
Ratusan Orc yang menyerang kamp mereka dengan jumlah mereka yang banyak, mudah bagi mereka untuk menekan para Knight yang ada di sana. Namun para Knight tidak kehilangan ketenangan mereka. Mereka melawan balik para Orc yang menyerang kamp mereka.
Para Orc yang menyerang saat itu setidaknya mereka memiliki rank kisaran C rank untuk ukuran normal mereka. Namun ada Orc yang memiliki Rank C+, terkadang Orc tersebut bila buka Orc pemburu, mereka adalah Orc yang memiliki kecerdasan tinggi.
Di sisi lain. Pertarungan sengit terjadi di kamp mereka. Para Orc dan Knight saling bertukar serangan satu sama lain dan bertempur cukup lama dengan sangat sengit.
Terlihat di antara para Knight itu, terdapat seorang anak muda yang kesulitan dalam menghadapi satu Orc. Dan ia adalah Vegas. Ia kesulitan dalam mengadapi satu ekor Orc.
Namun para Knight yang lainnya dengan mudah mereka mendorong mundur para Orc berkat bantuan dari Airis yang membantu mereka. Mereka sangat terpukau melihat kehebatan dan kecepatan Airis dalam mengalahkan para Orc.
Begitu pula dengan Vegas. Ia terkejut karena Airis dapat mengalahkan banyak Orc dengan mudahnya. " Ba bagaimana bisa... Dia menagalahkan banyak Orc begitu saja. " Ucap Vegas yang terkejut melihat Airis yang dengan mudah mengalahkan para Orc.
Di sisi lain. Xi, Duke Nagi, Duke Ester hanya menonton pertempuran yang sengit itu dengan santai. Dalam padangan mereka, para Orc itu dapat di atasi oleh bawahan mereka. Tidak perlu untuk mereka saling mengotori tangan mereka.
Duke Nagi yang melihat cara Airis bertarung, ia sangat terpukau dengan kemampuan berpedangnya yang cepat dan akurat. Belum pernah ia melihat kemampuan berpedang seperti itu. Ia melihat sosok berpedang yang hebat dan tentunya sudah melewati banyak pertempuran yang sangat hebat untuk mencapai kemampuan berpedang seperti itu.
Duke Ester sudah tidak terkejut lagi dengan kemampuan berpedang dari Airis. Ia telah melihatnya sebelumnya, dan untuk pertama kalinya saat melihat cara Airis bertarung, ia benar - benar terkejut dengan kemampuan berpedang Airis yang sangat hebat. Tidak banyak Knight yang berbakat memilih kekuatan seperti itu.
" Airis - Dono punya kemampuan yang hebat hahaha... Sakaki - Dono. Kau punya rekan yang hebat. " Ujar Duke Ester dan memuji rekan yang di miliki oleh Xi.
Namun tak kunjung Xi menjawab atau pun merespon pekataan dari Duke Ester. Karena penasaran, Duke Ester dan Duke Nagi melihat ke pohon. Di sana tidak ada siapa pun dan benar - benar kosong.
Melihat hal itu, membuat mereka terkejut karena Xi tiba - tiba saja menghilang dan entah kemana. Saat itu juga membuat mereka menjadi kebingungan akan keberadaan dari Xi.
Tempat yang cukup jauh dari tempat mereka berada. Sekelompok orang berkendara dengan kuda mereka menghampiri keributan tersebut. Di sana mereka terlihat sangat mengerikan dengan banyaknya bekas luka yang membekas di tubuh mereka. Sekelompok orang tersebut adalah para bandit hutan yang di pimpin oleh seseorang yang membawa sebuah palu besar sebagai senjata utamanya.
" Kyee... Keributan itu pasti dari para petualang! Bunuh mereka dan dapatkan harta mereka hahaha! " Ujar pemimpin kelompok bandit. Walau mereka kelompok bandit, namun pakaian mereka sangat mewah tampak seerti seorang Knight yang kuat.
" Oraaa! "
__ADS_1
Mereka semua berteriak keras dan juga senang karena akan mendapatkan santapan besar kali ini.
Saat mereka sedang menuju ke sana, langkah kaki kuda berhenti seketika saat merasakan adanya kehadiran seseorang yang mengerkan. Dari balik kegelapan, muncul seseorang berambut putih dengan mata merah yang menyalah.
Mereka terdiam sejenak karena terkejut dengan kedatangan pria tersebut dari balik kegelapan.
" Kiee... Siapa kau?! " Tanya pemimpin bandit tersebut kepada pria tersebut.
Pria tersebut tidak menjawabnya namun ia malah mengulurkan tangannya mengarah kepada mereka semua. Dan dari tangannya muncul dua tombak kegelapan berukuran kecil melaju dengan cepat menghantam dua di antara mereka dan langsung membuat kedua orang itu terbunuh.
Kuda - kuda panik saat orang yang menungganginya terjatuh tidak berdaya dan kehilangan nyawa mereka begitu saja. Mereka berkeringat saat melihat kedua rekannya terbunuh dalam hitungan detik.
" Apa - apaan dia? "
" Sihir... Itu sihir, dia seorang penyihir. "
" Apa yang kalian takutkan! Dia hanya seorang mage! Mage yang bergerak sendirian itu cuma orang tolol! " Suara keras terdengar oleh semua orang yang ada di sana. Saat itu mereka mendengar kan suara dari pemimpin mereka yang gagah dan bijak sana. " Karena dia seorang mage... Kita kepung dia dan maju bersama. Itu akan mudah untuk membunuhnya! Terlebih melihat dari segi kekuatan nya, sepertinya ia punya barang yang sangat berharga. " Lanjut pemimpin para bandit.
Mendengar sebuah barang berharga. Para bandit langsung bersemangat dan melupakan kejadian yang baru saja terjadi. Mereka mengangkat senjata mereka dan mulai bergerak maju untuk menyerang pria berambut putih tersebut.
" BUNUH DIA! "
" REBUT HARTANYA! "
Ujar para bandit dengan semangat dan berlarian mengepung pria tersebut dari segala arah. Mereka mengangkat tangan mereka dan mulai memainkan sejata yang mereka bawa. Dan menyerang pria tersebut dengan sekuat tenaga.
" Apa! "
" Meng... Menghilang! "
__ADS_1
Para bandit yang menyerang, mereka di terkejut karena pria yang mereka serang sudah tidak ada di hadapan mereka. Mereka pun kebingungan dimana pria tersebut berada.
Di saat mereka dalam kondisi yang sedang bingung. Sesuatu jatuh tepat di depan mereka semua dan membuat mereka terkejut serta membuat kuda yang mereka tunggangi menjadi panik.
" A apa... Apa itu? "
Di saat mereka sedang menenangkan kuda mereka yang panik, mereka melihat benda yang di jatuhkan tersebut. Dan itu adalah sebuah kepala dari rekannya. Di saat yang sama itu membuat mereka terbunuh dengan cepat di bawah tajamnya dua dagger milik pria tersebut.
Pria itu melirik semua yang telah ia serang. Dan tidak satu pun dari mereka yang berhasil bertahan dari serangannya.
Namun sedetik saja penjagaannya kendur, seseorang dari belakang menyerangnya dengan mengayunkan sebuah hammer yang besar kepada dirinya. Dengan cepat ia menghindari serangan tersebut.
BOOM! Suara hantaman hammer yang kuat menghantam tanah hingga hancur.
Pria tersebut berhasil menghindarinya dengan selamat tanpa tergores sedikit pun. Serangan dari pria yang menggunakan hammer itu sangat kuat. Jika tidak menghindari nya sudah pasti akan sekarat di buatnya.
Pemimpin bandit itu terseyum jahat dan menatap pria berambut putih itu dengan tatapan yang mengerikan. " Hehehe kau bisa menghindari nya dari jarak segitu... Kau menarik juga. " Ucap Pemimpin bandit tersebut sambil tersenyum mengerikan. " Tapi itu tidak akan terjadi untuk ke dua kalinya... Serangan berikutnya akan membuatmu terbunuh! " Ucapnya sambil berteriak dan melepaskan aura membunuh nya.
Pria berambut putih itu langsung memegang kedua daggernya dengan erat dan bersiap untuk menghadapi pemimpin bandit itu dalam pertarungan satu lawan satu. Pria itu memberikan tatapan tajam kepada pemimpin bandit, matanya di selimut dengan niat membunuh yang kuat.
[ Skill pasif telah aktif ]
[ Singel Target ]
[ Meningkatkan kekuatan dalam pertarungan satu lawan satu sebesar 6% ]
[ Efek : Skill ini akan aktif apa bila musuh hanya satu orang. Namun skill ini akan non aktif apa bila musuhnya lebih dari satu. ]
Keduanya saling menatap dengan tajam dan memasang kuda - kuda siap tempur. Dan keduanya saling melesat satu sama lain dan menghantamkan serangan mereka bersamaan. Hal itu membuat gelombang kejut yang hebat dengan hembusan angin kuat tercipta dari hasil benturan kekuatan mereka.
__ADS_1