
Xi setuju memberikan waktu dua hari untuk pria berjanggut itu untuk menyelesaikan apa yan ia minta. Karena sudah selesai, Xi pun keluar dari kediaman tersebut dan pergi.
Dalam perjalanannya menuju penginapan, ia sempat mampir ke sebuah tokoh kecil yang ada di pinggit jalan. Dan membeli beberapa makanan untuknya sambil berjalan pulang ke penginapan. Saat ia selesai membeli makanan, seseorang berjalan dengan seorang wanita, menyenggol dirinya hingga membuat makanan yang ia beli terjatuh.
Saat itu, pria muda yang bersama dengan wanita di pelukannya berbalik dengan raut wajah yang kesal. Dengan kesal ia berkata kepada Xi saat itu. " Hei, kalau kau menyenggol seseorang minta maaf lah! " Ucap pemuda tersebut. Ia sangat tampan dengan rambut biru tua serta pakaian yang terlihat mewah. Ia meminta kepada Xi untuk minta maaf karena telah menyenggol dirinya saat berjalan.
Saat itu Xi hanya diam saja dan memikirkan kejadian barusan. ' Bukan kah dia yang menyenggol ku? Kenapa aku yang harus minta maaf? ' Gumamnya saat itu juga.
Melihat Xi yang hanya diam saja, seolah dia di abaikan. Membuat pemuda tersebut menjadi kesal. Ia berjalan menghampiri dan mendekati Xi saat itu dengan raut wajah yang kesal. Sontak ia menarik baju Xi dengan kasar sambil melototinya, dan berkata.
" Hei, bocah, apa kau tidak mau minta maaf? " Tanya pemuda tersebut dengan kesal sambil menarik baju milik Xi.
Xi hanya diam saja, saat ada seseorang yang menarik bajunya. Ia sangat tenang meski orang itu tidak sopan kepada dirinya. Namun sifat dari pemuda tersebut, membuat dirinya teringat kepada satu orang dan kejadiannya juga sama persis saat itu.
Ia mengingat adik nya Will semasa masih di dunia nya dulu. Dulu Will pernah menarik bajunya karena kesal kalau ia menyenggol nya saat masih kecil. Namun Will saat itu di hajar oleh Xi hingga babak belur dan membuat Will menangis saat masih di sekolah. Hal itu lah yang membuatnya menjadi dekat dengan Will dulunya.
" Apa kau tidak berniat untuk melepaskan tangan mu? " Ucap Xi saat itu, dan kedua matanya di hiasi dengan niat membunuh.
Pemuda tersebut langsung merasa ada sebauh ancaman di hadapannya. Segerah ia melepaskan genggaman nya dan melompat mundur. Saat itu juga ia bergumam ' Insting ku sebagai Beast mengatakan kalau pria tersebut sangat berbahaya. Tidak aku sangka diriku langsung berkeringat saat melihat mata nya yang di penuhi niat membunuh. ' Gumam nya. Keringat mulai muncul di wajah. Ia pun bertranformasi ke bentuk manusia binatang. Harimau biru.
__ADS_1
' Lagi - lagi petarung tipe hewan buas... Dan yang ini tipe penyerang utama. ' Gumam Xi saat itu setelah pemuda tersebut bertranformasi ke bentuk manusia binatang nya.
Hal itu, membuat mereka menjadi pusat perhatian bagi orang - orang yang ada di sekitarnya. Saat itu orang - orang sangat fokus pada pria muda berambut biru yang telah berada pada wujud manusia binatang nya. Mereka menyoraki pria tersebut dengan keras.
" Tuan muda Tota berubah ke wujud manusia binatang nya! Pasti pria itu akan habis hari ini! "
" Aku dengan tuan muda Tota sangat kuat. Aku rasa lawannya sangat sial. "
" Ya aku rasa juga begitu. Tuan muda Tota itu punya kekuatan yang hebat, apa lagi dalam hal menyerang. "
Melihat mereka menjadi pusat perhatian dari orang - orang yang ada di sana, membuat mereka tidak dapat mengelakan pertarungan tersebut. Tota mengambil langkah pertama nya dalam menyerang.
Ia melancarkan sebuah pukulan yang amat kuat kepada Xi saat itu. Namun, Xi dapat memblokir nya dengan mudah menggunakan sebelah tangannya saja.
Xi membalikkan badannya dan berjalan pergi meninggalkan Tota. Ia merasa, kalau pertarungan nya tidak berarti apa - apa untuknya.
Saat itu, Tota yang melihat Xi berbalik dan berjalan pergi, ia berteriak dan berkata. " Tunggu! Siapa nama mu? " Teriak Tota sambil bertanya.
Ia menghentikan langkahnya, menghelakan nafasnya pelahan dan berkata " Sakaki. " Balasnya dan berjalan pergi lagi. Alasan ia memberitahukan identitas nya, karena Tota memiliki sifat yang sama seperti Will. Ia merasa Akrab dengan sikap Tota.
__ADS_1
" Dua hari lagi... Raid alas perpindahan akan di buka! Bergabung dengan party ku! " Teriak Tota sambil mengajak Xi bergabung ke dalam party nya.
Saat itu ia tidak menghentikan langkahnya. Sambil berjalan ia juga berpikir tentang Raid alas perpindahan, ia memikirkan tentang keuntungan yang akan ia dapatkan jika mengikuti Raid tersebut. Bukan hanya material mau pun herbal, namun juga banyak nya Exp untuk meningkatkan kekuatan Shadow Army nya.
Sambil berjalan pergi ia berkata " Baiklah " setelah keributan itu, ia pergi dan kembali ke penginapan.
Sesampainya ia di penginapan, tepatnya di Ruangan nya. Ia berpikir sejenak tentang dua hari yang akan datang. Apa yang ingin ia lakukan selama dua hari kedepan, namun sebuah ide melintas di kepalanya saat itu.
Ia memanggil beberapa Shadow Army nya untuk mencari informasi tentang setiap petualang yang berpotensi besar, serta informasi tentang Raid alas perpindahan. Para Shadow mengerti dan mereka menyatu kembali ke dalam bayangan dan pergi keluar melalui bayangan - bayangan yang ada di sana.
Sambil menunggu informasi tiba, ia mengeluarkan sebuah bunga. Itu adalah Bunga merah racun api membara, ia memetik salah satu dari kelopak dari bunga tersebut, lalu memakannya. Dan tiba - tiba sebuah hantaman energi yang sangat kuat dan panas memenuhi tubuhnya. Ia merasa kalau dirinya terbakar dari dalam.
Namun, Xi mencoba mengendalikan rasa sakit tersebut. Ia menyalurkan energi sihirnya ke seluruh tubuh untuk meminimalkan rasa sakit yang ia terima dari hantaman kuat dari satu kelopak bunga tersebut.
Urat beserta dengan pembuluh darahnya mulai muncul di seluruh tubuhnya. Dengan cahaya merah yang terbakar. Saat itu racun api menyebar dalam tubuhnya dengan sangat cepat, namun ia menahan semua rasa sakit yang ia dapatkan itu. Perlahan rasa sakit mulai memudar, dan racun api di dalam tubuhnya mulai menghilang karena ia menggunakan Skill Gluttony pada dirinya sendiri untuk menghilangkan racun api tersebut.
Seluruh tubuhnya berkeringat karena panas yang di hasilkan dari kelopak bunga tersebut. Dan sebuah layar status muncul di hadapannya secara tiba - tiba.
[ Anda telah mendapatkan Resistensi api ( Menengah ) ]
__ADS_1
[ Anda telah mendapatkan kekebalan racun ( Rendah ) ]
Dalam satu tindakannya yang ceroboh itu, menghasilkan sebuah kemampuan yang cukup hebat untuknya. Namun ia bergumam saat itu juga ' Hampir saja aku mati... Aku benar - benar ceroboh. ' Gumamnya.