
Teriakan para prajurit terdengar sangat keras. Mereka yang sebelumnya sombong dan membanggakan diri mereka tinggi - tinggi, sekarang mereka jatuh ke bawah dengan mimpi buruk yang menghantui mereka. Monster yang telah mati, bangkit kembali dan menyerang mereka tanpa ampun. Dan berakhir dengan mereka semua terbunuh oleh para monster itu, dan tidak menyisakan satu orang pun.
Sementara di dalam gua, Xi menelusuri gua yang cukup gelap itu. Ia menggunakan sihir api sebagai penerangannya. Semakin dalam ia masuk, semakin gelap pula ruangan tersebut. Dan saat hendak sampai di ujung jalan, sebuah cahaya kemerahan muncul di kegelapan bersama dengan aroma yang wangi.
Xi berjalan menghampiri cahaya merah tersebut, dan melihat apa yang ada di sana. Terlihat dengan kelas di depan matanya, terdapat sebuah bunga berwarna merah yang indah, dan sangat harum. Bunga itu memancarkan aroma yang sangat harum, dan memancarkan cahaya merah dari kelopak - kelopaknya.
" Jadi... Ini Bunga kehidupan yang di maksud oleh system? Ini sangat indah! " Ucap Xi saat melihat keindahan dari bunga tersebut.
[ Bunga kehidupan ]
[ Sebuah bunga yang sangat langkah dan jarang di temukan. Di gunakan untuk membuat potion, yang sangat bermanfaat. Bunga ini mengandung efek penghilangan racun yang tinggi, dan dapat memperbaiki jiwa yang rusak mau pun jiwa yang tidak memiliki akal sehat. ]
" Sungguh bunga yang hebat... System, bisakah kau menyimpan bunga ini di dalam inventory? " Tanya Xi kepada system saat itu.
[ Bisa tuan ]
" Tolong segerah lakukan. " Lanjut Xi meminta kepada system untuk menyimpan bunga tersebut ke dalam inventory nya.
[ System sedang melakukan Proses penyimpanan ]
__ADS_1
System malakukan apa yang Xi minta, ia mengambil dan menyimpan bunga kehidupan dengan hati - hati, di dalam inventory. Tidak perlu waktu lama, untuk system melakukan tugasnya. Ia berhasil menyimpan bunga kehidupan ke dalam inventory.
Setelah selesai, Xi berjalan keluar gua. Saat ia sampai di mulut gua, terlihat para prajurit yang sombong tadi semuanya telah terbunuh. Dan di sana semua shadow army yang ada di sana, menundukkan kepala mereka kepada Xi.
" Kembalilah... Dan apa yang kau pegang Airis? " Tanya Xi kepada Airis yanh sedang memegang sebuah kertas dan Airis memeperhatikan kertas tersebut dengan serius. Sambil berjalan menghampiri Airis, para shadow army nya kembali ke dalam banyangannya.
Airis menunjukkan kertas yang ia pegang kepada Xi. Di kertas itu, terdapat sebuah gambar yang menunjukkan suatu tempat. Itu adalah sebuah peta yang mengarahkan ke tempat yang ingin di kunjungi oleh para prajurit itu.
Mereka berdua melihat perta tersebut dengan seksama, dan memperhatikan nya dengan baik - baik. Di sana terdapat sebuah gambar gunung berapi dengan area sekitarnya yang di penuhi dengan api, serta tanahnya telah berubah menjadi obsidian.
" Tempat itu adalah lembah api membara... Di sana banyak sekali jenis monster yang memiliki atribut api. " Ucap Airis. Ia memberitahu apa yang ia tahu kepada Xi. " Menurut gambar yang ada di peta ini, terdapat sebuah tempat di lembah api membara ini yang di penuhi dengan herbal berkualitas tinggi. Dan salah satu herbal tersebut adalah, bunga jambul phoenix. " Lanjut Airis sambil menjelaskan nya.
" Memangnya apa istimewanya dari bunga jambul phoenix ini? " Tanya Xi kepada Airis tentang kehebatan dari bunga tersebut. Karena ia benar - benar tidak tahu keunggulan bunga tersebut, selain meningkatkan kualitas api yang di miliki oleh seseorang.
" Saya juga kurang begitu paham dengan bunga jambul phoenix ini, tapi... Menurut dengan apa yang aku dengar dulunya, bunga ini dapat meningkatkan kekuatan dari elemen api hingga dua kali hingga tiga kali lipat. Dapat memberikan resistensi tinggi terhadap api, serta dapat mengendalikan elemen api dengan sangat baik. " Jawab Airis dengan apa yang ia tahu tentang keunggulan dari bunga tersebut.
Mendengar kalau bunga jambul phoenix itu dapat memberikan resistensi tinggi terhadap eleman api, membuat Xi mejadi terkejut dan juga tertarik. Pasalnya, kebanyakan para penyihir lebih banyak menggunakan eleman api ketimbang eleman lainnya.
Ia memikirkan itu, dengan mengingat kembali musuh - musuhnya yang sering kali menggunakan elemen api untuk menyerang.
__ADS_1
Dalam pikirannya, ia berencana untuk pergi ke lembah api membara untul mendapatkan bunga jambul phoenix. Bukan hanya itu, ia juga ingin mendapatkan herbal lainnya, yang dapat memberikan resistensi terhadap serangan elemen api. Baginya, sebuah resistensi tinggi mau pun rendah itu sangat lah penting dan berguna dalam setiap situasi.
Namun, ia berpikir kembali untuk pergi ke tempat tersebut. Ia pun menanyakan sesuatu kepada Airis. " Dimana letak dari bunga jambul phoenix itu? " Tanya Xi kepada Airis.
Mendengar pertanyaan itu, Airis melihat petanya kembali. Dan di jelaskan di sana, tepat di samping gambar bunga jambul phoenix itu, terdapat sebuah tulisan kalau bunga tersebut berada di dalam gunung berapi yang ada di sana. Dan bunga jambul phoenix, di jaga oleh banyak monster yang sangat kuat, serta monster - monster itu, memiliki kekuatan atribut api.
" Letaknya ada di tengah - tengah gunung api... Saya rasa tidak akan mudah untuk mendapatkannya, karena ada banyak monster yang berjaga di sana. " Jawab Airis akan pertanyaan yang di tanyakan oleh Xi.
Xi memegang dagunya sambil berpikir. Dalam pikirannya ia berpikir ' Jika ada di dalam gunung api dan di jaga oleh banyak monster atribut api,... Ini akan sulit. Tapi, bagian sulitnya adalah pasti bukan hanya kami saja yang akan ada di sana... Mengingat bunga ini sangat berguna, apa lagi untuk para penyihir. ' Pikirnya saat itu. Dan memperkirakan apa yang akan terjadi jika mereka datang ke sana. Xi memikirkan semua kemungkinan yang akan terjadi saat berada di lembah api membara.
Hari berlalu dengan cepat. Di lembah api membara, terdapat banyak kelompok petualang yang datang ke sana untuk mendapatkan bunga jambul phoenix. Mereka telah mempersiapkan apa saja yang mereka butuhkan untuk datang ke sana. Bukan hanya makanan dan air, namun juga potion, serta sebuah ramua untuk membuat mereka menjadi kebal terhadap api untuk beberapa saat ( Ramuan yang dapat membuat mereka menjadi kebal terhadap suhu panas yang ada di sana).
Semuanya mempersiapkan diri mereka dengan sejata lengkap, serta membawa magician dan healer, mau pun support di dalam tim mereka. Serta seorang tank, yang kuat untuk menahan serangan monster yang akan datang ke arah mereka.
Mereka semua berkumpul di atas sebuah tebing yang tinggi. Dari atas sana, dapat terlihat gunung api yang besar, serta tanah - tanah yang panas. Tidak ada satu pun pepohonan yang tumbuh di tanah itu, hanya ada monster - monster yang mendiamin tempat panas tersebut.
" Semuanya, bersiap untuk turun! Kita akan turun ke bawah sana bersama - sama! " Ucap salah satu petualang yang ada di sana.
Semua orang mangangguk setuju akan perkataan tersebut yang menyatakan akan turun bersama - sama dan memasuki area lembah api membara bersama - sama. Mereka pun bersiap dengan senjata dan peralatan lainnya.
__ADS_1
Mereka mulai berjalan, dan menuruni lereng bersama - sama.