LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 46 Lightning Claw King


__ADS_3

Setelah mengalahkan raja iblis, dan mendapatkan banyak item langkah. Xi dan Airis pergi dari kastil iblis menuju sebuah kota terdekat yang ada di maps system. Sebelum nya mereka berhenti sejenal untuk beristirahat.


Di dalam hutan, Xi membuka investorynya dan terdapat banyak jenis item di sana. Namun kebanyakan dari item - item itu tidak Xi gunakan. Namun ia melihat sebuah buku yang di dapat saat mengalahkan Comandan iblis Aksa. Ia mengambil buku tersebut dai inventory dan melihat isi buku tersebut.


Xi membuka buku yang ia pegang. Dan buku itu berisi tentang sebuah sejarah dunia ini. Itu adalah buku yang menceritakan sebuah ras yang menentang semua dewa yang ada dulunya. Di buku itu bertuliskan dewa - dewa jahat yang pernah ada di dunia ini sebelum mereka semua di segel oleh dewa - dewa yang memiliki keyakinan penuh kepada cahaya.


Sosok dewa yang pertama kali di tuliskan di buku tersebut adalah seekor naga yang besar. Panjanganya melebihi 50 meter, sayapnya dapat menutupi langit dan saat ia meraung, semua makhluk akan tunduk kepada dirinya. Sosok naga tersebut sangat mengerikan bertarung melawan dewa yang berada di pihak cahaya, bersama dewa jahat lainnya.


Sang Naga kekacauan dewa jahat Rartaloss. Sosok yang dapat membuat kekacauan di mana pun dia berada. Semburan api dari nya dapat memusnahkan lautan, dan dapat megetarkan langit dengan raungannya.


Dan di lembaran selanjutnya, ada sosok yang mirip seperti manusia, namun ia bukan manusia. Melainkan ia adalah dewa jahat. Sosok tersebut mengenakan sebuah tongkat yang berlapis aura ungu, serta tudung yang mengerikan menutupi wajahnya.


Dia adalah sosok dewa yang di takuti oleh para dewa api yang berpihak pada cahaya. Sosok yang sangat mengerikan, dewa ini dapat menghancurkan sebuah benua hanya dalam satu serangan, dan membuming hanguskan segala yang ada di sekitarnya. Sosok yang memiliki kekuatan penghancuran yang sangat luar biasa, hingga dunia di buat bergetar olehnya. Sang Dewa kehancuran Lucid.


Lembar selanjutnya, terdapat sebuah gambar ular yang sangat panjang, dengan rupa yang sangat mengerikan. Tubuhnya sangat panjang hingga sampai 100 meter. Ia memiliki dua taring yang sangat tajam, dan panjang. Dapat membuat udara yang segar berganti dengan udara yang di penuhi oleh racun. Sisiknya sangat kuat, bahkan senjata sihir tingkat tinggi tidak mampu untuk menggoresnya. Hanya ada beberapa senjata yang dapat mengores sisiknya yang kuat itu.


Nafasnya sangat beracun dan sangat mematikan. Bukan hanya nafas dan taringnya, bahkan tubuhnya sangat beracun. Dan merupakan racun yang paling mematikan yang ada di dunia ini, racun yang dapat membunuh para dewa hanya dengan setetes racunya. Anakondray sang dewa racun Dokushin.


Lembaran yang berikutnya, terdapat gambar sosok naga yang lebih mengerikan dari sebelumnya. Naga tersebut sangat mengerikan. Terlahir dari kegelapan dan kebencian serta rasa takut setiap makhluk. Dan yang membuat semua dewa yang berpihak pada sisi cahaya sangat membenci nya. Naga yang menghancurkan segalanya, alam dewa, abyss, alam para iblis ( Sitadel dan Sitedel ), dunia para Roh ( Gaia ) dan dunia Cardinal ( Tempat para manusia, berserta ras lainnya tinggal ). Sang Naga Kehancuran Ifaraige.


Di lembaran berikutnya terdapat sebuah gambar para raksasa yang bertarung melawan para dewa. Dan di antara para raksasa itu, terdapat sesosok raksasa yang besar dengan tubuh yang berlapisan api dan armor yang sangat kuat. Raksasa tersebut adalah dewa jahat yang dulunya bekerjasama bersama dengan para dewa cahaya melawan Naga kekacauan Rartaloss, sebelum dirinya di khianati oleh para Dewa cahaya.


Sosok raksasa tersebut lah yang menyatukan semua klan raksasa yang ada di dunia Cardinal. Setelah ia di khianati oleh para dewa cahaya, menyebabkan banyak dari pengikutnya yang terbunuh karena di serangan oleh para dewa cahaya. Dan hal itu membuatnya sangat marah, hingga kekuatan yang mengerikan di dalam dirinya terbangun. Ia menghancurkan sebagian tanah suci yang di tinggali oleh para Dewa cahaya. Dan akhirnya bergabung dengan para dewa jahat serta memusuhi para dewa cahaya. Dan ia pun di kenal sebagai Dewa Permulaan dari Klan Raksasa.


Saat Xi membalikkan lembaran selanjutnya, terlihat di sana lebaran tersebut telah di sobek dan etah ada di mana. Namun berkat buku itu, ia mengetahui kalau para dewa cahaya pun tidak bisa memegang janji mereka.

__ADS_1


" Sepertinya perang abadi para dewa akan terjadi cepat atau pun lambat... Saat itu, aku harus menjadi lebih kuat untuk bertahan. Dan... Membunuh para dewa yang telah membunuh kedua orang tua ku. " Ucap Xi sambil mengepalkan tangannya dengan erat. Serta niat membunuh terpancar dari tubuhnya.


Saat dalam perjalanannya, ia bertanya kepada system siapa kedua orang tuannya sebenarnya. Namun system hanya menjawab kalau para dewa telah membunuhnya saat ia di lahirkan. Dan ia pun tidak mendapatkan informasi lebih dari itu karena system tidak mengetahuinya dengan jelas dan tidak mendapatkan informasi yang cukup dalam pencarian nya.


Di saat situasi yang sedang hening itu. Suara langkah kaki terdengar sangat keras bersamaan dengan raungan yang kuat. Para monster yang mengerikan bergerak dengan cepat ke arah mereka berdua. Saat itu, keduanya langsung bersiaga untuk menahan gempuran monster yang akan datang.


Suara monster yang mengerang keras semakin terdengar menandakan monster tersebut telah berada di dekat mereka. Di hadapan mereka, pohon - pohon mulai bergoyang dan sosok monster yang besar muncul dari balik pepohonan. Tinggi monster tersebut mencapai tiga meter, dengan dua tangan besar yang dengan mudahnya mematahkan sebuah pohon.


Monster tersebut sangat mirip seperti seekor king kong, namun dengan bulu berwarna ungu serta petir yang menyelimuti tubuhnya. Monster tersebut meraung keras ke arah mereka berdua.


[ Lightning Claw King ]


[ Seekor monster primata raksasa yang mendiami hutan dan merupakan predator yang sangat kuat. Monster ini sangat aktif di siang hari, dan pasif di malam hari. Serta mereka bergerak secara berkelompok. ]


Mereka yang di hadapkan dengan monster tersebut langsung bersiap untuk menyerang nya. Xi menyiapkan sihirnya untuk serangan pembuka. Sebuah Mana Blast Xi lepaskan ke arah monster tersebut. Namun monster tersebut baik - baik saja saat menerima serangan dari Xi.


Airis berlari dengan cepat dan melompat ke arah monster tersebut. Ia menarik pedangnya dan melepaskan sebuah tebasan pedang yang kuat ke arah monster tersebut. Namun sebelum ia sempat menarik pedangnya, ia di serang oleh monster lain dari arah yang berbeda.


' Sialan... Ada monster lain... ' Ucap Airis dalam hatinya saat berhasil menghindari serangan dari titik buta.


Terlihat monster primata yang sangat mirip dengan seekor kera, namun bulu mereka berwarna ungu dengan kuku mereka yang panjang. Jumlah mereka ada lebih dari dua puluh, di tambah dengan Lightning Claw King.


Para monster mengerang kepada mereka berdua, lalu melompat ke arah mereka. Para Lightning Claw menyerang mereka dengan kuku tajam dan panjang mereka. Dalam serangannya sangat tajam, namun lambat, namun dapat menggores sebuah batang pohon dengan mudahnya layaknya sebuah pedang.


Xi mengeluarkan dagger miliknya dan membunuh tiga Lightning Claw yang menyerangnya. Begitu juga dengan Airis. Dalam satu tebasan pedangnya, ia dapat menumbangkan tiga Lightning Claw sekaligus.

__ADS_1


Saat sedang bertarung. System menunjukkan sesuatu kepada Xi. Sebuah layar biru muncul di hadapannya dan memberitahukan sesuatu.


[ Lapor ]


[ Terdapat bunga langkah yang tidak jauh dari tempat ini ]


[ Bunga kehidupan berada di dalam sebuah gua yang tidak jauh dari lokasi anda sekarang ]


Xi yang mendapatkan notifikasi tersebut, ia bergumam di dalam hatinya. ' Bunga kehidupan? Sepertinya itu adalah sebuah tumbuhan yang langkah... Aku akan mengambilnya setelah ini selesai. ' Gumamnya saat itu, sambil membunuh Lightning Claw dengan santainya.


" Kalian... Kalahkan mereka! " Perintah Xi kepada para shadow army nya.


Bayangan miliknya melebar, dan memunculkan shadow army dari sana. Seketika saat mereka muncul di permukaan, mereka langsung menyerang monster yang ada di hadapan mereka.


Melihat hal itu, membuat para monster terkejut dengan jumlah mereka yang banyak. Para monster mencoba melarikan diri, namun mereka tidak sempat untuk melarikan diri. Dan malah di serang oleh shadow army dan membuat mereka terbunuh.


Lightning Claw King, yang melihat rasnya di bunuh oleh shadow army, membuatnya menjadi marah. Ia menggenggam kan tangannya kepada sebuah pohon lalu mencabut nya dan menggunakan batang pohon tersebut untuk menyerang Shadow Army.


Ia melemparkan batang pohon yang ia pegang ke arah kumpulan Shadow Army. Dan hal itu, membuat shadow army yang terkena langsung hancur. Lightning Claw King memukuli dadanya layaknya seekor king kong, sambil mengeluarkan suara yang keras.


Saat itu Pemimpin bandit menyerang Lightning Claw King dengan palu besarnya dari belakang. Namun hal itu membuat Lightning Claw King mejadi marah. Ia di serang oleh monster tersebut. Namun sebelum serangannya sampai, Shadow Duke Nagi menyerang monster tersebut dengan pedang besarnya dan membuatnya terluka.


Segerah monster tersebut mengalihkan padangannya ke arah lain. Namun Duke Ester menarik perhatiannya dengan berteriak sambil mengaktifkan skill Taunt miliknya. Segerah itu membuat monster tersebut memperhatikan nya.


Monster itu, bergerak dengan cepat ke arah Duke Ester, dan menyerangnya dengan serangan yang kuat. Serangan monster tersebut di lapisi dengan petir yang kuat hingga membuat shadow duke Ester hancur.

__ADS_1


Namun hal itu memberikan kesempatan untuk Airis dan Duke Nagi untuk menyerang monster tersebut. Mereka mengayunkan pedangnya dengan kuat, dan menebas leher dari monster tersebut hingga monster itu mati.


[ Anda telah mengalahkan Lightning Claw King ]


__ADS_2