LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 261


__ADS_3

Semua orang yang telah menjadi warga negara Asgar berkumpul di alun - alun kota. Banyknya orang yang ada di sana, sampai membuat tempat yang luas itu menjadi padat. Kedatangan Xi sebagai penguasa dari negara Asgar di sambut dengan hormat oleh mereka semua. Xi dengan karismanya sebagai seorang penguasa negara Asgar, ia memberikan sebuah pengumuman kepada seluruh warga nya saat itu.


Xi mengangkat tangannya dengan ringan, setelah melihat itu, mereka semua berdiri karena Xi telah memberikan perintah nya. " Aku tahu, semua orang pasti bertanya - tanya mengapa hari ini kita berkumpul di tempat ini! " Ucap Xi dengan menunjukkan ketenangan nya saat itu. Tidak ada satu orang pun yang berbicara mau pun berbisik saat Xi sedang berbicara.


" Ya, apa yang terjadi? "


" Mungkinkah yang mulia ingin menyampaikan sesuatu yang penting? "


Setelah Xi mengatakan itu, semua orang yang berkumpul di sana mulai saling berbicara satu sama lain dengan berbisik. Mereka sedang menebak - nebak apa yang akan Xi sampaikan saat itu.


Namun, Xi menenangkan mereka semua dengan mudahnya hanya dengan mengangkat satu tangannya dengan tenang. Dengan ekspresi wajah yang tampak serius, ia menatap mata semua orang yang ada di sana.


" Aku yakin kalian bertanya - tanya kenapa kalian berkumpul di sini dan hari ini juga. Namun, sebelum itu, pertama - tama aku mengucapkan banyak terimakasih kepada para pekerjaan yang telah bekerja keras untuk membangun setiap bangunan mau tempat - tempat yang aku minta sebelumnya. Berkat kerja keras kalian, sudah banyak bangunan yang berdiri di tempat ini. Aku sebagai seorang penguasa dari negara ini, akan memberikan kalian sebuah hadia berupa 100 koin emas, dan bahan makanan untuk kalian yang telah bekerja keras membangun bangunan - bangunan ini. " Ucap Xi dengan wibawa nya. Ia sangat berkarisma saat itu, karismanya yang terlalu kuat bahkan sampai membuat semua orang terdiam saat itu.

__ADS_1


" Tapi, untuk kalian yang belum memiliki penghasilan atau pun pekerjaan, kalian tidak perlu bekecil hati. Hari ini aku akan mengumumkan kepada kalian semua. " Lanjutnya dengan berwibawa. Semua orang menatapinya dengan tatapan yang sangat bersinar saat itu. Seorang pelayan yang cantik maju ke depan saat itu sambil membawa sebuah gulungan kertas yang di dalamnya terdapat sebuah pengumuman yang telah Xi tulis sebelumnya.


Xi mengangguk, dan meminta pelayan tersebut untuk membacakan apa yang tertulis di gulungan kertas tersebut. Pelayan itu tersenyum senang. Dan dengan senang hati ia akan membacakan apa yang ada di dalamnya sesuai dengan permintaan dari Xi.


Pelayan tersebut menarik kertas yang telah di gulung itu. Setelah siap, ia membacakan apa yang tertulis di kertas tersebut.


Dengan suara yang keras dan lantang, pelayan tersebut membacanya. " Pengumuman. Kami membuka lowongan pekerjaan untuk semua warga yang ada di negara Asgar. " Ucap pelayan tersebut dengan lantang dan membakan yang tertulis di sana.


- Pekerja Prajurit. - Pekerja Bangunan. - Pekerja Pertanian. - Pekerja Tambang. - Pekerja Pembudidaya an Herbal.


Mendengar itu semua, semua orang yang belum memiliki pekerjaan sebelumnya tampak bersemangat. Mereka sudah tidak sabar untuk mendaftar diri mereka untuk mendapatkan pekerjaan. Banyak dari mereka yang ingin menjadi seorang prajurit yang akan melayani dan melindungi kerajaan Asgar.


" Kami telah membangun beberapa sekolah untuk anak - anak. Anak - anak harus belajar di sekolah selama 6 tahun, saat berusia 7 tahun. Tujuannya agar anak - anak dapat mempelajari tentang pengetahuan umum. "

__ADS_1


" Untuk Anak - anak yang ingin menjadi seorang petualang, mereka harus berusia 13 tahun dengan syarat mereka telah memiliki sebuah pemahaman tentang kemampuan yang mereka miliki. Kami tidak akan asal menerima seorang anak menjadi petualang, karena kami tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. " Lanjutnya dengan keras saat membaca semua itu. Xi melakukan semua itu bukan tanpa alasan. Sebelumnya, ia pernah ke negara - negara lainnya, saat itu ia melihat ada banyak anak - anak yang bahkan umurnya baru 9 tahun telah menjadi seorang petualang.


Karena ia tidak ingin menyia - nyiakan anak - anak menghilang begitu saja saat menjadi petualang, ia memberikan sebuah aturan untuk anak - anak yang ingib menjadi petualang, usianya minimal sudah mencapai 13 tahun dengan pemahaman class dan kemampuan yang mereka miliki. Ia melakukan hal tersebut untuk mengurangi angka kematian yang terjadi saat mereka menjalankan sebuah Quest.


Setelah ia selesai membaca semua yang tertulis di kertas tersebut, ia kembali menggulung kertas tersebut. Sebelum ia mundur, ia berkata " Sekian dari saya, terimakasih atas waktunya. Say undur diri. " Ucap pelayan tersebut dengan sopan, setelah itu ia pergi dan kembali ke posisi awalnya.


" Seperti apa yang telah di umumkan barusan, apa bila ada yang membuat kalian bingung, silakan untuk bertanya, sebelum saya mengakhiri kegiatan pada siang hari ini. " Ucap Xi dengan keras kepada mereka semua. Ia mempersilahakan untuk semua orang yang ada di sana untuk bertanya sebelum kegiatan di akhiri.


Mereka semua saling berbisik satu sama lain dengan cukup lama. Sampai salah satu dari mereka mengangkat tangannya dan bertanya kepada Xi. " Permisi Yang mulia, saya ingin bertanya. " Ucap seorang pria dengan dua tanduk sapi di kepalanya. " Untuk pekerjaan sebagai prajurit, apa yang akan terjadi kepada kami apa bila kami gagal dalam tes nya? " Tanya pria tersebut dengan sopan.


Dengan cepat Xi menjawabnya. " Kalian tidak perlu khawatir apa bila kalian gagal. Kalian masih dapat mendaftarkan diri kalian sebagai prajurit lagi di bulan berikutnya. Dan untuk kalian yang lulus dalam tes, bukan berarti kalian bisa bersantai. Karena, kalian yang telah lulus, akan mendapatkan sebuah pelatihan yang keras. Bukan hanya sekadar latihan fisik, namun juga dalam bertahan dan mental. " Jawab Xi atas pertanyaan yang di berikan kepada dirinya. Xi pun memberikan kesempatan lagi untuk warganya untuk bertanya lagi. Namun, tidak satu pun dari mereka yang mau bertanya lagi.


Merasa kalau mereka semua telah mengerti, Xi pun menutup kegiatan pada siang hari itu, dengan pemberian hadia kepada para pekerja yang telah bekerja keras sebelumnya. Dan setelah itu, semua orang kembali pada aktivitas mereka masing - masing. Saat mereka kembali, mereka mulai berlatih dan mempersiapkan diri mereka untuk mendaftar diri mereka pada pekerjaan yang telah di sediakan oleh negara saat itu.

__ADS_1


Sehari setelah pengumuman, banyak orang yang mendaftar untuk bekerja di bidang yang mereka inginkan. Dan salah satunya adalah menjadi seorang prajurit. Semua orang yang telah mendaftar menjadi prajurit, mereka semua berkumpul di ruangan khusus yang terdapat di dalam labirin. Di sana, mereka memulai tes mereka untuk mejadi seorang prajurit.


Tes berat pun mereka alamu pada saat itu, tes nya tidak seperti negara lian pada umumnya, namun tes untuk prajurit yang ada di negara Asgar merupakan tes latihan fisik layaknya dunia militer di dunia Xi sebelumnya. Sebuah tes yang berat untuk memunjukkan mereka untuk menjadi seorang prajurit yang gagah berani.


__ADS_2