
Untuk membunuh monster tersebut, Xi membuat sebuah Domain untuk mengalahkannya. Domainnya di penuhi dengan kegelapan serta bulan hitam memancarkan warna merah. Monster tersebut terbunuh di dalam domain miliknya.
Setelah ia membunuh monster tersebut, ia melepaskan domain, dan tidak menyangka dia terjatuh karena membuat domain memerlukan banyak sekali energi sihir. Dan itu pun domain yang belum sempurna.
" Membuat domain langsung menguras tenaga kau... Tapi aku mendapatkan banyak ke utungan jika berada di dalam domain yang aku buat sendiri. " Ucapnya sambil menahan beban tubuhnya dan duduk di lantai tanah sambil menenangkan dirinya.
Untuk membuat domain, memiliki tiga tahap yang perlu di persiapkan untuk membuatnya. Yang pertama adalah membuat sebuah sketsa domain di dalam kepala atau pikiran. Kedua, membuat sebuah barrier atau penghalang untuk domain, dimana berfungsi agar musuh tidak dapat keluar dari domain. Dan yang ketiga mengisi domain dengan energi sihir sang pengguna domain.
Namun saat ini Xi belum mampu untuk menyempurnakan domain nya. Ia tidak sanggup untuk membuat barrier atau penghalang untuk membuat domain nya. Namun ia mengganti barrier dengan area sekitar atau lingkungan sekitar sebagai wadah untuk dimaon miliknya. Dan perluasan dari domainnya memiliki jangkauan sebesar 30 meter.
Xi mengambil sebuah potion dari inventory. Potion tersebut berwarna biru, yang berefek untuk mengembalikan energi sihir sebesar 30%. Ia pun meminum nya untuk mengisi kembali energi nya. Sambil minum, ia juga memperhatikan tetesan air yang di minum oleh monster yang telah ia kalahkan.
Saat itu, ia berdiri, dan meletakkan botol potion tersebut tepat di bawah Air itu menetes. Sambil menunggu botol tersebut penuh, ia pergi keluar dan mengambil bunga jambul phoenix yang ada di sana.
" Aku mendapatkan nya... Sepertinya aku akan mengambil herbal lainnya juga. " Ucapnya sembari menyimpan herbal - herbal tersebut di dalam inventory nya.
__ADS_1
Di saat yang sama, Airis datang menghampiri dirinya dengan membawa dua bola merah yang di pegangnya. " Xi - Sama, semua nya telah berjalan lancar. Saya menyelesaikan tugas yang anda berikan untuk menangkap para monster ini. " Ucap Airis sambil memberikan dua bola merah tersebut kepada Xi.
Bola tersebut adalah storage ball. Dimana ia membeli bola tersebut dari shop system dengan harga yang cukup mahal. Yakni 20000 poin system untuk satu storage ball. Dan ia membeli dua storage ball menghabiskan 40000 poin system yang ia miliki.
storage ball adalah item yang sangat berguna untuk menyimpan makhluk hidup di dalam nya. Mau itu monster atau pun tumbuhan, dapat di simpan di dalam sana. Dan satu storage ball hanya dapat menampung 500 individu di dalamnya. Dan itu bukanlah jumlah yang sedikit. storage ball juga dapat menyerap energi sihir dari luar dan dapat juga menyimpan barang - barang seperti kristal sihir di dalamnya. Serta dapat meningkatkan kekuatan atau rank dari monster yang ada di dalamnya dengan menyerap energi sihir yang ada di dalam sana.
" Baiklah... Sudah saatnya kita pergi dari tempat ini, sebelum gunung ini meletus... Getaran dari gunung ini mulai aktif. " Ucap Xi sambil mengajak Airis untuk pergi meninggalkan gunung api sejauh mungkin.
Segerah setelah mereka mengemaskan semuanya, mereka pergi meninggalkan gunung api dengan cepat, dan berlari sejauh mungkin dari gunung api.
Getaran dari gunung api mulai muncul dan menjadi semakin kuat. Getaran nya sangat kuat, hingga dapat membuat mereka sangat kesulitan dalam berlari. Asap hitam mulai muncul dan keluar dari gunung api.
Skala dari ledakan tersebut sangat luas, hingga mencakup seluruh area lembah api membara. Dan akhirnya seluru lembah api membara seluruh tanah di tutupi dengan lava panas, serta langitnya di tutupi dengan abu yang pekat.
Di tempat yang cukup jauh dari lembah api membara, tepatnya di atas sebuah pohon. Xi dan Airis melihat dari kejauhan kekuatan dari letusan gunung api itu. Ledakan tersebut sangat kuat dan mengerikan, serta menunjukkan pemanadangan yang tidak ingin di lihat oleh siapa pun.
__ADS_1
" Kita berhasil keluar dari sana tepat waktu... Tidak tahu apa yang akan terjadi, jika kita tidak keluar dari sana tepat waktu. " Ucap Airis yang bersyukur berhasil keluar dari lembah api membara. " Mungkin, kita bisa terpanggang hingga hangus kalau masih di sana. " Lanjut Airis sambil menyaksikan kengerian tersebut.
" Sekarang apa yang akan kita lakukan Xi - Sama? " Tanya Airis kepada Xi setelah mereka mendapatkan bunga jambul phoenix.
" Ada sebuah kota tapi jaraknya cukup jauh dari sini... Kita akan kesana. " Jawab Xi atas pertanyaan yang Airis tanyakan. " Namun tidak perlu terburu - buru untuk sampai ke sana... Ada banyak yang kita dapat dari lembah api membara... Lagi pula bunga jambul phoenix juga belum bisa aku gunakan sekarang. Ayo pergi dari sini. " Lanjutnya dan meninggalkan tempat tersebut.
Sambil berjalan dengan santai menuju kota yang ingin mereka kunjungi. Dalam perjalanannya, Xi membeli beberapa talur biasa dari shop system. Ia terus menerus menggunakan sihirnya untuk melayangkan serta menghancurkan telur tersebut sambil berjalan.
Namun selama dua hari penuh ia belum menghancurkan satu telur pun dengan energi sihirnya. Hal itu ia lakukan, karena ia bertujuan untuk melatih kontrol kekuatan dari energi sihirnya. Ia sadar selama ini ia menggunakan kekuatan nya secara tidak maksimal.
Walau ia berani untuk berhadapan dengan musuh yang lebih kuat darinya dengan mengandalkan kemampuan serta Shadow Army nya. Namun ia tidak mengontrol energi sihirnya dengan baik dan lebih sering membuang - buang energi sihir nya dalam pertarungan.
Ia melakukannya setiap hari untuk mengetahui kemampuan nya dalam mengandalikan serta memanfaatkan kekuatanny dengan baik. Sampai akhirnya ia dapat mengendalikan dengan baik, serta dapat menghancurkan telur yang ia genggam saat itu.
Setelah cukup lama mereka berjalan, akhirnya mereka sampai di sebuah kota yang tepatnya ada di maps system saat itu. Terlihat sangat ramai di kota tersebut, banyak petualang yang berkumpul di kota ini.
__ADS_1
Perjalanan mereka untuk sampai ke kota ini bukanlah perjalanan yang mulus, sambil berlatih, Xi juga bertarung dengan para monster yang menghadangnya di jalan. Dan hal itu membuat Shadow Army nya cepat meningkat, dan akhirnya mereka sampai di kota Jisa dengan selamat.
Setelah membayar biasa masuk ke kota Jisa, setelah itu pun mereka masuk dan berkeliling kota Jisa.