan saja.


Ia membuka pintu menuju halaman belakang, langit Abyss yang indah, cahayanya yang tenang, ia melihat Yumiko yang tertidur pulas sambil terseyum kecil, melihat kekasihnya tertidur sangat pulah dengan keindahan yang ia bawa.


Ia melanglahkan kakinya, berjalan menuju Yumiko yang sedang tidur, ia duduk di sebelahnya dengan tangan dan tidak bersuara, dengan pakian serba hitam dan dengan lis merah menbentuk naga.


Pria itu adalah Xi yang telah menjadi penguasa dari seluruh Abyss, ia bersama Yumiko menaklukkan semua lantai Abyss yang mengerikan, Abyss yang selalu di huni oleh monster - monster mengrikan dan kuat. Dapat mereka taklukkan dalam waktu dua tahun, dan itu bukanlah waktu yang lama.


Untuk menguasai Abyss yang di huni oleh monster - monster kuat, dan menakutkannya dalam waktu dua tahun itu sangalah mustahil, dan lagi setiap bagian Abyss memiliki penguasanya masing - masing.


Xi yang duduk di samping Yumiko yang tertidur, ia memerhatikan terus menerus tanpa berkedip sedikitpun.


Yumiko yang merasakan kehadiran yang sangat akrab dan nyaman saat tidur, ia mengetahuinya siapa orang itu walau ia tidak membuka matanya.


[ Nama : Xi Arcadia ]


[ Ras : Black Dragon King Of Dheat ]


[ Usia : 21 Tahun ]


[ Class : Lord Of Dheat and Darkness ]


[ Status : Lord Of Abyss ]


[ Rank : SS Spesial ]


[ Level : 320 ]


[ HP / MP : 23410900 ]


[ MP cadangan : 5000000 ]


Xi mengangkat Yumiko dari atas bunga merah itu dengan lembut, mengendongnya dengan kedua tangannya layaknya pengantin. Berjalan meninggalkan halaman belakang, di dalam istana sambil berjalan Xi berbicara.

__ADS_1


" Kau sudah bangun? Kenapa tidak melanjutkan tidurmu? " Tanya Xi dengan nada yang ringan dan lembut.


Dengan wajah yang baru bangun tidur itu, ia menjawab. " Bukankah, kita akan keluar dari Abyss hari ini. Itu sebabnya aku bangun. " Jawab Yumiko dengan ringan dengan nada yang lembut sehabis tidur.


" Ya itu benar, walau kau tidur aku akan menggendongmu keluar dari Abyss ini dengan kedua tanganku. " Ucap Xi.


Mendengar itu Yumiko tertawa kecil, lalu berkata. " Hehehe, bukankah kau akan di tertawakan oleh mereka jika kau menggendongku saat meninggalkan Abyss. " Ucap Yumiko dengan lembut.


" Anggap saj itu sebagai hadia untuk mereka. " Ucap Xi.


Di ruang tahta berdiri banyak prajurit yang menjaga di ruang tahta itu, prajurit dengan zirah pengkap dengan senjatanya dengan tegak berdiri menjaga tahta instana.


Sementara itu di atas tahta ada seorang anak kecil yang sedang duduk bermain di sana, namun ada dua orang wanita cantik yang sedang berusaha untuk membuat anak kecil itu untuk turun dari tahta.


" Mizuki - Sama, ayo turun dari kursi tahta, anda tidak boleh bermain di atas kursi tahta ini. " Ucap Seorang Wanita cantik, ia memiliki letinga beast tang indah, dengan satu ekor rubah yang berwarna keemasan. Wanita itu adalah Airis yang sedang berbicara dengan anak kecil itu.


[ Nama : Airis ]


[ Ras : Spirit Golden Tail Fox ]


[ Class : Master Sword Golden Fox ]


[ Rank : SS ]


[ Level : 279 ]


[ HP/MP : 12700000 ]


" Sepertinya percuma saja Airis, Mizuki - Sama tampaknya tidak mau turun. " Ucap Wanita cantik dengan rambut pirang ke emasan. Wanita itu adalah Astia.


Anak kecil itu menatap Astia, lalu memalingkan mukanya dengan pipi yang mengembung seperi balon. Melihat itu Astia membeku.


[ Nama : Astia ]


[ Class : Siant Holy High Wizzard ]


[ Rank : SS ]


[ Level : 279 ]


[ HP/MP : 12900000 ]


" Fufufu, sepertinya Mizuki - Sama tidak suka dengan kalian berdua. " Ucap Pria berambut hitam. Pria itu adalah orang yang pernah di Summon oleh Xi.


" Apa maksudmu Noir, kau mengejek kami? " Ucap Airis dengan kesal dengan perkataan pria itu.


Pria berambut hitam itu adalah seorang iblis, lebih tepatnya adalah leluhur para iblis yang tidak memiliki tubuh. Saat ia di summon oleh Xi, ia membentuk tubuhnya dengan menggunakan energi miliknya sendiri untuk menunjukkan kesopanan dan hormatnya di hadapan Xi.


Noir adalah Iblis terkuat sekaligus tertua di antara para iblis, saat di Sitadel tempat para iblis tak memiliki tubuh tingga. Ia adalah iblis yang memiliki ke priabadian yang aneh karena sifatnya tidak seperti iblis lainnya, dan juga yang paling berbeda dari 8 leluhur iblis lainnya.


" Bukankah itu kenyataannya? " Tanya Noir dengan santai.


Saat itu, Airis membeku dan merasa ada sebuah panah yang menusuk dirinya.


Dalam keramaian itu, Xi dan Yumiko memasuki ruangan Tahta, dan berjalan di atas alas karpet merah yang indah. Berjalan dengan tenang di hadapan mereka semua.


Semua penjaga pada saat itu, mereka semua berlutut saat Xi dan Yumiko memasuki ruangan. Saat yang sama Astia, Airis, Noir, Dan juga Fai, mereka berlutut di samping kanan dan kiri kursi tahta.


Anak kecil itu, Saat melihat Xi dan Yumiko berjalan menuju kursi tahta, ia segerah turun dan terus berlarih dengan langkah kecilnya menuju ke Xi dan Yumiko.


" Ayah, ibu. " Ucapnya dengan lembut sambil berlari ke arah mereka berdua dengan seyum senang di wajahnya.


Yumiko menjulurkan kedua tangannya lalu menggendong Mizuki ke pelukannya. " Mizuki apa kau bersikap nakal lagi? " Tanya Yumiko.


" Tidak, Mizuki hanya duduk di kursi. " Ucap Mizuki sambil menunjukkan ke arah kursi tahta.

__ADS_1


" Lain kali Mizuki tidak boleh main di sana seenaknya. " Ucap Yumiko.


" Baik ibu. " Ucap Mizuki sambil cemberut.


Xi mengelus kepala Mizuki lalu berkata kepada Yumiko. " Biarkan saja dia bermain di sana, lagi pula aku tidak marah. " Ucap Xi dengan ringan.


Setelah itu ia, melangkahkan kakinya dan duduk di tahta miliknya, dengan Yumiko, dan Mizuki yang ada di sampingnya.


" Airis, kumpulkan semua orang. " Ucap Xi dengan ringan dan meminta Airis untuk mengumpulkan semua orang di ruangan.


" Baik, Xi - Sama. " Ucap Airis, lalu ia berdiri dan pergi memanggil yang lainnya.


" Xi - Sama, apakah kita akan pergi meninggalkan Abyss hari ini? " Tanya Fai dengan sopan kepada Xi.


" Ya, kita akan meninggalkan Abyss, masih ada banyak hal yang belum aku lakukan di daratan sana. " Jawab Xi dengan ringan.


Fai adalah salah satu dari dua orang yang Xi panggil saat ia jatuh dalam Abyss dan terluka parah. Ia adalah wanita dengan telinga serigala, dan rambut indah berwarna perak.


[ Nama : Fai ]


[ Ras : God Moon Fouder Fenrir ]


[ Rank : SSS+ ]


[ Level : 450 ]


[ MP/HP : 42000000 ]


" Hal pertama apa yang akan Xi - Sama lakukan saat keluar dari Abyss? " Tanya Noir dengan sopan.


[ Nama : Noir ]


[ Ras : Primordial Demon Hitam - Spirit Demon, Demon King ]


[ Rank : SS+ ]


[ Level : 320 ]


[ HP/MP : 20000000 ]


" Tentu menyelamatkan ibuku terlebih dahulu, setelah itu... Balas dendam! " Ucap Xi dengan ringan, namun sesaat matanya berubah menjadi merah menyalah dengan niat membunuh yang tersimpan sangat dalam di kedua matanya.


" HAHAHA, ayo habisi mereka semua Xi - Sama. " Ucap Fai dengan keras dan penuh semangat. " Dengan kekuatan Xi - Sama yang setara dengan RANK SSS+ saat tidak serius, kita sudah pasti bisa mengalahkan mereka semua. " Lanjutnya dengan penuh semangat.


Pada saat itu, semua orang menatapinya dengan aneh. Hal itu membuatnya merasa aneh dan karena terus di perhatikan.


Xi menghembuskan nafasnya pada saat itu lalu ia berkata. " Bisa saja kita mengalah mereka semua, tapi... Jika tidak berhati - hati bisa saja para dewa langsung turun. " Ucap Xi dengan mimik wajah yang serius. " Dan lagi ada banyak makhluk yang di segel oleh ayahku, menurut apa yang aku baca di reruntuhan Abyss, terdapat dua dewa jahat yang dengan sengaja di segel oleh Ayah. " Lanjutnya.


Pada saat yang sama, semua orang yang di minta untuk berkumpul datang dengan Airis berada di depan mereka. Lalu mereka semua berlutut memberi hormat kepada.


Saat itu, Xi langsung mengubah alur pembicaraan yang ia lakukan dengan Fai. Dan fokus untuk apa yang akan dia katakan kepada mereka semua.


Xi berdiri dari tahtanya, dengan gagah berdiri di hadapan mereka semua.


" Karena semuanya sudah di sini, aku akan langsung ke intinya saja. Hari ini kita akan meninggalkan Abyss dan naik ke permukaan. " Ucap Xi dengan serius serta dengan niat membunuh di kedua matanya.


Walau posisi mereka jauh dari Xi, mereka masih bisa merasakan kengerian dari niat membunuh milik Xi. Bahkan Fai yang berada pada Rank SSS+ masih mendapatkan tekanan dari niat membunuh dari Xi.


" Jadi hari ini, dan sekarang juga... Kita akan naik ke permukaan! " Ucap Xi.


" YA! " Ucap mereka dengan serempak dan penuh semangat.


Lingkaran sihir yang besar dan lebih besar dari istana miliknya terbentuk, memulai proses melakukan perpindahan dari Abyss ke permukaan.


" Akan aku bawa... Kalian dalam kegelapan. " Ucap Xi sebelum pergi meninggalkan Abyss.

__ADS_1


__ADS_2