
Mereka akhirnya saling bertemu. Seseorang yang membuat dua bangsawan besar di kekaisaran penasaran Duke Nagi dan Duke Ester. Akhirnya mereka dapat bertemu.
" Aku sangat kagum dengan mu karena kau dapat mengalahkan dua comandan iblis sekali pun. Kerja bagus anak muda, kekaisaran ini terselematkan oleh kerja keras mu. " Ujar Duke Ester dengan senang dan terseyum.
Xi hanya mengangguk dan tidak berbicara sepatah kata pun. Namun Duke Ester mengerti dengan Xi yang tidak terlalu banyak bicara.
Namun di sisi lain Vegas terkejut karena Duke Ester berkata kalau pria tersebut mengalahkan dua comandan iblis yang menyerang kekaisaran. Mata nya terbuka lebar seolah tidak percaya dengan apa yang ia dengar.
' Apa? Orang ini... Orang ini yang mengalahkan monster besar itu? Comandan iblis? ' Ujar Vegas dalam hatinya. Ia benar - benar tidak percaya kalau orang itu lah yang mengalahkan monster besar itu.
" Semuanya sudah siap! Ayo pergi ke menyerang kastil iblis! " Ujar Duke Ester dengan keras menyemangati semua knighy yang ada di sana.
Semua naik ke tunggangan mereka yang berupa kuda. Gerbang perlahan terbuka dan semakin lama semakin lebar. Saat gerbang telah terbuka, mereka semua bergerak dan mulai meninggalkan pintu gerbang kekaisaran menuju kastil raja iblis.
Dalam perjalanan mereka semua, tidak ada hambatan sedikit pun saat mereka sedang berkendara menggunakan kuda ke sana. Waktu mereka lalui dengan cepat hingga hari pun sudah sore tanpa adanya rasa lelah yang mereka tunjukkan.
Dalam hal itu, Vegas putra pertama dari Duke Nagi. Dari awal mereka mulai meninggalkan kekaisaran, hingga sampai mereka di tempat dekat hutan yang tidak jauh dari pemukiman yang di tinggal kan. Dan tidak ada satu orang pun yang menghuni tempat tersebut.
__ADS_1
Xi yang terus di perhatikan oleh Vegas, itu membuatnya jengkel dan kesal. Dalam hatinya ia berkata ' Si b*ngs*t satu ini membuat ku jengkel... Liat aja nanti akan ku buat kau mati dengan menyedihkan. ' Ujarnya dalam hati dengan kesal karena Vegas terus memperhatikan dirinya saat di perjalanan. Hak itu adalah hal yang paling tidak ia sukai selama hidupnya.
Sesampainya mereka di pemukiman yang di tinggal itu, mereka berhenti dan mulai mendirikan tenda untuk beristirahat. Di saat semua orang mendirikan tenda untuk beristirahat, Xi malah duduk santai di atas batang pohon dan tidak membantu mereka sama sekali. Sementara itu, Airis juga duduk santai di bawah pohon yang di atasnya ada Xi sedang duduk di sana.
Vegas yang melihat mereka berdua bersantai dan tidak ikut membantu para Knight yang sedang mendirikan tenda, ia menghampiri mereka berdua sambil berkata. " Hei kalian, kenapa kalian hanya bersantai saja? Yang lain disini sedang sibuk mendirikan tenda sedangkan kalian hanya bermalas - malasan! " Ucap Vegas dengan kesal melihat mereka berdua yang bermalas - malasan.
Xi dan Airis yang mendengar itu mengabaikan Vegas. Mereka merasa kalau hal itu sangat gak penting untuk mereka, lagi pula mereka juga bukan bawahan Duke Ester mau pun Duke Nagi. Jadi hal yang wajar untuk mereka bila tidak membantu mendirikan tenda bersama yang lainnya.
Vegad yang di abai kan, ia sangat kesal. Ini adalah kali pertama untuk nya mengalami hal tersebut. Semasa hidupnya ia tidak pernah di abaikan saat ia sedang berbicara. Dengan kesal ia berkata kepada mereka berdua " Dasar rendahan! Turun dari sana dan bantu mereka! Apa kau mendengar nya!?! Tidak lihat kah mereka membutuhkan bantuan?! " Ujar Vegas dengan kesal.
Airis yang mendengar perkataan Vegas yang meminta tuannya untuk membantu mereka membangun tenda ia sangat marah. Beberapa detik lalu ia mau menebaskan pedangnya ke kepala Vegas. Namun ia tidak melakukannya karena Xi mengatakan untuk tidak membuat masalah dengan bocah itu terlebih dahulu sebelum mereka berangkat kemari.
" Hei bocah... Kenapa tidak kau saja yang membantu mereka kalau kau tahu mereka dalam kesulitan. Kau punya tangan, kaki dan juga mata kan? Apa gunanya itu kalau kau masih menyuruh orang lain? " Ucap Xi dengan tatapan dingin dan tampang yang sangat kesal karena waktu santainya di ganggu oleh Vegas.
Vegas gemetaran saat melihat sebuah belati melewati wajahnya. Ia sama sekali tidak dapat melihat kapan pria berambut putih itu menggerakan tangannya. ' Gerakan itu sangat cepat... Mata ku tidak bisa melihat gerakannya. Jika dia bergerak dari tempatnya, kepala ku tadi sudah melayang. ' Ujar Vegas dalam hatinya dengan ekspresi wajah yang ketakutan dan juga pucat. Setelah itu ia pergi meninggalkan pria berambut putih itu dan juga wanita yang ada di hadapannya saat itu.
Sore berganti dengan malam hari. Para knight yang telah selesai mendirikan tenda, mereka beristirahat dan sambik bersantai memakan makanan yang mereka bawa. Tampak seyum senang menghiasi mereka semua saat itu. Ketenangan ini membuat mereka dapat bersantai tanpa menghawatirkan masalah yang akan datang.
__ADS_1
" Hei kalain! Ayo kemari dan makan bersama! Apa kalian tidak lapar? " Ajak salah satu Knight kepada mereka berdua yang sedang duduk santai saat itu.
Mendengar ajakan tersebut, Airis menatap Xi. Dan saat itu Xi mengangguk dan mengizinkan Airis untuk bergabung dengan mereka semua. Saat itu juga Airis pergi dari tempatnya dan bergabung bersama mereka.
Di samping kesenangan itu, Duke Nagi yang memperhatikan Xi dari kejauhan. Saat itu dalam pikirannya ia berpikir ' Dia terlihat muda namun... Tidak ada celah sedikit pun yang terbuka walau ia sedang bersantai. Pemuda itu sangat menarik... Aku penasaran siapa yang mengirimnya untuk membunuh raja iblis. ' Pikir Duke Nagi saat itu. Melihat Xi yang tidak memiliki titik buta bahkan saat ia sedang bersantai, membuat Duke Nagi sampai terseyun melihat kewaspadaan Xi dengan lingkungan sekitar nya. Itu bukan lah sesuatu yang bisa di lakukan oleh semua orang.
Tengah malam telah tiba dan bulan berada di atas kepala mereka. Dari dalam hutab terdengar suara langkah kaki yang sangat banyak sedang mengarah kepada mereka. Terlihat dari cahaya bulan yang menerangi hutan, para monster bergerak ke kamp istirahat mereka dengan jumlah yang banyak.
Suara para monster yang menggerang keras terdengar oleh mereka semua. Dan saat itu juga mereka langsung bersiap dan mengangkat senjata mereka.
" Monster datang! "
" Semuanya bersiap! "
" Orc datang menyerang! "
Para knight yang melihat para monster menyerang mereka, segerah mereka melakukan formasi pertahanan untuk menahan gempuran dari para monster itu. Mereka adalah monster humanoid berkualitas hijau dan bertubuh besar. Mereka adalah Orc.
__ADS_1
Monster yang hidup di dalam hutan dan bergerak secara berkelompok. Mereka sedikit berbeda dengan monster lainnya, terkadang beberapa Orc memiliki kecerdasan yang tinggi sehingga salah satu orang dapat memimpin ratusan bahkan ribuan Orc yang memiliki kecerdasan yang rendah.