
Saat ini sebagian kekuatannya sedang berhadapan dengan dewa laut di dalam domain dewa laut. Sedangkan untuknya, ia memulai langkahnya untuk memburu para Apocalyps dan Apostel yang tersisa, untuk mengambil kembali Fragmen power of Abyss miliknya. Ia tahu kalau para Apocalyps sedang membangkitkan sesuatu makhluk yang setara dengan dewa. Namun ia sudah memperhitungkan kedatangan Makhluk tersebut, untuk membuat para dewa lainnya bergerak.
Langkah pertama yang ia ambil adalah membunuh pasukan dari para Apocalyps yang sedang mengamuk di seluruh dunia. Setelah ia membunuhnya, ia pun membangkitkan mereka kembali menjadi Darkness Army dan ia gunakan untuk membunuh monster lainnya pula.
Hal itu sangat menguntungkan untuknya, bukan hanya sekedar ia mendapatkan banyak pasukan, namun energi dalam tubuhnya terus bertamabah, dan semakin bertambah banyak setiap kali ia membunuh.
Ia terus bergerak, dengan cepat dan semakin cepat. Dalam waktu singkat telah terbunuh ratusan ribu monster olehnya, dan ratusan ribu pula monster - monster itu telah menjadi pasukan nya. Ia terus bergerak layaknya ombak yang sangat besar, menghantam apa pun yang ada di hadapannya.
Hal itu, membuat semua orang ada di dunia terkejut. Mereka yang tidak sempat untuk mengungsi selamat karena adanya Xi saat itu. Entah apa pun jenis monster, telah di musnahkan oleh Xi.
Ratusan ribu Darkness army telah di tambahkan ke dalam pasukannya. Mereka semua bergerak layaknya badai dan ombak yang menelah segalanya. Semua jenis monster menjadi Darkness Army nya, bukah hanya monster, namun petualang, serta prajurit lainnya, mau pun penyihir, Archer, warrior, Beastman, dll. Pasukannya terus menerus bertambah banyak.
Ia mengayunkan sabit besarnya dengan sangat cepat. Ketajaman sabit tersebut tidak dapat di banyangkan, bahkan gedung - gedung besar, serta gunung terpotong layaknya sebuah kapas. Dan kini ia telah sampai di tempat di mana, banyaknya monster di langit yang berupa Wyvern, burung iblis, burung bangkai iblis, serta banyak nya raksasa di sana.
Para Wyvern menembakkan api dari mulutnya ke arah Xi saat itu, serta burung - burung besar lainnya melepaskan serangannya kepada Xi. Xi menatap mereka semua dengan tatapan yang mengerikan, dan menebaskan sabitnya sekali. Dan hal itu membuat ribuan monster yang ada di langit langsung terbunuh. Dan jatuh ke tanah dengan sangat keras.
Xi membuka mulutnya, dan meraung dengan sangat keras. Raungannya membuat semua monster yang ada di langit saat itu, langsung terjatuh dan terbunuh. Itu bukanlah raungan biasa, namun raungan dari rajanya para naga, raungan penguasa dari seluruh naga.
__ADS_1
Para raksasa yang mendengar raungan tersebut, banyak dari mereka yang pingsan, dan banyak pula yang terbunuh. Mereka yang masih sadar gementaran karena raungan keras sang raja naga.
Xi menebaskan sekali lagi sabitnya, dan dalam satu tebasan membunuh semua raksasa yang ada di hadapannya. Mau itu, Raksasa api, Giant, Troll Gunung ( 20 meter ) cyclopes berbagai ukuran. Semuanya terbunuh, dan bangun kembali dengan satu kata " Bangkitlah! " dalam satu kata itu, membangkitkan semua yang mati di sana menjadi Darkness Army nya. Dan mereka bergerak lagi dan lagi.
Sampai akhirnya ada banyak naga yang muncul, di pimpin oleh seorang dragon king. Dragon king menyemburkan nafas apinya, kepada kumpulan Darkness Army, setelah itu ia berkata " Sekumpulan sampah! Beraninya para boneka hidup berusaha untuk menghentikan Sang Apocalyps. " Ucap naga tersebut dalam bahasa naga. " Kami para pelayan dari dragon awaken akan menyingkirkan kalian semua! " Lanjutnya dengan nada yang sombong serta menbanggakan dirinya yang melayani Dragon Awaken.
Namun sebuah tebasan langsung membuatnya terbelah menjadi dua bagian, dan hal itu membuat para naga lainnya terkejut.
" Jangan berpikir kalian bisa pergi setelah datang kemari. " Ucap Xi dan para Wyvern serta mereka yang bisa terbang, langsung menyerang para naga yang ada di atas mereka saat itu.
" Walau kalian masih satu ras dengan ku... Namun kalau kalian musuh, tanpa ragu akan aku bunuh. " Ucap Xi dan membangkitkan para naga yang telah mati.
Pada saat itu, sosok tersebut bergumam sebentar saat berhadap hadapan dengan Xi. " Apocalyps King of Insect, Apocalyps of Monacr's memories, dan Apocalyps of Demon Lord terbunuh olehnya... Orang ini tidak akan mudah di hadapi. " Gumamnya dalam hati saat berhadapan dengan Xi.
" Lama tidak bertemu Awakening Dragon Lord Raging Flame Extermination, bukan... Atau aku harus memanggilmu Magna? " Ucap Xi dan menebaskan sabitnya dengan cepat.
Melihat tebasan tersebut, Magna langsung menghindarinya karena ia tahu itu sangat berbahaya. Dan akibatnya, tebasan sabit dari Xi membuat daratan, serta lautan yang jauh terbelah menjadi dua bagian.
__ADS_1
Melihat kekuatan itu, membuat Magna menjadi tidak yakin dapat menang melawan Xi sendirian. Namun ia telah memikirkan sebuah rencana sebelum ia datang menemui Xi. Dan terlihat dari pandangannya, saat ini Xi hanya melakukan pemanasan.
Magna tersenyum kepada Xi saat itu, sambik berkata " Kau memang kuat, tapi... Apa kau pikir aku datang kemari hanya sendirian? " Ucap Magna saat itu sambil terseyum. " Kau sangat naif Lord of Death and Darkness!! " Lanjutnya. Ia sudah memperhitungkan pergerakan dari Xi sebelumnya.
Saat itu, muncul banyak Gate di langit serta di daratan. Dan di langit terdapat dua orang yang mengenakan pakaian putih dan juga hitam. Saat itu keduanya terseyum jahat dan juga licik.
" Dipikirmu hanya aku saja yang datang mengejarmu... " Ucap Magna sambil menunjukkan ratusan Gate super saat itu. Gate itu menghubungkan semua monster yang ada di seluruh dunia, dan monster - monster yang belum turun ke dunia.
" Buka Gate nya! Tranfi bersaudara! " Ucap Magna dengan keras dan meminta kedua orang yang ada di langit untuk membuka ratusan gate super saat itu.
Kedua Tranfi bersaudara itu, memusatkan sihir mereka dan membuka ratusan Gate super raksasa secara bersamaan. Dengan begitu, banyak jenis monster yang muncul dari Gate super tersebut. Berbagai monster muncul dan memenuhi daratan, serta langit.
Monster - monster tersebut berupa pasukan gabungan dari setiap Apocalyps dan dragon awaken. Mereka memanggil semua pasukannya yang tersebar di seluruh dunia. Monster - monster tersebut berupa Naga, Insectar ( Serangga ), Monster Humanoid ( Goblin, Orc, Ogre, Troll, Elf, Dark Elf dll ), Monster Beast, Giant, Golem, Demon ( Iblis ), burung raksasa, serta monster - monster es. Bahkan sampai monster yang hidup di lautan ada di sana.
Para Apocalyps dan juga dragon Awaken lainnya muncul dari gate - gate tersebut. Dan mereka semua mengarahkan pedang tajam kepada Xi saat itu.
" Dengan bantuan mereka aku bisa membawa semua pasukan ku berserta pasukan lainnya sebanyak yang aku mau! " Ucap Magna sambil tersenyum jahat, dan memperlihatkan banyak nya monster yang muncul dari gate tersebut. " Dengan begini, semua rencana mu telah gagal! Salah perhitungan akan membuat mu menuju pada kematian! Ini kekalahan mu Lord of Death and Darkness! " Lanjutnya yang telah merencanakan semua ini hanya untuk berhadapan dengan Xi. Ratusan juta monster berkumpul di sana, memenuhi daratan, lautan serta langit. Tidak ada satu pun tempat untuknya kabur di hadapan ratusan juta monster tersebut.
__ADS_1
Walau Xi di hadapankan dengan ratusan juta pasukan monster, beserta pemimpin mereka. Ia mensih tetap tidak kehilangan ketenangan.
Saat itu Xi pun berkata kepada Magna dan yang lainnya. " Benarkah? Dengan kau memanggil semua pasukan kalian kemari, jadi aku gak perlu repot - repot menghampiri mereka. " Ucap Xi sambil menatap tajam mereka semua serta mengangkat satu tangannya. " Mengirimku ke kematian? Mimpi kalian cukup bagus. " Lanjutnya sambil menjentikan jarinya. Saat ia menjentikan jarinya, pasukan monster dalam jangkauan 200 meter, semuanya terbunuh. Dan hal itu, membuat mereka terkejut.