
Kemunculan wanita cantik yang mengamuk, membuat mereka semua terkejut. Pasalnya wanita tersebut tidak lah lebih lemah dari mereka, bola berlian berduri yang wanita itu gunakan sebagai senjata nya sangat lah berbabahaya. Bahkan dapat menghancurkan lantai yang keras dam padat dengan mudah.
" Wanita ini kuat, tapi kita harus cepat mengalahkannya, karena kita harus menyusup lebih dalam lagi. " Ucap Reine setelah menghidari semua serangan wanita tersebut.
" Benar, orang ini tidak bisa di remehkan... Rapot sekali melawannya. " Ucap Karma. Walau ia seorang iblis primordial, namun ia juga akan kesulitan jika lawan nya punya kekuatan yang hebat.
" Orang itu makhluk buatan, jadi wajar saja kalau dia kuat. " Ucap Dia yang menganalisis wanita tersebut selama menghidari serangan wanita itu.
Di hadapan mereka, terdapat sebuah senjata tempur paling mematikan milik Guardial celestial. Makhluk yang mereka ciptakan dari berbagai eksperimen mereka yang selalu gagal. The Ultimate Queen of Chimera Hevan.
" Ayo kita serang bersama, dengan begitu kita akan mengalahkannya dengan mudah. " Ucap Airis sambil menarik pedang miliknya dari sarungnya. Mengarahkan pedang tersebut kepada Monster tersebut.
Namun, sebuah suara menghentikan niatan dari Airis yang ingin menyerang wanita tersebut. " Jangan! Berhenti di sana... " Ucap Seiya minta semuanya untuk berhenti. Mendengar itu, mereka pun menatap Seiya sekali lagi, yang meminta mereka untuk berhenti. " Jangan sia - siakan tenaga kita untuk melawan dia, beberapa dari kita akan tingga di sini, untuk menghentikan monster ini, dn sisi nya akan menyusup memalui, lubang yang ada di dinding itu. " Lanjut Seiya yang telah selesai berpikir, dan menjelaskan rencananya.
" Airis, Astia, Zurugi, Riene dan Karma, kalian akan menyusup ke dalam. Dan kami akan menghentikan monster ini, tenang saja, kami akan menyusul setelah ini selesai. " Ucap Seiya menjelaskan rencananya. " Kita akan membuat musuh bingung, dengan serangan kejutan dari dalam, sementara makhluk ini tidak bisa membantu mereka karena ada yang menghalangi. Setelah itu, kalian bebas mengamuk. " Lanjut Seiya.
" Ohw, aku suka itu... Ayo lakukan! " Ucap Karma dengan semangat.
Setelah itu, Seiya, Velan, Dia, Kitsune dan Amelia, maju menyerang makhluk tersebut, untuk mengalihkan perhatiannya. Di saat yang sama, saat makhluk tersebut hanya memperhatikan mereka saja, Karma dan tim nya menyusup melalui Lubang dinding yang di ciptakan oleh Makhluk tersebut.
Mereka masuk dan segerah meninggalkan yang lainnya, sesampainya mereka di dalam kastil besar milik Guardian Celestial, mereka sedikit terkejut dengan apa yang ada di dalam sana.
__ADS_1
" Apa... Apaan ini? ... Apa mereka benar - benar guardian? " Ucap Zurugi sambil bertanya - tanya saat melihat apa yang ada di hadapan mereka saat itu.
" Sebanyak ini... Ada monster sebanyak ini di dalam Markas Guardian Celestial? " Ucap Astia sambil bertanya - tanya saat melihat kumpulan monster yang sangat banyak, dan terlihat seperti menunggu untuk pintu di buka.
Terlihat di depan mereka, terdapat banyak monster, namun ada tiga monster yang memiliki kekuatan yang sangat besar. Monster tersebut berupa Chimera, Griffin, dan juga Minotaur. Dengan aset pelindung emas di tubuh mereka, mereka siap untuk membantu para guardian yang sedang di serang di luar sana.
Karma terseyum sambil berkata " Tidak aku sangkah monster yang biasanya hanya berada di Rank B sampai A, ada 3 monster yang sampai ke tahapan Mytical Beast. " Saat itu, kata - kata nya tertuju pada tiga monster berkururan besar yang ada di hadapan mereka.
" Jangan sampai mereka keluar dari ruangan ini... Ayo kita mulai! " Ucap Reine sambil memancarkan aura membunuhnya yang sangat besar, sampai - sampai menarik perhatian para monster yang ada di sana.
" Okey, ayo lakukan! " Ucap Airis dengan semangat sambil mengarahkan pedangnya ke arah para monster tersebut. Seketika kegelapan memenuhi lantai yang mereka pijaki dan muncul banyak Darkness Army di sana. Dan di antara Darkness Army, terdapat salah satu kelompok di sana yaitu nine wings of death. Yang beranggotakan, IGRIS, GIDEON, CELIA, KRIS, ALV, JACK O LANTERN, RUB, DAN ROBLL.
Sementara, di luar markas Guardian Celestial. Tepatnya di sebuah menara yang mirip dengan sebuah pagoda, terdapat seorang wanita cantik yang berjalan dan membunuh para guardian yang ada di sana. Dengan pedangnya yang tajam, ia dapat membunuh semua guardian yang ada di hadapannya dengan mudah. Bersama dengan Darkness Army, ia dengan mudahnya masuk ke pusat menara dengan mudah, Darkness Army dengan kelompok Hidden Master. HIDDEN MASTER : HAMER, BLADE, SIELD, Balishta, Ben.
" Siapa kau? Berani sekali kau masuk ke dalam sini! " Ucap salah satu Guardian yang ada di sana sambil mengarahkan tombak mereka kepada wanita yang berjalan dengan anggun ke arah mereka.
Armor hitam lengkap, dengan rambut merah muda dan mata merahnya. Ia berjalan dengan santai sambil memegang pedangnya. " Aku Shena, salah satu dari lima Jendral Lord of Death and Darkness. " Ucapnya dengan santai menebaskan pedangnya. Dalam seketika Semua guardian di sana terbunuh.
Ia memotong pintu yang para guardian itu jaga. Dan masuk ke dalam setelah menghancurkan pintu tersebut. Sesampainya ia di dalam, terdapat ratusan ribu guardian di dalam sana, dari luar menara tersebut memang terlihat kecil, namun di dalamnya sangat lah luas.
" Oh, apakah kalian mau memanggil bantuan dari setiap menara yang ada di seluruh dunia? " Ucap Shena dengan santainya bertanya kepada mereka semua saat itu. Shena terseyum seram dengan aura membunuh memancar dari tubuhnya. Sontak hal tersebut, membuat para guardian langsung siaga dan mengarahkan senjata mereka ke arah Shena.
__ADS_1
Shena bergerak dengan cepat ke tengah ruangan, saking cepatnya pergerakan Shena, sampai terlihat seperti berteleportasi. Shena dengan santai mengayunkan pedangnya yang berlumuran darah tersebut, dan dalam waktu singkat, ribuan guardian terbunuh oleh nya. " Tidak akan aku biarkan kalian bertindak lebih dari ini. " Ucap Shena dengan senyum seram di wajahnya yang cantik itu.
Seketika dari bawah Kaki Shena muncul banyak tentakel berukuran besar, dan memilit menara tersebut dengan sangat rapat hingga tidak ada satu pun yang dapat keluar dari menara tersebut.
" Shadow Army, Mytical Beast, Kraken. " Ucap Shena dan menebaskan pedangnya ke para Guardian yang terdiam saat tentakel - tentakel itu muncul.
Dari luar, terlihat salah satu menara sedang di lilit oleh Makhluk besar yang mengerikan. Makhluk tersebut tidak hanya melilit menara sata, namun menyerang para Guardian yang ada di sekitarnya. " Wuahahaha... Kalian semua akan mati di sini. Wuahaha. " Ucap Kraken saat itu dengan senangnya membunuh para guardian yang ada di sana.
Sebelum bantuan Guardian tiba, tiba - tiba muncul sebuah gerbang yang bersimbolkan naga hitam di depan markas Guardian. Tepat di depan Gerbang tersebut, wanita berambut putih dengan mata merahnya yang indah, parasnya sangat cantik. Saat itu, di depan gerbang markas Guardian Celestial terdapat seseorang Guardian yang sedang berdiri di sana. Salah satu Dari Guardian Celestial.
" Sebaiknya kau tarik kembali semua pasukan mu, dan kami akan melupakan semua ini. " Ucap Guardian Celestial tersebut.
Wanita itu, dengan ekspresi yang tidak senang ia berkata. " Menarik kembali? Minpi saja! " Ucap wanita tersebut yang tidak lain adalah Yumiko saat itu. Setelah kata - kata itu jatuh, tampak wajah kesal Guardian tersebut tunjukkan kepada Yumiko. " Apa kau tahu kalau Aku mau pun Xi sangat murka dengan kalian? " Tanya Yumiko kepada Guardian tersebut.
Sontak hal itu membuat Guardian tersebut bingung karena tidak tahu apa - apa.
" Kalian telah menyakiti anak ku Mizuki, dan kami tidak izinkan kami membalas perbuatan kalian? Sungguh mati saja kalian semua! " Ucap Yumiko dengan tatapan yang sinis dan penuh dengan niat membunuh sambil mengingat para guardian yang menyerang Mizuki saat ia main di luar labirin.
Yumiko menjentikkan jarinya, dan gerbang naga hitam itu terbuka. Dari sana muncul banyak sekali monster yang tinggal di dalam labirin dam hutan kematian. Serta banyaknya naga yang muncul di sana.
Melihat itu membuay Giardian Celestial langsung pucat, dan berkeringat dingin melihat jumlah besar pasukan naga saat itu. Dan Yumiko memerintahkan mereka semua untuk meratakan seluruh Istana Guardian Celestial tanpa ada nya sisa.
__ADS_1