
Hiu putih yang besar muncul dari dalam lautan dan melompat ke arah ikan es buaya jahat sambil membuka rahangnya. Saat itu, hiu tersebut menggingit ikan es buaya jahat tepat di lehernya. Gigitan kuat di itu membuat ikan es buaya jahat berteriak sangat keras karena kesakitan. Gigi dari hiu putih itu menembus kulitnya yang transparan dan membuat darah mengalir keluar.
" Bunuh Dia! Reine! " Ujar Seiya saat itu saat masih di udara.
Hiu tersebut langsung merobek leher dari ikan es buaya jahat, dan membuat monster tersebut langsung terbunuh saat itu juga. Mereka yang melihat ikan es buaya jahat terbunuh begitu saja sangat terkejut.
Seekor Mythical Beast dengan mudahnya terbunuh oleh hiu tersebut seperti seekor semut yang sangat lemah.
Keduanya terjatuh dan membuat gelombang air yang sangat kuat. Hiu putih tersebut melirik Seiya saat itu dan berkata kepada Seiya " Seiya, kau seharunya bisa mengalah beast ini sendirian. " Ucap Hiu tersebut kepada Seiya.
" Hehe aku masih menyimpan tenaga ku untuk monster - monster itu ... Jadi santailah sedikit Reine... " Balas Seiya.
Ia memperbanyak blade miliknya dan saat itu Blade blade tersebut membentuk menjadi sebuah burung phoenix yang sangat indah. Blade - blade tersebut tercampur dengan energi sihir yang sangat padat.
Aqua yang melihat Seiya saat itu, ia sangat terkejut. Blade yang Seiya gunakan saat ini ads lebih dari seribu. Dan apa bila semua Blade itu di gunakan untuk menyerangnya, makan akan sangat sulit untuk menahan serangan tersebut. Ia pun menjadi berkeringat saat melihat banyaknya blade yang di miliki oleh Seiya.
__ADS_1
Perlahan Blade - blade milik Seiya mulai menyebar dan melepaskan bentuk phoenix nya. Menyerang semua monster yang ada di lautan tersebut. Setiap Blade sangat kuat dan tajam, bahkan sampai dapat memotong monster dengan mudahnya.
Banyak monster yang terbunuh oleh Seiya saat itu. Para monster yang tidak ingin terbunuh, mereka menyelam sedalam mungkin ke dalam lautan. Sementara itu tiga Mythical Beast yang tersisa, dua di antara mereka telah melarikan diri. Ia adalah Ular iblis lautan jahat dan juga kepiting hitam raksasa. Sementara paus orca merah kejam tertangkap oleh Seiya dengan menggunakan blade - blade miliknya yang banyak itu membuat sebuah pengurung untuk menahan paus orca merah kejam yang merupakan Mythical Beast.
Saat itu paus orca merah kejam mengamuk dan berusaha melepaskan dirinya dari kurungan tersebut. Ia terus - terusan menabrakan dirinya untuk menghancurkan kurungan tersebut. Namun tampak kurungan itu tidak hancur sedikit pun.
Sementara itu, Aqua yang memperhatikan itu dari kejauhan hanya bisa terdiam. Dua Mythical Beast dengan mudahnya di kalahkan. Dan lagi membuat Mythical Beast lainnya melarikan diri. Itu adalah sesuatu yang sulit untuk di lakukan, bahkan untuknya. Mengalahkan empat Mythical Beast bukanlah hal yang mudah, karena mereka memiliki tingkat bencana yang sama besarnya dengan Apocalyps mau pun Apostel.
Saat itu sebuah serangan sihir berwarna gelap melayang dengan cepat mengarah kepada Aqua. Aqua pun menahannya, namun tidak semua nya terblokir. Ledakan dari sihir tersebut sangat kuat bahkan sampai membuat prisai sihir milik Aqua hancur.
" Cih... Siapa sebenar kalian? Kenapa kalian menginginkan Batu hati lautan suci? " Tanya Aqua kepada Velan alasan mengenai mereka menginginkan Batu hati lautan suci dan juga penyerangan pulau lautan suci.
Mendengar nama Xi membuat Aqua menjadi bingung. Namun ia pernah mendengar nama itu dari pengikutnya, setelah ia berpikir cukup keras, ia pun tahu kalau Xi itu adalah Lord of Death and Darkness yang telah mengalahkan tiga bencana besar beberapa waktu lalu.
" Tidak mungkin... Bagaimana mungkin kalian adalah pengikut Lord of Death and Darkness? Dia tidak mungkin melakukan hal ini karena kami tidak memiliki permusuhan dengan nya. " Ucap Aqua yang menolak untuk percaya dengan apa yang di katakan oleh Velan. Ia juga tahu kalau Lord of Death and Darkness memiliki bawahan - bawahan yang sangat kuat, apa lagi dengan Darkness army nya yang tak terkalahkan itu dan tak terhitung jumlahnya. Mana mungkin Lord of Death and Darkness melakukan hal serendah ini.
__ADS_1
" Tidak mungkin kalian adalah pengikut dari Lord of Death and Darkness... Orang seperti dirinya tidak mungkin melakukan hal serendah ini. " Ucap Aqua. Ia sangat meragukan Velan dan yang lainnya adalah bawahan dari Xi.
Namun tatapan Velan saat itu berubah karena Aqua meragukan tuannya. Ia menunjukkan tatapan yang tidak senang saat ada seseorang yang berani untuk meragukan Xi.
Saat itu Velan berkata kepada Aqua " Baiklah, akan aku tunjukkan kemampuan yang di miliki oleh raja ku yang agung Xi - Sama. " Ucap Velan dan mengangkat tangannya tinggi - tinggi. Dari tangannya muncul energi kematian yang sangat kuat dan menyelimuti pulau lautan suci. " ini adalah kemampuan yang di miliki oleh raja ku, dan tidak akan bisa di gunakan jika tidak di izinkan. " Lanjut Velan saat itu.
" Aku Velan pelayan setia dari sang kematian. Atas izin dari Lord of Death and Darkness yang mulia Xi Arcadia - Sama... Aku memerintahkan kalian semua untuk bangkit kembali! " Ucap Velan dengan sangat keras.
Sontak hal tersebut membuat Aqua terkejut. Langit yang cerah menjadi mendung dan di selimut oleh kegelapan, air laut yang ganas berubah menjadi kegelapan yang hampa. Di seluruh daratan pulau lautan suci di selimut oleh energi kematian yang sangat mengerikan.
Suara raungan dari para monster mau pun prajurit yang mati dalam pertempuran terdengar sangat keras. Kini dari setiap mayat yang ada di sana menunjukkan diri mereka yang sebenarnya dalam bentuk kegelapan dengan cahaya ungu. Semua yang telah mati, bangkit menjadi Darkness Army dan itu semua di saksikan oleh Aqua tepat di depan matanya.
Darkness Army yang tak terkalahkan milik Lord of Death and Darkness. Yang katanya dapat untuh kembali setelah di hancurkan. Semua itu terlihat di depan matanya.
" Ba... Bagaimana mungkin... Kau... kalian... Adalah pengikut Lord of Death and Darkness... " Ucap Aqua dengan wajah yang pucat Velan membuktikan kalau mereka adalah bawahan dari Xi.
__ADS_1
" Ya... Aku mau pun Seiya di ciptakan oleh yang mulai Xi - Sama. Dan sekarang saatnya kau tertidur. " Ucap Velan dan melepaskan serangan yang kuat ke arah Aqua.
Sebelum serangan Velan mengenai Aqua, Aqua sempat berpikir bagaimana jika Lord of Death and Darkness itu yang datang sendiri dan mengambil batu hati lautan suci. Ia sama sekali tidak bisa membayangkan berapa banyak nyawa yang akan hilang dan seberapa rusak pulau ini akibat serangan Lord of Death and Darkness. Tidak mungkin pulau ini akan menghilang olehnya.