
Tes bagi mereka yang mendaftar untuk menjadi seorang prajurit akan di pimpin langsung oleh Osesar. Dengan tubuh besar dan kekarnya, ia menunjukkan otot - otot tubuhnya yang besari itu kepada semua orang yang ada di sana. Tatapan sangat ganas, dan haus akan darah, saat itu, ia menatap banyaknya kumpulan orang itu layaknya sebuah mangsa yang sangat enak.
" Menyeramkan! " Dalam hati mereka semua sambil membayangkan wajah seram daru Oseras.
Oseras membua mulutnya perlahan, dan mulai berbicara dengan suara yang sangat keras kepada mereka semua. Saking kerasnya suara itu, bahkan sampai bergema ke seluruh ruangan yang ada di dalam labirin itu. " Wahai anak - anak ayam, apakah kalian sudah siap?!! " Tanya Oseras dengan suara kerasnya kepada mereka semua. Oseran menganggap semua orang yang ada di hadapannya saat itu hanyalah sekelompok anak ayam yang bahkan baru menetas.
" YA! PAK! " Teriak mereka semua dalam posisi siap.
Oseras tersenyum, namun di balik senyum biasanya itu, terdapat niat buruk di baliknya. " Aku yakin kalian semua sudah terbiasa dengan menggunakan energi sihir. Namun, Tes kali ini kalian tidak di izinkan untuk menggunakan energi sihir kalian. Jika ada di antara kalian yang menggunakan energi sihir / skill kalian, maka kalian akan di anggap gagal. Kalian mengerti! " Ucap Oseras dengan keras. Suaranya sangat lantang layaknya seekor beruang yang sangat ganas.
" YA PAK! " Teriak mereka semua dengan keras bersamaan.
" Baiklah mari kita mulai, mulai dari barisan yang paling ujung di sana, lari lah mengelilingi lapangan itu sebanyak 10, setelah selesai, lanjut ti dengan 100 push up, 100 sit up, pull up. " Ucap Oseras.
" Sekarang mulai lah berlari! " Teriak Oseras dengan keras sambil menimbulkan suara beruanh yang sangat keras, hingga membuat semua orang gemetaran.
Mereka pun mulai berlari mengelilingi lapangan besar yang telah di siapan di sana, selema 10 putaran. Tapi, baru saja mereka berlari 2 putaran, banyak dari mereka yang mulai melambat, dan berjatuhan. Namun, masih ada banyak yang bertekat untuk menyelesaikan nya. Walau rasa lelah menghantui mereka, mereka tidak membiarkan diri mereka untuk jatuh, dan tetap berlari.
Melihat semangat yang di tunjukkan oleh yang lainnya, mereka yang tadinya jatuh mulai berdiri kembali dan ikut berlari kembali untuk menyelesaikan latihan tes mereka. Keringat telah membasahi tubuh mereka, dan tampak mata yang cerah di mata mereka semua. Mata yang menunjukkan semangat mereka.
Oseras yang melihat semangat mereka, ia tersenyum lebar. " Heh, boleh juga... " Ucap Oseras sambil tersenyum.
Waktu berlalu, dan mereka semua telah menyelesaikan 10 putaran. Mereka pun berbaris kembali. Saat barisan mereka telah siap, muncul banyak tiang di hadapan mereka semua, itu adalah tiang yang akaj mereka gunakan untuk melakukan pull up.
Tanpa perintah dari Oseras, mereka pun langsung melakukan apa yang di minta oleh Oseras sebelumnya. Push Up, Sit Up, dan Pull up sebanyak 100 kali. Setelah mereka selesai, Oseras tampak senang karena tidak ada di antara mereka yang jatuh lagi mau pun mengeluh.
" Bagus, kalian lulus. " Ucap Oseras dengan senang melihat tidak ada satu orang pun yang gagal.
__ADS_1
Mendengar itu mereka sangat senang hingga mereka bersorak sangat keras di dalam sana. Sorakan mereka sangat keras hingga menggeming ke seluruh ruangan.
" Waktunya pelatihan mental untuk kalian. " Ucap Oseras sambil tersenyum senang.
Mereka yang tadinya senang dan bersorak keras setelah mendengar itu keluar dari mulut Oseras mereka semua terdiam. Sontak saat kata - kata itu jatuh, tempat tersebut menjadi hening. Mereka saling memandang satu sama lain tentang pelatihan mental yang di katakan oleh Oseras.
" Tidak perlu memasang muka bingung kayak gitu... Kalian hanya perlu bertahan saja. " Ucap Oseras sambil menjentikkan jarinya. Pada saat yang sama, setelah ia menjentik kan jarinya, semua orang yang ada di sana tiba - tiba di teleportasikan dengan paksa menuju ke suatu tempat.
Saat mereka di pindahkan mereka terdampar di suatu tempat di hutan. Tampak hutan yang besar dan luas di sana. Dari banyaknya orang yang di pindahkan, namun hanya sedikit saja dari mereka yang menjadi kelompok karena semua di pindahkan secara acak walau terdampar di tempat yang sama.
Mereka bingung saat mereka sampai di sana. Apa yang harus mereka lakukan? Apa ini yang di maksud latihan mental? Yang ada di pikiran mereka saat itu sambi bertanya - tanya kepada diri mereka sendiri. Saat mereka dalam ke adaan bingung, tiba - tiba sebuah suara muncul dan mengejutkan mereka semua yang ada di sana.
" Selamat datang penantang! "
Mendengar itu membuat mereka terkejut dan langsung waspada pada sekitar mereka. Dengan wajah yang berkeringat serta bingung, mereka bertanya - tanya sebenarnya mereka ada di mana.
" Apocalyps akan di mulai dalam waktu lima menit. "
" Peraturan di tempat ini kalian harus bertahan selama 100 hari untuk menyelesaikan tantangan Apocalyps ini. Skill dan energi sihir tidak akan dapat di gunakan selama 40 hari di tempat ini. "
Mendengar itu membuat mereka semakin bingung dengan apa yang terjadi sebenarnya. Bagaimana bisa ada suara di kepala mereka, dan siapa yang sedang berbicara.
" Kalian harus bertahan hidup dari kerjaran para undead yang ada di tempat ini. Undead - undead yang ada di tempat ini berupa Skeleton Zombie Mummy Ghoul, dan Ghost. "
" Setiap sepuluh hari para undead akan menjadi lebih kuat. "
" Berhati - hati lah terhadap Blood Moon. "
__ADS_1
" Undead Apocalyps! Di Mulai! "
Setelah suara tersebut menghilang, langit yang cerah tiba - tiba berubah menjadi sedikit mendung. Aura kematian tampak samar samar terbawa oleh angin. Suara yang menyeramkan mulai bermunculan, dan itu membuat mereka semua menjadi panik.
" Suara apa itu? "
" Apa mungkin itu... Suara dari monster undead?! "
" Dari semua monster kenapa harus undead?! "
Mereka semua bingung harus melakukan apa. Terlebih mereka baru pertama kalinya mengijakan kaki di tempat seperti ini.
Di hadapan mereka terdapat semak belukar yang sangat besar dan lebat. Tampak semak - semak belukar itu bergoyang - goyang seperti sedang di guncang kan. Mereka bersiap dan menjaga kewaspadaan mereka terhadap sesuatu yang akan muncul dari semak tersebut.
Mata mereka sangat tajam untuk menunggu sesuatu yang akan muncul itu. Dan sesuatu melompat dari semak tersebut, dan hak itu langsung membuat mereka bersiap untuk menyerang, namun, mereka berhenti karena yang muncul adalah kelinci.
" Ha? Kelinci? " Ucap mereka dengan bingung bersama - sama.
" BUUAAAHHH! " Suatu yang menyeramkan muncul dari semak - semak dengan jumlah yang sangat banyak. Dan lagi mereka menimbulkan suara yang sangat mengerikan.
Itu membuat mereka terkejut setengah mati karena kemunculan makhluk - makhluk menyeramkan tersebut.
" Undead! Mereka undead! "
" Kita serang! "
Mereka bersiap untuk menyerang para undead tersebut namun, tidak satu pun dari mereka yang dapat bergerak, dan tidak ada sedikit pun skill mau pun sihir mereka yang aktif. Mereka sangat panik dan takut saat melihat undead semakin mendekat. Karena sudah terlambat untuk lari, akhirnya mereka di keroyok oleh para undead dan membuat mereka terbunuh.
__ADS_1