LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 207


__ADS_3

Keberadaan para monster yang ada di labirin itu karena tempat dimana mereka tinggal telah di hancurkan oleh monster lainnya. Monster dengan kekuatan serta jumlah yang sangat banyak menginvasi banyak tempat.


Hal itu menyebabkan banyak sekali monster yang kehilangan tempat tinggal mereka, dan mereka yang memiliki akal, memilih untuk pergi meninggalkan wilayah mereka untuk menyelamatkan diri dan berakhir terhenti di hutan kematian.


Dan saat ini mereka semua ada di hutan kematian dimana tempat itu adalah kawasan wilayah milik Xi.


" Tuan maafkan kami karena telah memasukki wilayahmu tanpa izin, ta tapi kami tidak punya pilihan lain. Kami merasa hutan kematian adalah tempat yang paling aman untuk kami berlindung dan lepas dari kejaran para monster - monster itu. " Ucap pria itu dengan wajah yang pucat.


" Xi - Sama apakah perlu untuk saya menghancurkan mereka semua? " Tanya Rose kepada Xi.


Xi berpikir sejenak akan hal itu, mereka masuk ke dalam labirin ini karena Yumiko memintanya, dan Xi memiliki pemikiran lain selain membunuh mereka karena masuk tanpa izin di kawasannya.


" Tidak perlu... Biarkan aku yang mengurus mereka semua. " Ucap Xi dengan tatapan dingin.


Dengan dahi yang di penuhi keringat " Baik Xi - Sama, maafkan saya karena sudah lancang. " Ucap Rose sambil menundukkan kepalanya.


" Tidak masalah untukku. " Balas Xi.


" A Maaf tuan jika saya mengganggu percakapan kalian, tapi... " Ucap pria itu sambil berlutut dan menekukkan kedua kakinya. " Mohon kemurahan hati anda untuk membiarkan kami tinggal di hutan kematian, ada bisa menjadikan saya sebagai budak anda, ta tapi mohon bebaskan keluarga ku. " Ucap Pria itu sambil bersujud, menundukkan kepalanya dan memohon kepada Xi.


" Ayah apa yang kau lakukan? Jika Ayah tetap di sini aku juga akan Di sini dan tidak akan pergi. " Ucap seorang wanita dengan rambut putih serta memiliki dua tanduk di kepalanya.


" Benar Tuan, kami tidak akan pergi, kami akan tetap akan mengkuti tuan. " Ucap mereka yang ada di belakangnya.


Xi memberikan tatapan yang dingin lalu berkata. " Apa kau pikir mereka akan lepas begitu saja saat memasuki wilayahku? " Tanya Xi kepada pria yang sedang bersujud itu.


Pria itu tersentak terkejut mendengar pertanyaan dari Xi.

__ADS_1


" Heh, tapi, aku akan memberikan kalian dua pilihan. " Lanjut Xi.


Mendengar itu, pria yang sedang bersujud itu mengangkat kepalanya dan mebuka mulutnya. " Apa apa pilihan itu? Selama mereka baik - baik saja aku akan menerimanya. " Ucap pria itu.


" Dengarkan baik - baik, ini bukan untuk dirimu saja, tapi juga untuk orang - orang yang bersama denganmu. " Ucap Xi dengan dingin. " Tapi aku hanya perlu satu orang yang menjawabnya, jika kalian semua berani untuk angkat bicara bersama - sama, kematian yang akan kalian terima. " Lanjut Xi dengan dingin.


Semua orang menjadi pucat melihat kengerian dari Xi, wajah mereka di penuhi dengan keringat. Menganggukkan kepala mereka setuju akan perkataan Xi.


" Karena tidak ada komentar di antara Kalian, jadi aku anggap semuanya telah setujuh. " Ucap Xi. " Baiklah pilihan yang pertama, pergi meninggalkan hutan kematian tanpa membuat keributan, kedua kalian semua melayaniku dan bersumpah setia kepadaku, tentu saja kalau berkhianat akan mati. " Lanjut Xi dengan tatapan yang mengrikan. " Jadi tentukan pilihan kalian dengan baik. "


Dengan itu kini mereka saling memandang satu sama lain, mereka di bingungkan dengan kedua pilihan yang di berikan oleh Xi.


' Kedua pilihan tersebut memang sederhana, tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika kami salah memilih... ' Ujar pria itu dalam hatinya. Ia merasa kalau kedua pilihan itu tidak sederhana.


Ia mengeratkan tangannya, lalu menetukan pilihannya. " Tuan, kami akan memilih pilihan kedua, kami ras Oni akan melayani anda. " Ucapnya sambil berlutut. Serta di ikuti oleh para Oni lainnya. " Kami akan melayani anda. " ucap para Oni lainnya.


Melihat Ras Oni yang tunduk, salah satu Ras monster yang ada di sana seseorang maju untuk mewakili Rasnya. " Tuan, Kami Ras Manusia Kucing bersedia untuk melayani anda. " Ucap Seorang wanita sambil berlutut.


Dan beberapa orang maju ke depan dan berlutut mewakilkan masing - masing rasnya. " Saya mewakili Ras High Ogre bersedia melayani anda. " Ucap seorang sambil berlutut, dengan rambutnya indahnya berwarna putih dan tiga tanduk di kepalanya yang berbentuk seperti mahkota, mereka sangat mirip dengan ras Oni, hanya saja memiliki tanduk sedikit lebih besar dan tumpul.


" Saya mewaliki Ras kelinci bersedia melayani anda. " Ucap Seorang pria dengan telinga kelinci yang lebar, berlutut di hadapan Xi, untuk melayaninya.


" Saya Mewakili Ras Harpy bersedia bersumpah setia dan melayani anda. " Ucap seorang wanita yang memiliki paras yang cantik dengan dua sayap yang indah di punggungnya.


" Saya mewakili Ras Dryad bersedia untuk melayani anda. " Ucap seorang wanita dengan warna rambut berwarna emas.


" Saya perwakilan dari ras Elf, sebagai ratu dari kerajaan Elf bersedia untuk melayani anda. " Ucap seorang wanita Elf sambil berlutut dengan parasnya yang sangat cantik.

__ADS_1


" Saya mewakili Ras harimau petir bersedia untuk melayani anda. " Ucap seorang pria taringnya sangat tajam serta lengan yang memiliki garis - garis hitam seperti harimau.


Beberapa ras lainnya lebih memilih untuk pergi dari hutan kematian, karena mereka merasa kalau mereka tunduk di kepada Xi hanya akan memalukan untuk mereka.


" Baiklah, bagi yang memilih untuk meninggalkan hutan kematian kalian bisa pergi dari sini, aku memberikan kalian waktu selama dua hari untuk meninggalkan hutan kematian, sebelum aku membunuh kalian. " Ucap Xi dengan dingin serta matanya di penuhi dengan niat membunuh.


Mereka yang memilih untuk tunduk melayani Xi merasa sangat bersyukur karena mereka tidak akan di buruh oleh Xi, sedang kan mereka yang memilih untuk pergi dari hutan kematian, mereka menjadi sangat pucat karena mereka tidak bisa lepas begitu saja.


" Apa apaan ini!! Tahukah kau berapa lama untuk kami pergi keluar dari hutan kematian, butuh lebih dari lima hari untuk keluar dari hutan kematian!! " Ucap seseorang dengan nada yang sangat keras. Ia sangat kesal karena Xi tidak menepati perkataanya.


" Ohw, apa aku pernah bilang akan melepaskan kalian begitu saja. " Ucap Xi sambil berbalik badan dan pergi meninggalkan mereka semua.


" Rose minta Astia dan Airis untuk memberikan arahan kepada mereka. " Pinta Xi kepada Rose untuk para monster yang bergabung dengan mereka.


" Baik Xi - Sama. " Ucap Rose sambil menundukkan kepalanya.


Sementara itu para monster yang tidak terima dengan keputusan Xi mereka sangat kesal, dan salah satu dari mereka merapalkan sihirnya dan menyerang Xi saat Xi tidak memperhatikannya.


" Matilah dasar sialan!! " Ucap monster tersebut sambil melepaskan sihirnya.


Namun serangan sihirnya di hentikan dengan mudahnya oleh Rose hanya dengan sebuah tatapan, serangan sihir itu mengilang dan Rose menatap monster tersebut dengan sangat marah.


" B*jingan rendahan sepertimu... " Ucap Rose sambil meyipitkan matanya, matanya di penuhi dengan niat membunuh. " Beraninya menyerang Xi - Sama! " Ucap Rose sambil berteriak, hingga membuat suaranya bergeming ke seluruh lantai.


Rose pun memotong monster mejadi beberapa bagian, dan monster tersebut mati di tempat tanpa bisa bangkit kembali. Rose menatap monster lainnya " Hari ini aku lepaskan kalian, dua hari lagi aku lah yang akan memburu kalian. " Ucapnya dengan tatapan yang sangat mengerikan.


Membuat semua monster yang ada di sana membeku.

__ADS_1


__ADS_2