LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM

LAHIRNYA SANG DEWA KEMATIAN HITAM
CH. 277


__ADS_3

Dewa Raksasa berubah ke bentuk sempurna nya menjadi seorang raksasa yang amat besar. Kala itu ia langsung kenyerang Dewa Perang yang ada di hadapannya dengan kekuatan penuh.


Dewa Perang yang menyadari bahaya dari serangan itu pun menghindari nya dengan menjaga garak dari Dewa Raksasa.


BOOM! Ledakan yang amat besar terjadi di permukaan tanah alam dewa, menyebabkan gempa yang amat kuat hingga membuat tanah menjadi terbelah. Ledakan besar itu, berasal dari tunju kuat yang di lancarkan oleh Dewa Raksasa kepada Dewa Perang.


" Benar - benar serangan yang dahsyat, kalau saja aku terkena serangan itu aku sudah pasti akan terluka parah! " Kata Dewa Perang, ia terkejut melihat daya serangan Dewa Raksasa yang menyebabkan kerusakan hingga membelah daratan Dewa.


Bahkan efek dari serangan itu, menyebabkan banyak monster dan Guardian jatuh ke dalam jurang.


Sementara itu, Dewa Raksasa tampak senang mengetahui kekuatannya telah bertambah lebih kuat lagi dari sebelumnya. " Hahaha, Aku tidak percaya kalau aku punya kekuatan sebesar ini. " Kata Dewa Raksasa sambil tertawa pelan.


Sementara Dewa Perang sangat kebingungan, lantas kekuatan Dewa Raksasa sangatlah kuat dan tidak masuk akal. Ia pun berpikir dalam pikirannya " Apa apaan tadi itu... Harusnya mustahil ia bisa mendapatkan kekuatan sebesar itu dalam waktu 10.000 tahun. Dari manakah asalnya kekuatan besar itu? " Kata Dewa Perang sambil bertanya kepada dirinya sendiri.


Tiba - tiba Dewa Raksasa tertawa keras " Wuahahaha! Ini menakjubkan! Tidak sia - sia aku menyerap Esensi of Call Giants, kalau aku tahu bisa sekuat ini, pasti sudah aku serap semuanya! " Kata Dewa Raksasa.


Hal itu pun menjawab pertanyaan yang muncul pada pikiran Dewa Perang. Sekarang ia tahu asal dari kekuatan besar dari Dewa Raksasa. " Jadi dia belum menyerap semuanya? Jika dia menyerap semuanya... Bisa - bisa tamat dunia ini. " Kata Dewa Perang dalam hatinya dengan wajah yang berkeringat.


Dewa Raksasa pun mengarahkan tatapannya pada Dewa Peranh yang melayang di udara. Ia tersenyum saat melihat wajah Dewa perang yang terlihat cemas itu. " Hahaha, apa - apaan dengan wajah itu? Kau terlihat cemas melihat kekuatan besarku. " Kata Dewa Raksasa dengan sombong. " Kau sudah kehilangan kesempatan untuk bisa menang melawanku sekarang, aku adalah orang yang akan menjadi penguasa di dunia ini, semua Dewa akan tunduk di hadapan kekuatan maha dahsyat ku. " Lanjut Dewa Raksasa sambil menyombongkan dirinya. Ia sudah membanyangkan kemenangan yang akan ia raih saat ini. Dan semua dewa jahat akan menundukkan kepala mereka kepada dirinya, mengakui ia sebagai Raja Dewa.


Dewa Perang memberikan tatapan yang masam kepada Dewa Raksasa. Di saat ia ingin melamcarkan sebuah serangan pada Dewa Raksasa yang sombong itu, tiba - tiba ribuan serangan menghantam Dewa Raksasa dengan ganasnya.


BOOM! BOOM! BOOM! BOOM! Serangan terus berlanjut tanpa henti mengenai Dewa Raksasa.


Dewa Perang pun terkejut dengan banyaknya serangan itu yang tampak seperti tidak ada habisnya. Dewa Perang melihat kebelakang, di sana terdapat banyak sekali pasukan monster, iblis, naga, dan insect terus menembaki Dewa Raksasa tanpa henti.


" Mereka... Para Apostel dan Demon Lord?! " Kata Dewa Perang sambil melihat kerumunan monster yang terus menyerang.

__ADS_1


Dewa Raksasa berteriak sangat keras dan marah. Ia mengepalkan tangannya dengan erat. " Akan aku hancurkan kalian para serangga! Clahs of Destruction! " Kata Dewa Raksasa dengan sangat marah. Ia memukul daratan dengan tunju besar yang penuh dengan energi. Pada saat itu, tanah terguncang sangat keras, dan muncul magma dari bawah tanah layaknya sebuah ombak langsung menghantam para monster - monster yang menyerangnya. Seketika, ribuan monster langsung lenyap oleh satu serangannya.


Di sisi lain, jauh di bawah tanah. Pertarungan Xi melawan Ytoggod beserta anak buahnya terus berlanjut. Ytoggod terus memanggil pasukannya dengan jumlah yang amat sangat banyak. Namun, dengan mudah Xi membunuh semua pasukan yang di panggil oleh Ytoggod.


Tampak Xi dengan sabit hitam nya yang tajam sangat mendominasi pertarungan saat itu. Ytoggod pun tidak bisa percaya dengan apa yang ia lihat, bahkan setelah ia dan seluruh pasukannya menyerang Xi tidak bisa meninggalkan goresan sedikit pun padanya.


Pada saat itu, seekor monster yang berupa seperti seekor buaya raksasa menyerang Xi dengan gigitannya yang sangat kuat. Akan tetapi, Xi dengan mudahnya membunuh buaya besari itu menjadi dua bagian. Dan menganggap kalau monster itu tidak ada apa - apanya sama seperti Ytoggod.


Ytoggod sangat marah kepada Xi, ia memasukkan semua ekornya kedalam kolam magma yang amat panas itu, dan memyerap semua magma yang ada di sana masuk ke dalam tubuhnya. Sontak itu membuat tubuh Ytoggod di penuhi oleh api yang membarah.


Ytoggod menembakkan nafas api nya dengan kekuatan penuh kepada Xi. Sesambil menyerang, Ytoggod berkata " Matilah! " Kata Ytoggod dengan keras.


Melihat Ytoggod yang menyerangnya dengan kekuatan penuh, membuat Xi merasa terganggu. Ia pun menatap Ytoggod dengan tatapan tajam penuh dengan niat membunuh. Dan dengan dingin ia membalas perkataan Ytoggod " Sadarilah tempatmu, dasar sampah! " Kata Xi dengan nada yang kasar. Lalu ia menebaskan sabitnya ke arah Ytoggod dengan sangat kuat.


Tebasan dari sabit itu berhasil memghalau serangan mematikan Ytoggod yang mengarah kepadanya, dan membuat serangan Ytoggod tersebar ke segala tempat di reruntuhan itu.


Ytoggod pun kembali terjatuh kembali ke dalam kolam magma yang ada di dekatnya. Sambil tenggelam ia berkata dengan nada sekaratnya " Tidak... Tidak... Tidak mungkin aku kalah, aku adalah yang terkuat... " Kata Ytoggod dan akhirnya ia tenggelam kedalam kolam magma yang sangat panas itu.


Setelah mengalahkan Ytoggod, Xi pun berbalik dan berjalan meninggalkan tempat tersebut. Namun, baru beberapa langkah ia berjalan, dinding reruntuhan yang penuh dengan magma itu meledak dan hancur.


DUAR! Xi pun terkejut dengan ledakan tersebut dan langsung melihat ke arah ledakan tersebut. Di sana terdapat sesosok makhluk dengan tubuh humanoid layaknya manusia, tidak itu sangat persis seperti manusia.


Sosok itu berjalan dengan santai menghampiri Xi.


Xi pun bersiap untuk menyerang sosok tersebut yang masih di halau oleh banyaknya magma yang menutupi pandangannya.


SWOHSS! BANG! Sosok tersebut tiba - tiba menghilang dari pandangannya dan muncul terpat di hadapannya. Memukul Xi dengan sangat kuat hingga membuat Xi memuntahkan seteguk darah.

__ADS_1


Sosok itu pun melanjutkan serangannya dengan melemparkan Xi ke langit - langit reruntuhan dengan sangay kuat. Sehingga membuat Xi terlempar dengan sangat cepat sampai menembus permukaan tanah.


Dalam benaknya, Xi pun berkata " Apa - apaan itu? Itu sangat kuat sampai membuat satu lenganku patah! " Kata Xi dengan raut wajah terkejutnya dan melayang di udaran akibat di hempaskan oleh sosok tersebut.


Sementara itu, Sosok tersebut masih berada jauh di dalam tanah tempat reruntuhan itu berada. Sosok itu merang dengan sangat keras, sehingga membuat reruntuhan itu pun runtuh dan di timbun oleh banyaknya batu yang jatuh.


Raungannya sangat keras hingga membuat semua monster kuno yang tertidur pun terbangun dari tidurnya. Mau itu para monster yang ada di alam dewa, mau pun dunia Cardinal. Semua monster terbangun dan menyebabkan kekacauan.


Di sisi lain, para dewa sangat terkejut dengan kebangkitan dari monster - monster kuno yang dapat menyebabkan alam semesta menjadi hancur. Mereka pun dapat melihat dari kejauhan, ada tiga monster kuno yang sedang bergerak ke tempat mereka sedang berperang.


" Monster kuno bangkit? Apa yang terjadi? " Tanya Dewa Api kepada Dewa yang lainnya dengan bingung. Seharunya, para monster kuno itu tidak bangkit saat ini.


" Sialan... Bagaimana mungkin mereka bisa bangkit? " Kata Dewa Cahaya dengan cemas melihat ketiga monster itu bergerak bersama menuju ke arah mereka semua.


Monster Dewa Kekacauan Kuno Ghatanothoa. Sosok dewa yang menyebabkan kekacauan dimana pun. Bentuk dari monster ini sangat menyeramkan dan tidak terlihat seperti hewan atau pun semacamnya. Itu tampak seperti gumpalan daging yang bergerak dengan banyaknya tentakel - tentakel yang penuh dengan mulut dan gigi gigi yang tajam.


Monster Dewa Kehancuran Kuno Rigagigas. Sosoknya sepertinya seekor reptil raksasa yang berjalan dengan dua kaki layaknya manusia. Ia punya ekor yang sangat panjang dan keras, serta kuku kuat dan tajam layaknya harimau.


Monster Dewa Kejahatan Kuno Sulbaleon. Berbentuk seperti seekor singa raksasa, yang surainya berupa ular dan naga yang amat banyak. Empat sayap naga terdapat di punggungnya, dan dapat segala iklim di dunia berubah ubah.


Ketiga monster itu, membuka mulut mereka yang penuh dengan energi, dan menembakkan sebuah sinar cahaya dari mulut mereka masing - masing ke arah peperangan itu terjadi.


DUAAR! Serangan mereka bertiga sangat dahsyat, saking kuatnya ketiga serangan itu membuat seperempat dari alam dewa terbelah dan melayang ke langit.


Semua orang pun sangat terkejut dengan kekuatan dahsyat dari ketiga monster kuno itu. Kekuatan mereka amat kuat hingga para dewa pun sangat sulit mengukur kekuatan serangan yang baru saja mereka lepaskan.


" Kekuatan yang gila, kenapa mereka harus bengkit sekarang?! " Kata Dewa Cahaya dengan wajah penuh keringat.

__ADS_1


__ADS_2