
Seekor elang emas raksasa keluar dari sebuah retakan dimensi yang muncul di dunia Kardinal. Menyebabkan sebuah getaran hebat di seluruh daratan dunia karena besarnya jumlah energi yang di pancarkan. Seolah - olah dunia saat ini sulit untuk menampung kekuatan elang emas tersebut.
Elang emas raksasa adalah sala satu dari sembilan penguasa galaxy yang menduduki galaxy ke 5 sebagai tempat kekuasaannya. Dia adalah sosok makhluk yang setara dengan Bahamut penguasa Galaxy Bahamut dari Galaxy ke 8.
Saat ini Elang emas raksasa menerobos masuk ke dalam Galaxy bahamut melalui celah dimensi yang tercipta dari berbagai Galaxy dan langsung menuju ke dunia Kardinal dengan seluruh pasukannya.
Banyak makhluk humanoid yang terlihat seperti manusia dengan enam sayap emas di punggung nya memiliki kekuatan yang sangat besar bahkan seperti dewa. Jumlahnya sangat banyak hingga menutupi langit saat itu. Di belakang mereka, elang emas raksasa memberikan perintah kepada mereka semua.
" Hancurkan! Hancurkan keberadaan itu sekarang! " Perintah Elang emas raksasa kepada seluruh pasukannya.
Semua pasukan dari segala legiun nya mendengar perintah tersebut. Semuanya legiun ketika itu langsung bergerak mencari keberadaan yang di takuti oleh Elang emas raksasa.
Saat semuanya bergerak mencari keberadaan yang di maksud melalui jalur udara, darat, dan laut. Semuanya itu seketika terhenti karena sebuah serangan yang melintas di depan mata mereka. Sebuah serangan yang berbentuk sebuah bilah hitam bergerak maju seperti sirip ikan hiu ketika berada di permukaan air.
Semuanya orang berhenti bergerak dan terkejut dengan dahsyat nya serangan tersebut bahkan sampai mempu membunuh bayak dari mereka dalam sekejap mata. Semua mencari sumber dari serangan tersebut, dan di sana terlihat lah Krey dengan sabit hitamnya yang sedang berancang - ancang ingin membuat sebuah serangan lanjutan.
Krey bersiap dengan kuda - kudanya, menatapi semua orang itu dengan sinis. Sabit hitamnya yang di pegang dengan kedua tangannya memancarkan sebuah cahaya gelap yang melapisi seluruh bagian dari sabit tersebut. Krey dengan sekuat tenaga menebaskan sabit hitamnya kepada semua pendatang baru yang lancang membuat kekacauan di depan matanya.
__ADS_1
Dari tebasan sabit nya, muncul sebuah bilah hitam yang terbang ke langit yang langsung mengarah kepada pasukan elang emas raksasa yang menutupi langit.
Pemimpin dari legiun udara yang melihat serangan tersebut mendapatkan sebuah intuisi buruk. Bahwa bilah hitam itu dapat membunuh mereka semua tanpa ampun.
" Semuanya, cepat mundur! " Perintah pemimpin legiun udara kepada seluruh pasukannya.
Serangan dari Krey tidak dapat mereka tanah hanya dengan kekuatan mereka. Cara terbaik untuk selamat dari serangan tersebut adalah bergerak mundur untuk menghindari jangkauan dari serangannya yang amat luas itu.
Namun, perintah itu terlambat. Setengah dari pasukan yang menutupi langit terbunuh dalam satu serangan. Menyebabkan terjadinya hujan darah yang membasahi daratan yang kacau.
" Kekuatan yang begitu mengerikan. Hal semacam ini sudah selevel dengan seorang penguasa galaxy seperti Tuan Elang Agung. Aku dengar dari Tuan Elang Agung, penguasa Galaxy ini adalah Tuan Bahamut. Seekor naga hitam yang lahir atau tercipta atas kehendak alam semesta itu sendiri. Di gadangkan kekuatannya sangat luar biasa dan bahkan yang paling mendominasi di antara yang lainnya. Apa mungkin... Pria itu adalah Tuan Bahamut yang menjadi penguasa di Galaxy ini? " Ujar pemimpin legiun udara dalam hatinya dengan rasa takut. Wajahnya pucat serta tubuhnya gemetaran karena takut. Dan serta mengira jika Krey adalah penguasa dari Galaxy ini.
Elang emas raksasa yang menyaksikan kekuatan dahsyat Krey cukup terkejut. Namun, dia cukup di buat kesal karena pasukannya di bunuh begitu saja seperti seekor semut.
Elang emas raksasa dengan ke agungannya menatap Krey dari atas sana dengan tatapan sinis. Elang emas raksasa membuka mulutnya dengan suara berat seraya berkata " Kau, kenapa kau menghalangi jalan kami? Seharusnya kau membantu kami dalam memusnahkan sebuah ancaman yang dapat mengancam kelangsungan hidup kita semua. " Ucap Elang emas raksasa kepada Krey. Serta bertanya mengapa Krey menghalangi jalan mereka yang bertujuan untuk menjaga kedamaian di seluruh Galaxy.
Krey dengan penuh kekesalannya membalas dengan nada marah. " Kau bertanya kenapa? Kau seorang penguasa Galaxy ke 6, sang Elang emas agung pelangi yang menutupi kosmik. Bertanya seperti itu kepada ku apa kau bodoh? " Ujar Krey kepada Elang emas dengan penuh kekesalan. Saking kesalnya bahkan sampai urat - uratnya sampai terlihat di wajahnya.
__ADS_1
Elang emas yang di marahi oleh Krey mengerang kesal. Baginya ini kali pertamanya dia di marahi oleh orang lain. Bahkan di antara penguasa Galaxy lainnya, tidak ada yang berani memarahinya.
" Kau bersama dengan anak buahmu datang dan membuat kekacauan di tempat ku. Apa kau pikir aku akan membiarkan kalian mengacau begitu saja? Heh, omong kosong! Bahkan jika itu kau, aku tidak takut untuk berhadap - hadapan satu lawan satu denganmu. " Lanjut Krey protes kepada elang emas raksasa karena berbuat seenaknya dan membuat kekacauan di dunianya. Krey tidak sedikit pun takut dengan sala satu makhluk terkuat di alam semesta. Bahkan Krey dengan berani menantang Elang emas raksasa bertarung satu lawan satu.
Elang emas memgerutkan wajahnya dengan penuh kebencian. Menatap Krey dengan tajam dan berbicara dengan nada yang berat " Bocah... Kau sudah tahu siapa aku, apa kau tidak takut aku akan membunuhmu karena kau menghalangiku? " Ujar Elang emas kepada Krey.
Krey dengan santai menjawab dan seakan menganggap remeh ancaman tersebut. " Heh? Takut? Kepadamu? Hahaha, itu lucu sekali... Yang perlu kau tahu aku tidak takut pada siapa pun! Hanya denganmu saja aku takut itu akan menjadi lelucon yang sangat bagus. " Balas Krey sambil tertawa dan kemudian dia berbicara dengan nada yang serius bahwa dirinya tidak takut dengan Elang emas.
Elang emas yang mendengar balas tersebut dari Krey dia sangat murka. Dia pun meraung keras sembari melepaskan energi nya yang sangat banyak ke seluruh dunia. Menyebabkan dunia bergetar hebat dan di selimuti oleh cahaya emas yang menyilaukan mata.
Banyak makhluk di dunia menjadi korban keganasan dari Elang Emas. Mereka yang lemah hanya bisa termenung terdiam menunggu ajal mereka. Satu persatu kehidupan yang lemah di dunia Kardinal mulai berjatuhan karena tekanan yang amat luar biasa dari Elang emas. Hanya mereka, makhluk - makhluk dengan kekuatan besar yang dapat bertahan di bawah tekanan tersebut. walau begitu, tidak juga mereka dapat melakukan perlawanan yang berarti mengingat lawan mereka adalah satu dari sembilan penguasa Galaxy.
Di saat semua makhluk di dunia Kardinal merasakan keputusasaan dan ketakutan. Hanya Krey seorang diri yang berdiri di garis depan tanpa rasa takut sedikit pun.
Krey mengangkat sabitnya dan mengacungkan nya kepada Elang emas.
" Mau kau penguasa Galaxy atau apa lah itu... Aku tidak peduli. Hari ini kau membuat masalah di tempat ku dan aku akan mengakhiri hidupmu bersama dengan bawahmu. Maju lah kalian! Ku pastikan tidak satu pun dari kalian dapat kembali hidup - hidup! " Ujar Krey dengan serius. Tatapan matanya tajam menatap sinis Elang emas. Tatapan mata itu sangat mengerikan karena di penuhi dengan niat membunuh. Aura kematian telah muncul dan menyebar dengan sangat luas menggeser aura emas yang menyelimuti dunia.
__ADS_1