LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 239


__ADS_3

Dewa laut, salah satu dari 7 dewa utama serta yang berhasil bertahan hidup dari peperangan 20.000 tahun yang lalu memerangi dewa kematian. Kini ia berhadapan dengan seorang pria muda, dan menggunakan seluruh kekuatan nya dalam menghadapi pria tersebut.


Ia menggunakan keterampilan tertinggi miliknya, untuk menyerang pria tersebut. Dan dengan telaknya serangannya mengenai pria tersebut.


Dewa laut yang melihat pria tersebut terkena serangannya dan tidak berhasil menghindarinya, ia hanya menatapinya dengan sinis serta seyum mencibir. Baginya menunjukkan kekuatan asli nya kepada pria tersebut adalah hal yang sia - sia.


Namun, sesaat ia masih merasakan energi kehidupan dari pria tersebut, dan itu membuat dirinya terkejut. " Ba bagaimana mungkin... Di dia masih hidup? " Ucap dewa laut dengan wajah yang berkeringat. Saat itu ia melihat serangannya secara perlahan memudar dan terlihat sosok pria tersebut sedang menatap dirinya dengan tatapan yang dingin dan tajam. Niat membunuh pria tersebut terarah kepada dewa laut.


Hal itu benar - benar membuat dewa laut tercengang. Bagaimana mungkin ada seseorang yang dapat menahan serangannya, bahkan sampai tidak ada segores luka pun di tubuhnya.


Pria tersebut menatapi dewa laut dengan tajam. Sambil menatap dewa laut, ia berkata. " Hanya segini... Bagaimana kau bisa menjadi dewa dengan kemampuan anak ayam ini? " Ucap pria tersebut sambil merendahkan dewa laut. Bagi pria tersebut, serangan dewa laut bukan lah masalah besar untuknya.


Namun, di sisi dewa laut. Ia yang mendengar itu, ia sangat marah. Keterampilan tertinggi miliknya, bahkan di anggap hanya sebagai kemampuan yang di miliki oleh anak ayam. Ia sangat marah dan merasa sangat terhina.


Dewa laut merapatkan giginya, dan berteriak dengan keras nya kepada pria tersebut. " Dasar makhluk hina!! Mati saja kau sana! " Teriak dewa laut dengan melayangkan delapan tangan raksasa yang berlengkap senjata ke arah pria tersebut.


Pria berambut putih itu, memandangi hal itu dengan tenang dan tidak ada rasa takut sedikit pun. Ia menjulurkan dan membuka tangannya. Setelah itu, ia mengepalkan tangannya, dan secara tiba - tiba kedelapan tangan raksasa yang merupakan energi sihir yang padat hancur seketika.


Dewa laut yang melihat hal tersebut sangat tercengan. Namun ia tidak membuarkan hal itu terus berlangsung. Ia menciptakan ribuan trisula di atas langit dan ia jatuhkan ke arah pria tersebut. Trisula yang sangat banyak itu, jatuh dengan kecepatan yang sangat tinggi mengarah kepada pria tersebut.


Akan tetapi, pria tersebut dapat menghindari nya dengan mudah, dan muncul di hadapan dewa laut dalam waktu singkat. Ia mengepalkan tangannya dan memukul dewa laut.


Dengan cepat dan sigap dewa laut menggubakan kedua trisula nya untuk memblokir serangan tersebut, dan berakhir dengan dirinya terhempas sangat jauh dari tempat awalnya.


Dewa laut yang telah berhenti, melapisi dirinya dengan kepadatan energi sihir yang luar biasa. Dan ia melesat pada pria tersebut dengab cepatnya. Dan membuat keduanya bertarung dengan kecepatan cahaya super dahsyat yang tidak dapat di lihat oleh mata.

__ADS_1


Pertarungan berjalan dengan sangat sengit, dengan dewa laut, tidak bisa percaya dengan apa yang ia lihat. Pria yang ia lawan bukan lah lawan yang mudah, bahkan pria tersebut dapat mengimbangi kecepatan nya. Dalam benaknya, sambil bertarung ia bergumam. ' Siapa kah dia? Kenapa orang ini di selimuti dengan energi kematian yang mengerikan? Ini lebih mengerikan dari dewa kematian sebelumnya. ' Gumam dewa laut sambil bertarung dengan pria tersebut.


Dan dalam waktu singkat ia terpikirkan dengan seseorang yang memiliki energi kematian yang sangat luar biasa. ' Huh mungkinkah dia... ' Ujar dewa laut dalam hatinya dengan wajah yang berkeringat. Serangan terakhir mereka menyebabkan kedua terhempas sangat jauh. Setelah berhenti dewa laut pun berteriak. " Kau Lord of Death and Darkness! " Teriak dewa lautan dengan keras.


" Bagaimana mungkin kau punya kekuatan yang setingkat dengab dewa? Bagaimana mungkin kau bisa sekuat ini dalam waktu yang sangat singkat? " ucap dewa laut dengab keras sambil bertanya - tanya begaimana Lord of Death and Darkness bisa sekuat itu.


Lord of Death and Darkness yang tidak lain adalah Xi, ia memberikan tatapan yang dingin dan berkata " Bukan aku yang kuat... Tapi kau yang terlalu lemah. " Ucap Xi dengan dingin.


Mendengar itu membuat dewa laut terdiam sesaat. Saat itu ia merasakan rasa sakit dari penghinaan yang luar biasa. Seorang dewa yang kuat di anggap lemah di mata Lord of Death and Darkness.


Dewa laut yang marah serta kesal, ia berkata kasar kepada Xi saat itu juga. " Kau b*jingan! " Teriak dewa laut dengan sangat keras. Dan tangan raksasa yang sebelumnya hancur, kini membentuk kembali dan menutupi mereka berdua di dalamnya.


Seketika mereka berdua berpindah ke dunia yang lain, dunia tersebut mirip dengan dunia mereka sebelumnya, namun tidak ada kehidupan satu pun di sana kecuali mereka berdua.


" Dunia Dewa lautan! " Ucap dewa laut dan memasukan Xi kedalam domain miliknya. " Hari ini dan sekarang juga... Aku tidak akan membiarkan mu pergi hidup - hidup! " Ucap dewa laut dengan munculnya ribuan tangan raksasa, serta trisula laut. Dan banyak nya monster buas yang tercipta dari energi sihir milik dewa lautan di dalam domain miliknya.


Dalam benak dewa laut. ' Orang ini belum menunjukkan kekuatan nya yang sesungguhnya... Tapi kenapa aku merasa kalau dirinya hanya memiliki sebagian dari kekuatan asli nya? Kemana sisa kekuatannya pergi? ' Gumam dewa laut sambil bertanya - tanya. Namun ia segerah mengabaikan pikirannya itu dan menyerang Xi dengan kekuatan penuh nya.


Xi memberikan satu tebasan pertamanya. Tebasan itu sangat kuat sampai memotong lautan serta daratan menjadi dua bagian.


Sementara itu, para monster yang mengamuk di seluruh dunia. Seorang pria berambut putih dengan mata merahnya, muncul di dunia yang kacau balau itu sambil menyeret sabit besarnya.


Banyak Baestman serta elf yang di kejar oleh sekelompok monster, mereka berlari menghindari kerajaran monster - monster yang mengerikan itu. Namun salah satu dari mereka terjatuh karena tersandung sebuah batu. Mereka yang melihat teman mereka terjatuh, kembali ingin menolong teman nya yang terjatuh itu. Saat mereka mau menolong, beberapa dari mereka menggunakan sihirnya untuk menghentikan monster - monster itu namun monster - monster tersebut tidak berhenti sedetik pin.


" Maaf kan aku teman - teman... "

__ADS_1


" Sialan... Apa ini akhir dari kita? "


Mereka semua berkeringat saat monster - monster itu mendekat ke arah mereka. Segerah saat mereka menutup mata karena monster melesat ke arah mereka, sebuah serangan yang cepat memotong monster - monster tersebut dengan mudah nya.


Mereka yang melihat itu, terkejut terdiam serta tercengang. Karena monster yang tidak dapat mereka gores saat itu, di potong dengan mudahnya.


Muncul sosok pria di depan mereka. Pria tersebut berambut putih dan juga tampan sesambil memegang sabit besar di tangannya.


" A... Terimakasih telah menyelamatkan kami... " Ucap salah satu dari mereka sambil menundukkan kepalanya, dan di ikuti oleh yang lainnya.


Pria tersebut tanpa menoleh sedikit pun ia berkata " Pergilah... Jika kalian ingin hidup pergilah ke hutan kematian, di sana kalian akan aman. " Ucap pria berambut putih tersebut.


Mendengar tempat yanh di sebutkan pria tersebut, mereka semua saling menatap serta berkeringat. Walau mereka tidak pernah ke sana, namun mereka tahu kalau tempat itu bukanlah sesuatu yang bisa mereka masuki dengan mudah.


" Ta tapi... Di sana adalah tempat kekuasaan dari Lord of Death and Darkness... Mana mungkin kami di izinkan untuk menginjakan kaki di wilayah. Wilayah dewa kematian. " Ucap salah satu dari mereka dengan wajah yang berkeringat.


Pria tersebut lalu melirik mereka dan berkata dengan entengnya. " Yah memang benar... Dewa kematian itu adalah aku... Lord of Death and Darkness... Tidak bukan dewa kematian... Tapi Dewa kematian hitam. " Ucapnya dengan santai dan monster yang telah ia bunuh, bangkit kembali menjadi Darkness Army.


Mereka yang mendengar itu serta menyaksikan kebangkitan dakrness army dari pria tersebut, membuat mereka terdiam mematung dan tercengang. Orang yang mereka bicara kan sebelumnya, ada di hadapan mereka, hal itu membuat mereka sangat terkejut dan hampir mati.


" Pergilah kesana... Di sana aku akan membuat sebuah negara... Negara para monster... Itu pun kalau kalian mau tinggal di sana juga... " Ucap pria tersebut.


Mendengar itu membuat mereka terkejut dan terdiam. Rasa senang yang tidak dapat di kontrol oleh mereka, membaut mereka sangat bahagia. Suatu kehormatan untuk mereka dapat tinggal di hutan kematian, mereka pun pergi dan berencana untuk mengajak rekan - rekan mereka yang lainnya.


Dan Xi saat itu ia bergumam dalam pikirannya ' Aku mengirim semua Darkness army ku untuk menyerang Guardian Celestial bersama dengan yang lainnya termasuk kedua istriku... Bencana ini, semua nya sesuai dengab yang aku renacanakan, sekarang akh akan mengumpulkan pasukan Darkness army untuk berurusan dengan Apocalyps dan Apostel. ' Ucanya sambil berjalan menuju gerombolan monster yang datang ke arah dirinya. Ia juga memerintahkan Darkness Army baru miliknya untuk membunuh monster - monster tersebut.

__ADS_1


Sambil berjalan ia bergumam ' Membuat negara jujur saja aku tidak mau... Tapi, ini permintaan Mizuki sebagai hadia ulang tahun nya. ' Sambil menebaskan sabit besarnya dan dalam satu tebasan membunuh ratusan semua monster yang datang kepada nya. ' Dewa laut... Hari ini adalah kekalahan mu, melawan diri ku yang lain yang memiliki 50% dari kekuatan normal ku. '


__ADS_2